Minggu, 8 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Resep Sambal Tempoyak Khas Palembang, Pedas Gurih Bikin Nafsu Makan

Resep Sambal Tempoyak Khas Palembang, Pedas Gurih Bikin Nafsu Makan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kalau biasanya durian dimakan langsung atau dibuat es, di Palembang buah ini juga bisa diolah menjadi tempoyak. Bahan inilah yang kemudian sering digunakan untuk membuat sambal dengan rasa yang khas. Perpaduan tempoyak dengan cabai dan bumbu dapur menghasilkan rasa pedas, gurih, sedikit asam, dan bikin nafsu makan.

Buat yang belum pernah makan tempoyak, aromanya memang cukup berbeda. Ada aroma durian yang terasa, tetapi setelah dimasak bersama cabai, bawang, serai, dan daun jeruk, rasanya menjadi lebih seimbang. Sambal seperti ini enak disantap dengan nasi hangat dan lauk sederhana di rumah.

Tidak perlu khawatir kalau tinggal di luar Palembang. Bahan untuk membuat sambal ini cukup sederhana dan sekarang tempoyak juga bisa ditemukan di beberapa pasar atau toko yang menjual makanan khas Sumatera. Jumlah tempoyak pun bisa disesuaikan, terutama bagi yang baru pertama kali mencobanya.

Bahan yang Disiapkan

Untuk membuat sambal tempoyak sederhana, bahan yang diperlukan tidak banyak:

  • 3 sendok makan tempoyak
  • 10 buah cabai merah
  • 5 buah cabai rawit
  • 5 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 batang serai
  • 2 lembar daun jeruk
  • 100 ml air
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • ½ sendok teh gula
  • Garam secukupnya

Jumlah cabai tidak harus mengikuti takaran di atas. Kalau ingin rasa pedas yang ringan, cabai rawit bisa dikurangi. Sebaliknya, kalau suka pedas, tinggal ditambah sesuai selera.

Cara Membuat Sambal Tempoyak

Cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih terlebih dahulu dihaluskan. Bisa menggunakan ulekan atau blender. Tidak perlu sampai benar-benar lembut karena sedikit tekstur bumbu justru membuat sambalnya terasa lebih enak.

Panaskan minyak di wajan, kemudian masukkan bumbu yang sudah dihaluskan. Tumis sampai aromanya harum dan bumbu terlihat matang. Masukkan serai yang sudah dimemarkan bersama daun jeruk agar aroma sambal semakin keluar.

Setelah bumbu matang, masukkan tempoyak. Aduk perlahan sampai tercampur rata. Tuangkan air, kemudian beri gula dan garam. Gunakan api kecil dan masak sambil sesekali diaduk.

Sekitar 5 sampai 10 menit kemudian, sambal akan mulai mengental. Cicipi rasanya sebelum diangkat. Kalau terlalu asam, tambahkan sedikit gula. Kalau kurang pedas atau asin, tinggal sesuaikan dengan selera.

Jangan Terlalu Banyak Menggunakan Tempoyak

Bagi yang baru mengenal makanan khas Palembang ini, tiga sendok makan tempoyak sudah cukup untuk satu resep sederhana. Aroma durian yang berasal dari tempoyak cukup kuat, sehingga penggunaannya tidak perlu berlebihan.

Setelah terbiasa dengan rasanya, takaran tempoyak bisa ditambah. Begitu juga dengan cabai. Resep rumahan seperti ini memang lebih enak kalau disesuaikan dengan selera orang yang akan menikmatinya.

Yang penting, bumbu ditumis sampai matang sebelum tempoyak dimasukkan. Dengan begitu, rasa bawang dan cabai tidak terasa mentah dan aroma sambalnya lebih sedap.

Enak Disantap dengan Nasi Hangat

Sambal tempoyak bisa menjadi teman makan berbagai lauk. Yang paling sederhana tentu saja nasi putih hangat dengan ikan goreng. Ikan patin, nila, mujair, atau ikan mas juga cocok dipadukan dengan sambal ini.

Kalau tidak ada ikan, tidak masalah. Ayam goreng, tahu, dan tempe pun sudah cukup. Rasa pedas dan gurih sambal membuat lauk sederhana terasa lebih lengkap.

Di rumah, sambal seperti ini juga bisa dibuat untuk menemani makan siang atau makan malam. Tidak perlu lauk yang macam-macam, karena rasa tempoyaknya sendiri sudah memberikan karakter yang berbeda pada hidangan.

Tempoyak Itu Apa?

Tempoyak merupakan olahan yang dibuat dari daging buah durian yang difermentasi. Proses tersebut membuat daging durian berubah rasa menjadi lebih asam dan menghasilkan aroma yang khas.

Bahan ini cukup dikenal dalam masakan tradisional di wilayah Sumatera, termasuk Sumatera Selatan. Selain dibuat menjadi sambal, tempoyak juga sering dipadukan dengan ikan dan bumbu lainnya.

Itulah yang membuat masakan berbahan tempoyak terasa berbeda. Bagi yang suka mencoba makanan tradisional dari berbagai daerah, sambal ini bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik.

Kalau Baru Pertama Kali Mencoba

Tidak semua orang langsung terbiasa dengan aroma tempoyak. Karena itu, kalau baru pertama kali membuatnya, gunakan tempoyak secukupnya dan jangan terlalu banyak cabai rawit.

Setelah sambal matang, cicipi sedikit bersama nasi. Dari situ bisa diketahui apakah rasa tempoyaknya sudah pas atau masih perlu ditambah bumbu.

Dengan cara sederhana seperti ini, sambal tempoyak khas Palembang bisa dibuat di rumah tanpa harus menggunakan bahan yang sulit. Rasanya tetap punya ciri khas tempoyak, tetapi lebih mudah diterima oleh orang yang baru mengenalnya.

Sambal Tempoyak Khas Palembang

Sambal tempoyak memang punya rasa yang tidak sama dengan sambal terasi, sambal bawang, atau sambal lainnya. Ada rasa asam dan aroma durian yang menjadi ciri utamanya. Setelah dimasak bersama cabai dan bumbu, rasanya menjadi pedas, gurih, dan cocok untuk menambah nafsu makan.

Kalau selama ini durian hanya dikenal sebagai buah yang dimakan langsung, tempoyak menunjukkan bahwa durian juga bisa diolah menjadi makanan pendamping nasi. Dengan bahan sederhana dan cara memasak yang mudah, resep sambal tempoyak khas Palembang ini bisa dicoba di rumah, termasuk bagi yang belum pernah mencicipi tempoyak sebelumnya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MQDC luncurkan Cloud 11 sebagai Hub Terbesar di Asia untuk Content Creator dengan Konsep “Empowering Creators”

    MQDC luncurkan Cloud 11 sebagai Hub Terbesar di Asia untuk Content Creator dengan Konsep “Empowering Creators”

    • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.908
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, BANGKOK, THAILAND – Media OutReach – 23 Februari 2023 – Magnolia Quality Development Corporation Limited (MQDC), pengembang properti terkemuka, meluncurkan Cloud 11 sebagai proyek senilai 40 miliar THB untuk melayani Pertumbuhan Ekonomi Kreator dengan konsep “Memberdayakan Kreator”. Cloud 11 diposisikan sebagai hub terbesar di Asia untuk pembuat konten dan pusat di mana generasi baru […]

  • Gubernur: Maulid Nabi Bukti Kecintaan Kita Terhadap Rasulullah

    Gubernur: Maulid Nabi Bukti Kecintaan Kita Terhadap Rasulullah

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru mengajak umat muslim untuk selalu meneladani  semua yang dicontohkan nabi Muhammad SAW. Ajakan itu diutarakannya ketika menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di kediaman Habib Mahdi Muhammad Syahab di Kawasan Pasar Kuto Palembang, semalam. Menurut Herman Deru, peringatan maulid nabi merupakan bukti kecinta umat muslim terhadap sosok nabi […]

  • Tingkatkan Kemampuan Intelijen, Korem Gapo Gelar Latnis Tim Intel

    Tingkatkan Kemampuan Intelijen, Korem Gapo Gelar Latnis Tim Intel

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.454
    • 0Komentar

    GUNA meningkatkan kemampuan intelijen, Korem 044/Gapo gelar Latihan Teknis (Latnis/Tis) Tim Intel Korem 044/Gapo tahun 2021 yang dibuka Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Efran Herriyanto SH., bertempat di Balai Prajurit Makorem 044/Gapo Jalan Jenderal Sudirman Km 4.5 Palembang, yang di buka Kemaren. Latihan tersebut dilaksanakan mulai 044/Gapo, dengan tetap mempedomani SOP […]

  • Warga Perum Pesona, Kalidoni Fogging & Semprot Disinfektan

    Warga Perum Pesona, Kalidoni Fogging & Semprot Disinfektan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.852
    • 0Komentar

    WARGA  Perumahan Pesona Harapan Tahap I, Jalan KH. Azhari, Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni ramai-ramai melakukan aksi bersih –bersih kampung dengan melakukan fogging dan menyemprot disinfektan  di seluruh blok perumahan. Aksi ini dilakukan guna  mencegah agar lingkungan tetap bersih jauh dari berbagai virus  yang menyebabkan penyakit. Kesadaran warga perum bukan sekali ini saja, namun sudah berulang […]

  • Begini Strategi Ala Pemprov. Sumsel untuk  Selamatkan Aset

    Begini Strategi Ala Pemprov. Sumsel untuk Selamatkan Aset

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 946
    • 0Komentar

    “Persoalan perdata di Sumsel ini sangat kompleks dan banyak sekali. Dan selama ini saya menilai sumber masalah pemerintah selalu kalah karena persoalan data. Data kita ini kurang sekali soal aset, entah hilang atau dihilangkan,”

  • Cegah Covid, Perlu Antisipasi Kepulangan Pekerja Migran Indonesia

    Cegah Covid, Perlu Antisipasi Kepulangan Pekerja Migran Indonesia

    • calendar_month Selasa, 11 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 962
    • 0Komentar

    KEPULANGAN para pekerja migran ke Tanah Air terjadi pada periode Maret hingga Mei 2021 ini. Dalam periode tiga bulan tersebut, para pekerja migran yang pulang diprediksi mencapai hampir 50 ribu orang sehingga diperlukan penanganan khusus agar berjalan dengan lancar. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan […]

expand_less
WordPress Archive AppThemes ClassiPress | WordPress Classified Ads Theme AppUI – Web App Bootstrap Admin Template Appway - Saas & Startup WordPress Theme + RTL Apress - Responsive Multi-Purpose Theme Apress – Responsive Multi-Purpose WordPress Theme APS Currency Switcher – Add-on for Arena Products – WordPress Plugin Apsro – Creative Design Agency WordPress Theme ApusHome – Real Estate WordPress Theme ApusListing – Directory Listing WordPress Theme Aqsatimeline – Responsive WordPress Timeline