Minggu, 4 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Alasan Makanan Ini, Bekraf Anugrahi Palembang Jadi Kota Ekonomi Kreatif Terbaik RI

Alasan Makanan Ini, Bekraf Anugrahi Palembang Jadi Kota Ekonomi Kreatif Terbaik RI

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
  • visibility 1.812
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Ekonomi kreatif [Bekraf] memberi penghargaan kepada Kota Palembang sebagai Kota Ekonomi Kreatif terbaik di Indonesia menyusul makanan khas pempek menjadi industri kreatif yang digarap secara fokus dengan produksi per hari mencapai 7 ton per hari.

Penghargaan ini langsung diberikan Kepala Bekraf Indonesia, Triawan Munaf dalam acara Bekraf ke 3 di Kota Solo, kata Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang, Harrey Hadi melalui via telepon. Senin, (7/10/2019).

Menurutnya pempek merupakan kuliner kebanggaan khas Kota Palembang yang masuk 4 besar sebagai kota ekonomi kreatif terbaik di Indonesa bersama Kota Malang, Kabupaten Kutai Kartanegara serta Kabupaten Majalengka.

Ia mengatakan Kota Palembang menjadi satu satunya kota kreatif yang fokus dengan keekonomian kuliner yakni pempek.

“Hal ini sesuai target kita sebelumnya yakni akan masuk 4 besar, apa lagi Palembang berani fokus dikuliner pempek,” ujarnya.

Keberhasilan ini merupakan keberhasilan bagi masyarakat kota Palembang, karena ekonomi pempek tetap bertahan.

“Dengan keberhasilan ini kami berharap kuliner pempek dapat lebih dikenal dan menjadi penguatan ekonomi di kota Palembang sendiri,” jelasnya.

Memang tak bisa dipungkiri cemilan ini sudah mendunia, bahkan di Sea Games Asian Games yang diselenggarakan di Palembang, Sumsel beberapa tahun lalu, pempek mampu memikat para pelancong ataupun atlet.

Makanan ini biasanya disajikan dengan kuah lezat berwarna coklat yang kental yang memadukan rasa pedas, manis, dan sedikit asam atau tidak terlalu menyengat di mulut dan lidah.

Sejarah pempek

Konon pempek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau Tionghoa ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16 di masa pemerintahan Sultan Badaruddin II dari Kerajaan Palembang Darussalam. Di masa Kesultanan Palembang ini, pempek disebut kelesan.

Kelesan adalah panganan adat di dalam Rumah Limas yang mengandung sifat dan kegunaan tertentu. Dinamakan kelesan karena makanan ini dikeles atau tahan disimpan lama.

Pempek mulanya dibuat oleh orang asli Palembang. Tercatat pempek mulai dijajakan pada tahun 1916, oleh orang-orang keturunan China yang berjalan kaki menjual kelesan dari kampung ke kampung. Mereka banyak berjualan khususnya di kawasan keraton, sekarang di lokasi Masjid Agung dan Masjid Lama Palembang.

Nama pempek berasal dari sebutan pembeli kepada penjual kelesan, mereka biasa disebut Empek. Dari panggilan, ‘Pek, empek….’, lama-kelamaan dipakai untuk menyebut makanan yang mereka jajakan.

 Jenis pempek

Ada beberapa jenis pempek, tergantung cara penyajian dan komposisi bahan atau isinya. Pempek yang paling terkenal adalah pempek kapal selam, yaitu pempek yang diisi dengan telur ayam dan digoreng dalam minyak panas. Ada juga jenis lain seperti pempek lenjer, pempek adaan yaitu pempek yang berbentuk bulat. Ada juga pempek kulit ikan, pempek pistel yang berisi irisan pepaya muda rebus yang sudah ditumis dan dibumbui, pempek telur kecil dan pempek keriting.

Saat menggoreng pempek Palembang, di usahakan agar api jangan terlalu besar agar pempek matang sempurna dan tidak gosong. Bila warna pempeknya sudah terlihat agak menguning dan matang, maka pempek tersebut telah matang dan siap diangkat.

Pempek akan terasa nikmat bila di makan dalam keadaan masih hangat, dengan tambahan irisan timun dan mie kuning. Kita bisa merasakan paduan rasa adonan tepung dan daging ikan tenggiri yang legit dan enak, dengan bumbu kuah pempek yang khas.

Baluran bumbu kuah cuka dan gula jawa dengan asam jawa yang diberi ebi sedikit menambah sensasi kenikmatan dari hasil olahan kuliner khas jajanan Palembang ini.

Pempek memiliki begitu banyak penggemar. Restoran dan tempat makan pempek kini menjamur, tak hanya di Palembang tapi juga berbagai kota di seantero Indonesia. Pempek dikenal orang dari Sumatera di ujung Barat Indonesia hingga ke kawasan Timur Indonesia, seperti melansir lama pesona.travel.[**]

 

Penulis : one/berbagai sumber

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Siaga 112 Raih Perak di Ajang CCW-APAC Thailand

    Muba Siaga 112 Raih Perak di Ajang CCW-APAC Thailand

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    LAYANAN Nomor Tunggal Panggilan Darurat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Muba yang dikenal dengan nama Muba Siaga 112 meraih Medali Perak pada ajang Contact Centre World – Asia Pasific (CCW-APAC) 2019 yang berlangsung tanggal 15 -19 Juli 2019 di Hotel JW Marriott Phuket Thailand. Penghargaan ini sekaligus […]

  • Pangkas Opesional 50%, Nelayan di OKI Gunakan BBG,  Wabup : Tetapkan Ingatkan Protokes

    Pangkas Opesional 50%, Nelayan di OKI Gunakan BBG,  Wabup : Tetapkan Ingatkan Protokes

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    NELAYAN di Kabupaten Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] sangat diuntungkan dengan menggunakan bahan bakar Gas [BBG] melalui program konversi  Bahan Bakar Minyak [BBM] ke BBG, lantaran operasionalnya melaut dapat dipangkas hingga 50 %. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten OKI, Irawan mengungkapkan ada beberapa keuntungan, seperti, Pertama, harganya lebih murah dari BBM. “Bahan bakar gas (BBG) ini […]

  • Berdasarkan Data, 94 Persen Pasien COVID-19 yang Meninggal belum Divaksin

    Berdasarkan Data, 94 Persen Pasien COVID-19 yang Meninggal belum Divaksin

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 707
    • 0Komentar

    PEMERINTAH terus mengingatkan vaksinasi sangat penting bukan hanya untuk meningkatkan imunitas, tetapi juga menghindari infeksi dan risiko kematian akibat COVID-19. Berdasarkan data terbaru, risiko kematian akan lebih tinggi bagi pasien COVID-19 yang belum melakukan vaksinasi. “Vaksin COVID-19 sangat penting tidak hanya untuk mencegah penularan, tetapi juga melindungi kita dari risiko sakit parah, bahkan kematian, akibat […]

  • Ada 25 Peserta Ikut FIFA Technical Leadership Diploma di Brasil, Salah Satunya Direktur Teknik PSSI

    Ada 25 Peserta Ikut FIFA Technical Leadership Diploma di Brasil, Salah Satunya Direktur Teknik PSSI

    • calendar_month Minggu, 21 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.167
    • 0Komentar

    25 Peserta Ikut FIFA Technical Leadership Diploma di Brasil, Salah Satunya Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri terpilih sebagai salah satu dari 25 peserta FIFA Technical Leadership Diploma yang baru diluncurkan di Brasil minggu ini. Indra bergabung dengan direktur teknik terpilih lainnya dari asosiasi anggota dan konfederasi dari seluruh dunia di Kompleks Pelatihan Federasi Sepak Bola Brasil […]

  • Belajar Pengelolaan Keuangan Daerah

    Belajar Pengelolaan Keuangan Daerah

    • calendar_month Kamis, 14 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 710
    • 0Komentar

    DALAM rangka mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah, Pemkab Musi Banyuasin melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Penginputan Indeks Pengelolaan  Keuangan Daerah (IPKD) Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2021. Sosialisasi dibuka oleh Asisten Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Drs Yusuf Amilin di Ruang Rapat Ulak Lia Lt 2Bappeda Kabupaten Muba, Kamis (14/10/2021). […]

  • PI : Industri Pupuk dan Petrokimia Masih Miliki Prospek

    PI : Industri Pupuk dan Petrokimia Masih Miliki Prospek

    • calendar_month Jumat, 11 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.083
    • 0Komentar

    Akan dikembangkan hingga 5,4 juta ton sampai tahun 2025.

expand_less
WordPress Archive Gocast – Podcast & Digital Agency Template Kit God Grace: Church WordPress Theme Godlike – Game Theme for WordPress Godlike | The Game Template Godo – Doctor & Medical Saas Elementor Template Kit GoGreen: Organic Food, Farm, Market Business WordPress Theme GoHost – Reseller Web Hosting WordPress Theme Gokha – Minimal Portfolio WordPress Theme Golden Forms – Responsive CSS3 Form Framework Golden Hearts – Fundraising & Charity WordPress Theme