Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pojok Fisip UIN Raden Fatah » Waspadai Isu Politik Identitas di Pemilu 2024

Waspadai Isu Politik Identitas di Pemilu 2024

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
  • visibility 2.007
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di pemilihan umum pada tahun 2024 ini diperkirakan akan memunculkan kembali tentang isu-isu politik identitas seperti pemilu pada tahun sebelumnya di 2019 yang silam. Isu-isu politik identitas dapat lahir dari berbagai macam faktor yaitu seperti agama, suku, gender, etnik, dan lain sebagainya. Bentuk politik identitas itu sendiri biasanya digunakan oleh para pemangku kepentingan untuk memperoleh dukungan serta sebagai ajang mencari massa oleh para pemangku kepentingan tersebut untuk mencari dukungannya dari masyarakat.

Seperti Contohnya Pada tahun 2019 tentang pemilihan gubernur DKI Jakarta yang lalu, bisa kita pahami bahwa imbas dari  keberadaan politik identitas ini begitu luar biasa. Efek langsung dari keberadaan peristiwa tersebut tentu saja masih terasa ketika masa pemilu presiden pada tahun 2019. Dalam peristiwa itu, begitu banyak isu-isu yang bernuansa politik identitas yang beredar di kalangan masyarakat, terutama melalui media sosial. Dimana hal tersebut tentu saja bisa berbahaya karena berpotensi menggiring opini masyarakat.

Sejak di mulainya pilgub DKI Jakarta 2017 yang lalu, penggunaan tentang isu politik identitas mulai kerap digunakan dalam rangka untuk mencari berbagai dukungan suara. Banyaknya berita hoax serta ujaran berbau SARA yang ditunjukkan kepada salah satu para pasangan calon maupun calon perseorangan, Agar supaya harapan para lawan politik kehilangan dukungannya dari masyarakat.

Semakin kesini, makna dari politik identitas itu selalu diartikan dengan hal-hal yang buruk. Sebab, politik identitas dianggap sebagai teknik dari suatu promosi politik yang mengedepankan identitas dibandingkan dengan gagasan. Tak hanya halnya tentang agama saja, politik identitas ini sendiri juga sering kali mengedepankan berbagai macam isu-isu sensitif lainnya seperti suku serta budaya. Dari dampak  buruk politik identitas sendiri amatlah besar, karena kandidat yang akan bertarung di dalam pemilihan umum ini biasanya abai terhadap kualitas dan kebijakan yang mereka tawarkan apabila hanya berfokus mengusung politik identitas. Pun juga, dengan masifnya kampanye menggunakan politik identitas akan membatasi ruang lingkup diskusi kebijakan politik itu sendiri juga mendorong hadirnya dari tindakan diskriminatif.

Dari sejauh ini, partai peserta pemilu 2024 yang jelas secara terang-terangan mendeklarasikan dirinya sebagai partai yang mengusung politik identitas ialah Partai Ummat. Melalui dari ketua umumnya, Ridho Rahmadi, ia menyebutkan bahwa Partai Ummat merupakan dari partai politik identitas. Ia menambahkan bahwasanya tanpa hadirnya moralitas dalam beragama, politik yang akan kehilangan sebuah arah dan akan terjebak dalam moralitas yang relatif dan etika yang situasional. Politikus muda tersebut menganggap bahwa politik identitas merupakan dari politik yang sudah sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.Namun, beberapa kritikus menyatakan bahwasannya Partai Ummat ini cenderung memperkeruh isu-isu identitas serta memperluas kesenjangan sosial yang terdapat di dalam lapisan sosial masyarakat yang ada.

Mendengar itu  Menkopolhukam, Mahfud MD menanggapi isu politik identitas yang digaungkan oleh Partai Ummat, Mahfud menganggap bahwa politik identitas tidak perlu dipersoalkan apabila digunakan sebagai alat untuk menyadarkan umat Islam agar bersama-sama dalam menjaga Indonesia. Namun, Mahfud juga mengingatkan apabila politik identitas itu sendiri dimaknai dengan cara yang lain seperti provokasi dan kebencian, maka hal tersebut tidak perlu untuk dikampanyekan.

 

Pada era pasca reformasi, banyak partai-partai politik di Indonesia masih kental dengan identitas masing-masing pemilih partai. Contohnya, Partai Keadilan Sejahtera yang mewakili kader-kadernya tarbiyah yang berkiblat pada sistem yang diciptakan oleh Ikhwanul Muslimin, Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Persatuan Pembangunan yang kental dengan pemilih-pemilih dari organisasi Islam terbesar di dunia, Nahdlatul Ulama, serta masih banyak partai politik lainnya dengan identitas pemilihnya masing-masing.

Identitas dalam  berpolitik ini merupakan dari sebuah keniscayaan yang tidak dapat dipisahkan. Partai Politik sendiri harus memiliki identitasnya agar dapat mewakili orang-orang yang memiliki identitas yang sama dengan mereka.

Menurut Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden Indonesia ini dalam pandangannya politik identitas dapat menjadi hal yang positif jika digunakan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.  Namun di sisi lain apabila digunakan untuk kepentingan politik sempit dan memecah belah terhadap masyarakat, maka politik identitas dapat menjadi sumber konflik dan ketidakstabilan.

Maka dari itulah, seiring matangnya kesadaran politik masyarakat di Indonesia terutama di kalangan Gen-Z sekarang ini, diharapkan isu-isu politik yang berkaitan tentang identitas dan dibalut dengan provokasi serta kebencian tidak menjadi faktor utama dalam menentukan pilihan pada Pemilu 2024 yang akan mendatang. Pemilih yang tidak rasional akan terus bermunculan jika politik identitas tersebut dibalut dengan kebencian terus digunakan sebagai senjata dalam berpolitik. Dan Jangan juga sampai konstelasi Pemilu ini terus menghadirkan polarisasi atau perpecahan di tengah lapisan sosial masyarakat Indonesia.[***]

 

Oleh : Kgs Ahmad Syukri

Mahasiswi prodi ilmu politik

Fisip UIN Raden Fatah Palembang

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Provinsi Ini Raih Kemenangan di Pertandingan Perdana Softball PON XX

    3 Provinsi Ini Raih Kemenangan di Pertandingan Perdana Softball PON XX

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 719
    • 0Komentar

    PEKAN Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dibuka dengan pertandingan dari cabang olahraga (cabor) softball. Pertandingan pertama antara tim softball putra Lampung vs Sulawesi Tenggara di Stadion Softball Agus Kafiar Universitas Cenderawasih, Jayapura, Rabu (22/9) disaksikan langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah), Suwarno dan beberapa pejabat lainya. […]

  • Mudik Lebaran Harus Nyaman, Presiden minta Petugas Berikan Pelayanan Maksimal

    Mudik Lebaran Harus Nyaman, Presiden minta Petugas Berikan Pelayanan Maksimal

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.755
    • 0Komentar

    DIPERKIRAKAN 85 juta masyarakat yang akan melakukan tradisi mudik pada penghujung Ramadhan tahun ini ke seluruh wilayah di tanah air. Dengan menggunakan berbagai moda angkutan massal dan mereka perlu diberikan pelayanan secara maksimal. Dari jumlah itu, 14 juta di antaranya berasal dari sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kemudian mayoritas pemudik juga akan […]

  • Jalankan Rapid Test Agar Aman dari Paparan Covid-19

    Jalankan Rapid Test Agar Aman dari Paparan Covid-19

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    UNTUK memastikan pegawai  ASN dan non ASN Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam kondisi aman dan terbebas dari paparan  COVID-19, kali ini Inspektorat Kabupaten Muba bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Muba melaksanakan Rapid Test bagi seluruh pegawai di Lingkungan Inspektorat, Rabu (22/7/2020). Menurut keterangan Inspektur Kab Muba Drs H RE Aidil Fitri melalui Sekretaris Yulius Adi SSTP […]

  • KUR Perumahan, Dari Pondasi Rumah ke Pondasi Ekonomi Rakyat

    KUR Perumahan, Dari Pondasi Rumah ke Pondasi Ekonomi Rakyat

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.034
    • 0Komentar

    ADA pepatah bilang, “rumahku adalah istanaku”. Nah, kalau istana cuma bisa dimiliki raja, rumah subsidi bisa dimiliki rakyat jelata lewat program KUR Perumahan. Jangan salah, dari tembok bata yang tampak sederhana itu bisa lahir perputaran ekonomi yang bikin kepala pengamat ekonomi manggut-manggut, sekaligus bikin pedagang warteg di dekat proyek perumahan ikut tersenyum lebar. Menteri Perumahan […]

  • Idul Fitri, 1441 H, IPC Teluk Bayur Tetap Layani  Pengguna Jasa Pelabuhan

    Idul Fitri, 1441 H, IPC Teluk Bayur Tetap Layani  Pengguna Jasa Pelabuhan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 976
    • 0Komentar

    PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Teluk Bayur / IPC Teluk Bayur tetap memberikan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa dan mitra kerja pada saat Hari Raya Idul Fitri 1441 H/2020 M yang diperkirakan akan jatuh pada 24- 25 Mei 2020. Pengaturan terkait pelayanan bongkar muat maupun pelayanan kepelabuhanan lainnya,  IPC Teluk Bayur agar tetap efektif […]

  • Pemerintah Indonesia Apresiasi Solidaritas Global di Masa Pandemi

    Pemerintah Indonesia Apresiasi Solidaritas Global di Masa Pandemi

    • calendar_month Sabtu, 21 Agt 2021
    • account_circle Bono
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Warga dunia bahu-membahu mengoptimalkan penanganan Covid-19 di setiap negara agar masyayarakat segera merdeka dari pandemi.

expand_less
WordPress Archive Trion – Portfolio WordPress Theme Tripay – Travel & Tour Booking WordPress Theme Tripzia – Immigration Consulting WordPress Theme + RTL Tristero – Tattoo WordPress Theme Tritmix – Fashion Elementor WooCommerce Theme Triump - Life Coach & Motivator Elementor Template Kit Troof – Roofing Service Elementor Template Kit Trophy – Soccer and Football Club WordPress Theme Trotol – Renovation Elementor Template Kit Trucking-Transportation & Logistics HTML Template