Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Resep Sambal Tempoyak Khas Palembang, Pedas Gurih Bikin Nafsu Makan

Resep Sambal Tempoyak Khas Palembang, Pedas Gurih Bikin Nafsu Makan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kalau biasanya durian dimakan langsung atau dibuat es, di Palembang buah ini juga bisa diolah menjadi tempoyak. Bahan inilah yang kemudian sering digunakan untuk membuat sambal dengan rasa yang khas. Perpaduan tempoyak dengan cabai dan bumbu dapur menghasilkan rasa pedas, gurih, sedikit asam, dan bikin nafsu makan.

Buat yang belum pernah makan tempoyak, aromanya memang cukup berbeda. Ada aroma durian yang terasa, tetapi setelah dimasak bersama cabai, bawang, serai, dan daun jeruk, rasanya menjadi lebih seimbang. Sambal seperti ini enak disantap dengan nasi hangat dan lauk sederhana di rumah.

Tidak perlu khawatir kalau tinggal di luar Palembang. Bahan untuk membuat sambal ini cukup sederhana dan sekarang tempoyak juga bisa ditemukan di beberapa pasar atau toko yang menjual makanan khas Sumatera. Jumlah tempoyak pun bisa disesuaikan, terutama bagi yang baru pertama kali mencobanya.

Bahan yang Disiapkan

Untuk membuat sambal tempoyak sederhana, bahan yang diperlukan tidak banyak:

  • 3 sendok makan tempoyak
  • 10 buah cabai merah
  • 5 buah cabai rawit
  • 5 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 batang serai
  • 2 lembar daun jeruk
  • 100 ml air
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • ½ sendok teh gula
  • Garam secukupnya

Jumlah cabai tidak harus mengikuti takaran di atas. Kalau ingin rasa pedas yang ringan, cabai rawit bisa dikurangi. Sebaliknya, kalau suka pedas, tinggal ditambah sesuai selera.

Cara Membuat Sambal Tempoyak

Cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih terlebih dahulu dihaluskan. Bisa menggunakan ulekan atau blender. Tidak perlu sampai benar-benar lembut karena sedikit tekstur bumbu justru membuat sambalnya terasa lebih enak.

Panaskan minyak di wajan, kemudian masukkan bumbu yang sudah dihaluskan. Tumis sampai aromanya harum dan bumbu terlihat matang. Masukkan serai yang sudah dimemarkan bersama daun jeruk agar aroma sambal semakin keluar.

Setelah bumbu matang, masukkan tempoyak. Aduk perlahan sampai tercampur rata. Tuangkan air, kemudian beri gula dan garam. Gunakan api kecil dan masak sambil sesekali diaduk.

Sekitar 5 sampai 10 menit kemudian, sambal akan mulai mengental. Cicipi rasanya sebelum diangkat. Kalau terlalu asam, tambahkan sedikit gula. Kalau kurang pedas atau asin, tinggal sesuaikan dengan selera.

Jangan Terlalu Banyak Menggunakan Tempoyak

Bagi yang baru mengenal makanan khas Palembang ini, tiga sendok makan tempoyak sudah cukup untuk satu resep sederhana. Aroma durian yang berasal dari tempoyak cukup kuat, sehingga penggunaannya tidak perlu berlebihan.

Setelah terbiasa dengan rasanya, takaran tempoyak bisa ditambah. Begitu juga dengan cabai. Resep rumahan seperti ini memang lebih enak kalau disesuaikan dengan selera orang yang akan menikmatinya.

Yang penting, bumbu ditumis sampai matang sebelum tempoyak dimasukkan. Dengan begitu, rasa bawang dan cabai tidak terasa mentah dan aroma sambalnya lebih sedap.

Enak Disantap dengan Nasi Hangat

Sambal tempoyak bisa menjadi teman makan berbagai lauk. Yang paling sederhana tentu saja nasi putih hangat dengan ikan goreng. Ikan patin, nila, mujair, atau ikan mas juga cocok dipadukan dengan sambal ini.

Kalau tidak ada ikan, tidak masalah. Ayam goreng, tahu, dan tempe pun sudah cukup. Rasa pedas dan gurih sambal membuat lauk sederhana terasa lebih lengkap.

Di rumah, sambal seperti ini juga bisa dibuat untuk menemani makan siang atau makan malam. Tidak perlu lauk yang macam-macam, karena rasa tempoyaknya sendiri sudah memberikan karakter yang berbeda pada hidangan.

Tempoyak Itu Apa?

Tempoyak merupakan olahan yang dibuat dari daging buah durian yang difermentasi. Proses tersebut membuat daging durian berubah rasa menjadi lebih asam dan menghasilkan aroma yang khas.

Bahan ini cukup dikenal dalam masakan tradisional di wilayah Sumatera, termasuk Sumatera Selatan. Selain dibuat menjadi sambal, tempoyak juga sering dipadukan dengan ikan dan bumbu lainnya.

Itulah yang membuat masakan berbahan tempoyak terasa berbeda. Bagi yang suka mencoba makanan tradisional dari berbagai daerah, sambal ini bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik.

Kalau Baru Pertama Kali Mencoba

Tidak semua orang langsung terbiasa dengan aroma tempoyak. Karena itu, kalau baru pertama kali membuatnya, gunakan tempoyak secukupnya dan jangan terlalu banyak cabai rawit.

Setelah sambal matang, cicipi sedikit bersama nasi. Dari situ bisa diketahui apakah rasa tempoyaknya sudah pas atau masih perlu ditambah bumbu.

Dengan cara sederhana seperti ini, sambal tempoyak khas Palembang bisa dibuat di rumah tanpa harus menggunakan bahan yang sulit. Rasanya tetap punya ciri khas tempoyak, tetapi lebih mudah diterima oleh orang yang baru mengenalnya.

Sambal Tempoyak Khas Palembang

Sambal tempoyak memang punya rasa yang tidak sama dengan sambal terasi, sambal bawang, atau sambal lainnya. Ada rasa asam dan aroma durian yang menjadi ciri utamanya. Setelah dimasak bersama cabai dan bumbu, rasanya menjadi pedas, gurih, dan cocok untuk menambah nafsu makan.

Kalau selama ini durian hanya dikenal sebagai buah yang dimakan langsung, tempoyak menunjukkan bahwa durian juga bisa diolah menjadi makanan pendamping nasi. Dengan bahan sederhana dan cara memasak yang mudah, resep sambal tempoyak khas Palembang ini bisa dicoba di rumah, termasuk bagi yang belum pernah mencicipi tempoyak sebelumnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Studi Pearson Baru Mengidentifikasi Keterampilan Manusia Sebagai “Keterampilan Kekuatan” yang Paling Diminati di Pasar Kerja Utama Asia Tenggara

    Studi Pearson Baru Mengidentifikasi Keterampilan Manusia Sebagai “Keterampilan Kekuatan” yang Paling Diminati di Pasar Kerja Utama Asia Tenggara

    • calendar_month Minggu, 4 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 632
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Pearson, perusahaan pembelajaran terkemuka di dunia, telah mengungkapkan hasil dari penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa lima keterampilan yang paling banyak diminta saat ini adalah keterampilan manusia meskipun teknologi baru mengubah dunia kerja yang akan terus berlanjut setidaknya sampai tahun 2026.       Negara-negara Asia Tenggara seperti Singapura, Thailand, Indonesia, Filipina, […]

  • Dibanding Brazil Sebut JK, Progres Pembangunan Venue Sumsel dan DKI Bagus  

    Dibanding Brazil Sebut JK, Progres Pembangunan Venue Sumsel dan DKI Bagus  

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 981
    • 0Komentar

    “Tapi yang terpenting banyak kemajuan dan semoga target dapat terpenuhi,”

  • Salah Memaknai ‘ Blusukan’ yang Sebenarnya ???

    Salah Memaknai ‘ Blusukan’ yang Sebenarnya ???

    • calendar_month Kamis, 6 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.694
    • 0Komentar

    ERA kepemimpinan Jokowi seringkali memunculkan kinerja blusukan, akan tetapi sering kali makna blusukan selalu disalah artikan, popularitas kinerja pemerintah dianggap berhasil apabila kerjanya bisa terekpost di media massa, padalah ketika benar-benar kita turun kemasyarakat kenerja Jokowi tidak dirasakan oleh rakyat secara langsung dan semua program tidak bisa tersosialisasi secara keseluruhan. Ini yang seharusnya menjadi perhatian […]

  • Geber Mas 2026, Apa yang Dilakukan di 50 Ribu Masjid dan Musala?

    Geber Mas 2026, Apa yang Dilakukan di 50 Ribu Masjid dan Musala?

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Geber Mas 2026 mulai digerakkan secara nasional dengan melibatkan lebih dari 50 ribu masjid dan musala di seluruh Indonesia. Gerakan Bersih-Bersih Masjid ini tidak hanya menyasar kebersihan ruang ibadah, tetapi juga mengajak masyarakat memperhatikan toilet, tempat wudu, saluran air, halaman hingga lingkungan sekitar masjid. Gerakan tersebut resmi dimulai melalui kick off yang digelar […]

  • Sowan ke Pj Gubernur Sumsel, banyak hal yang dibahas Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

    Sowan ke Pj Gubernur Sumsel, banyak hal yang dibahas Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.314
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin ber silaturahmi dengan Penjabat Gubernur Sumatera Selatan Agus Fatoni. Pertemuan ini bagian dari kegiatan Safari Ramadan yang digelar BPJS Ketenagakerjaan guna meningkatkan sinergitas dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta perusahaan-perusahaan yang telah menjadi peserta. Direktur BPJS Ketenagakerjaan Zainudin, mengapresiasi dukungan Pj Gubernur Agus dalam meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS […]

  • kisah nabi ibrahim as

    Patut Dicontoh Tuh, Yayasan Dhuafa Mulia Teladani Keluarga Ibrahim AS

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.321
    • 0Komentar

    Kajian dengan Tema ‘ Meneladani Keluarga Ibrahim AS patut di contoh seluruh umat muslim di Palembang, pasalnya Yayasan Dhuafa Mulia bersama Ketua Pembina Yayasan Dhuafa Mulia, Ustadz Ahmad Ghozali Assegaf LC MA di Masjid AL-RA’IYAH komplek DPRD Provinsi Sumsel, mengajak ratusan santri dari seluruh penjuru Sumsel.

expand_less
WordPress Archive AppThemes ClassiPress | WordPress Classified Ads Theme AppUI – Web App Bootstrap Admin Template Appway - Saas & Startup WordPress Theme + RTL Apress - Responsive Multi-Purpose Theme Apress – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme APS Currency Switcher – Add-on for Arena Products – WordPress Plugin Apsro – Creative Design Agency WordPress Theme ApusHome – Real Estate WordPress Theme ApusListing – Directory Listing WordPress Theme Aqsatimeline – Responsive WordPress Timeline