Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Nasi Minyak Palembang dengan Kari Kambing, Menu Hajatan yang Harumnya Bikin Tamu Susah Menolak

Nasi Minyak Palembang dengan Kari Kambing, Menu Hajatan yang Harumnya Bikin Tamu Susah Menolak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Kalau sedang ada hajatan di Palembang, aroma dari dapur kadang sudah bisa menjadi tanda bahwa sebentar lagi tamu akan dipersilakan makan. Salah satu wanginya yang khas datang dari nasi minyak. Apalagi kalau di sebelahnya sudah tersedia kari kambing yang dimasak dengan rempah cukup lengkap.

Begitu nasi dibuka dari panci, wanginya langsung terasa. Ada aroma minyak samin, kayu manis, kapulaga, cengkih dan rempah lainnya. Nasinya tidak dibuat terlalu lembek. Butirannya tetap enak dipisahkan dengan sendok dan terasa gurih ketika dimakan begitu saja.

Nasi minyak seperti ini memang sering hadir dalam jamuan keluarga. Resepsi pernikahan, syukuran anak, khitanan sampai acara keluarga besar menjadi momen yang cocok untuk menghidangkannya.

Menariknya, nasi minyak sebenarnya tidak membutuhkan lauk yang macam-macam. Dengan kari kambing yang kuahnya gurih dan agak pekat saja sudah terasa lengkap. Tinggal ditambah acar nanas atau mentimun supaya ada rasa segar di antara gurihnya nasi dan kuah kari.

Bahan nasi minyak Palembang

Resep berikut bisa digunakan untuk sekitar 8 sampai 10 porsi.

Bahan utama:

  • 1 kg beras
  • 3 sampai 4 sendok makan minyak samin
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • 200 ml susu evaporasi
  • Air secukupnya
  • 1 batang serai, dimemarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 sampai 3 lembar daun pandan
  • 1 batang kayu manis
  • 4 butir kapulaga
  • 4 butir cengkih
  • 2 buah bunga lawang
  • 1 sendok teh garam, atau sesuai selera
  • 1 sendok teh gula

Bumbu yang dihaluskan:

  • 8 sampai 10 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 1 ruas jahe
  • 1 ruas lengkuas
  • 1 sendok teh ketumbar
  • ½ sendok teh jintan
  • ½ sendok teh merica

Cara membuat nasi minyak

Beras dicuci sampai bersih, kemudian direndam sekitar 20 menit. Setelah itu tiriskan.

Siapkan wajan atau panci yang cukup besar. Panaskan minyak goreng bersama minyak samin. Masukkan kayu manis, kapulaga, cengkih dan bunga lawang.

Setelah rempah mulai harum, masukkan serai, daun salam dan daun jeruk.

Bumbu halus kemudian dimasukkan. Tumis sampai bumbunya matang. Jangan berhenti ketika bumbu baru harum sebentar. Tunggu sampai bau bawangnya benar-benar hilang dan minyak mulai menyatu dengan bumbu.

Masukkan beras.

Aduk perlahan. Beras tidak perlu dimasak lama pada tahap ini, cukup sampai seluruh permukaannya terkena bumbu dan minyak.

Tuangkan air dan susu evaporasi. Tambahkan garam serta gula. Masak sampai air mulai menyusut dan beras menjadi setengah matang.

Setelah itu pindahkan ke kukusan.

Kukus sampai nasi benar-benar matang. Waktunya kurang lebih 25 sampai 35 menit, tergantung jenis beras dan panas kukusan.

Setelah matang, diamkan sebentar sebelum nasi diaduk. Nasi akan terasa lebih enak kalau tidak langsung dibongkar ketika baru keluar dari kukusan.

Kari kambing yang cocok untuk nasi minyak

Untuk lauknya, kari kambing bisa dibuat dengan kuah yang tidak terlalu encer. Dagingnya sebaiknya dipotong cukup besar supaya setelah dimasak lama tetap terasa ketika disantap.

Bahan kari:

  • 1 kg daging kambing, boleh dicampur bagian bertulang
  • 500 sampai 700 ml santan
  • 500 ml air
  • 3 sendok makan minyak goreng
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 batang kayu manis
  • 4 butir kapulaga
  • 4 butir cengkih
  • 2 buah bunga lawang
  • 2 sampai 3 sendok makan bubuk kari
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk
  • ½ sendok teh jintan
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya

Bumbu halus:

  • 12 butir bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 5 sampai 8 buah cabai merah
  • 3 butir kemiri
  • 1 ruas jahe
  • 1 ruas kunyit
  • 1 ruas lengkuas
  • ½ sendok teh merica

Cara memasak kari kambing

Sebelum dimasak, rapikan daging kambing dan buang lemak yang terlalu tebal. Bagian lemak yang berlebihan kadang membuat aroma kambing lebih kuat.

Panaskan minyak, kemudian masukkan kayu manis, kapulaga, cengkih dan bunga lawang. Tambahkan serai, daun salam dan daun jeruk.

Begitu aromanya keluar, masukkan bumbu halus.

Tumis sampai matang dan minyak mulai terlihat di bagian pinggir bumbu.

Masukkan bubuk kari, ketumbar dan jintan. Aduk sebentar.

Sekarang masukkan daging kambing. Aduk sampai daging berubah warna dan bumbu menempel rata.

Tuangkan air. Tutup panci dan masak dengan api kecil.

Jangan menggunakan api besar hanya supaya daging cepat empuk. Kari kambing justru lebih enak ketika diberi waktu agar bumbu masuk perlahan.

Kalau daging sudah mulai empuk, masukkan santan.

Aduk perlahan dan masak kembali dengan api kecil. Sesekali aduk bagian dasar panci supaya santan dan bumbu tidak menempel.

Masak sampai kuahnya mengental dan daging benar-benar empuk.

Terakhir, cicipi. Tambahkan garam atau sedikit gula bila diperlukan.

Kari yang cocok disandingkan dengan nasi minyak tidak perlu terlalu pedas. Rasa gurih, rempah dan aroma daging justru sebaiknya lebih menonjol.

Acar nanas untuk penyeimbang

Satu hal yang sering terasa kurang kalau nasi minyak hanya ditemani kari adalah rasa segar.

Karena itu acar nanas sangat cocok disajikan bersama.

Potong nanas dan mentimun menjadi ukuran kecil. Campurkan dengan bawang merah, cabai dan sedikit cuka atau air jeruk nipis. Beri sedikit gula dan garam.

Tidak perlu dibuat terlalu basah.

Acar yang dingin dan segar akan terasa enak ketika dimakan bersama nasi yang masih hangat dan kari kambing yang gurih.

Cara menyajikannya

Kalau untuk makan keluarga, nasi minyak bisa langsung ditata di piring dengan kari kambing di sampingnya.

Tetapi kalau ingin nuansa hajatan, nasi minyak biasanya lebih menarik ketika ditata dalam satu wadah besar. Nasi dibuat sedikit menggunung, kemudian kari kambing ditempatkan di bagian samping.

Ayam kecap, acar dan sambal bisa ditambahkan sebagai pelengkap.

Dulang yang penuh seperti itu biasanya memang mengundang selera. Apalagi ketika kari kambing baru saja diangkat dari dapur dan kuahnya masih hangat.

Ada yang awalnya mengambil nasi sedikit.

Begitu mencium aroma kari, sendoknya kembali lagi.

Hidangan yang mengingatkan pada suasana hajatan

Mungkin itu sebabnya nasi minyak tetap menarik untuk dibuat sampai sekarang.

Rasanya memang bisa dibuat di rumah, tetapi kenangan yang menyertainya berbeda ketika hidangan ini muncul dalam sebuah acara keluarga.

Ada suara orang mengobrol, piring yang berpindah tangan, anak-anak yang berlarian, sementara dari dapur aroma nasi minyak dan kari kambing terus keluar.

Pada acara pernikahan, nasi minyak menjadi bagian dari jamuan untuk para tamu. Dalam syukuran anak, hidangan ini ikut menemani keluarga berkumpul. Begitu juga pada khitanan atau acara keluarga lainnya.

Tidak harus mewah.

Yang penting nasinya harum, karinya gurih, dagingnya empuk, dan ada acar yang menyegarkan.

Sebab pada akhirnya, yang membuat makanan hajatan selalu dirindukan bukan hanya resepnya.

Ada suasana rumah, ada keluarga yang berkumpul, dan ada rasa senang karena satu meja bisa dipenuhi orang-orang yang datang untuk berbagi kebahagiaan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Majalah Kampus ke Meja Kabinet

    Dari Majalah Kampus ke Meja Kabinet

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ada yang beda di panggung Auditorium 2 UIN Walisongo, Semarang, Rabu kemarin. Bukan karena dekorasi dies natalis yang makin Instagramable atau AC yang alhamdulillah sudah nggak semriwing kayak zaman kuliah dulu. Tapi karena ada satu sosok yang datang bukan lagi sebagai mahasiswa ngutang fotokopian, melainkan sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. […]

  • Menunggu makan siang : Humor si bunglon kepada sapi &  ada persepsi kenapa bunglon dianggap lebih pintar dari sapi !

    Menunggu makan siang : Humor si bunglon kepada sapi &  ada persepsi kenapa bunglon dianggap lebih pintar dari sapi !

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 870
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- JAM kantor mulai selesai, diiringi suara bel, bertanda semua pekerja baik itu swasta maupun negeri mulai beristirahat, untuk menunggu makan siang dan sholat dzuhur. Sembari nyantai menunggu pesanan makan siang, coba ente simak cerita sedikit humor soal humor si bunglon kepada sapi, berikut pertanyaan kenapa bunglon dianggap pintar dari sapi, tapi jangan khawatir ada […]

  • Sejak Berdiri, Universitas Sjakhyakirti Palembang Cetak 17.317 Sarjana

    Sejak Berdiri, Universitas Sjakhyakirti Palembang Cetak 17.317 Sarjana

    • calendar_month Minggu, 5 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.445
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Universitas Sjakhyakirti mewisuda 461 sarjana, 39 lulusan strata satu (S1) dengan rincian 115 mahasiswa dan ke 18 untuk lulusan strata dua (S2) ada 346 mahasiswa, di Hotel Aryaduta Palembang, Sabtu (4/8/2018). Rektor Universitas Sjakhyakirti Palembang Prof Dr Ir Faizal Daud. MS mengatakan untuk kedepan bagi lulusan yang akan datang jangan terpaku hanya […]

  • Pengrajin Gambo Muba

    Pengrajin Gambo Muba

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.440
    • 0Komentar

    KETUA Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Ny Patricia Lisnawaty Sinulingga berserta pengurus dan anggota DWP kominfo  mendatangi dan melihat langsung rumah produksi Jumputan Gambo Muba, di Desa Toman Kecamatan Babat Toman, Rabu 19/2/2020). Dikatakan Lisnawaty bahwa dengan giat kunker ke rumah produksi Gambo Muba ini bertujuan untuk […]

  • Update Hari Ini, Positif COVID-19 di Sumsel Bertambah 13, Total 143 Kasus

    Update Hari Ini, Positif COVID-19 di Sumsel Bertambah 13, Total 143 Kasus

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.709
    • 0Komentar

    KASUS positif COVID-19 di Sumsel terus mengalami penambahan signifikan, hari ini, Selasa [28/4/2020] positif kasus bertambah 13 kasus sehingga total mencapai 143 kasus. “Kemarin berada diangka 130 kasus, hari ini ada penambahan 13 kasus, total menjadi 143 kasus,”kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel, Dr Zen Ahmad dalam press confrence melalui aplikasi zoom di […]

  • Fitrianti Agustinda wakil walikota palembang

    Datangi Dinas Tenaga Kerja, Wawako Palembang Ingatkan Tidak Ada Pungli, Pelayanan  Harus Gratis

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.555
    • 0Komentar

    DINAS Ketenagakerjaan Harus Prima dalam melayani masyarakat terutama pencari kerja, dan diingatkan tidak ada pungli semuanya harus gratis. Hal itu ditegaskan Wawako Palembang Fitrianti Agustinda saat mengunjungi Dinas Ketenagakerjaan Kota Palembang, Kamis [14/11/2019]. Menurutnya Pemkot sendiri, memberikan kesempatan dari perwakilan 18 kecamatan di Palebang untuk mendapat pelatihan, agar masyarakat terampil dan membanguna usaha sendiri. “Mereka […]

expand_less
WordPress Archive Asset CleanUp Page Speed Booster PRO Assyrian – Responsive Fashion WordPress Theme Ast Fulfillment Manager ( Formerly Advanced Shipment Tracking Pro ) Astana – Real Estate & Architecture Elementor Template Kit Asteno – Wine & Vineyard WP Theme Astero WordPress Weather Plugin Astia – Minimal Portfolio WordPress Theme for Photographers Asting – Charity & Donation WordPress Theme Astones – American Football Team & Sports Elementor Template Kit Astra Premium Sites Plugin + Agency Demos