Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sumsel » Hotspot Sumsel Turun Jadi 29, Tapi Masih Nomor 2 di 6 Provinsi

Hotspot Sumsel Turun Jadi 29, Tapi Masih Nomor 2 di 6 Provinsi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID- Meski jumlah titik panas atau hotspot di Sumatera Selatan (Sumsel) mulai menurun, tetapi belum membuat posisi Sumsel lepas dari jajaran wilayah dengan hotspot terbanyak di antara enam provinsi yang menjadi prioritas penanganan karhutla pasalnya masih nomor dua di 6 Provinsi.

Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan hingga Minggu (27/9) pukul 21.10 WIB, mengutip laman resmi kehutanan menyebutkan Sumsel memiliki 29 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence). Angka tersebut turun dari 38 titik pada pemantauan sehari sebelumnya.

Dengan jumlah tersebut, Sumsel berada di posisi kedua setelah Kalimantan Tengah yang mencatat lonjakan tajam hingga 134 hotspot.

Di bawah Sumsel, Kalimantan Selatan terpantau memiliki 25 titik, disusul Kalimantan Barat 11 titik dan Jambi 5 titik. Sementara Riau tidak mencatat hotspot high confidence.

Secara keseluruhan, enam provinsi prioritas menyumbang 204 hotspot high confidence. Jumlah itu meningkat cukup jauh dibandingkan sehari sebelumnya yang berada di angka 111 titik.

Lonjakan paling mencolok terjadi di Kalimantan Tengah. Hotspot di provinsi tersebut melonjak dari 30 menjadi 134 titik dalam satu hari. Kondisi ini membuat penanganan karhutla kembali mendapat perhatian khusus, termasuk melalui verifikasi lapangan dan penguatan operasi pemadaman.

Di Sumsel sendiri, penurunan jumlah hotspot tetap diikuti kewaspadaan. Petugas melakukan patroli, pengecekan lapangan, pemadaman, pembasahan hingga pendinginan untuk memastikan titik yang terdeteksi tidak berkembang atau kembali memunculkan api.

Secara nasional, SiPongi mencatat 559 hotspot high confidence hingga Minggu malam. Jumlah tersebut naik 228 titik dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat 331 titik.

Hotspot sendiri merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20. Satu lokasi kebakaran dapat menghasilkan lebih dari satu titik panas sehingga angka hotspot tidak bisa langsung dianggap sebagai jumlah kejadian kebakaran maupun luas lahan yang terbakar.

Oleh karena itu, setiap indikasi hotspot tetap membutuhkan pengecekan di lapangan untuk memastikan keberadaan api serta menentukan langkah penanganannya.

61 Armada Udara Disiagakan

Pemerintah masih menyiagakan operasi udara untuk memperkuat penanganan karhutla. Sebanyak 61 unit armada disiapkan secara nasional, terdiri dari 17 unit untuk patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), serta 44 unit untuk water bombing.

Dari jumlah tersebut, 55 unit mendukung operasi di enam provinsi prioritas. Enam unit water bombing lainnya disiapkan untuk membantu wilayah terdampak di luar enam provinsi tersebut.

Operasi udara berjalan bersama pengerahan personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan, BNPB, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, masyarakat, relawan hingga dunia usaha.

Upaya pembasahan wilayah rawan juga terus dilakukan melalui OMC. BMKG mencatat OMC untuk pembasahan gambut dan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah pada 22-27 September 2026, sedangkan di Kalimantan Selatan berlangsung pada 22-26 September 2026.

Kualitas Udara Tetap Dipantau

Di tengah perkembangan hotspot tersebut, kondisi udara di sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada kategori baik hingga sedang berdasarkan pemantauan PM2,5. Namun, sejumlah wilayah di Kalimantan dilaporkan berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.

Kondisi tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti konsentrasi partikulat, arah angin, asap, dan cuaca. Di Pontianak, misalnya, prakiraan BMKG untuk 27-28 September menunjukkan potensi udara kabur dan hujan ringan dengan jarak pandang sekitar 2 kilometer.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah provinsi prioritas, termasuk Sumsel, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Riau, dan Jambi.

Hujan dapat membantu membasahi wilayah yang rawan terbakar. Namun, pada lahan gambut, bara api masih bisa bertahan di bawah permukaan sehingga potensi munculnya kembali api tetap perlu diwaspadai.

Masyarakat yang berada di wilayah terdampak asap diminta mengikuti informasi kualitas udara dari pemerintah daerah. Jika kondisi udara memburuk, aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi dan penggunaan masker diperhatikan, terutama bagi kelompok rentan.

Kementerian Kehutanan juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Jika menemukan asap, titik api, atau aktivitas pembakaran, masyarakat diminta segera melapor agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keren, Gunakan Online, Di Muba Cetak Izin Usaha Hanya 15 Menit & Izin Profesi 60 Menit

    Keren, Gunakan Online, Di Muba Cetak Izin Usaha Hanya 15 Menit & Izin Profesi 60 Menit

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    PELAYANAN publik di Kabupaten Musi Banyuasin sejak dua tahun belakangan dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Herneri SIP makin canggih dan berkualitas, tidak hanya diimbangi dengan kecanggihan teknologi tetapi juga pelayanan yang baik dan cepat juga terus dimaksimalkan. “DPMPTSP Kabupaten Musi Banyuasin telah memberikan […]

  • Laksanakan Tanda Tangan, PB PON Resmi Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan

    Laksanakan Tanda Tangan, PB PON Resmi Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 946
    • 0Komentar

    PB PON XX Papua menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk memberi jaminan keselamatan kepada kurang lebih 10 ribu atlet, official dan pelatih yang akan bertanding dalam PON XX Papua, di Oktober mendatang. Sekretaris Umum (Sekum) PB PON XX Papua,Eli Loupatty mengatakan, jaminan keselamatan dari BPJS Ketenagakerjaan tersebut diberikan kepada seluruh atlet, official dan pelatih karena mereka inilah […]

  • Perubahan Iklim Sudah Sangat Nyata, Presiden Sebut 4 Langkah Yang Harus Dilakukan

    Perubahan Iklim Sudah Sangat Nyata, Presiden Sebut 4 Langkah Yang Harus Dilakukan

    • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo menyerukan sejumlah langkah luar biasa bagi upaya penanganan global mengenai dampak perubahan iklim. Menurutnya dampak besar dari perubahan tersebut sudah sangat nyata di hadapan kita. Hal tersebut disampaikan Presiden secara virtual dalam Konferensi Tingkat Tinggi Climate Adaptation Summit (KTT CAS) 2021 yang berlangsung Senin (25/01/2021). “Dampak iklim sangat nyata di hadapan kita. […]

  • Ini Hasil Rapat KSSK Triwulan III

    Ini Hasil Rapat KSSK Triwulan III

    • calendar_month Sabtu, 5 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Stabilitas sistem keuangan (SSK) pada triwulan III tahun 2022 tetap berada dalam kondisi yang resilien. Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia (BI), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) ke-4 tahun 2022 pada Kamis (27/10) berkomitmen untuk […]

  • Ini Syarat Utama Untuk Jadi Sekda

    Ini Syarat Utama Untuk Jadi Sekda

    • calendar_month Rabu, 24 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 894
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar menggelar Rapat bersama Tim Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, dalam rangka penetapan hasil seleksi administrasi peserta seleksi terbuka JPTP Sekda Kota Prabumulih di Executive Room, Arista Hotel Jl. Kapten A. Rivai, (23/4/2019). Dikatakan Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar,  dari […]

  • Tak Cukup Punya Uang Potong Antrean, Kemenhaj Hapus Lunas Haji Khusus

    Tak Cukup Punya Uang Potong Antrean, Kemenhaj Hapus Lunas Haji Khusus

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Antrean haji khusus tak boleh lagi dimainkan. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mencabut mekanisme lunas tunda ganti. Celah yang memungkinkan jemaah lain masuk menggantikan jemaah yang batal atau menunda keberangkatan kini ditutup. Sederhananya, tak cukup hanya punya uang untuk masuk lebih cepat. Kursi kosong harus mengikuti urutan yang sudah ditetapkan. Nomor porsi kembali […]

expand_less
WordPress Archive Floens - Tiling & Flooring Services WordPress Theme Floki – Photography Studio Elementor Template Kit Flooring – Floor Repair & Refinish WordPress Theme Flooring – Paving and Tiling Services WordPress Theme Floorsy – Flooring & Paving Services Elementor Template Kit Flora – WordPress Wedding Theme Florazo – WooCommerce Florist & Flower Shop Elementor Template Kit Florence – A Responsive WordPress Blog Theme Florentine – Responsive Magazine Theme Floret – Creative Multipurpose WordPress Theme