Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Alasan Makanan Ini, Bekraf Anugrahi Palembang Jadi Kota Ekonomi Kreatif Terbaik RI

Alasan Makanan Ini, Bekraf Anugrahi Palembang Jadi Kota Ekonomi Kreatif Terbaik RI

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
  • visibility 1.805
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BADAN Ekonomi kreatif [Bekraf] memberi penghargaan kepada Kota Palembang sebagai Kota Ekonomi Kreatif terbaik di Indonesia menyusul makanan khas pempek menjadi industri kreatif yang digarap secara fokus dengan produksi per hari mencapai 7 ton per hari.

Penghargaan ini langsung diberikan Kepala Bekraf Indonesia, Triawan Munaf dalam acara Bekraf ke 3 di Kota Solo, kata Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang, Harrey Hadi melalui via telepon. Senin, (7/10/2019).

Menurutnya pempek merupakan kuliner kebanggaan khas Kota Palembang yang masuk 4 besar sebagai kota ekonomi kreatif terbaik di Indonesa bersama Kota Malang, Kabupaten Kutai Kartanegara serta Kabupaten Majalengka.

Ia mengatakan Kota Palembang menjadi satu satunya kota kreatif yang fokus dengan keekonomian kuliner yakni pempek.

“Hal ini sesuai target kita sebelumnya yakni akan masuk 4 besar, apa lagi Palembang berani fokus dikuliner pempek,” ujarnya.

Keberhasilan ini merupakan keberhasilan bagi masyarakat kota Palembang, karena ekonomi pempek tetap bertahan.

“Dengan keberhasilan ini kami berharap kuliner pempek dapat lebih dikenal dan menjadi penguatan ekonomi di kota Palembang sendiri,” jelasnya.

Memang tak bisa dipungkiri cemilan ini sudah mendunia, bahkan di Sea Games Asian Games yang diselenggarakan di Palembang, Sumsel beberapa tahun lalu, pempek mampu memikat para pelancong ataupun atlet.

Makanan ini biasanya disajikan dengan kuah lezat berwarna coklat yang kental yang memadukan rasa pedas, manis, dan sedikit asam atau tidak terlalu menyengat di mulut dan lidah.

Sejarah pempek

Konon pempek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau Tionghoa ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16 di masa pemerintahan Sultan Badaruddin II dari Kerajaan Palembang Darussalam. Di masa Kesultanan Palembang ini, pempek disebut kelesan.

Kelesan adalah panganan adat di dalam Rumah Limas yang mengandung sifat dan kegunaan tertentu. Dinamakan kelesan karena makanan ini dikeles atau tahan disimpan lama.

Pempek mulanya dibuat oleh orang asli Palembang. Tercatat pempek mulai dijajakan pada tahun 1916, oleh orang-orang keturunan China yang berjalan kaki menjual kelesan dari kampung ke kampung. Mereka banyak berjualan khususnya di kawasan keraton, sekarang di lokasi Masjid Agung dan Masjid Lama Palembang.

Nama pempek berasal dari sebutan pembeli kepada penjual kelesan, mereka biasa disebut Empek. Dari panggilan, ‘Pek, empek….’, lama-kelamaan dipakai untuk menyebut makanan yang mereka jajakan.

 Jenis pempek

Ada beberapa jenis pempek, tergantung cara penyajian dan komposisi bahan atau isinya. Pempek yang paling terkenal adalah pempek kapal selam, yaitu pempek yang diisi dengan telur ayam dan digoreng dalam minyak panas. Ada juga jenis lain seperti pempek lenjer, pempek adaan yaitu pempek yang berbentuk bulat. Ada juga pempek kulit ikan, pempek pistel yang berisi irisan pepaya muda rebus yang sudah ditumis dan dibumbui, pempek telur kecil dan pempek keriting.

Saat menggoreng pempek Palembang, di usahakan agar api jangan terlalu besar agar pempek matang sempurna dan tidak gosong. Bila warna pempeknya sudah terlihat agak menguning dan matang, maka pempek tersebut telah matang dan siap diangkat.

Pempek akan terasa nikmat bila di makan dalam keadaan masih hangat, dengan tambahan irisan timun dan mie kuning. Kita bisa merasakan paduan rasa adonan tepung dan daging ikan tenggiri yang legit dan enak, dengan bumbu kuah pempek yang khas.

Baluran bumbu kuah cuka dan gula jawa dengan asam jawa yang diberi ebi sedikit menambah sensasi kenikmatan dari hasil olahan kuliner khas jajanan Palembang ini.

Pempek memiliki begitu banyak penggemar. Restoran dan tempat makan pempek kini menjamur, tak hanya di Palembang tapi juga berbagai kota di seantero Indonesia. Pempek dikenal orang dari Sumatera di ujung Barat Indonesia hingga ke kawasan Timur Indonesia, seperti melansir lama pesona.travel.[**]

 

Penulis : one/berbagai sumber

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Sholat Jumat di Masjid Muhajirin,Gubernur Tinjau Budidaya Ikan Kolam Terpal Bioflok

    Usai Sholat Jumat di Masjid Muhajirin,Gubernur Tinjau Budidaya Ikan Kolam Terpal Bioflok

    • calendar_month Sabtu, 9 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.128
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengajak masyarakat Sumsel untuk dapat memanfaatkan lahan kosong sekitar pekarangan tempat tinggal. Dengan membuka usaha sendiri salah satunya budidaya ikan kolam terpal bundar bioflok. Hal tersebut diungkapkannya disela-sela safari jum’atnya di Masjid Muhajirin Sukawinatan Lr. Masjid Muhajirin RT. 50 Sukawinatan Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang, Jumat(8/2/2018) kemarin […]

  • Ada Rumah Oksigen di Muba, Terapi Yuk !

    Ada Rumah Oksigen di Muba, Terapi Yuk !

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 978
    • 0Komentar

    “Untuk wilayah lain tidak menutup kemungkinan. Saat ini kita sudah siagakan 10 tabung besar oksigen di RSUD Sekayu, kapapun siap untuk digunakan,”

  • Kripto Dilamar OJK: Kisah Lucu, Edukatif, & Imajinatif Soal Pengawasan Aset Digital Indonesia

    Kripto Dilamar OJK: Kisah Lucu, Edukatif, & Imajinatif Soal Pengawasan Aset Digital Indonesia

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 727
    • 0Komentar

    MEMBACA rilis OJK tanggal 31 Juli 2025 tentang peralihan pengawasan aset keuangan digital dari Bappebti ke OJK rasanya seperti menyaksikan acara lamaran adat yang khidmat tapi penuh kejutan lucu, seperti dua keluarga besar yang akhirnya sepakat menyerahkan anak gadisnya yang manja bernama Aset Kripto kepada lelaki mapan bernama OJK, lengkap dengan restu, saksi, dan sambutan […]

  • Pawai Bebas Plastik 2023

    Pawai Bebas Plastik 2023

    • calendar_month Selasa, 25 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 851
    • 0Komentar

    Penanganan permasalahan sampah plastik di Indonesia masih jauh dari yang diharapkan. Padahal pemerintah sudah menargetkan pengurangan sampah sebesar 30% dan penanganan sampah sebesar 70% pada 2025 mendatang. Info Pawai Bebas Plastik 2023 Tahun ini Pawai Bebas Plastik akan diselenggarakan pada 30 Juli 2023 bersama lebih dari 100 kolaborator untuk mendorong penanganan sampah plastik di Indonesia. Targetnya, […]

  • Agar efektif, efisien, transparan & akuntabel penggunaan anggaran, OKI mulai geber flatform bela pengadaan LKPP untuk kerjasama dengan perusahaan pers

    Agar efektif, efisien, transparan & akuntabel penggunaan anggaran, OKI mulai geber flatform bela pengadaan LKPP untuk kerjasama dengan perusahaan pers

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika segera mengikuti langkah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang terlebih dahulu mengimplementasikan digitalisasi belanja langsung pemerintah melalui flatform Bela pengadaan LKPP khususnya pada belanja publikasi media massa. . Pranata Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Muba, Yuandri, S. STP mengatakan jajaran Diskominfo OKI akan segera mengimplementasikan […]

  • Muba Realisasikan Keluhan Warganya, Terkait Apa Ya ?

    Muba Realisasikan Keluhan Warganya, Terkait Apa Ya ?

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.303
    • 0Komentar

    SULITNYA akses transportasi masyarakat kawasan perairan khususnya Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terlebih saat dihadapkan pada persoalan untuk rujukan ke rumah sakit di Palembang membuat warga atau pasien seringkali mengeluh. Tak ingin kondisi tersebut berlarut, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin melalui Dinas Kesehatan Muba telah menggangarkan dana untuk menyiapkan 1 unit speed […]

expand_less
WordPress Archive Gocast – Podcast & Digital Agency Template Kit God Grace: Church WordPress Theme Godlike – Game Theme for WordPress Godlike | The Game Template Godo – Doctor & Medical Saas Elementor Template Kit GoGreen: Organic Food, Farm, Market Business WordPress Theme GoHost – Reseller Web Hosting WordPress Theme Gokha – Minimal Portfolio WordPress Theme Golden Forms – Responsive CSS3 Form Framework Golden Hearts – Fundraising & Charity WordPress Theme