Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Resep Pindang Ceker Ayam Khas Palembang dengan Nanas, Kuah Gurih Pedas yang Bikin Nagih

Resep Pindang Ceker Ayam Khas Palembang dengan Nanas, Kuah Gurih Pedas yang Bikin Nagih

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – SUMSELTERKINI.CO.ID – Resep pindang ceker ayam khas Palembang dengan potongan nanas ini cocok buat yang suka masakan berkuah dengan rasa gurih, pedas, asam, dan segar. Ceker ayam dimasak sampai empuk, lalu dipadukan dengan bumbu pindang dan nanas mengkal yang membuat kuahnya punya rasa asam-manis yang khas.

Ceker memang sering dianggap bagian ayam yang sederhana. Harganya relatif murah dan kadang cuma dimasukkan ke sop atau dibuat seblak. Padahal kalau dimasak dengan bumbu pindang, ceritanya bisa lain.

Apalagi kalau kuahnya diberi nanas, di situlah rasa gurih dari ceker bertemu dengan asam-manis buah. Pedas cabai jadi lebih enak, rempah terasa lebih keluar, dan kuahnya tidak terasa berat.

Buat saya, bagian paling menarik justru ketika makan ceker dan tiba-tiba dapat potongan nanas. Ada rasa asam segar yang memutus rasa gurih, lalu beberapa detik kemudian ingin menyendok kuah lagi.

Bahan Pindang Ceker

Untuk sekitar 4 porsi, siapkan:

  • 500 gram ceker ayam
  • ½ buah nanas mengkal
  • 1 liter air
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 ruas lengkuas, memarkan
  • 2 buah tomat
  • 2 batang daun bawang
  • 1 genggam kemangi
  • 1–2 buah jeruk nipis
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • Kaldu bubuk secukupnya
  • Minyak untuk menumis

Bumbu yang Dihaluskan

  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 5 buah cabai merah
  • 5–10 cabai rawit
  • 2 butir kemiri
  • 1 ruas kunyit
  • 1 ruas jahe

Cabai rawit tidak harus sebanyak itu. Kalau di rumah ada yang tidak kuat pedas, kurangi saja. Pindang tetap enak meskipun pedasnya sedang.

Cara Membuat Pindang Ceker

Pertama, bersihkan ceker. Potong bagian kukunya, kemudian cuci sampai bersih.

Rebus sebentar dalam air mendidih. Air rebusan pertama bisa dibuang. Setelah itu, ceker direbus kembali menggunakan air bersih sampai mulai empuk.

Sambil menunggu ceker, haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, kunyit, dan jahe.

Panaskan sedikit minyak. Tumis bumbu halus bersama serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas.

Tumis sampai bumbunya benar-benar matang dan harum.

Jangan cuma sampai bumbu layu. Kalau sudah matang, aromanya biasanya mulai keluar dan minyak terlihat sedikit terpisah dari bumbu.

Masukkan tumisan tersebut ke dalam panci berisi ceker.

Aduk pelan, lalu masak dengan api sedang.

Sekarang tinggal menunggu sampai ceker benar-benar empuk dan bumbunya meresap.

Setelah itu baru masukkan tomat dan nanas.

Nanas Jangan Dimasak Terlalu Lama

Untuk pindang ceker, saya lebih suka memakai nanas yang masih mengkal.

Teksturnya lebih kuat dan rasa asam-manisnya masih terasa. Potong agak besar supaya tidak langsung hancur ketika masuk ke kuah.

Masukkan nanas setelah ceker empuk.

Tidak perlu dimasak terlalu lama. Cukup sampai nanas menyatu dengan kuah, tetapi teksturnya masih terasa ketika digigit.

Ini yang membuat pindang ceker jadi menarik.

Kuahnya gurih dan pedas, lalu ada potongan nanas yang memberikan rasa asam-manis.

Sederhana, tapi pas.

Apa Manfaat Nanas dalam Pindang?

Nanas bukan cuma membuat kuah terlihat lebih ramai.

Buah ini memberi rasa asam dan manis alami sehingga rasa gurih dari ceker tidak terasa terlalu berat. Nanas juga mengandung vitamin C dan mangan.

Selain itu, nanas mengandung bromelain, yaitu enzim yang dapat memecah protein. Namun karena masakan dipanaskan, aktivitas enzim tersebut akan berkurang.

Jadi jangan menganggap nanas di pindang sebagai bahan yang punya efek khusus untuk kesehatan. Peran utamanya tetap sebagai penambah rasa, aroma, tekstur, sekaligus tambahan nutrisi.

Kunci Kuah Pindang yang Enak

Menurut saya, bagian paling penting ada di bumbunya.

Bumbu harus ditumis sampai matang.

Kalau bumbu masih mentah, kuah biasanya terasa kurang dalam. Aroma kunyit, jahe, bawang, serai, dan daun jeruk juga belum keluar maksimal.

Kemudian jangan pelit dengan bahan aromatik.

Serai, daun jeruk, daun salam, dan lengkuas memang kelihatannya cuma pelengkap. Tapi justru bahan-bahan seperti inilah yang membuat aroma kuah pindang terasa lebih hidup.

Untuk rasa asam, jangan langsung memasukkan banyak jeruk nipis.

Cicipi dulu setelah nanas masuk.

Kalau masih kurang segar, baru tambahkan sedikit jeruk nipis setelah api dimatikan.

Kalau Mau Lebih Pedas

Pindang ceker memang enak kalau pedas.

Tapi pedasnya jangan sampai menutup rasa lain.

Gunakan cabai merah untuk warna dan rasa, lalu cabai rawit untuk tendangan pedasnya.

Kalau suka pedas sekali, silakan tambah cabai rawit.

Kalau untuk makan keluarga, gunakan jumlah yang sedang. Nanti sambal bisa disiapkan terpisah.

Dengan begitu, satu panci pindang bisa dinikmati semua orang.

Jangan Lupa Kemangi

Kemangi bisa dimasukkan menjelang api dimatikan.

Tidak perlu terlalu lama dimasak.

Aromanya akan langsung keluar ketika terkena kuah panas.

Kalau suka, potongan tomat juga bisa diperbanyak. Tomat membantu memberi rasa segar dan sedikit asam pada kuah.

Jadi rasa asam tidak hanya mengandalkan jeruk nipis.

Pindang Ceker Paling Pas dengan Nasi Hangat

Ada masakan yang cukup dimakan begitu saja.

Pindang ceker bukan salah satunya.

Kuahnya lebih enak kalau disiram ke nasi putih hangat.

Ceker diambil satu.

Kemudian nanas.

Lalu kuahnya ditambah lagi.

Biasanya di sini mulai muncul masalah kecil.

Nasi yang tadinya sudah dirasa cukup ternyata masih kurang.

Bukan karena cekernya banyak.

Kuahnya yang susah ditinggalkan.

Rasa gurih dari kaldu, pedas cabai, aroma rempah, lalu potongan nanas yang asam-manis membuat satu suapan terasa berbeda dengan suapan berikutnya.

Itulah yang membuat pindang ceker khas Palembang menarik untuk dimasak di rumah.

Bahan-bahannya sederhana, cara membuatnya juga tidak rumit. Yang dibutuhkan cuma sedikit kesabaran saat merebus ceker dan menumis bumbu.

Setelah itu, biarkan kuah bekerja.

Dan kalau akhirnya nasi di piring habis lebih banyak dari biasanya, ya sudah.

Anggap saja itu bagian dari resep. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2021, Muba Bakal Laksanakan KMB Tatap Muka

    2021, Muba Bakal Laksanakan KMB Tatap Muka

    • calendar_month Rabu, 23 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.191
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin kembali menerapkan proses Kegiatan Belajar  dan Mengajar (KBM) secara tatap muka 2021. Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi tetap mengingatkan kepada para guru, siswa hingga orang tua Murid untuk tetap waspada dan patuhi protokol Kesehatan dengan ketat meskipun sekolah segera dilaksanakan secara tatap muka guna menghindari penyebaran COVID-19. Hal ini, disampaikannya saat […]

  • Jenguk Korban, Kakanwil Kemenag Sulsel Minta Jajarannya Pro Aktif Jaga Ketenangan Umat

    Jenguk Korban, Kakanwil Kemenag Sulsel Minta Jajarannya Pro Aktif Jaga Ketenangan Umat

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 699
    • 0Komentar

    BOM bunuh diri terjadi di kompleks Gereja Katedral, Kota Makassar, Sulsel, Minggu, 28 Maret 2021. Ade sejumlah korban luka yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Kakanwil Kemenag Sulsel Khaeroni meminta jajarannya untuk proaktif menjaga kondisi agar tetap kondusif dan umat beragama tetap tenang. “Semua jajaran Kementerian Agama di wilayah Sulawesi Selatan agar proaktif […]

  • Krisis Pangan Global Mengintai, RI Sudah Siap?

    Krisis Pangan Global Mengintai, RI Sudah Siap?

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KRISIS pangan global bukan hanya bayang-bayang semata, tapi nyata, pasalnya ditengah situasi itu, Indonesia juga tak lepas dari bayang-bayang dampaknya. Menyusul konflik geopolitik yang makin memanas, lonjakan harga energi, hingga gangguan jalur logistik dunia mulai membentuk satu pola yang sama, tekanan terhadap pasokan pangan kian nyata. Pertanyaannya, di tengah situasi seperti itu, apakah Indonesia benar-benar […]

  • Lantik Dirut Baru BSB, Ini Pesan Gubernur Sumsel

    Lantik Dirut Baru BSB, Ini Pesan Gubernur Sumsel

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.592
    • 0Komentar

    SETELAH  melalui proses yang panjang, Direksi dan Komisaris Independen Bank Sumsel Babel (BSB) periode tahun 2019-2023 akhirnya secara resmi dilantik oleh Gubernur Sumsel H.Herman Deru di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Kamis (20/6/2019). Kepada Direktur Utama (Dirut) BSB yang baru dilantik, Herman Deru menargetkan BSB harus dapat mendongkrak market share dari sebelumnya 13% menjadi 30%. […]

  • Kemah Kebangsaan Sarana Pererat Tali Silaturahmi Antar Komponen Anak Bangsa

    Kemah Kebangsaan Sarana Pererat Tali Silaturahmi Antar Komponen Anak Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata menggelar acara Perkemahan Kebangsaan Silaturahmi antar Organisasi Kepemudaan Se-Kabupaten Muba Tahun 2023. Bertempat di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Jumat (27/10/2023). Pj Bupati Muba H Apriyadi Mahmud diwakili Asisten perekonomian dan pembangunan Setda Muba Andi Wijaya Busro SH MHum secara resmi membuka acara […]

  • Bupati Muba Jadi Doping Semangat Atlet Porprov!, Sportivitas Lebih Mahal dari Emas!

    Bupati Muba Jadi Doping Semangat Atlet Porprov!, Sportivitas Lebih Mahal dari Emas!

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.403
    • 0Komentar

    BEGITU Bupati Muba H.M. Toha Tohet masuk arena Porprov XV Sumatera Selatan, suasana langsung berubah, sorak-sorai penonton meledak kayak kembang api malam tahun baru. Atlet yang tadinya ngos-ngosan, tiba-tiba kayak disuntik semangat baru.Yang semula nunduk lemas, langsung tegap. Bahkan yang tadinya gemetar, kini jotosannya makin mantap, mungkin karena kehadiran Toha di tribun itu ibarat “minyak […]

expand_less
WordPress Archive Park – Creative Portfolio WordPress Theme Parkivia | Auto Parking & Car Maintenance WordPress Theme Parkivia | Auto Parking & Car Maintenance WP Partdo - Auto Parts and Tools Shop WooCommerce Theme Particles Backgrounds Addon for WPBakery Page Builder Partiso Political Party & Candidate Elementor Template Kit Partiso | Political WordPress Theme for Party & Candidate Partiwi – Barbershop Elementor Template Kit PartyMaker | Event Planner & Wedding Agency WP Passage – Responsive Retina Multi-Purpose Theme