Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Is your seafood slavery-free?

Is your seafood slavery-free?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
  • visibility 4.423
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

SEBELUM menyantap sashimi tuna lezat atau calamari rings renyah yang terhidang di hadapanmu, pernahkah kamu terpikir bagaimana ikan tuna atau cumi-cumi tersebut ditangkap dari laut hingga sampai di atas piring?

Di saat kamu membaca tulisan ini, di laut lepas sana terdapat ribuan kapal-kapal penangkap ikan berbendera asing yang para awaknya sepanjang hari sibuk menangkap hewan-hewan laut untuk diperdagangkan secara global.

Namun di balik industri bernilai jutaan dolar dan kelezatan seafood yang kita nikmati, ada kisah pilu yang perlu kamu ketahui. Kapal-kapal penangkap ikan tersebut memperkerjakan anak buah kapal (ABK) asal negara-negara berkembang dan salah satu yang terbanyak adalah dari Indonesia. Para ABK asal Indonesia bekerja di bawah berbagai bentuk eksploitasi. Kekerasan fisik dan verbal, jam kerja yang panjang, makanan dan minuman yang tidak layak, sakit tanpa pengobatan, bahkan hingga berujung kematian.

Hal inilah yang berusaha diungkap melalui film dokumenter “Before You Eat”, yang diproduksi oleh rumah produksi Sorgori dan hasil kolaborasi Greenpeace Indonesia dan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI). Film ini menceritakan beragam deraan eksploitasi yang dialami para ABK sejak sebelum berangkat, selama bekerja di kapal, hingga tiba kembali di Tanah Air. Dan pertanyaan is your seafood slavery-free?” adalah tagline yang ingin mengajakmu sejenak merenungkan, apakah di belakang seafood yang kita santap ada jejak-jejak perbudakan?

Perbudakan yang menimpa para ABK Indonesia terjadi bukan tanpa alasan. Dalam film ini, kamu akan menyaksikan betapa carut marut regulasi dan mekanisme perekrutan/pengiriman ABK menjadi “pintu gerbang” bagi mereka menuju hari-hari penuh siksaan di atas kapal. Beberapa gambar dalam film bahkan direkam langsung oleh para ABK menggunakan telepon seluler mereka.

Di samping itu, para pelaku di industri perikanan global juga melakukan praktik IUU fishing, yakni praktik penangkapan ikan secara ilegal, tidak diatur dan tidak dilaporkan. Mereka menangkap hewan-hewan laut yang dilindungi seperti hiu dan pari, menekan ongkos bahan bakar dengan melakukan praktik transshipment (pemindahan muatan kapal di tengah laut), dan memalsukan beragam dokumen hingga mengubah warna dan bendera kapal.

 

Film ini akan diluncurkan pada 13 Maret 2022 dan ditayangkan perdana di Tegal, Jawa Tengah, dengan disaksikan langsung oleh para ABK korban ataupun calon ABK yang baru akan diberangkatkan.

Mengiringi penayangan perdana tersebut, Greenpeace akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan “nonton bareng” (nobar) di lima kota: TegalPemalang dan Semarang di Jawa Tengah, Cirebon di Jawa Barat, serta Jakarta.

Sesi-sesi nobar tersebut akan disertai pula dengan diskusi publik yang akan semakin memperkaya wawasan para penonton. Tema diskusi pun akan beragam, sebab dalam menyelenggarakan kegiatan nobar ini Greenpeace berkolaborasi dengan berbagai organisasi dan komunitas anak muda.

 

Greenpeace mengajakmu ikut tahu lebih banyak tentang film “Before You Eat”! Ajak teman-temanmu juga untuk menantikan update seputar film “Before You Eat” dengan mengikuti akun-akun media sosial resminya – @beforeyoueat.id di Instagram, @BeforeYouEatID di Twitter dan Before You Eat di Facebook.

Simak juga beragam karya kreatif dalam rangkaian promosi film “Before You Eat” di mana kami dibantu oleh tim Hizart Studio. Ada webtoon berjudul SAMODRA, comic strip dengan berbagai tema (“Dipaksa Kebutuhan” dan “Korban Perbudakan di Kapal Lu Qing Yuan Yu”), beragam infografis dengan data dan fakta, dan nantikan giveaway berhadiah merchandise menarik dari film “Before You Eat”.

Dalam rangkaian acara nobar di lima kota tersebut, Greenpeace juga menyediakan kuota kursi untuk pendaftar dari kalangan umum. Jika kamu tertarik, cek jadwal dan lokasi nobar di sini: jadwal nobar film BYE.

Yuk, cari tahu lebih jauh tentang film “Before You Eat”! Apabila kamu beruntung dan bisa menghadiri acara nobar dan diskusi, sampai jumpa di lokasi!

Salam lestari,
Greenpeace Indonesia

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diterpa Badai Bertubi-tubi, Bank Sumsel Babel Masih Tangguh?

    Diterpa Badai Bertubi-tubi, Bank Sumsel Babel Masih Tangguh?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Membaca Ulang Tata Kelola Kredit Bank Daerah   BEBERAPA tahun terakhir, perjalanan Bank Sumsel Babel (BSB) terasa seperti berlayar di laut yang cuacanya sulit ditebak, belum sempat air tenang, ombak berikutnya sudah datang lagi. Dari dinamika internal yang sempat dikaitkan dengan proses Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hingga munculnya kasus kredit bermasalah di sejumlah daerah, […]

  • Begini Alasan Muba Berguru Soal Ini kepada OKI, Kadis Pertanahan Sebut Berkat Aplikasi Dokter Dispertan Inilah Salah Satu Solusi Selesaikan Sengketa

    Begini Alasan Muba Berguru Soal Ini kepada OKI, Kadis Pertanahan Sebut Berkat Aplikasi Dokter Dispertan Inilah Salah Satu Solusi Selesaikan Sengketa

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir menerima Kunjungan Kerja Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk memahami proses Resolusi Sengketa Lahan yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui perubahan nomenklatur. H.Yudi Herzandi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahterahan Rakyat mengatakan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir cukup berhasil melakukan penyelesaian sengketa lahan dan pengawasan pemanfaatan lahan. Maka dari itu, […]

  • Wagub Sumsel Gusur Dirut dan Komisaris Utama Jamkrida Sumsel, Penyegarankah ?

    Wagub Sumsel Gusur Dirut dan Komisaris Utama Jamkrida Sumsel, Penyegarankah ?

    • calendar_month Kamis, 23 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.036
    • 0Komentar

    DIREKTUR  (Dirut) dan Komisaris Utama (Komut) pada salah satu BUMD — PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumsel diganti, pergantian tersebut berdasarkan  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Jamkrida tahun buku 2018 dan RUPS Luar Biasa tahun 2019 di Kantor Jamkrida kemarin. Wagub Sumsel H.Mawardi Yahya menyebutkan pengantian para pimpinan di Jamkrida Sumsel, hal biasa sebagai penyegaran.”Tidak […]

  • Pemerintah Naikan Tarif Listrik, Kenaikan Hanya Untuk Pelanggan Mampu

    Pemerintah Naikan Tarif Listrik, Kenaikan Hanya Untuk Pelanggan Mampu

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.504
    • 0Komentar

    PT PLN (Persero) siap melaksanakan keputusan Pemerintah yang menyesuaikan tarif tenaga listrik (tariff adjustment) kepada pelanggan rumah tangga mampu nonsubsidi golongan 3.500 Volt Ampere (VA) ke atas (R2 dan R3) dan golongan pemerintah (P1, P2 dan P3) mulai 1 Juli 2022 karena selama ini pelanggan diberikan subsidi. Selama ini, bantuan Pemerintah diberikan untuk semua golongan […]

  • Apel Besar Pramuka ke-58 di Cibubur

    Apel Besar Pramuka ke-58 di Cibubur

    • calendar_month Kamis, 15 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 982
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya menghadiri langsung Upacara Apel Besar Hari Pramuka ke-58 tahun 2019, di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur Jakarta Timur, kemarin sore. Bertindak sebagai Pembina upacara adalah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka. Peringatan Hari Pramuka kali ini mengambil tema […]

  • Bedah Rumah Baznas, Serahkan Kunci Rumah untuk Warga Muara Dusun X, HNU : Program Ini Sangat Mulia, Tapi Butuh Dukungan Infaq & Sodaqoh ASN Dll

    Bedah Rumah Baznas, Serahkan Kunci Rumah untuk Warga Muara Dusun X, HNU : Program Ini Sangat Mulia, Tapi Butuh Dukungan Infaq & Sodaqoh ASN Dll

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.626
    • 0Komentar

    PEJABAT  (Pj) Bupati Muara Enim H Nasrun Umar (HNU) didampingi Ketua BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Muara Enim H Fajri Erham meresmikan dan menyerahkan langsung kunci Bedah Rumah ke-44 Program Muara Enim Sejahtera Tahun 2021 kepada Nayati istri dan Burdin Warga Dusun X (Sepuluh) Desa Ujanmas Lama, Kecamatan Ujan Mas, Rabu (30/6/2021). Saat diwawancara, […]

expand_less
WordPress Archive Magine – Business Blog WordPress Theme Maglobe – Magazine & News Elementor Template Kit Magnar – Elementor Agency WordPress Theme MAGNET – Creative Business WordPress Theme Magnis – Corporate Multipurpose WordPress Theme MagOne – Responsive News & Magazine Blogger Template MagPlus – Blog, Magazine Elementor WordPress Theme Maharatri - Hindu Temple WordPress Theme Maia - Jewelry Shop WordPress Theme Maidy – Cleaning Service Elementor Template Kit