Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Nasi Minyak Palembang dengan Kari Kambing, Menu Hajatan yang Harumnya Bikin Tamu Susah Menolak

Nasi Minyak Palembang dengan Kari Kambing, Menu Hajatan yang Harumnya Bikin Tamu Susah Menolak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kalau sedang ada hajatan di Palembang, aroma dari dapur kadang sudah bisa menjadi tanda bahwa sebentar lagi tamu akan dipersilakan makan. Salah satu wanginya yang khas datang dari nasi minyak. Apalagi kalau di sebelahnya sudah tersedia kari kambing yang dimasak dengan rempah cukup lengkap.

Begitu nasi dibuka dari panci, wanginya langsung terasa. Ada aroma minyak samin, kayu manis, kapulaga, cengkih dan rempah lainnya. Nasinya tidak dibuat terlalu lembek. Butirannya tetap enak dipisahkan dengan sendok dan terasa gurih ketika dimakan begitu saja.

Nasi minyak seperti ini memang sering hadir dalam jamuan keluarga. Resepsi pernikahan, syukuran anak, khitanan sampai acara keluarga besar menjadi momen yang cocok untuk menghidangkannya.

Menariknya, nasi minyak sebenarnya tidak membutuhkan lauk yang macam-macam. Dengan kari kambing yang kuahnya gurih dan agak pekat saja sudah terasa lengkap. Tinggal ditambah acar nanas atau mentimun supaya ada rasa segar di antara gurihnya nasi dan kuah kari.

Bahan nasi minyak Palembang

Resep berikut bisa digunakan untuk sekitar 8 sampai 10 porsi.

Bahan utama:

  • 1 kg beras
  • 3 sampai 4 sendok makan minyak samin
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • 200 ml susu evaporasi
  • Air secukupnya
  • 1 batang serai, dimemarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 sampai 3 lembar daun pandan
  • 1 batang kayu manis
  • 4 butir kapulaga
  • 4 butir cengkih
  • 2 buah bunga lawang
  • 1 sendok teh garam, atau sesuai selera
  • 1 sendok teh gula

Bumbu yang dihaluskan:

  • 8 sampai 10 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 1 ruas jahe
  • 1 ruas lengkuas
  • 1 sendok teh ketumbar
  • ½ sendok teh jintan
  • ½ sendok teh merica

Cara membuat nasi minyak

Beras dicuci sampai bersih, kemudian direndam sekitar 20 menit. Setelah itu tiriskan.

Siapkan wajan atau panci yang cukup besar. Panaskan minyak goreng bersama minyak samin. Masukkan kayu manis, kapulaga, cengkih dan bunga lawang.

Setelah rempah mulai harum, masukkan serai, daun salam dan daun jeruk.

Bumbu halus kemudian dimasukkan. Tumis sampai bumbunya matang. Jangan berhenti ketika bumbu baru harum sebentar. Tunggu sampai bau bawangnya benar-benar hilang dan minyak mulai menyatu dengan bumbu.

Masukkan beras.

Aduk perlahan. Beras tidak perlu dimasak lama pada tahap ini, cukup sampai seluruh permukaannya terkena bumbu dan minyak.

Tuangkan air dan susu evaporasi. Tambahkan garam serta gula. Masak sampai air mulai menyusut dan beras menjadi setengah matang.

Setelah itu pindahkan ke kukusan.

Kukus sampai nasi benar-benar matang. Waktunya kurang lebih 25 sampai 35 menit, tergantung jenis beras dan panas kukusan.

Setelah matang, diamkan sebentar sebelum nasi diaduk. Nasi akan terasa lebih enak kalau tidak langsung dibongkar ketika baru keluar dari kukusan.

Kari kambing yang cocok untuk nasi minyak

Untuk lauknya, kari kambing bisa dibuat dengan kuah yang tidak terlalu encer. Dagingnya sebaiknya dipotong cukup besar supaya setelah dimasak lama tetap terasa ketika disantap.

Bahan kari:

  • 1 kg daging kambing, boleh dicampur bagian bertulang
  • 500 sampai 700 ml santan
  • 500 ml air
  • 3 sendok makan minyak goreng
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 batang kayu manis
  • 4 butir kapulaga
  • 4 butir cengkih
  • 2 buah bunga lawang
  • 2 sampai 3 sendok makan bubuk kari
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • ½ sendok teh jintan
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya

Bumbu halus:

  • 12 butir bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 5 sampai 8 buah cabai merah
  • 3 butir kemiri
  • 1 ruas jahe
  • 1 ruas kunyit
  • 1 ruas lengkuas
  • ½ sendok teh merica

Cara memasak kari kambing

Sebelum dimasak, rapikan daging kambing dan buang lemak yang terlalu tebal. Bagian lemak yang berlebihan kadang membuat aroma kambing lebih kuat.

Panaskan minyak, kemudian masukkan kayu manis, kapulaga, cengkih dan bunga lawang. Tambahkan serai, daun salam dan daun jeruk.

Begitu aromanya keluar, masukkan bumbu halus.

Tumis sampai matang dan minyak mulai terlihat di bagian pinggir bumbu.

Masukkan bubuk kari, ketumbar dan jintan. Aduk sebentar.

Sekarang masukkan daging kambing. Aduk sampai daging berubah warna dan bumbu menempel rata.

Tuangkan air. Tutup panci dan masak dengan api kecil.

Jangan menggunakan api besar hanya supaya daging cepat empuk. Kari kambing justru lebih enak ketika diberi waktu agar bumbu masuk perlahan.

Kalau daging sudah mulai empuk, masukkan santan.

Aduk perlahan dan masak kembali dengan api kecil. Sesekali aduk bagian dasar panci supaya santan dan bumbu tidak menempel.

Masak sampai kuahnya mengental dan daging benar-benar empuk.

Terakhir, cicipi. Tambahkan garam atau sedikit gula bila diperlukan.

Kari yang cocok disandingkan dengan nasi minyak tidak perlu terlalu pedas. Rasa gurih, rempah dan aroma daging justru sebaiknya lebih menonjol.

Acar nanas untuk penyeimbang

Satu hal yang sering terasa kurang kalau nasi minyak hanya ditemani kari adalah rasa segar.

Karena itu acar nanas sangat cocok disajikan bersama.

Potong nanas dan mentimun menjadi ukuran kecil. Campurkan dengan bawang merah, cabai dan sedikit cuka atau air jeruk nipis. Beri sedikit gula dan garam.

Tidak perlu dibuat terlalu basah.

Acar yang dingin dan segar akan terasa enak ketika dimakan bersama nasi yang masih hangat dan kari kambing yang gurih.

Cara menyajikannya

Kalau untuk makan keluarga, nasi minyak bisa langsung ditata di piring dengan kari kambing di sampingnya.

Tetapi kalau ingin nuansa hajatan, nasi minyak biasanya lebih menarik ketika ditata dalam satu wadah besar. Nasi dibuat sedikit menggunung, kemudian kari kambing ditempatkan di bagian samping.

Ayam kecap, acar dan sambal bisa ditambahkan sebagai pelengkap.

Dulang yang penuh seperti itu biasanya memang mengundang selera. Apalagi ketika kari kambing baru saja diangkat dari dapur dan kuahnya masih hangat.

Ada yang awalnya mengambil nasi sedikit.

Begitu mencium aroma kari, sendoknya kembali lagi.

Hidangan yang mengingatkan pada suasana hajatan

Mungkin itu sebabnya nasi minyak tetap menarik untuk dibuat sampai sekarang.

Rasanya memang bisa dibuat di rumah, tetapi kenangan yang menyertainya berbeda ketika hidangan ini muncul dalam sebuah acara keluarga.

Ada suara orang mengobrol, piring yang berpindah tangan, anak-anak yang berlarian, sementara dari dapur aroma nasi minyak dan kari kambing terus keluar.

Pada acara pernikahan, nasi minyak menjadi bagian dari jamuan untuk para tamu. Dalam syukuran anak, hidangan ini ikut menemani keluarga berkumpul. Begitu juga pada khitanan atau acara keluarga lainnya.

Tidak harus mewah.

Yang penting nasinya harum, karinya gurih, dagingnya empuk, dan ada acar yang menyegarkan.

Sebab pada akhirnya, yang membuat makanan hajatan selalu dirindukan bukan hanya resepnya.

Ada suasana rumah, ada keluarga yang berkumpul, dan ada rasa senang karena satu meja bisa dipenuhi orang-orang yang datang untuk berbagi kebahagiaan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 11 Unit Operasi Dianugerahi PROPER Emas, Pertamina Patra Niaga Buktikan Komit Tanggung Jawab Sosial bagi Masyarakat

    11 Unit Operasi Dianugerahi PROPER Emas, Pertamina Patra Niaga Buktikan Komit Tanggung Jawab Sosial bagi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 845
    • 0Komentar

    SELAMA 24 tahun, Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin mengatakan dalam sambutannya bahwa Proper telah berkembang menjadi platform bagi dunia usaha dalam melakukan praktik bisnis yang berkelanjutan dengan menerapkan prinsip ekonomi hijau. Disepanjang perjalanannya, Proper juga terus bertransformasi dari kriteria yang hanya terkait pengendalian pencemaran air, menjadi kriteria yang lebih komprehensif mengusung perbaikan berkelanjutan serta […]

  • Narkoba Ancam Generasi Muda, 4 Kabapaten di Sumsel Punya BNK, Kok Palembang Kalah…!

    Narkoba Ancam Generasi Muda, 4 Kabapaten di Sumsel Punya BNK, Kok Palembang Kalah…!

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.045
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Peredaran narkoba makin menggila, nyaris nggak ada remnya. Dari gang kecil sampai jalan besar, ancaman ini terus mengintai anak muda. Kalau nggak segera ditindak, bisa-bisa kota ini jadi sarang narkoba!. Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan nggak tinggal diam. Mereka mendesak supaya Palembang punya Badan Narkotika Kota (BNK) sendiri. Soalnya, kota lain […]

  • Biar Seniman Lokal Bisa Berkarya, Sumsel Bakal Bangun Kembali Taman Budaya  

    Biar Seniman Lokal Bisa Berkarya, Sumsel Bakal Bangun Kembali Taman Budaya  

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    “Jadi bukan hanya dalam kegiatan acara satu hari saja kemudian selesai, namun harus berkelanjutan. Nah ini salah satu hikmah dari Asian Games di Sumsel,”

  • All Star Tanding Di Muba, Sekda Minta SSB Ikut Turnamen U 12-14

    All Star Tanding Di Muba, Sekda Minta SSB Ikut Turnamen U 12-14

    • calendar_month Kamis, 14 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 963
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Turnamen sepak bola terbesar di Sumatera Selatan [Sumsel] yang bertajuk Alex Noerdin Cup segera dimulai dari Kabupaten Musi Banyuasin 9-11 Maret mendatang. Demikian disampaikan panitia pelaksana Faisal Mursyid saat Rapat Bersama Pemkab Muba di Ruang Rapat Randik, Rabu (13/02/2019). Pihak Panpel menyampaikan Tournament dilaksanakan secara maraton di 17 Kabupaten/Kota di Sumsel ini banyak melibatkan mantan pemain […]

  • Punya Asuransi Kematian, Bupati Ingin Program Tepat Sasaran

    Punya Asuransi Kematian, Bupati Ingin Program Tepat Sasaran

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    SEBANYAK 128.442 Warga Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] terdaftar dalam Asuransi kematian yang telah diprogramkan sejak 2001. Program tersebut digulirkan tak lain gunanya untuk menekan angka kemiskinan di Muba , mulai dari memaksimalkan zakat di lingkungan ASN hingga meningkatkan sektor pendapatan asli daerah. Kini Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin lebih mengoptimalkan santunan kematian bagi warga pra sejahtera […]

  • Stop saling menghujat di Medsos!, Pj Walikota Palembang suarakan jumat bersih di RT 50 Kalidoni

    Stop saling menghujat di Medsos!, Pj Walikota Palembang suarakan jumat bersih di RT 50 Kalidoni

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.699
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ucok Abdulrauf suarakan Jumat Bersih’ dan mengajak masyarakat untuk stop menghujat dan tetap bersama-sama bergotong royong menjaga lingkungan, sebab bahaya banjir di musim penghujan sangat tinggi.   Apalagi di daerah Jalan Azhari Rt50, Kecamatan Kalidoni ] Palembang, meskipun daerahnya marjinal [pinggiran] tetap potensi kebanjiran sangat tinggi.   “Tadi saya sudah […]

expand_less
WordPress Archive Asset CleanUp Page Speed Booster PRO Assyrian – Responsive Fashion WordPress Theme Ast Fulfillment Manager ( Formerly Advanced Shipment Tracking Pro ) Astana – Real Estate & Architecture Elementor Template Kit Asteno – Wine & Vineyard WP Theme Astero WordPress Weather Plugin Astia – Minimal Portfolio WordPress Theme for Photographers Asting – Charity & Donation WordPress Theme Astones – American Football Team & Sports Elementor Template Kit Astra Premium Sites Plugin + Agency Demos