Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » SATUSEHAT RME Mulai Terhubung, Rekam Medis Pasien Tak Lagi Terikat Satu Rumah Sakit

SATUSEHAT RME Mulai Terhubung, Rekam Medis Pasien Tak Lagi Terikat Satu Rumah Sakit

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pasien kini tidak lagi harus bergantung pada satu rumah sakit untuk membawa serta riwayat kesehatannya. Pemerintah mulai menghubungkan rekam medis elektronik melalui SATUSEHAT sehingga informasi kesehatan dapat mengikuti pasien ketika berpindah fasilitas pelayanan kesehatan.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari penerapan SATUSEHAT Rekam Medis Elektronik (RME) yang diluncurkan Kementerian Kesehatan RI pada Selasa (1/9/2026).

Selama ini, informasi kesehatan pasien kerap tersimpan di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan. Kondisi itu dapat membuat dokter di fasilitas berikutnya harus kembali mencari atau meminta data pemeriksaan sebelumnya.

Melalui sistem yang terintegrasi, rekam medis pasien dikaitkan dengan identitas individu, bukan lagi semata-mata dengan fasilitas kesehatan tempat pasien diperiksa.

Data yang dapat terhubung mencakup berbagai informasi medis, mulai dari diagnosis, hasil pemeriksaan laboratorium, obat-obatan, tindakan medis, tanda vital, hingga hasil radiologi.

Dengan pola tersebut, pasien yang berpindah rumah sakit atau mendapat rujukan tidak perlu lagi membawa seluruh dokumen medis secara manual.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan, tujuan utama integrasi ini adalah membuat riwayat kesehatan seseorang dapat tersedia secara berkesinambungan.

Menurut Budi, konsepnya dibuat agar masyarakat dapat melihat kondisi kesehatannya dengan lebih mudah, sebagaimana seseorang memantau kondisi keuangannya melalui layanan perbankan digital.

Manfaat integrasi juga dirasakan dari sisi tenaga medis. Dokter di fasilitas kesehatan yang menerima pasien dapat memperoleh gambaran mengenai pemeriksaan dan tindakan yang sebelumnya sudah dilakukan, sepanjang akses terhadap data tersebut diberikan sesuai mekanisme yang berlaku.

Misalnya, pasien telah menjalani pemeriksaan laboratorium di rumah sakit pertama kemudian dirujuk ke rumah sakit lain. Dokter di fasilitas berikutnya dapat melihat hasil pemeriksaan tersebut apabila masih relevan secara klinis.

Dengan demikian, pemeriksaan yang sama tidak harus selalu diulang hanya karena pasien berpindah fasilitas kesehatan.

Akses data tetap membutuhkan persetujuan pasien

Terhubungnya rekam medis bukan berarti seluruh data kesehatan pasien dapat dibuka secara bebas.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI dr. Azhar Jaya menjelaskan bahwa dalam kondisi non-gawat darurat, tenaga kesehatan perlu memperoleh persetujuan pasien untuk mengakses informasi medis.

Persetujuan tersebut dilakukan melalui kode akses enam digit yang dihasilkan melalui SATUSEHAT Mobile.

Ada pengecualian ketika pasien berada dalam kondisi darurat dan tidak mampu memberikan persetujuan.

Dalam situasi tersebut, tenaga kesehatan dapat menggunakan mekanisme persetujuan emergency untuk memperoleh informasi medis yang dibutuhkan dalam penanganan pasien.

Meski akses dilakukan dalam keadaan darurat, riwayat akses tersebut tetap dapat diketahui pasien melalui SATUSEHAT Mobile.

Mulai diterapkan secara bertahap

Penerapan SATUSEHAT RME belum langsung dilakukan serentak di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.

Implementasi awal dilakukan secara bertahap, antara lain di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dan RS PON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta.

Selanjutnya, integrasi akan diperluas ke fasilitas pelayanan kesehatan yang telah terhubung dengan ekosistem SATUSEHAT.

Bagi masyarakat yang sudah memiliki profil SATUSEHAT Mobile terverifikasi, terdapat pula fitur Resume Medis. Fitur tersebut memungkinkan pasien melihat ringkasan informasi medis setelah menjalani pemeriksaan, konsultasi, maupun tindakan medis.

Pada akhirnya, SATUSEHAT RME tidak hanya mengubah rekam medis dari bentuk fisik menjadi digital. Sistem ini juga mengubah cara informasi kesehatan mengikuti perjalanan pasien—dari yang sebelumnya tersimpan terpisah di masing-masing fasilitas kesehatan menjadi data yang dapat terhubung dalam satu ekosistem berbasis individu. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disambangi Humas DPRD Muba, Diskominfo OKI Buka-bukaan  Soal Ini

    Disambangi Humas DPRD Muba, Diskominfo OKI Buka-bukaan  Soal Ini

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 999
    • 0Komentar

    DINAS Komunikasi dan Informatika Kab. Ogan Komering Ilir kembali menerima kunjungan dari Humas DPRD Kabupaten Musi Banyuasin untuk sharing pengelolaan komunikasi dan informasi. “Kemudahan akses dan pengelolaan informasi publik sebenarnya adalah nafas dari komunikasi publik sebagai penyelenggara pemerintahan daerah apalagi di masa Pandemi, efektivitas komunikasi publik bisa optimal melalui penggunaan teknologi informasi”, ungkap Alexsander Bastomi, […]

  • Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Masyarakat Harus Waspada

    Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas, Masyarakat Harus Waspada

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.059
    • 0Komentar

    GUNUNG Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 1.000 meter (satu kilometer) ke arah Barat Daya pada Selasa (25/5/2021). Hal itu disampaikan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, melalui keterangan tertulisnya Selasa (25/5/2021) Menurut Hanik, awan panas guguran itu […]

  • Pemerintah Daerah Harus Sosialisasikan Kebijakan Terkait Mudik, Ada Apa ?

    Pemerintah Daerah Harus Sosialisasikan Kebijakan Terkait Mudik, Ada Apa ?

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 658
    • 0Komentar

    SATGAS Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah melakukan sosialisasi kebijkan peniadaan mudik lebaran tahun ini. Pemerintah daerah juga diharapkan segera membuat landasan hukum yang kuat terkait kebijakan mudik di wilayahnya masing-masing. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa pemerintah sudah melakukan rapat koordinasi bersama pemerintah daerah terkait hal ini untuk persiapan pelaksanaan kebijakan […]

  • Pelindo II Palembang Gaet Penghargaan K3 dari Pemprov. Sumsel

    Pelindo II Palembang Gaet Penghargaan K3 dari Pemprov. Sumsel

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.030
    • 0Komentar

    PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Palembang / IPC Palembang berhasil memperoleh penghargaan (award) sebagai Perusahaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2019. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan atas konsistensi IPC Palembang dalam menerapkan SMK3 di lingkungan Pelabuhan Palembang sepanjang tahun 2019 yang diberikan langsung […]

  • Cara Muba Dorong Kegiatan Inovasi 227 TP PKK Desa

    Cara Muba Dorong Kegiatan Inovasi 227 TP PKK Desa

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.069
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musibanyuasin [Muba] memberi perhatian khusus kepada 227 Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK)   di desa melalui Alokasi Dana Desa Kabupaten Tahun Anggaran 2021. Bantuan untuk TP PKK desa ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi pada […]

  • Bangun 1 Juta Lebih Rumah MBR, Khalawi : Dunia Kaget, Benarkah ?

    Bangun 1 Juta Lebih Rumah MBR, Khalawi : Dunia Kaget, Benarkah ?

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.074
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Pemerintah pusat akan menjadikan Provinsi Sumsel sebagai percontohan pembangunan rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) karena menjadi daerah yang pertama mendapat pendampingan implementasi PP No.64 tahun 2016 di Indonesia. Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Republik Indonesia, Dr. Khalawi Abdul Hamid mengatakan dipilihnya Sumsel karena untuk mewujudkan program nasional pembangunan 1 juta rumah. Hal itu sesuai dari butir […]

expand_less
WordPress Archive WordPressomatic WordPress To WordPress Automatic Crossposter Plugin for WordPress WorkaLock - Locksmith & Key Maker Service Elementor Pro Template Kit Workly - Job Listing & Career Recruitment Elementor Template Kit Workoution – Sports and Fitness Elementor Template Kit Workreap – Freelance Marketplace WordPress Theme Workreap Meetings – Streamline Your Meetings in the Workreap WorkScout - Job Board & Freelance Marketplace WordPress Theme Worksquare – Coworking and Office Space WordPress Theme WORKSUITE – HR, CRM and Project Management Worksuite Saas – Project Management System