Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » “Rokok Ilegal & Minuman Keras: Siapa Berani Masuk Sumsel?”

“Rokok Ilegal & Minuman Keras: Siapa Berani Masuk Sumsel?”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 3.209
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BARANG ilegal itu seperti air deras yang tiba-tiba menggenangi pemukiman, Gubernur Herman Deru dan tim Bea Cukai Sumatera Bagian Timur hari ini jadi “bendungan super” yang menahan arus. Dari rokok sampai minuman keras, semuanya diperiksa dengan teliti, dipilah, dan akhirnya dimusnahkan. Eh, jangan salah ya, ini bukan sekadar seremoni atau gaya-gayaan. Ini upaya nyata melindungi masyarakat dan negara dari kerugian yang bisa bikin kepala pusing tujuh keliling, bahkan lebih pusing dari mikirin saldo ATM pas akhir bulan.

Bayangkan, nilai total barang yang dimusnahkan Rp19,32 miliar, dengan potensi kerugian yang berhasil diselamatkan lebih dari Rp10,44 miliar. Barang-barangnya macam-macam, rokok ilegal, minuman beralkohol, pakaian bekas, dan berbagai barang larangan lainnya. Kalau kamu lagi pusing mikirin kerjaan, cukup lihat proses pemusnahan ini, seperti melihat kapal lewat di Sungai Musi, stres ikut hanyut, ide segar datang seperti jembatan baru yang tiba-tiba nongol di tengah sungai.

Gubernur Herman Deru sendiri memberi apresiasi tinggi kepada jajaran Bea Cukai Sumbagtim atas kinerja luar biasa sepanjang tahun. Menurut beliau, sinergi lintas sekto TNI, Polri, dan instansi terkait adalah kunci supaya arus barang ilegal bisa ditekan.

“Kalau kerja sendiri, seperti menambal bocor sungai pakai sedotan. Kerja bareng, baru deh arus bisa tertahan,” ujarnya dengan banyolan khas yang bikin beberapa pejabat tersenyum sambil menahan tawa.

Dalam laporannya, Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Timur, Agus Yulianto, menyebutkan, sepanjang tahun 2025, pihaknya mencatat capaian gemilang mulai dari penerimaan negara, pelayanan industri, hingga pengawasan dan penegakan hukum.

Bisa dibayangkan, tiap rokok ilegal atau botol minuman keras itu seperti “monster kecil” yang kalau dibiarkan bebas, bakal bikin pusing siapa pun. Untungnya, hari ini semua monster itu “dikandangkan” dengan metode yang tegas tapi tetap kocak.

Eh, kamu mungkin mikir, “Ini kan urusan aparat, aku ngapain peduli?” Tenang, jangan salah. Peraturan dan pengawasan ini juga bikin kamu aman. Barang legal dan cukai sesuai aturan artinya harga wajar, kualitas terjamin, dan masyarakat nggak dirugikan. Jadi, sebenarnya kamu juga ikut andil, cukup dengan bijak membeli dan memastikan legalitas barang.

Kalau dipikir-pikir, acara pemusnahan ini bisa dijadikan “hiburan edukatif”. Bayangkan rokok ilegal saling menatap satu sama lain, berpikir,  jangan salah, kita bakal kena imbas!. Minuman keras mengangguk, pakaian bekas pun ikut ciut. Suasana sempat bikin beberapa pejabat membayangkan kalau barang-barang itu bisa ngomong, mungkin mereka bakal protes,  kenapa aku duluan?

Ada momen lucu ketika petugas memusnahkan tumpukan rokok ilegal. Salah satu pejabat sempat berkomentar, “Kalau rokok ini punya nyawa, pasti sekarang lari ketakutan ke Sungai Musi!” Semua tertawa, termasuk Gubernur. Suasana seperti ini bikin orang sadar, penegakan hukum nggak selalu kaku, bisa dengan sentuhan humor supaya lebih nyantol di kepala.

Minuman keras pun tak kalah lucu, dibayangkan seperti “tamu tak diundang” yang harus pergi. Kepala DJBC menggambarkan, “Kalau minuman keras ini bisa ngomong, pasti minta maaf karena sudah bikin pusing orang yang nggak bersalah”. Pembaca pasti bisa membayangkan botol-botol itu seperti karakter komik yang diseret ke ‘panggung kehancuran’.

Kamu bisa belajar dari semua ini, jangan coba-coba main barang ilegal. Pepatah lama bilang, “Sedia payung sebelum hujan,” dan di sini bisa diartikan “Cek legalitas sebelum beli, biar nggak ikut dimusnahkan.” Barang ilegal hari ini dimusnahkan, rakyat senang, negara aman, dan aparat tersenyum puas.

Kalau semua ikut patuh, arus barang ilegal pun ikut hanyut seperti air sungai yang mengalir tanpa bikin repot siapa pun. Jadi, bukan hanya cerita kocak dan angka wow, tapi juga pelajaran nyata kerja sama, disiplin, dan sedikit humor bisa bikin aturan lebih mudah diterima masyarakat.

Jadi, kalau kamu lagi bingung atau stress, jangan langsung cari kopi. Lihatlah bagaimana rokok ilegal dan minuman keras “berpamitan” di tangan aparat, siapa tahu hatimu ikut tenang, ide segar muncul, dan kamu tersenyum sendiri sambil berkata, “Hidup di Sumsel memang penuh warna, tapi tetap aman kalau semua patuh aturan”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi IV DPRD Banyuasin Siap Terima Laporan Sekolah Jual Baju Batik Gratis dari Pemerintah

    Komisi IV DPRD Banyuasin Siap Terima Laporan Sekolah Jual Baju Batik Gratis dari Pemerintah

    • calendar_month Selasa, 3 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.980
    • 0Komentar

    BUPATI PEMKAB Kab.Banyuasin melalui Dinas Pendidikan tengah gencar -gencarnya membagikan bantuan pakaian seragam batik dan buku gratis di seluruh sekolah di Banyuasin. Pakaian seragam batik tersebut diberikan, khusus kelas I satu Sekolah Dasar (SD) dan Menengah Pertama (SMP). Pembagian buku dan pakaian seragam batik gratis tersebut dibagikan secara merata. Ironisnya ada beberapa sekolah menjual pakaian seragam batik dengan corak yang sama. Pakaian seragam tersebut dijual dengan harga bervariasi, antara Rp 80 ribu hingga Rp100 ribu. “Kalau di sekolah anak saya yang […]

  • Waspada Terhadap Penyakit Menular Jadi Ancaman Dunia, Jaga Diri dan Keluarga

    Waspada Terhadap Penyakit Menular Jadi Ancaman Dunia, Jaga Diri dan Keluarga

    • calendar_month Kamis, 25 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 826
    • 0Komentar

    MELALUI kanal YouTube Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin mengungkap cukup tingginya kasus tuberkulosis (TBC) yang terjadi di Indonesia. Menurut data WHO Global Tuberculosis Report 2020, diperkirakan jumlah kasus TBC di Indonesia mencapai 845.000 kasus dengan angka kematian sebanyak 93.000 kasus. Karena tingginya kasus itu, Ma’ruf meminta agar upaya penanganan TBC dilakukan dengan menggunakan pendekatan multi-sektoral […]

  • King Faisal Specialist Hospital and Research Centre Umumkan Layanan Pengurutan Genom Keseluruhan Cepat

    King Faisal Specialist Hospital and Research Centre Umumkan Layanan Pengurutan Genom Keseluruhan Cepat

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 652
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, RIYADH, Arab Saudi, Oct. 31, 2023 (GLOBE NEWSWIRE) — Dalam sebuah perkembangan terobosan bagi Timur Tengah, King Faisal Specialist Hospital and Research Centre (KFSH&RC) telah memperkenalkan sebuah layanan yang disebut dengan Pengurutan Genom Keseluruhan Cepat (rWGS) sebagai bagian dari solusi perawatan kesehatannya. Layanan ini dirancang untuk membantu para dokter mendiagnosis penyakit langka dan genetis, […]

  • Duet Muba & Muaro Jambi Urun Rembuk Antisipasi Karhutlah

    Duet Muba & Muaro Jambi Urun Rembuk Antisipasi Karhutlah

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 659
    • 0Komentar

    MESKI potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) belum terdeteksi, namun Pemkab Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dodi Reza dan Wakil Bupati Beni Hernedi tidak ingin kecolongan dan terulang insiden karhutlah yang menyelimuti Kabupaten Muba. Berbagai upaya pencegahan dan antisipasi terus digencarkan Pemkab Muba untuk mewaspadai ancaman karhutlah, termasuk penganggaran dana dan […]

  • NET

    Dua Warga Positif Covid-19, Anggota DPRD Banyuasin: Gugus Tugas Harus Bertindak Cepat

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 2.357
    • 0Komentar

    DENGAN adanya dua orang warga Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin yang dinyatakan terpapar positif corona. Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin, Jupriyadi.S.IP mengingatkan kembali kepada masyarakat agar berhati-hati. Kekhawatiran ini bukan tanpa sebab, bukan tidak mungkin pasien akan bertambah lagi dan semakin banyak lagi warga banyuasin yang terinfeksi Covid- 19 ini. ”Saya berharap masyarakat berhati – hati dan […]

  • Songsong Era New Normal, Sektor Layanan Publik OKI Bersiap

    Songsong Era New Normal, Sektor Layanan Publik OKI Bersiap

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 909
    • 0Komentar

    BUPATI Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE menyiratkan rencana untuk menerapkan skema new normal terutama di sektor layanan publik di Ogan Komering Ilir. Hal itu diungkapkannya saat melantik 184 pejabat tinggi pratama, pejabat administrator dan pengawas dilingkungan Pemkab OKI di pada Rabu, (27/5/2020). Meski dalam kondisi menghadapi Covid-19, Iskandar mengatakan pelayanan kepada masyarakat itu wajib […]

expand_less
WordPress Archive FinanceBank – Business Consulting WordPress Themes FinancePlus – Consulting Business WordPress Theme Financerr – Business & Finance Template Kit Financy – Finance & Consulting Elementor Template Kit Finansi – Finance & Business Elementor Template Kit Finanvo Finance & Investment Consulting Elementor Template Kit Finanzi – Finance & Business Elementor Template Kit Finanzio – Financial Advisor Elementor Template Kit FinaPlan – Finance & Investment Elementor Template Kit Finax | Responsive Business Consulting WordPress Theme