Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » “EVIKA Turun ke Laut, Si Guru Galak Penjaga Ekosistem”

“EVIKA Turun ke Laut, Si Guru Galak Penjaga Ekosistem”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 2.820
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAUT Indonesia sekarang punya guru baru, dan bukan sembarang guru, lho kok bisa?  bisa dong, mau tahu! namanya EVIKA, tapi tenang aja bro.. nama itu dijamin, bukan nama artis FTV yang viral di TikTok, EVIKA  hanya kata singkatan dari Evaluasi Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan.

Program sakti dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) punya kerjaan yaitu ngoreksi kelakuan manusia di laut!, itu sederhananya.

Kalau EVIKA jadi orang, mungkin dia tipe guru galak tapi peduli, hehehe!, yang nilainya gak bisa diminta naik, tapi kalau muridnya rajin, langsung dikasih bintang lima.

Bahkan ia juga nggak segan-segan untuk  menegur kawasan konservasi yang lalai menjaga laut, tapi diam-diam bangga kalau terumbu karang tumbuh subur dan ikan makin banyak, begitu asanya.

Oleh sebab itu, tahun ini, KKP resmi menambah 1,079 juta hektare kawasan konservasi laut baru, bikin totalnya jadi 30,99 juta hektare.

Targetnya sih besar dan  jelas, yaitu 10% wilayah laut terlindungi pada 2030, dan 30% di tahun 2045  dengan visi  30×45 alias “laut sehat pas Indonesia dewasa”.

Kata Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara, dalam keterangan resmi dilaman KKP, perluasan ini jadi langkah penting untuk memperkuat perlindungan ekosistem laut, termasuk terumbu karang, padang lamun, dan mangrove. Semuanya penting, kayak trio superhero penyelamat kehidupan bawah laut.

Bahkan perluasan kawasan konservasi kali ini mencakup Seram Bagian Timur, Buru Selatan, Buru, Teonila Serua (Maluku), Aceh Selatan II, Aceh Timur, dan DKI Jakarta.

Kawasan ini ibaratnya “wilayah belajar” baru bagi EVIKA, tempat dia menilai siapa yang jaga laut dengan tulus, dan siapa yang masih suka buang sampah plastik sembarangan.

EVIKA memantau 117 kawasan konservasi laut di seluruh Indonesia, dan kabar baiknya, 13 kawasan sudah naik kelas jadi kategori berkelanjutan.

Nama-namanya keren semua, persis Raja Ampat, Nusa Penida, Laut Sawu, Pulau Padaido, Derawan, dan lainnya. Kalau ada raportnya, mereka pasti dikasih nilai A+ dengan stempel “Laut Teladan”.

Sebenarnya program ini gak dijalankan sendirian pasalnya KKP tetap berkolaborasi bareng, gak tanggung -tanggung banyak lembaga berkompenten di ajak gotong royong demi laut sehat, lembanga itu, seperti Bappenas, Kemenkeu, KLHK, BRIN, ATR/BPN, dan bahkan ada juga mitra konservasi seperti WWF, RARE, CTC, Konservasi Indonesia, dan WRI Indonesia.

Selain itu, pendanaannya juga datang dari segala penjuru, seperti  APBN, APBD, BLU, DAK, GEF-8, Blue Planet Fund, dan TFCCA, kayak mau bikin konser besar..hahaha!, tapi ya..gak bisa dipungkirin kalu mau sukses programnya harus begitu libat lembaga yang banyak dan dana… memang keren.

Bahkan juga, pokoknya, kalau ini tim sinetron, judulnya bisa  “Avengers: Infinity Laut” pasti banyak yang nonton..
Bedanya memang hanya cuma di kostum karena yang satu pakai baju selam, bukan jubah.

Oleh sebab itu, program konservasi ini bukan cuma buat gaya, tapi buat masa depan. Konsepnya ekonomi biru, intinya jaga lautnya, nikmati hasilnya gitu dong…akur.
Apalagi jika laut sehat, ikan banyak, nelayan senyum, turis datang, dan uang pun ngalir, karena laut itu bukan cuma tempat kerja, tapi juga tabungan masa depan.

Seperti kata pepatah bahari “siapa yang menanam mangrove, dia yang menuai ombak ramah”

Kebijakan ini bisa dibilang pukulan lembut  kayak tahu, tapi terasa telak untuk semua yang pernah anggap laut itu tak terbatas.
Sekarang, laut bukan cuma pemandangan, namun ruang hidup yang punya aturan dan penjaga.
Dan penjaganya itu bukan manusia, tapi sistem EVIKA, si guru galak yang menilai dengan data, bukan dengan drama.

Yang penting, konservasi ini jangan cuma proyek papan nama, harus jadi gerakan nasional menjaga laut, dari pejabat sampai bocah pantai yang suka main layangan di tepi dermaga.

EVIKA mungkin bukan manusia, tapi semangatnya manusiawi tegas, peduli, dan gak bisa ditipu, dengan tambahan kawasan konservasi baru, laut Indonesia makin punya harapan buat terus biru, sejuk, dan penuh kehidupan. Amin….

Karena laut yang dijaga bukan sekadar pemandangan, tapi janji masa depan yang tak boleh tenggelam.

Langkah KKP ini ibaratnya ngasih vitamin buat laut Indonesia, dulu laut kita sering masuk UGD karena limbah, pukat harimau, dan pembangunan tanpa rem. Sekarang, mulai ada tanda-tanda “pemulihan hati” di bawah ombak.

Tantangannya adalah cuma satu, yaitu konsistensi, pasalnya laut bukan proyek setahun, tapi perjuangan seumur hidup bangsa yang hidup di antara dua samudra.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PSEL Palembang Mulai Terima Sampah, 960 Ton Sehari Dikumpulkan dari 400 TPS

    PSEL Palembang Mulai Terima Sampah, 960 Ton Sehari Dikumpulkan dari 400 TPS

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – PSEL Palembang mulai menerima sampah yang dikumpulkan dari berbagai wilayah Kota Palembang. Pada pengiriman perdana, sekitar 960 ton sampah per hari diarahkan ke fasilitas tersebut dari lebih dari 400 tempat penampungan sementara (TPS). Pengiriman sampah menuju fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) itu mulai dilakukan pada Selasa (1/9/2026). Jumlah sampah yang diarahkan […]

  • Kominfo Muba Peringkat Teratas Cyber Security Exercise

    Kominfo Muba Peringkat Teratas Cyber Security Exercise

    • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

      Surabaya – Dinas Komunikasi dan Informatika [Kominfo] Kab. Muba  berhasil duduki peringkat teratas pada kegiatan cyber security exercise bagi pengelola CSIRT instansi pemerintah daerah yang diselenggarakan Badan Siber Sandi Negera (BSSN) Republik Indonesia. Kegiatan yang bertajuk “Bimbingan Teknis Kesiap siagaan Teknis Insiden Keamanan Siber pada CSIRT Sektor Pemerintah Daerah” ini diikuti 80 pemerintah daerah […]

  • Selama Satu Tahun 24 Orang Ditangkap Kasus Narkoba, Kapolda Riau Resmikan Kampung Tanggung Bersih Narkoba

    Selama Satu Tahun 24 Orang Ditangkap Kasus Narkoba, Kapolda Riau Resmikan Kampung Tanggung Bersih Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 628
    • 0Komentar

    BERTEMPAT di Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Senapelan kota Pekanbaru, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si., meresmikan Kampung Tangguh Bersih Narkoba. Dalam peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K.,M.H selaku Ketua Pelindung Panitia pelaksana dalam peresmian Kampung Tangguh Bersih Narkoba serta […]

  • DPRD dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Provinsi Sumsel TA 2024

    DPRD dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Provinsi Sumsel TA 2024

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.408
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – DPRD dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Provinsi Sumsel Tahun Anggaran (TA) 2024, hal ini dituangkan dalam bentuk Keputusan Bersama antara DPRD Prov.Sumsel dan Gubernur Sumsel pada Rapat Paripurna  LXIX (69) pembicaraan tingkat dua, Kamis (31/8). Keputusan ini diambil Setelah melalui rangkaian pembahasan Raperda APBD TA 2024 […]

  • Pakai Strategi Rahasia, PKB Target Sapu Bersih 7 Pilkada Sumsel

    Pakai Strategi Rahasia, PKB Target Sapu Bersih 7 Pilkada Sumsel

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 1.617
    • 0Komentar

    PARTAI Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki ekspektasi tinggi dalam Pilkada serentak di Sumatera Selatan. Bahkan partai berbasis nahdliyin itu menarget sapu bersih diPilkada di Sumsel. Tahun ini ada 7 daerah perhelatan pilkada serentak yaitu, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musi Rawas (Mura), Musi Rawas Utara (Muratara) Kemudian Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), […]

  • Alhamdullilah, Ini Raihan Donasi Konser Amal Peduli Palestina di Muba

    Alhamdullilah, Ini Raihan Donasi Konser Amal Peduli Palestina di Muba

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.395
    • 0Komentar

    “Insya Allah dari hasil donasi Muba untuk Palestina ini akan saya antar langsung ke jalur Gaza,”

expand_less
WordPress Archive Ryse – SEO & Digital Marketing Theme Rythm – Rock Band Elementor Template Kit Rythmo | Arts & Music School WordPress Theme S2W - Import Shopify to WooCommerce - Migrate Your Store from Shopify to WooCommerce SaaSHub – Digital Product WordPress Theme Saasland – MultiPurpose WordPress Theme for Startup Saasland – Saas, Startup, Technology & IT Solutions WordPress Theme SaaSly – Startup Landing WordPress Theme Saasmax – Saas Startup WordPress Theme SaaSPro – Startup & SaaS WordPress Theme