Minggu, 8 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Peremajaan Massal Kebun Sawit Petani, Gubernur : Lampung Bisa Kenapa Sumsel Tidak

Peremajaan Massal Kebun Sawit Petani, Gubernur : Lampung Bisa Kenapa Sumsel Tidak

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 29 Nov 2018
  • visibility 1.554
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – ” Lampung bisa, kenapa kita tidak. Padahal kita punya 67.000 hektare kebun kelapa di Sumsel. Cuma itu tadi dari memecah batok, sampai mengeluarkan isinya semua konvensional. Ini yang harus dibenahi ” ucap Gubernur Sumsel Herman Deru, saat menemui petani kelapa yang menggelar aksi demo di halaman gedung DPRD Sumsel usai rapat Paripurna LI (51) DPRD Sumsel, Kamis (29/11/2018).

Oleh sebab itu, kata dia, Pemerintah Provinsi Sumsel menawarkan peremajaan [replanting] secara masal kebun sawit milik petani di Kabupaten Muba menyusul masalah sawit bukan saja terletak di harga, melainkan juga karena pohon sawit sudah banyak yang tua.

Hal itu disampainya Gubernur Sumsel Herman Deru, saat menemui petani kelapa yang menggelar aksi demo di halaman gedung DPRD usai rapat Paripurna LI (51) DPRD Sumsel, Kamis (29/11/2018).

Ia mengakui sangat paham denganpotensi kelapa di Kabupaten Banyuasin. Menurutnya permasalahan bukan terletak pada harga semata. Tapi perkebunan kelapa di daerah tersebut sebagian besar sudah berusia tua, sehingga diperlukan peremajaan secara massal.

“Saya akan dorong dinas terkait melakukan replanting kelapa, agar ini bisa tetap menjadi salah satu penghasilan bagi saudara-saudara kita di Banyuasin,” jelasnya.

Selain itu, paparnya pengolahan yang masih sangat kurang selalu menjadi sasaran utama pihak luar, sehingga harga kelapa sering ditekan semaunya, bahkan dengan angka yang sudah tidak masuk akal.

“Dengan replanting akan kita anggarkan bibit-bibit kelapa yang kebunnya sudah tua. Kelapa ini,  ditanam awal 80- an, dan pengolahan kopra pun masih sangat konvensional,” jelasnya.

Dari fakta di atas menurut dia belum ada perhatian khusus dari pemerintah untuk meningkatkan mutu sehingga industri kelapa dan turunannya punya nilai tambah.

Gubernur berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menggunakan gedung yang ada di kawasan KEK TAA untuk keperluan pembinaan petani kelapa. Para petani akan dibimbing menciptakan industri kopra yang lebih moderen.

“Inilah kenapa kita perlu kecerdasan untuk bermufakat. Jika ada pemuda yang mau menjadi wakil, saya akan  siap mentrigger ini dengan permodalan. Saya pastikan ini jadi catatan bagi saya,  buatkan visibility study untuk bangun industri berkelanjutan berkaitan dengan industri kelapa,” urainya.

Ia juga mengimbau kepada penegak hukum terkait dugaan kartel yanh dikemukakan petani kelapa ” Saya mnta ditindak sesuai kewenangan di Kepolisian. Pertemuan ini akan menjadi bahan tindaklanjut kedepan,” tambahnya.

Harga TBS Anjlok

Sementara itu Perwakilan Petani Kelapa Banyuasin, Muhammad Asri sempat berdialog langsung dengan Gubernur Sumsel, Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel, dan sejumlah anggota komisi II dan V. Dalam kesempatan itu Asri mengungkapkan kesedihan yang dirasakan petani kelapa sejak 4 bulan terakhir.

Menurutnya harga kelapa dan kopra yang anjlok gila-gilaan membuat daya beli petani kelapa di Banyuasin merosot. Jangankan untuk sekolah, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja mereka sudah sangat kesulitan.

“Sebelumnya harga kelapa Rp2.000-Rp3.000. Sekarang harganya jatuh Rp1.000  sampai Rp7.00. Petani rata-rata hanya punya 3 hektare dan itu tidak bisa memenuhi kebuyujan petani. Begitu juga kopra sebelumnya Rp11.000 sampai Rp8000 sekarang hanya berapa ribu saja. Makanya kami kesini meminta kepada bapak gubernur untuk menaikkan harga kelapa ini bagaimanapun caranya,” ujar Asri.

Menurut Asri, mereka menduga adanya kartel dalam penurunan harga kelapa ini. Indikasinya kata Asri bisa dilihat dimana kelapa yang dikelola industri tidak mengalami penurunan sama sekali.

“Kita minta ada pembangunan industri di daerah karena limpahan kelapa bisa sampai 40 kontainer ke Thailand dan China. Tapi kita sendiri tidak kelola. Kami sedih karena kadang kelapa itu kami jual Rp600,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel M Yansuri mengatakan pada dasarnya mereka biaa menganggarkan bantuan untuk petani kelapa asalkan sesuai aturan.” Kita sarankan petani kelapa ini membentuk asosiasi dan koperasi. Sehingga bantuan bisa disalurkan,” tegasnya.

Tak hanya petani kelapa, aksi kemarin juga diikuti masaa yang mengatasnamakan dirinya Komite Aksi Untuk Kedaukatan Rakyat Palembang. Masa ini melakukan aksi terksit beberapa persoalan buruh di beberapa perusahaan.[**]

 

Penulis : One

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswi SMAN 10 Tewas Mengapung di Bawah Dermaga Pusri,Guru Ekonomi : Eni Terkenal Aktif di Ekskul

    Siswi SMAN 10 Tewas Mengapung di Bawah Dermaga Pusri,Guru Ekonomi : Eni Terkenal Aktif di Ekskul

    • calendar_month Kamis, 10 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.344
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Dimata pihak Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Negeri 10 Palembang, Eni Yuliansari (16) merupakan pribadi yang baik, bahkan aktif mengikuti organisasi ekstrakulikuer, seperti Paskibraka, Broadcasting dan Rohis. Hal itu yang diungkapkan, Guru Ekonomi, Herman Sudianto, saat ditemui, di SMAN 10 Palembang, Kamis (10/1/19). “Kami tahu penemuan mayat siswi kami tadi pagi, […]

  • Pererat Kebudayaan, Sekda Sarankan Peserta Didik Saksikan Sriwijaya Lantern Festival

    Pererat Kebudayaan, Sekda Sarankan Peserta Didik Saksikan Sriwijaya Lantern Festival

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.231
    • 0Komentar

    SEBAGAI salah satu kota yang sukses dalam penyelenggaraan kegaiatan Nasional dan Internasional, Palembang terus menyajikan berbagai kegiatan yang cukup menyita perhatian masyarakat setempat salah satunya kegiatan Sriwijaya Lantern Festival dengan menghadirkan seribu lebih lampion. Even yang pertama kali hadir di Palembang ini tentunya bertujuan mempererat serta menjadi perekat kebudayaan yang ada di Indonesia khususnya Kota […]

  • Sumsel Masuk Nominasi Destinasi Halal ASR 2018

    Sumsel Masuk Nominasi Destinasi Halal ASR 2018

    • calendar_month Kamis, 1 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.633
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,PALEMBANG – Provinsi Sumatera Selatan masuk daftar nominasi destininasi halal terfavorit pada Anugerah Syariah Republika (ASR) 2018. Sumsel termasuk dalam daftar 14 provinsi di Indonesia yang masuk dalam tujuan wisata halal atau ramah muslim paling favorit di Indonesia. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel Irene Camelyn membenarkan kabar gembira tersebut. “Sumatera Selatan kembali bersaing […]

  • Kabut Asap Palembang Makin Terasa, 9.313 Kasus ISPA Tercatat Hanya dalam 21 Hari

    Kabut Asap Palembang Makin Terasa, 9.313 Kasus ISPA Tercatat Hanya dalam 21 Hari

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 42
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Kabut asap Palembang mulai menunjukkan dampak yang tak lagi sekadar mengganggu aktivitas warga. Dalam periode 1 hingga 21 Agustus 2026, Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat 9.313 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kondisi tersebut muncul ketika kualitas udara Kota Palembang memburuk. Pada Senin (24/8/2026) pagi, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) tercatat mencapai 195 atau […]

  • Harvesting Program Beli Kreatif Sumatera Selatan, Wagub Sumsel Ungkap Asanya..

    Harvesting Program Beli Kreatif Sumatera Selatan, Wagub Sumsel Ungkap Asanya..

    • calendar_month Minggu, 20 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.019
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, Palembang – Harvesting Program Beli Kreatif Sumatera Selatan (BKSS) yang  digelar di Palembang Trade Centre (PTC) sejak beberapa bulan belakangan mengundang decak kagum sejumlah pihak. Tak terkecuali juga dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.   Apalagi, menurut pria yang akrab disapa mas Menteri itu, produk lokal Sumsel mulai […]

  • Anggarkan Rp14 Miliar Lebih, Ternyata TMMD di Muba Terbesar se- Indonesia, Pangdam II Sriwijaya Semangati Pemkab Muba Bangun Daerah Pelosok, Bupati Muba Dodi Reza Alex Beberkan Alasan, Kenapa Bantu Dana Besar untuk Program Ini..?

    Anggarkan Rp14 Miliar Lebih, Ternyata TMMD di Muba Terbesar se- Indonesia, Pangdam II Sriwijaya Semangati Pemkab Muba Bangun Daerah Pelosok, Bupati Muba Dodi Reza Alex Beberkan Alasan, Kenapa Bantu Dana Besar untuk Program Ini..?

    • calendar_month Selasa, 15 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.170
    • 0Komentar

    SERENTAK pembukaan  program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 tahun Anggaran 2021, dimulai Selasa (15/6/2021). Begitu pula TMMD di wilayah Kodim 0401 Muba dimulai. Program TMMD di Muba dibuka langsung Panglima Kodam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi bersama Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, di Opp Room Pemerintah Kabupaten Muba. […]

expand_less
WordPress Archive Beaver Builder Professional WordPress Plugin Beaver Builder Wordpress Theme Beaver Builder Themer Beaver Builder Ultimate Addon Beaver Tunnels Addon Bebicare – Babysitter WordPress Theme Bebio – Kindergarten & Baby Care WordPress Theme Becca – SaaS and Software Company WordPress Theme Becipe – Recipe Blogging WordPress Theme Beeta – Multipurpose WooCommerce Theme