Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Seni & Budaya » Pembubuhan Warna Pada Wajah Tokoh

Pembubuhan Warna Pada Wajah Tokoh

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 20 Sep 2019
  • visibility 1.998
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MEMBANGUN keindahan dalam satu ilustrasi gambar atau lukisan, membutuhkan konsentrasi penuh di dalam diri perupa. Paling tidak, perasaan dan jiwanya akan mengarungi kreativitas secara utuh. Sense of human, atau perasaan terdalam dari jiwa pelukislah yang mampu menentukan baik buruknya gambar atau lukisan.

Karena itu Rembradt van Rijn dan Leonardo da Vinci sepakat untuk memberi keindahan pada gambar perlu perimbangan warna-warna natural dengan pencahayaan warna yang ilistratif. Mencermati gambar foto yang diilustrasi warna-warna menarik yang dibubuhi kreativitas pelukis Arie, cukup menarik.

Sebab seulas potret yang tadinya terkesan menggambarkan bentuk natural, ternyata lebih menarik setelah dibubuhi perwarnaan pada sudut-sudut tertentu. Arie tampaknya tidak ragu untuk memulas warna-warna cerah (terang) di wajah gambar yang kalau setuju saya beri judul “Tokoh”.

Mengapa gambar foto ini menjadi lebih menarik untuk ditatap dan dinikmati secara estetika, karena warna-warni mencolok yang memperindah tampilan gambar semi lukisan.

Seperti dikemukakan Leonardo, bentuk natural pada gambar dibangun dengan ilistrasi perwarnaan yang kuat agar menumbuhkan draft foto lukisan yang estetis.

Sosok gambar hasil potretan fotografer belum tentu artistik. Bahkan hanya terkesan menumbuhkan persepsi natural. Karena dibubuhi warna-warna di berbagai sudut wajahnya,  maka gambar “Tokoh” ini menjadi ilustrasi menarik.

Sebab secara psikologis, selain mengespresikan wajah yang menyimpan sejumlah masalah di balik jiwa orangnya, pernak-pernik kelengkapan warna justru memperkuat tampilan gambar secara estetika. Sebenarnya, pemunculan tokoh dalam satu lukisan atau foto seseorang, lebih banyak digagas dengan kreativitas pelukis atau fotografernya.

Dari hasil karyanya akan menjelaskan segala persoalan di balik layar belakang gambar dan lukisan tersebut. Yang membedakan kreativitas antara lukisan dan foto adalah kemampuan pelukis atau fotografer menangkap momen di lukisannya (foto).

Apa yang dikemukakan Rembrandt dan Leonardo itu memiliki alasan kuat terkait pewarnaan yang dipoles dalam tiap relung dan sudut tubuh lukisan atau foto.

Foto ilistratif “Tokoh” yang digarap Arie ini cukup manis dipandang dari berbagai sudut. Sebab warna tegas yang menonjol pada tiap sudut wajah, memperlihatkan perbandingan antara datar yang tinggi dan rendah.

Hanya perlu diperhatikan pembubuhan warna yang tepat agar karakter gambar lebih kuat dan memperlihatkan perwatakan tegas sebagai wajah tokoh dalam momen rasa di pelukis.

Karena warna akan menentukan logika natural untuk menetapkan celah dan sudut-sudut gambar. Sebenarnya, jika bukan foto art ilustratif, warna hijau kurang memberi arti jika dipoles di lekukan antara  pipi dan bibir.

Karena warna hijau lebih tinggi tempramen warna dibanding cokekat tua, maka kesannya agak lebih tinggi datar kulit gambar. Tapi karena ini merupakan ilustratif ficture, maka secara estetika warnanya memberi kesan utuh sebagai gambar ilustratif yang dirakit Arie. (**)

 

 

Anto Narasoma

Tirta Bening, 10 September 2019

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tambak Berkerak ke Tambak Bertabur Rupiah, Saat Udang, Lumpur & Cuan Bersatu di Pantura

    Tambak Berkerak ke Tambak Bertabur Rupiah, Saat Udang, Lumpur & Cuan Bersatu di Pantura

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 689
    • 0Komentar

    DI suatu senja di pesisir Pantura, seekor udang termenung. “Dulu kami dibudidaya dengan cinta,” keluhnya. “Sekarang? Kami hidup di tambak yang airnya sudah seperti es teh basi”. Tapi tenang, wahai udang Pantura, kabar baik datang bagai paket COD, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) lagi gercep ngerombak semua! Iya, betul. Tambak-tambak yang dulu hidup segan mati […]

  • “Cangkang Kecil, Gaung Global, The Atlantis Mussels Bikin Dunia Melirik Kampung Kita”

    “Cangkang Kecil, Gaung Global, The Atlantis Mussels Bikin Dunia Melirik Kampung Kita”

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 600
    • 0Komentar

    DI negeri tempat angin laut lebih setia daripada janji-janji kampanye, muncul sebuah film dokumenter berjudul The Atlantis Mussels, sebuah karya yang sukses membuat Wakil Menteri Ekraf Irene Umar berkaca-kaca, bukan karena efek AC Museum Bahari, tapi karena terharu melihat kerang bisa bicara tentang perubahan iklim lebih lantang daripada rapat kabinet. Bayangkan, di saat sebagian dari […]

  • SMAN 1 Palembang Juara LCC Sejarah

    SMAN 1 Palembang Juara LCC Sejarah

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.411
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Palembang meraih juara pertama Lomba Cerdas Cermat (LCC) Sejarah tingkat SMA se -Kota Palembang diadakan Kodam II/ SWJ untuk memperingati HUT ke- 73 dengan tema Profesionalisme TNI Untuk Rakyat di Gedung Balai Prajurit, Jumat(21/9/2018). Panglima Kodam II/Sriwijaya Palembang, Mayjen Irawan, Melalui Aster Kasdam II/SWJ, Kolonel. Inf. […]

  • IKN di Kaltim, Tidak Ganggu Sebaran Orang Utan

    IKN di Kaltim, Tidak Ganggu Sebaran Orang Utan

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 722
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mamastikan, wilayah pusat Ibu Kota Negara (IKN) bukan merupakan daerah sebaran alami Orang Utan Kalimantan (Pongo Pygmaeus Morio) karena itu sudah dipikirkan. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, Wiratno, menegaskan IKN berada di bekas kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI), yang bukan merupakan hutan primer lagi […]

  • Tapir Betina Terjebak di Kebun Sawit Mesuji, Cuma 800 Meter dari Tol

    Tapir Betina Terjebak di Kebun Sawit Mesuji, Cuma 800 Meter dari Tol

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID MESUJI – Seekor tapir betina tiba-tiba ditemukan terjebak di saluran air di tengah areal perkebunan sawit PT Pematang Agri Lestari (PAL), Kabupaten Mesuji, Lampung. Yang membuat penanganan satwa dilindungi ini tidak bisa dilakukan sembarangan, lokasi tapir ditemukan hanya berjarak sekitar 800 meter dari ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung. Tapir tersebut sempat terlihat berkeliaran di […]

  • Palembang Juara Umum POPDA XVI Sumsel

    Palembang Juara Umum POPDA XVI Sumsel

    • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.464
    • 0Komentar

    Ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVI Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2022, resmi ditutup. Kota Palembang menang sebagai juara umum.   Hal tersebut diumumkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya di Dininghall Jakabaring Sport City (JSC) Kota Palembang.   “Kota Palembang jadi juara umum POPDA 2022, dan mendapatkan 100 emas,” katanya, kemarin.   Lanjutnya, […]

expand_less
WordPress Archive WPMU DEV Ultimate Branding WPMU DEV User Synchronization WPMU DEV WP Smush Pro WPNotif: WordPress SMS & WhatsApp Message Notifications WPPayForm Pro WPQA – Builder forms Addon For WordPress WProtect – WordPress Automatically Append Copyright Notice on Copied Content WPRuby – WooCommerce Restricted Shipping and Payment Pro WPtouch Pro | Mobile Suite for WordPress WriteKit – Content Writing Services Agency Elementor Template Kit