Jumat, 14 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » “Rokok Ilegal & Minuman Keras: Siapa Berani Masuk Sumsel?”

“Rokok Ilegal & Minuman Keras: Siapa Berani Masuk Sumsel?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 3.191
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BARANG ilegal itu seperti air deras yang tiba-tiba menggenangi pemukiman, Gubernur Herman Deru dan tim Bea Cukai Sumatera Bagian Timur hari ini jadi “bendungan super” yang menahan arus. Dari rokok sampai minuman keras, semuanya diperiksa dengan teliti, dipilah, dan akhirnya dimusnahkan. Eh, jangan salah ya, ini bukan sekadar seremoni atau gaya-gayaan. Ini upaya nyata melindungi masyarakat dan negara dari kerugian yang bisa bikin kepala pusing tujuh keliling, bahkan lebih pusing dari mikirin saldo ATM pas akhir bulan.

Bayangkan, nilai total barang yang dimusnahkan Rp19,32 miliar, dengan potensi kerugian yang berhasil diselamatkan lebih dari Rp10,44 miliar. Barang-barangnya macam-macam, rokok ilegal, minuman beralkohol, pakaian bekas, dan berbagai barang larangan lainnya. Kalau kamu lagi pusing mikirin kerjaan, cukup lihat proses pemusnahan ini, seperti melihat kapal lewat di Sungai Musi, stres ikut hanyut, ide segar datang seperti jembatan baru yang tiba-tiba nongol di tengah sungai.

Gubernur Herman Deru sendiri memberi apresiasi tinggi kepada jajaran Bea Cukai Sumbagtim atas kinerja luar biasa sepanjang tahun. Menurut beliau, sinergi lintas sekto TNI, Polri, dan instansi terkait adalah kunci supaya arus barang ilegal bisa ditekan.

“Kalau kerja sendiri, seperti menambal bocor sungai pakai sedotan. Kerja bareng, baru deh arus bisa tertahan,” ujarnya dengan banyolan khas yang bikin beberapa pejabat tersenyum sambil menahan tawa.

Dalam laporannya, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Timur, Agus Yulianto, menyebutkan, sepanjang tahun 2025, pihaknya mencatat capaian gemilang mulai dari penerimaan negara, pelayanan industri, hingga pengawasan dan penegakan hukum.

Bisa dibayangkan, tiap rokok ilegal atau botol minuman keras itu seperti “monster kecil” yang kalau dibiarkan bebas, bakal bikin pusing siapa pun. Untungnya, hari ini semua monster itu “dikandangkan” dengan metode yang tegas tapi tetap kocak.

Eh, kamu mungkin mikir, “Ini kan urusan aparat, aku ngapain peduli?” Tenang, jangan salah. Peraturan dan pengawasan ini juga bikin kamu aman. Barang legal dan cukai sesuai aturan artinya harga wajar, kualitas terjamin, dan masyarakat nggak dirugikan. Jadi, sebenarnya kamu juga ikut andil, cukup dengan bijak membeli dan memastikan legalitas barang.

Kalau dipikir-pikir, acara pemusnahan ini bisa dijadikan “hiburan edukatif”. Bayangkan rokok ilegal saling menatap satu sama lain, berpikir,  jangan salah, kita bakal kena imbas!. Minuman keras mengangguk, pakaian bekas pun ikut ciut. Suasana sempat bikin beberapa pejabat membayangkan kalau barang-barang itu bisa ngomong, mungkin mereka bakal protes,  kenapa aku duluan?

Ada momen lucu ketika petugas memusnahkan tumpukan rokok ilegal. Salah satu pejabat sempat berkomentar, “Kalau rokok ini punya nyawa, pasti sekarang lari ketakutan ke Sungai Musi!” Semua tertawa, termasuk Gubernur. Suasana seperti ini bikin orang sadar, penegakan hukum nggak selalu kaku, bisa dengan sentuhan humor supaya lebih nyantol di kepala.

Minuman keras pun tak kalah lucu, dibayangkan seperti “tamu tak diundang” yang harus pergi. Kepala DJBC menggambarkan, “Kalau minuman keras ini bisa ngomong, pasti minta maaf karena sudah bikin pusing orang yang nggak bersalah”. Pembaca pasti bisa membayangkan botol-botol itu seperti karakter komik yang diseret ke ‘panggung kehancuran’.

Kamu bisa belajar dari semua ini, jangan coba-coba main barang ilegal. Pepatah lama bilang, “Sedia payung sebelum hujan,” dan di sini bisa diartikan “Cek legalitas sebelum beli, biar nggak ikut dimusnahkan.” Barang ilegal hari ini dimusnahkan, rakyat senang, negara aman, dan aparat tersenyum puas.

Kalau semua ikut patuh, arus barang ilegal pun ikut hanyut seperti air sungai yang mengalir tanpa bikin repot siapa pun. Jadi, bukan hanya cerita kocak dan angka wow, tapi juga pelajaran nyata kerja sama, disiplin, dan sedikit humor bisa bikin aturan lebih mudah diterima masyarakat.

Jadi, kalau kamu lagi bingung atau stress, jangan langsung cari kopi. Lihatlah bagaimana rokok ilegal dan minuman keras “berpamitan” di tangan aparat, siapa tahu hatimu ikut tenang, ide segar muncul, dan kamu tersenyum sendiri sambil berkata, “Hidup di Sumsel memang penuh warna, tapi tetap aman kalau semua patuh aturan”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update COVID-19 Muba: Bertambah 22 Kasus Sembuh, 24 Positif, 1 Meninggal Dunia

    Update COVID-19 Muba: Bertambah 22 Kasus Sembuh, 24 Positif, 1 Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Sabtu (7/8/2021) mengkonfirmasi penambahan 22 kasus sembuh, 24 positif, dan 1 meninggal dunia. “Ada penambahan 22 kasus sembuh, 24 positif, dan 1 meninggal dunia per 7 Agustus 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. Povi merinci, adapun penambahan kasus positif diantaranya kasus 2531 […]

  • Jelang Imlek, Pengguna KRL Berkurang

    Jelang Imlek, Pengguna KRL Berkurang

    • calendar_month Senin, 31 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.417
    • 0Komentar

    PENGGUNA kereta rel listrik (KRL) di seluruh stasiun pada Senin (31/1) atau di penghujung Januari 2022 hingga pukul 08.00 WIB menjelang Imlek tercatat mencapai 126.725 orang atau berkurang 17 persen dibanding pekan sebelumnya pada waktu yang sama yaitu 151.080 orang. Kepala Sekretaris Perusahaan KAI Commuter, Anne Purba, mengungkapkan berdasarkan pantauan dari sejumlah stasiun, sebagian besar […]

  • Posisi Sriwijaya SJ 182 Telah Ditemukan, Segera Diangkat

    Posisi Sriwijaya SJ 182 Telah Ditemukan, Segera Diangkat

    • calendar_month Minggu, 10 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 846
    • 0Komentar

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan Tim SAR gabungan telah menemukan titik lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Hadi mengatakan pihaknya juga telah menerjunkan prajurit TNI AL untuk mengumpulkan puing-puing bagian pesawat tersebut. Jenderal bintang empat itu menyampaikan posisi pesawat Sriwijaya SJ 182 saat ini ada di kedalaman 23 […]

  • Donald Santoso Sosok Penting di Timnas Basket Kursi Roda Indonesia

    Donald Santoso Sosok Penting di Timnas Basket Kursi Roda Indonesia

    • calendar_month Senin, 24 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

      SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Tim nasional basket kursi roda Indonesia akan bertanding pada Asian Para Games 2018 di Jakarta. Donald Santoso mendapat kepercayaan untuk menjadi kapten tim yang akan bertanding di pesta olahraga difabel Asia itu. Mungkin masih banyak yang belum mengenal sosok Donald Santoso karena pria berusia 28 tahun itu tumbuh dnn besar di […]

  • Ukuran Serangan Maksimum DDoS Hampir Tiga Kali Lipat pada  2021 Selama 2020

    Ukuran Serangan Maksimum DDoS Hampir Tiga Kali Lipat pada 2021 Selama 2020

    • calendar_month Selasa, 31 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    SINGAPURA –  Jumlah total serangan penolakan layanan (DDoS) terdistribusi turun 13% pada tahun 2021 selama tahun 2020, tetapi masih jauh di atas tingkat pra-pandemi, menurut peneliti Nexusguard dalam DDoS yang baru-baru ini dirilis Laporan Statistik untuk tahun 2021. Selain itu, sementara ukuran serangan rata-rata turun 50% selama tahun 2021, ukuran serangan maksimum hampir tiga kali […]

  • Jangan Lupakan Tari Tradisional

    Jangan Lupakan Tari Tradisional

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 5.395
    • 0Komentar

    KOMITE Tari Dewan Kesenian Palembang (DKP) dalam Sepekan Seni mengadakan talkshow yang dinamakan Bincang Tari (Binter), bertempat di Guns Caffe, Palembang pada, Jumat (12/3/2021). Sebelum Binter dimulai turut ditampilkan beberapa tari khas Palembang, serta pelatihan tari bagi sanggar yang hadir di agenda Sepekan Seni kali ini. Ketua Komite Tari DKP, Salwa Pratiwi berpendapat, untuk acara […]

expand_less
WordPress Archive FinanceBank – Business Consulting WordPress Themes FinancePlus – Consulting Business WordPress Theme Financerr – Business & Finance Template Kit Financy – Finance & Consulting Elementor Template Kit Finansi – Finance & Business Elementor Template Kit Finanvo Finance & Investment Consulting Elementor Template Kit Finanzi – Finance & Business Elementor Template Kit Finanzio – Financial Advisor Elementor Template Kit FinaPlan – Finance & Investment Elementor Template Kit Finax | Responsive Business Consulting WordPress Theme