Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Wahli Sumsel Sebut Banjir Bukti Buruknya Manajemen Lingkungan Kota Palembang

Wahli Sumsel Sebut Banjir Bukti Buruknya Manajemen Lingkungan Kota Palembang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 15 Nov 2018
  • visibility 1.370
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Banjir yang melanda hampir seluruh Kota Palembang membuat resah warga, karena  bukan hanya mengganggu kenyamanan aktivitas saja,  namun banjir juga telah menyebabkan kerugian ekonomi dan pendidikan. beberapa sekolah pun terpaksa ikut diliburkan, karena beberapa sekolah ikut terendam menyusul hujan deras yang turun dari Senin (12/11/2018) malam hingga pagi hari.

Akibatnya banjir setinggi 1 meter dibeberapa wilayah juga, terutama  di jalan protokol, seperti di Jalan R. Sukamto (Hotel Al-Furqon – PTC Mall), kendaraan roda 2 dan roda 4 yang melintasi jalan ini terlihat mogok.

Banjir yang terjadi di wilayah Kota Palembang bukan hanya satu kali ini saja terjadi. Permasalahan banjir yang melanda sejumlah kawasan permukiman penduduk dan ruas jalan protokol sudah kerap terjadi. Setelah turun hujan lebat atau lebih dari dua jam bisa dipastikan langsung terjadi banjir, hal ini semakin parah dan memerlukan penanganan serius.

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Selatan mencatat titik rawan banjir berada di sekitar kolam retensi (tempat penampungan air sementara) dan di wilayah-wilayah sekitar timbunan yang dulunya rawa.

Hairul Sobri, Direktur Eksekutif Walhi Sumatera Selatan dalam siaran persnya, kemarin menjelaskan bahwa banyaknya penimbunan rawa untuk kepentingan properti atau kepentingan bisnis secara leluasa menimbun rawa yang awalnya sebagai tempat resapanair merupakan bentuk-bentuk kebijakan yang bertentangan dengan lingkungan dan tidak mengacu Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), sehingga dampak bencana ekologis, seperti banjir akan terus terjadi.

Palembang sendiri memiliki luas 35.855 Ha yang mayoritasnya topologi Provinsi ini adalah daerah rawa. Namun saat ini hanya menyisakan 2.372 Ha luasan rawa di Kota Palembang .

Selain itu tidak efektifnya keberadaan drainase termasuk kolam retensi akibat kebijakan pemerintah yang lamban menyelesaikan permasalahan banjir di kota Palembang yang telah 11 kali menerima penghargaan Adipura, sungguh ironi. Akibatnya hampir seluruh warga dirugikan akibat bencana ekologis yang terjadi (akumulasi dampak kebijakan yang mengabaikan aspek lingkungan hidup).

“Palembang seharusnya ada 77 kolam retensi di Kota Palembang untuk badan tampungan air,sekarang hanya ada 26 kolam retensi yang tersisa1,”katanya.

Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan yang tidak sesuaidengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan Pelanggaran Tata Ruang merupakan dampak utama banjir.

Minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) juga menjadi faktor penyebab banjir ketika Palembang diguyur hujan, karena terganggunya sistem distribusi air.

Di dalam Undang – Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, perencanaan tata ruang wilayah kota harus memuat rencana penyediaan dan pemanfaatan ruang terbukahijau yang luas minimalnya sebesar 30% dari luas wilayah kota.

Saat ini, RTH di Kota Palembang sendiri hanya 3.645 Ha saja dari kewajiban yang seharusnya 10.756 Ha. Jika pemerintah berorientasi pada solusi penyelesaian permasalahan banjir yang terjadi, maka diperlukan perhatian lebih kepada faktor penyebab secara komprehensif.

“Aspek-aspek lingkungan perkotaan seperti perluasan RTH, memulihkan serta menjaga area rawa yang tersisa, memperbaiki sistem drainase dan memastikan fungsi kolam retensi berjalan dengan baik, serta dengan tegas pemerintah harus memastikan tidak ada lagi proses pembangunan dilakukan tanpa ada KLHS dan AMDAL (dokumen lingkungan hidup). Karena kita ketahui bersama proses dokumen lingkungan hidup terkadang hanya bersifat formalitas semata,”urainya.

Sebelumnya Walikota Palembang, Harnojoyo mengungkapkan, agar masyarakat Palembang untuk bersabar.

“Warga dihimbau tetap melaksanakan gotong royong, sebab sampah tidak pernah habisnya, terutama di sungai- sungai, saluran air, rawa-rawa tetap dibersihkan agar air lancar,”pesannya.

Dia berharap agar semua warga Palembang menjaga kebersihan, sebab banjir memang tidak bisa dihindari, karena letak topography Palembang ini 53% rawa.[**]

Penulis : One

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dapur Gizi Gandus, Dari Panci Bergolak Lahir Asa Anak Sekolah!

    Dapur Gizi Gandus, Dari Panci Bergolak Lahir Asa Anak Sekolah!

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.673
    • 0Komentar

    ADA yang lagi ngepul di Gandus, tapi bukan asap bakar sampah atau kabut kiriman dari seberang. Kali ini, yang mengepul adalah dapur!, tapi bukan sembarang dapur, sob! Ini Dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang baru diresmikan  Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, Kamis (9/10). Begitu gunting pita dikibaskan, aroma perjuangan langsung menyeruak dari wajan […]

  • Bangkitkan Semangat Hari Kemerdekan RI ke-76, Polda Sumbar Kibarkan Bendera Merah Putih di Dasar Laut

    Bangkitkan Semangat Hari Kemerdekan RI ke-76, Polda Sumbar Kibarkan Bendera Merah Putih di Dasar Laut

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 709
    • 0Komentar

      KEPOLISIAN Daerah (Polda) Sumatera Barat memperingati Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia dengan cara menyelam dan melaksanakan upacara pengibaran Bendera Merah Putih di dasar laut daerah itu. Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Yofie Girianto Putro di Padang, Senin mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menyemarakkan HUT RI-76 dengan melakukan upacara di dasar […]

  • Buka Akses Daerah, 46 Kegiatan Infrastruktur di Musi Rawas Diresmikan

    Buka Akses Daerah, 46 Kegiatan Infrastruktur di Musi Rawas Diresmikan

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

    USAI menghadiri Sidang Paripurna  Kabupaten Musi Rawas (Mura) dalam rangka peringatan hari jadi kabupaten itu ke 78. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj. Febrita Lustia HD melanjutkan agenda kerjanya yakni meresmikan 46 kegiatan infrastruktur yang telah rampung dibangun oleh Pemprov Sumsel Tahun Anggaran (TA) 2019 dan 2020 yang […]

  • Mengambil Ah Eaaf Ot Of Anh SM’s Vok: Jalan Jakarta menuju Gren tais

    Mengambil Ah Eaaf Ot Of Anh SM’s Vok: Jalan Jakarta menuju Gren tais

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.563
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -HANOI, VIETNAM – Media OutReach Newswire – Dengan melakukan elektrifikasi pada armada taksinya, Jakarta dapat mengurangi emisi dan meningkatkan kualitas udara secara signifikan, seperti yang ditunjukkan oleh keberhasilan taksi listrik di kota-kota di seluruh dunia , yang juga mengubah sikap masyarakat terhadap kendaraan listrik (EV).   Jakarta tidak asing dengan polusi udara, dan sering […]

  • Tingkatkan Pelayanan Pj. Sekda Ingatkan RSUD dr. H.M Rabain Tidak Berpuas Diri dengan Raihan Prestasi

    Tingkatkan Pelayanan Pj. Sekda Ingatkan RSUD dr. H.M Rabain Tidak Berpuas Diri dengan Raihan Prestasi

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.594
    • 0Komentar

    Pj. Sekretaris Daerah (Sekda), Kabupaten Muara Enim, Drs. Emran Tabrani, M.Si. Mengingatkan kepada manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H.M. Rabain Muara Enim tidak berpuas diri dengan raihan prestasi,  justru harus dijadikan motivasi melalui kontinuitas peningkatan kualitas kinerja maupun pelayanan. Ia menegaskan sebagai pelayan masyarakat, hendaknya aparatur pemerintah termasuk para tenaga kesehatan di RSUD […]

  • Bantu Masyarakat, Pemerintah Luncurkan Program Minyak Goreng Rakyat

    Bantu Masyarakat, Pemerintah Luncurkan Program Minyak Goreng Rakyat

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.942
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersinergi dengan pelaku usaha minyak goreng (migor) meluncurkan Program MigorRakyat sehingga warga dengan mudah mendapatkan salah satu kebutuhan pokok tersebut. Program yang diluncurkan pada Selasa (17/05/2022) ini bertujuan agar penjualan minyak goreng curah dengan harga Rp14.000 per liter tepat sasaran, yaitu untuk masyarakat berpendapatan rendah. […]

expand_less
WordPress Archive YITH Globe | Hi-Tech WordPress E-Commerce Theme YITH Google Product Feed for WooCommerce Premium YITH Infinite Scrolling Premium YITH Iris | Interior Design WordPress Theme YITH Kidshop | A Creative Kid|s E-Commerce Theme YITH Live Chat Premium YITH Multiple Shipping Addresses for WooCommerce Premium YITH Panarea | Restaurant and Food WordPress Theme YITH Panthea | Minimal WooCommerce Theme YITH Payment Method Restrictions for WooCommerce Premium