Resep Lenggang Palembang, Olahan Ikan Tenggiri dengan Balutan Telur
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 30 menit yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : Ilustrasi/AI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – Kalau punya ikan tenggiri giling, selain dibuat pempek sebenarnya masih ada cara lain untuk mengolahnya. Salah satunya lenggang Palembang.
Bahan dasarnya tidak jauh dari pempek, tetapi cara memasaknya berbeda. Adonan ikan dibentuk terlebih dahulu, kemudian dimasak sampai matang. Setelah itu baru dicelupkan ke telur dan dimasak lagi di atas wajan sampai bagian luarnya berubah warna.
Biasanya lenggang dimakan dengan cuko. Ada juga yang menambahkan mentimun supaya ada rasa segar saat dimakan bersama ikan dan telur.
Bahan
Untuk membuat beberapa porsi lenggang, siapkan:
- 500 gram ikan tenggiri giling
- 200 gram tepung sagu
- 2 butir telur
- 150 ml santan
- 3 siung bawang putih
- 5 butir bawang merah
- 1 sendok teh garam
- ½ sendok teh gula
- ½ sendok teh lada bubuk
- Minyak secukupnya
Cara Membuat Lenggang Palembang
Haluskan bawang putih dan bawang merah, lalu campurkan dengan ikan tenggiri. Masukkan garam, gula, dan lada. Aduk sampai bumbu tercampur rata.
Berikutnya masukkan tepung sagu sedikit demi sedikit. Tidak perlu langsung memasukkan seluruh tepung. Aduk seperlunya sampai adonan bisa dibentuk dan tidak terlalu lengket di tangan.
Bentuk adonan menjadi beberapa bagian. Setelah itu masak sampai matang. Kalau ingin lebih praktis, adonan bisa dibuat dengan ukuran yang tidak terlalu tebal supaya bagian tengahnya lebih cepat matang.
Setelah matang, sisihkan sebentar sambil menyiapkan telur.
Kocok dua butir telur dalam mangkuk. Lenggang yang sudah matang kemudian dicelupkan ke dalam telur. Usahakan seluruh permukaannya terkena telur.
Panaskan sedikit minyak di wajan. Masukkan lenggang dan masak dengan api sedang. Balik setelah bagian bawahnya mulai kecokelatan.
Jangan memakai api terlalu besar. Telur yang membungkus lenggang cukup cepat berubah warna, jadi lebih aman memasaknya perlahan sambil dibalik beberapa kali.
Setelah kedua sisinya matang, angkat dan potong sesuai selera.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Takaran sagu sebaiknya jangan ditambah sembarangan. Ikan tenggiri tetap harus menjadi bagian yang terasa dari lenggang, bukan sekadar bahan yang dicampur dengan banyak tepung.
Kalau adonan terlalu lembek, tambahkan sagu sedikit saja. Sebaliknya, kalau sudah bisa dibentuk, tidak perlu terus diberi tepung.
Ikan juga sebaiknya dalam keadaan segar. Kalau ikan sudah lama disimpan, aroma amisnya biasanya lebih mudah muncul setelah dimasak.
Untuk bagian telur, api sedang lebih aman. Dengan begitu permukaannya bisa matang dan kecokelatan tanpa cepat gosong.
Cara Menyajikannya
Lenggang paling enak disajikan setelah selesai dimasak. Potong-potong lalu beri cuko sesuai selera.
Kalau suka, tambahkan mentimun yang diiris tipis. Rasa asam dan pedas dari cuko akan lebih mudah menyatu dengan lenggang ketika masih hangat.
Tidak perlu banyak tambahan. Lenggang, cuko, dan sedikit mentimun sudah cukup.
Bisa Disimpan?
Lenggang yang sudah matang bisa disimpan dalam wadah tertutup di dalam kulkas. Saat akan dimakan lagi, panaskan sebentar menggunakan wajan. Kalau ingin tekstur telur tetap enak, sebaiknya jangan menyimpannya dalam keadaan terbuka karena bagian luarnya bisa cepat kering.
Lenggang Palembang pada dasarnya tidak membutuhkan proses yang rumit. Yang penting adonan ikan dibuat dengan takaran yang pas, tidak kebanyakan sagu, lalu dimasak perlahan setelah dibalut telur. Kalau bahan sudah tersedia di rumah, resep ini bisa menjadi alternatif lain untuk menikmati ikan tenggiri selain pempek. (***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
