Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Tawa Anak Tukar Botol dengan Susu di PAUD Ceria

Tawa Anak Tukar Botol dengan Susu di PAUD Ceria

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 1.416
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAGI yang tak terlalu panas, di Sungai Pedado, Palembang, tawa anak-anak pecah, seperti kembang api yang meletus di langit malam. Mereka berlarian ke halaman PAUD KB Ceria sambil menenteng botol plastik bekas, bukan untuk dijual ke tukang loak, bukan pula untuk dilempar ke sungai, melainkan untuk ditukar dengan sayur-mayur, susu, tempe, hingga telur.

Sistemnya sederhana, tapi idenya brilian barter plastik dengan pangan sehat, program ini lahir dari inovasi PAUD Ceria bersama Bunda PAUD Kota Palembang, Dewi Sastrani.

Bukannya mahal-mahal bikin program, mereka justru mengajarkan anak-anak bahwa sampah plastik punya nilai, asalkan diolah dengan cara cerdas. Kata orang tua dulu, sampah bagi yang malas, emas bagi yang cerdas.

Coba misalnya, seorang bocah mungil menyerahkan dua botol plastik, lalu dengan wajah serius bertanya “Bu, bisa tukar ayam goreng crispy nggak?”, sang guru tersenyum dan menjawab “Nak, ini pasar sehat, bukan restoran cepat saji”, semua pun tertawa.

Itulah suasana yang bikin Pasar Sehat jadi bukan sekadar kegiatan, tapi pengalaman berharga. Anak-anak belajar matematika sederhana (berapa botol ditukar berapa sayur), belajar biologi (mana yang sehat buat tubuh), bahkan belajar ekonomi dasar. Kalau bahasa kerennya edutainment pendidikan plus hiburan.

Tak hanya anak-anak yang tertawa, ibu-ibu di sekitar PAUD juga kebagian rezeki, dengan tangan cekatan, mereka mengubah kain perca sisa jahitan menjadi keset kaki. Harganya hanya Rp20 ribu sampai Rp25 ribu, tapi nilainya tak ternilai.
Seorang ibu sambil bercanda berkata “Keset ini kalau diinjak suami sepulang kerja, bukan hanya debu yang hilang, tapi juga penat”
Disambut tawa ibu-ibu lain yang sibuk merapikan hasil karya.

Inilah bukti pendidikan anak tak bisa dilepaskan dari ekonomi keluarga. Kalau anak-anak belajar hidup sehat, ibu-ibu belajar mandiri secara finansial, seperti pepatah lama, “serampang dua mata, sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui”.

Kalau ditelisik lebih dalam, program ini sebenarnya bentuk pendidikan holistik. Ada tiga dimensi, yakni antara lain, pertama, lingkungan (anak belajar mengurangi sampah plastik), ke dua, kesehatan, hasil barter berupa pangan bergizi, ke tiga, ekonomi, ibu-ibu kreatif mendapat penghasilan tambahan.

Bandingkan dengan model pendidikan yang hanya menjejali anak dengan hafalan. Di sini, anak-anak justru diajak “belajar dari pasar, bukan sekadar dari papan tulis”, bukankah hidup memang sekolah terbesar?

Suasana Pasar Sehat penuh dengan banyolan, seorang bocah dengan polos bertanya, “Kalau tukar galon kosong, bisa dapat motor?” Gurunya menjawab, “bisa, kalau motornya mainan plastik juga”, tawa pun meledak.

Humor-humor kecil itu bukan sekadar hiburan, ia jadi vitamin pembelajaran, anak-anak lebih mudah menyerap pesan kalau disampaikan dengan candaan. Kata orang bijak, “tertawa itu ibadah, tapi kalau ketawa sambil belajar, pahalanya dobel”.

Dari kisah ini, kita belajar bahwa pendidikan tak harus mahal, tak harus selalu di ruang kelas. Pendidikan bisa hadir di pasar sederhana, di keset kain perca, di tawa anak-anak yang polos. Nilai utamanya adalah membentuk karakter, peduli lingkungan, hidup sehat, dan menghargai kerja keras orang tua.

Mungkin benar kata pepatah Jawa, “ngelmu iku kalakone kanthi laku”- ilmu itu tercapai lewat praktik, dan di PAUD Ceria, praktik itulah yang ditanamkan.

Kunjungan Dewi Sastrani ke PAUD KB Ceria bukan sekadar acara seremonial. Ia jadi bukti inovasi kecil bisa punya dampak besar. Tawa anak-anak saat menukar botol dengan susu adalah simbol harapan, pendidikan masa depan bukan hanya mencetak anak pintar, tapi juga anak peduli, sehat, dan berdaya.

Kalau program ini direplikasi di PAUD lain, bayangkan betapa banyak sampah plastik bisa disulap jadi pangan sehat, betapa banyak ibu bisa tersenyum karena ekonomi keluarga terbantu.

Pada akhirnya, cerita ini mengingatkan kita pada pepatah lama “dari hal kecil datanglah perubahan besar”, dari botol plastik seharga nol rupiah, lahirlah pelajaran hidup yang tak ternilai, dan dari tawa anak-anak PAUD Ceria, lahirlah inspirasi yang bisa membuat Palembang, bahkan Indonesia, lebih ceria.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Tradisi Adat,  Situasi Sudah Aman di Kabupaten Puncak, Papua

    Gelar Tradisi Adat, Situasi Sudah Aman di Kabupaten Puncak, Papua

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.024
    • 0Komentar

    SITUASI keamanan di wilayah Kabupaten Puncak telah kembali kondusif, pasca kontak tembak yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata dengan pasukan TNI Polri. Tak hanya melukai aparat, KKB juga meneror bahkan membunuh warga sipil setempat. Untuk mengatasi gangguan kelompok kriminal bersenjata tersebut, aparat gabungan TNI-Polri menerjunkan pasukannya. Bahkan pasukan gabungan TNI-Polri juga mengirim personel tambahan agar […]

  • Panwascam di OKI Ikuti Bimtek Pemetaan dan Pola Penyelesaian Pelanggaran Pemilu

    Panwascam di OKI Ikuti Bimtek Pemetaan dan Pola Penyelesaian Pelanggaran Pemilu

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.002
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Panitia pengawas pemilihan kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mengikuti kegiatan bimbingan teknis yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten OKI, di Hotel Cipta Kayuagung, Kamis (7/12/2023). Pada kegiatan yang mengambil tema “Peran Panwascam Dalam Pemetaan dan Pola Penyelesaian Penanganan Pelanggaran Pemilu Pada Pemilu Serentak Tahun 2024” ini hadir sebagai […]

  • MotoGP Mandalika Berlangsung Sukses, Dirut Pertamina Bangga 

    MotoGP Mandalika Berlangsung Sukses, Dirut Pertamina Bangga 

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.978
    • 0Komentar

    PERTAMINA [Persero] mengapresiasi semua pihak yang telah menyusekseskan perhelatan balapan motor dunia MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), kemarin. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Menurutnya antusias masyarakat tinggi dalam acara balapan ini, meski cuaca hujan deras sebelum pertandingan berlangsung. “Terima kasih kepada semua pihak […]

  • Pesta Kebun Manjakan Atlet dan Official Asian Games

    Pesta Kebun Manjakan Atlet dan Official Asian Games

    • calendar_month Minggu, 19 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 869
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Perhelatan Asian Games XVIII tahun 2018 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang telah resmi dibuka, semalam. Acara pembukaan di dua kota, yakni Stadion GBK Jakarta dan pelataran Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang berlangsung megah dan meriah. Seolah tak mau kalah dengan Jakarta, opening Asian Games di Palembang juga menyuguhkan ragam aksi […]

  • Vetter-Hackathon 2022: pendorong inovasi melalui partisipasi karyawan

    Vetter-Hackathon 2022: pendorong inovasi melalui partisipasi karyawan

    • calendar_month Rabu, 30 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.030
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, RAVENSBURG, JERMAN –  Di Vetter, organisasi pengembangan dan manufaktur kontrak (CDMO) terkemuka dunia, banyak ide untuk meningkatkan proses dan pengembangan lebih lanjut dari keseluruhan perusahaan telah datang langsung dari kolega di berbagai departemen. Untuk memajukan strategi ini, format kolaboratif baru juga terus dibuat, seperti Vetter Hackathon. Selama beberapa minggu terakhir, karyawan dari berbagai […]

  • Sumsel Bentuk Tim Investigasi Terkait Korban MOS di Sekolah Taruna Indonesia

    Sumsel Bentuk Tim Investigasi Terkait Korban MOS di Sekolah Taruna Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 872
    • 0Komentar

    TAK mau kejadian semakin berlarut dan kembali terulang, Gubernur Sumsel H.Herman Deru langsung membentuk tim investigasi guna menuntaskan kasus yang menyebabkan dua orang siswa meninggal dunia saat mengikuti Masa Orientasi Sekolah (MOS) di Sekolah Taruna Indonesia Palembang. Ia bahkan memberi tenggat waktu seminggu bagi tim khusus yang dibentuk agar dapat menyelesaikan masalah tersebut. Hal itu dikemukakannya […]

expand_less
WordPress Archive Link Whisper Pro Linoor – Digital Agency Services WordPress Theme Liotta – a Responsive Blog Theme For WordPress Liquory – Drinks Shop WooCommerce Theme Lisbeth – A Lifestyle Responsive WordPress Blog Theme Lisfinity – Classified Ads WordPress Theme List Fusion – Best PopUp and Lead Generation Plugin Listable – A Friendly Directory WordPress Theme Listar FluxPro – mobile directory listing – claim listing – booking and payment Listdom Pro – Business Directory and Classified Ads Listings WordPress Plugin