Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Peremajaan Massal Kebun Sawit Petani, Gubernur : Lampung Bisa Kenapa Sumsel Tidak

Peremajaan Massal Kebun Sawit Petani, Gubernur : Lampung Bisa Kenapa Sumsel Tidak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 29 Nov 2018
  • visibility 1.545
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – ” Lampung bisa, kenapa kita tidak. Padahal kita punya 67.000 hektare kebun kelapa di Sumsel. Cuma itu tadi dari memecah batok, sampai mengeluarkan isinya semua konvensional. Ini yang harus dibenahi ” ucap Gubernur Sumsel Herman Deru, saat menemui petani kelapa yang menggelar aksi demo di halaman gedung DPRD Sumsel usai rapat Paripurna LI (51) DPRD Sumsel, Kamis (29/11/2018).

Oleh sebab itu, kata dia, Pemerintah Provinsi Sumsel menawarkan peremajaan [replanting] secara masal kebun sawit milik petani di Kabupaten Muba menyusul masalah sawit bukan saja terletak di harga, melainkan juga karena pohon sawit sudah banyak yang tua.

Hal itu disampainya Gubernur Sumsel Herman Deru, saat menemui petani kelapa yang menggelar aksi demo di halaman gedung DPRD usai rapat Paripurna LI (51) DPRD Sumsel, Kamis (29/11/2018).

Ia mengakui sangat paham denganpotensi kelapa di Kabupaten Banyuasin. Menurutnya permasalahan bukan terletak pada harga semata. Tapi perkebunan kelapa di daerah tersebut sebagian besar sudah berusia tua, sehingga diperlukan peremajaan secara massal.

“Saya akan dorong dinas terkait melakukan replanting kelapa, agar ini bisa tetap menjadi salah satu penghasilan bagi saudara-saudara kita di Banyuasin,” jelasnya.

Selain itu, paparnya pengolahan yang masih sangat kurang selalu menjadi sasaran utama pihak luar, sehingga harga kelapa sering ditekan semaunya, bahkan dengan angka yang sudah tidak masuk akal.

“Dengan replanting akan kita anggarkan bibit-bibit kelapa yang kebunnya sudah tua. Kelapa ini,  ditanam awal 80- an, dan pengolahan kopra pun masih sangat konvensional,” jelasnya.

Dari fakta di atas menurut dia belum ada perhatian khusus dari pemerintah untuk meningkatkan mutu sehingga industri kelapa dan turunannya punya nilai tambah.

Gubernur berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menggunakan gedung yang ada di kawasan KEK TAA untuk keperluan pembinaan petani kelapa. Para petani akan dibimbing menciptakan industri kopra yang lebih moderen.

“Inilah kenapa kita perlu kecerdasan untuk bermufakat. Jika ada pemuda yang mau menjadi wakil, saya akan  siap mentrigger ini dengan permodalan. Saya pastikan ini jadi catatan bagi saya,  buatkan visibility study untuk bangun industri berkelanjutan berkaitan dengan industri kelapa,” urainya.

Ia juga mengimbau kepada penegak hukum terkait dugaan kartel yanh dikemukakan petani kelapa ” Saya mnta ditindak sesuai kewenangan di Kepolisian. Pertemuan ini akan menjadi bahan tindaklanjut kedepan,” tambahnya.

Harga TBS Anjlok

Sementara itu Perwakilan Petani Kelapa Banyuasin, Muhammad Asri sempat berdialog langsung dengan Gubernur Sumsel, Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel, dan sejumlah anggota komisi II dan V. Dalam kesempatan itu Asri mengungkapkan kesedihan yang dirasakan petani kelapa sejak 4 bulan terakhir.

Menurutnya harga kelapa dan kopra yang anjlok gila-gilaan membuat daya beli petani kelapa di Banyuasin merosot. Jangankan untuk sekolah, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja mereka sudah sangat kesulitan.

“Sebelumnya harga kelapa Rp2.000-Rp3.000. Sekarang harganya jatuh Rp1.000  sampai Rp7.00. Petani rata-rata hanya punya 3 hektare dan itu tidak bisa memenuhi kebuyujan petani. Begitu juga kopra sebelumnya Rp11.000 sampai Rp8000 sekarang hanya berapa ribu saja. Makanya kami kesini meminta kepada bapak gubernur untuk menaikkan harga kelapa ini bagaimanapun caranya,” ujar Asri.

Menurut Asri, mereka menduga adanya kartel dalam penurunan harga kelapa ini. Indikasinya kata Asri bisa dilihat dimana kelapa yang dikelola industri tidak mengalami penurunan sama sekali.

“Kita minta ada pembangunan industri di daerah karena limpahan kelapa bisa sampai 40 kontainer ke Thailand dan China. Tapi kita sendiri tidak kelola. Kami sedih karena kadang kelapa itu kami jual Rp600,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel M Yansuri mengatakan pada dasarnya mereka biaa menganggarkan bantuan untuk petani kelapa asalkan sesuai aturan.” Kita sarankan petani kelapa ini membentuk asosiasi dan koperasi. Sehingga bantuan bisa disalurkan,” tegasnya.

Tak hanya petani kelapa, aksi kemarin juga diikuti masaa yang mengatasnamakan dirinya Komite Aksi Untuk Kedaukatan Rakyat Palembang. Masa ini melakukan aksi terksit beberapa persoalan buruh di beberapa perusahaan.[**]

 

Penulis : One

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Habib-Rizieq

    Dikabarkan Habib Rizieq Shihab akan Pulang, Polda Metro : Tetap akan Dihadirkan dalam Pemeriksaan

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.615
    • 0Komentar

    Polda Metro Jaya berencana akan memeriksa pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang diyakini akan pulang ke Indonesia.

  • Laksanakan Rapat Koordinasi, Pemprov Sumsel Mulai Persiapkan Diri Peringati HUT RI

    Laksanakan Rapat Koordinasi, Pemprov Sumsel Mulai Persiapkan Diri Peringati HUT RI

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan rapat terkait dengan tata cara pelaksanaan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 76 tahun 2021. Kegiatan rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plh. Sekda Prov. Sumsel, H. Ahmad Najib, SH.,M.Hum. Dikesempatan itu, ia meminta agar semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan HUT RI Ke -76 untuk dapat saling berkoordinasi […]

  • Bangkitkan Ekonomi & Buka Lapangan Kerja  Kepulauan Seribu

    Bangkitkan Ekonomi & Buka Lapangan Kerja Kepulauan Seribu

    • calendar_month Sabtu, 14 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.791
    • 0Komentar

    MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Menparekraf mengajak masyarakat menyukseskan program vaksinasi sebagai salah satu upaya kunci menekan penyebaran COVID-19 dengan disertai penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin untuk kebangkitan dan pemulihan ekonomi Kepulauan Seribu dan […]

  • Recofusing Anggaran Pemprov Tetap Maksimalkan Pembangunan, Demi Perekonomian

    Recofusing Anggaran Pemprov Tetap Maksimalkan Pembangunan, Demi Perekonomian

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 772
    • 0Komentar

    GUBERNUR H Herman Deru mengatakan, recofusing anggaran akibat pandemi cukup menyulitkan pemerintah daerah. Meski demikian pihaknya tetap berupaya menjalankan semua program sesuai dengan  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang sebelumnya telah disusun. Di sisi lain, pandemi covid-19 memang harus segera ditangani, namun pembangunan juga tetap harus dilakukan sehingga kemajuan dan kesejahteraan masyarakat meningkat, kata […]

  • Politik Indonesia Tidak Bergantung pada China, Hanya Bidang Ekonomi

    Politik Indonesia Tidak Bergantung pada China, Hanya Bidang Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 4 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.509
    • 0Komentar

    MASYARAKAT Indonesia tidak perlu berlebihan merespon kunjungan Wakil Presiden AS, Kamala Harris, ke Singapura dan Vietnam. Bagaimanapun juga Amerika Serikat tentu memiliki pertimbangan tersendiri mengapa Indonesia tidak masuk dalam daftar kunjungan Wapres Harris ke Asia Tenggara. Wartawan senior dan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa, menggarisbawahi sejumlah hal terkait dengan kunjungan tersebut. […]

  • Gempa M5,5 Guncang Manggarai Timur NTT, Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa M5,5 Guncang Manggarai Timur NTT, Tidak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, MANGGARAI TIMUR -Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 terjadi di wilayah 75 kilometer timur laut Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (16/8/2026). Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada 16 Agustus 2026 pukul 13.51.48 WIB. Gempa tersebut berada di koordinat 7,94 Lintang Selatan dan 120,65 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. […]

expand_less
WordPress Archive Beaver Builder Professional WordPress Plugin Beaver Builder Wordpress Theme Beaver Builder Themer Beaver Builder Ultimate Addon Beaver Tunnels Addon Bebicare – Babysitter WordPress Theme Bebio – Kindergarten & Baby Care WordPress Theme Becca – SaaS and Software Company WordPress Theme Becipe – Recipe Blogging WordPress Theme Beeta – Multipurpose WooCommerce Theme