Minggu, 6 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Resep Pindang Ceker Ayam Khas Palembang dengan Nanas, Kuah Gurih Pedas yang Bikin Nagih

Resep Pindang Ceker Ayam Khas Palembang dengan Nanas, Kuah Gurih Pedas yang Bikin Nagih

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 21
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – SUMSELTERKINI.CO.ID – Resep pindang ceker ayam khas Palembang dengan potongan nanas ini cocok buat yang suka masakan berkuah dengan rasa gurih, pedas, asam, dan segar. Ceker ayam dimasak sampai empuk, lalu dipadukan dengan bumbu pindang dan nanas mengkal yang membuat kuahnya punya rasa asam-manis yang khas.

Ceker memang sering dianggap bagian ayam yang sederhana. Harganya relatif murah dan kadang cuma dimasukkan ke sop atau dibuat seblak. Padahal kalau dimasak dengan bumbu pindang, ceritanya bisa lain.

Apalagi kalau kuahnya diberi nanas, di situlah rasa gurih dari ceker bertemu dengan asam-manis buah. Pedas cabai jadi lebih enak, rempah terasa lebih keluar, dan kuahnya tidak terasa berat.

Buat saya, bagian paling menarik justru ketika makan ceker dan tiba-tiba dapat potongan nanas. Ada rasa asam segar yang memutus rasa gurih, lalu beberapa detik kemudian ingin menyendok kuah lagi.

Bahan Pindang Ceker

Untuk sekitar 4 porsi, siapkan:

  • 500 gram ceker ayam
  • ½ buah nanas mengkal
  • 1 liter air
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 ruas lengkuas, memarkan
  • 2 buah tomat
  • 2 batang daun bawang
  • 1 genggam kemangi
  • 1–2 buah jeruk nipis
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • Kaldu bubuk secukupnya
  • Minyak untuk menumis

Bumbu yang Dihaluskan

  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 5 buah cabai merah
  • 5–10 cabai rawit
  • 2 butir kemiri
  • 1 ruas kunyit
  • 1 ruas jahe

Cabai rawit tidak harus sebanyak itu. Kalau di rumah ada yang tidak kuat pedas, kurangi saja. Pindang tetap enak meskipun pedasnya sedang.

Cara Membuat Pindang Ceker

Pertama, bersihkan ceker. Potong bagian kukunya, kemudian cuci sampai bersih.

Rebus sebentar dalam air mendidih. Air rebusan pertama bisa dibuang. Setelah itu, ceker direbus kembali menggunakan air bersih sampai mulai empuk.

Sambil menunggu ceker, haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, kunyit, dan jahe.

Panaskan sedikit minyak. Tumis bumbu halus bersama serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas.

Tumis sampai bumbunya benar-benar matang dan harum.

Jangan cuma sampai bumbu layu. Kalau sudah matang, aromanya biasanya mulai keluar dan minyak terlihat sedikit terpisah dari bumbu.

Masukkan tumisan tersebut ke dalam panci berisi ceker.

Aduk pelan, lalu masak dengan api sedang.

Sekarang tinggal menunggu sampai ceker benar-benar empuk dan bumbunya meresap.

Setelah itu baru masukkan tomat dan nanas.

Nanas Jangan Dimasak Terlalu Lama

Untuk pindang ceker, saya lebih suka memakai nanas yang masih mengkal.

Teksturnya lebih kuat dan rasa asam-manisnya masih terasa. Potong agak besar supaya tidak langsung hancur ketika masuk ke kuah.

Masukkan nanas setelah ceker empuk.

Tidak perlu dimasak terlalu lama. Cukup sampai nanas menyatu dengan kuah, tetapi teksturnya masih terasa ketika digigit.

Ini yang membuat pindang ceker jadi menarik.

Kuahnya gurih dan pedas, lalu ada potongan nanas yang memberikan rasa asam-manis.

Sederhana, tapi pas.

Apa Manfaat Nanas dalam Pindang?

Nanas bukan cuma membuat kuah terlihat lebih ramai.

Buah ini memberi rasa asam dan manis alami sehingga rasa gurih dari ceker tidak terasa terlalu berat. Nanas juga mengandung vitamin C dan mangan.

Selain itu, nanas mengandung bromelain, yaitu enzim yang dapat memecah protein. Namun karena masakan dipanaskan, aktivitas enzim tersebut akan berkurang.

Jadi jangan menganggap nanas di pindang sebagai bahan yang punya efek khusus untuk kesehatan. Peran utamanya tetap sebagai penambah rasa, aroma, tekstur, sekaligus tambahan nutrisi.

Kunci Kuah Pindang yang Enak

Menurut saya, bagian paling penting ada di bumbunya.

Bumbu harus ditumis sampai matang.

Kalau bumbu masih mentah, kuah biasanya terasa kurang dalam. Aroma kunyit, jahe, bawang, serai, dan daun jeruk juga belum keluar maksimal.

Kemudian jangan pelit dengan bahan aromatik.

Serai, daun jeruk, daun salam, dan lengkuas memang kelihatannya cuma pelengkap. Tapi justru bahan-bahan seperti inilah yang membuat aroma kuah pindang terasa lebih hidup.

Untuk rasa asam, jangan langsung memasukkan banyak jeruk nipis.

Cicipi dulu setelah nanas masuk.

Kalau masih kurang segar, baru tambahkan sedikit jeruk nipis setelah api dimatikan.

Kalau Mau Lebih Pedas

Pindang ceker memang enak kalau pedas.

Tapi pedasnya jangan sampai menutup rasa lain.

Gunakan cabai merah untuk warna dan rasa, lalu cabai rawit untuk tendangan pedasnya.

Kalau suka pedas sekali, silakan tambah cabai rawit.

Kalau untuk makan keluarga, gunakan jumlah yang sedang. Nanti sambal bisa disiapkan terpisah.

Dengan begitu, satu panci pindang bisa dinikmati semua orang.

Jangan Lupa Kemangi

Kemangi bisa dimasukkan menjelang api dimatikan.

Tidak perlu terlalu lama dimasak.

Aromanya akan langsung keluar ketika terkena kuah panas.

Kalau suka, potongan tomat juga bisa diperbanyak. Tomat membantu memberi rasa segar dan sedikit asam pada kuah.

Jadi rasa asam tidak hanya mengandalkan jeruk nipis.

Pindang Ceker Paling Pas dengan Nasi Hangat

Ada masakan yang cukup dimakan begitu saja.

Pindang ceker bukan salah satunya.

Kuahnya lebih enak kalau disiram ke nasi putih hangat.

Ceker diambil satu.

Kemudian nanas.

Lalu kuahnya ditambah lagi.

Biasanya di sini mulai muncul masalah kecil.

Nasi yang tadinya sudah dirasa cukup ternyata masih kurang.

Bukan karena cekernya banyak.

Kuahnya yang susah ditinggalkan.

Rasa gurih dari kaldu, pedas cabai, aroma rempah, lalu potongan nanas yang asam-manis membuat satu suapan terasa berbeda dengan suapan berikutnya.

Itulah yang membuat pindang ceker khas Palembang menarik untuk dimasak di rumah.

Bahan-bahannya sederhana, cara membuatnya juga tidak rumit. Yang dibutuhkan cuma sedikit kesabaran saat merebus ceker dan menumis bumbu.

Setelah itu, biarkan kuah bekerja.

Dan kalau akhirnya nasi di piring habis lebih banyak dari biasanya, ya sudah.

Anggap saja itu bagian dari resep. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Hanya Ramalan Cuaca, Apa Itu Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak dan Mengapa Penting untuk Mencegah Bencana?

    Bukan Hanya Ramalan Cuaca, Apa Itu Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak dan Mengapa Penting untuk Mencegah Bencana?

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 17
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Prakiraan cuaca berbasis dampak atau Impact-Based Forecast (IBF) bukan cuma memberi tahu apakah hujan, panas, atau angin kencang akan terjadi. Pendekatan ini membantu masyarakat memahami apa yang mungkin terjadi setelah cuaca ekstrem datang, siapa yang berisiko terdampak, dan tindakan apa yang perlu dilakukan sebelum bencana terjadi. Ketika mendengar peringatan “hujan lebat berpotensi terjadi”, apa […]

  • Minta Tarif Normal Lagi, Perwakilan OJol Palembang Dialog dengan PTGI

    Minta Tarif Normal Lagi, Perwakilan OJol Palembang Dialog dengan PTGI

    • calendar_month Selasa, 27 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.399
    • 0Komentar

    Terlebih dengan kenaikan harga BBM.

  • Karena masalah ini, Lonsum ditegur Pj Bupati Muba

    Karena masalah ini, Lonsum ditegur Pj Bupati Muba

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 965
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Bayung Lencer- Suasana menegangkan di perusahaan kelapa sawit PT Lonsum di Desa Muara Merang Kecamatan Bayung Lencir, Selasa (3/1/2023) siang.   Suasana tersebut ketika Pj Bupati Muba Apriyadi Mahmud tegur keras pegawai PT Lonsum yang masih memasang bendera merah putih yang lusuh dan rusak.   Hal tersebut dilakukan Pj Bupati Apriyadi Mahmud saat di […]

  • Pasca Gempa M5,2 di Halmahera Selatan, BNPB Jadwalkan Keberangkatan TRC

    Pasca Gempa M5,2 di Halmahera Selatan, BNPB Jadwalkan Keberangkatan TRC

    • calendar_month Sabtu, 27 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.125
    • 0Komentar

    PASCA gempa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  menjadwalkan keberangkatan tim reaksi cepat (TRC) menuju ke lokasi bencana pada hari ini, Sabtu (27/2/2020).  Saat ini BNPB pun terus memonitor dan melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Halmahera Selatan untuk mendapatkan informasi terkini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara melaporkan perkembangan dampak gempa magnitudo […]

  • Meski Menang, Timnas U-19 Masih Lemah

    Meski Menang, Timnas U-19 Masih Lemah

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.413
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Timnas U-19 yang berkompetisi di ajang Piala Asia U-19 dinilai masih lemah dalam penyelesaian akhir. Semalam anak asuh Indra Sjafri memang menang dengan 3-1 atas Taiwan, namun skuat timnas U-19 harus memperbaiki diri untuk menghadapi pertandingan berikutnya, karena pertandingan ke dua, timnas akan menghadapi Qatar yang dikenal cukup kuat. “Timnas masih kesulitan […]

  • Data Ganda, 66 KK Penerima Bantuan BLT Kelurahan Pangkalan Balai Akan Dikembalikan 

    Data Ganda, 66 KK Penerima Bantuan BLT Kelurahan Pangkalan Balai Akan Dikembalikan 

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.409
    • 0Komentar

    SEBANYAK 66 Kartu Keluarga ( KK) Penerima Batuan Langsung Tunai di Kelurahan Pangkalan Balai , Kecamatan Banyuasin III, kabupaten Banyuasin akan di tarik kembali, sebab KK tersebut sudah mendapat bantuan dari Kemensos. Lurah Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III, Abdulah Sani, mengatakan, masyarakat yang menerima bantuan BLT baik tunai maupun ATM tapi telah menerima bantuan dari […]

expand_less
WordPress Archive Park – Creative Portfolio WordPress Theme Parkivia | Auto Parking & Car Maintenance WordPress Theme Parkivia | Auto Parking & Car Maintenance WP Partdo - Auto Parts and Tools Shop WooCommerce Theme Particles Backgrounds Addon for WPBakery Page Builder Partiso Political Party & Candidate Elementor Template Kit Partiso | Political WordPress Theme for Party & Candidate Partiwi – Barbershop Elementor Template Kit PartyMaker | Event Planner & Wedding Agency WP Passage – Responsive Retina Multi-Purpose Theme