Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Kenapa Ada Orang Berkali-kali Dapat Bantuan Sosial? Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Ada Orang Berkali-kali Dapat Bantuan Sosial? Ini Penyebab dan Solusinya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Bantuan sosial menjadi salah satu program penting untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, namun di tengah penyalurannya, masih sering muncul pertanyaan di masyarakat, kenapa ada orang yang berkali-kali dapat bantuan sosial, sementara warga lain yang kondisi ekonominya juga sulit belum pernah menerima bantuan?

Pertanyaan tersebut kerap muncul setiap kali bantuan sosial disalurkan, baik melalui program pemerintah maupun lembaga sosial lainnya, sebagian warga merasa heran ketika melihat nama yang sama kembali muncul sebagai penerima bantuan, sementara ada keluarga lain yang merasa belum pernah tersentuh program apa pun.

Situasi seperti ini kemudian muncul anggapan  bantuan belum sepenuhnya tepat sasaran, ada yang mempertanyakan proses pendataan, dan ada pula yang merasa bantuan belum menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Namun, persoalannya tidak selalu sesederhana itu, sebab beberapa kasus, penyebabnya bukan karena bantuan hanya diberikan kepada orang tertentu, tantangan terbesar justru berada pada data penerima bantuan yang belum sepenuhnya terhubung antarprogram.

Ketika Data Penerima Bantuan Belum Terintegrasi

Indonesia memiliki banyak program bantuan yang berasal dari berbagai lembaga. Ada bantuan sosial dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga bantuan yang disalurkan oleh lembaga zakat, yayasan, dan organisasi sosial lainnya sementara semua lembaga tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu membantu masyarakat yang membutuhkan.

Tetapi, setiap lembaga bisa saja memiliki sistem pendataan sendiri, ketika data tersebut belum saling terhubung, peluang terjadinya penerima bantuan ganda menjadi lebih besar, sedangkan seseorang yang sudah menerima bantuan dari satu program bisa saja kembali tercatat dalam program lain karena lembaga berbeda tidak memiliki informasi yang sama.

Dibagian lainnya, masih ada masyarakat yang sebenarnya membutuhkan bantuan, tetapi belum masuk dalam daftar penerima. Bukan karena mereka tidak layak, melainkan karena kondisi mereka belum teridentifikasi dalam sistem pendataan.

Persoalan inilah yang membuat data menjadi bagian penting dalam memastikan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

Bantuan Sosial Bukan Hanya Soal Anggaran

Selama ini, pembahasan mengenai bantuan sering kali berfokus pada jumlah anggaran yang disediakan. Padahal, keberhasilan sebuah program bantuan tidak hanya ditentukan oleh besarnya dana yang tersedia.

Hal ini tidak kalah penting adalah memastikan bantuan tersebut sampai kepada orang yang tepat, pasalnya data yang akurat dapat membantu lembaga penyalur memahami kondisi penerima secara lebih lengkap. Tidak hanya nama dan alamat, tetapi juga kondisi sosial ekonomi serta riwayat bantuan yang pernah diterima.

Dengan informasi yang lebih baik ini, tentunya bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan, karena ada masyarakat yang membutuhkan bantuan pangan, ada yang memerlukan dukungan pendidikan, kesehatan, atau bahkan pemberdayaan ekonomi agar bisa lebih mandiri.

Mengapa Zakat Juga Membutuhkan Data yang Akurat?

Persoalan pendataan tidak hanya terjadi dalam program bantuan pemerintah. Pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya juga menghadapi tantangan yang sama. Di Indonesia, banyak lembaga  menyalurkan dana umat kepada masyarakat  membutuhkan,  misalnya dimulai dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) hingga berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Oleh sebab itu, peran lembaga-lembaga tersebut sebenarnya sangat penting, terutama dalam membantu masyarakat melalui berbagai program sosial. Namun, agar manfaat dana umat semakin luas, diperlukan data yang lebih lengkap mengenai siapa yang sudah menerima bantuan dan siapa yang masih membutuhkan dukungan. Tujuannya bukan hanya menghindari bantuan yang berulang, tetapi juga memastikan semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat.

Satu Data ZIS-DSKL untuk Mendorong Bantuan Lebih Tepat Sasaran

Salah satu langkah  dilakukan pemerintah adalah mengembangkan Satu Data Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL), sistem ini dibangun guna mengintegrasikan data penerima manfaat dana sosial keagamaan dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sehingga melalui integrasi tersebut, lembaga pengelola zakat dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai calon penerima bantuan. Data yang digunakan tidak hanya berupa identitas penerima, tetapi juga mencakup kondisi sosial ekonomi, alamat, serta riwayat penerimaan bantuan dari berbagai program. Dengan demikian, lembaga pengelola ZIS-DSKL memiliki dasar yang lebih kuat dalam menentukan sasaran penyaluran.

Bukan Mengurangi Bantuan, tetapi Membuatnya Lebih Adil

Masih ada anggapan bahwa integrasi data akan membuat masyarakat semakin sulit mendapatkan bantuan, padahal, tujuan utamanya bukan untuk mengurangi hak masyarakat menerima bantuan sosial. Yang ingin diperbaiki adalah mekanisme penyalurannya agar lebih adil. Dalam kondisi tertentu, seseorang tetap bisa menerima lebih dari satu jenis bantuan apabila memang memiliki kebutuhan yang berbeda. Misalnya bantuan pendidikan, kesehatan, atau pemberdayaan ekonomi. Yang ingin dikurangi adalah kemungkinan bantuan yang sama terus berulang kepada penerima yang sama, sementara masih ada masyarakat lain yang belum mendapatkan bantuan.

Menag: Data Penting Agar Bantuan Tidak Berulang pada Orang yang Sama

Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai integrasi data diperlukan agar penyaluran dana sosial keagamaan dapat berjalan lebih tepat sasaran. Menurutnya, tanpa data yang terhubung, ada kemungkinan seseorang menerima bantuan dari beberapa sumber, sementara masyarakat lain yang membutuhkan justru belum memperoleh bantuan.

“Kalau ini semuanya kita perbaiki datanya, kalau Anda sudah dapat di BAZNAS pusat, nggak usah BAZNAS daerah lagi. Kalau sudah dapat dari BAZNAS, tidak usah dapat lagi dari Kementerian Sosial,” ujar Nasaruddin Umar saat peluncuran Satu Data ZIS-DSKL di Jakarta.

Pembenahan data, tambahnya bukan bertujuan membatasi masyarakat menerima bantuan, tetapi memastikan distribusi bantuan dapat menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan.

Data yang Baik Membantu Lebih Banyak Masyarakat Terbantu

Data mungkin terlihat hanya sebagai angka dan daftar administrasi, padahal, dibalik setiap data penerima bantuan ada kehidupan manusia. Ada keluarga yang membutuhkan biaya pendidikan anaknya, dan ada juga warga yang membutuhkan dukungan kesehatan, bahkan ada masyarakat yang ingin bangkit melalui bantuan modal usaha.

Oleh sebab itu, memperbaiki data penerima bantuan bukan hanya pekerjaan teknis, pasalnya data yang akurat dapat membantu memastikan setiap bantuan memiliki dampak yang lebih besar.

Yang  jelas, tujuan utama bantuan sosial maupun dana sosial keagamaan bukan hanya menyalurkan bantuan sebanyak-banyaknya, tetapi memastikan bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, sebab, bantuan yang tepat sasaran bukan hanya soal efisiensi, melainkan juga tentang menghadirkan keadilan bagi mereka yang membutuhkan. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keinginan Masyarakat Untuk Mengetahui Informasi Cukup Tinggi, Informasi Publik di Bengkalis yang Diunduh Capai Seribu per Hari

    Keinginan Masyarakat Untuk Mengetahui Informasi Cukup Tinggi, Informasi Publik di Bengkalis yang Diunduh Capai Seribu per Hari

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.430
    • 0Komentar

    KEINGINAN warga Kabupaten Bengkalis untuk mendapatkan informasi publik sangat tinggi. Terbukti dalam sehari jumlah data, dokumen maupun informasi pubik yang diunduh (download) di web ppid.bengkaliskab.go.id mencapai seribu lebih. Dilansir dari InfoPublik.id, Berdasarkan data rekapitulasi Informasi Publik di web, hingga Selasa (26/10/2021), jumlah data informasi yang tersedia sebanyak 1.204 informasi. Dari informasi serta merta sebanyak 216 […]

  • Ketika Inovasi Aspal Campur Karet Muba Bikin Penasaran Provinsi Lain

    Ketika Inovasi Aspal Campur Karet Muba Bikin Penasaran Provinsi Lain

    • calendar_month Minggu, 3 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.329
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Musi Banyuasin –  Cuaca di langit  Desa Mulya Rejo B4, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] terlihat cerah, jarum jam saat itu telah menunjuk angka 10.30 WIB. Beberapa mobil Double Cabin 4×4 terlihat menelusuri jalan aspal campur karet  di Desa Mulya Rejo B4, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin [Muba]. Tepat di perkampungan […]

  • Paska Pemilu, Asa Menag Ramadhan Momentum untuk Bersatu

    Paska Pemilu, Asa Menag Ramadhan Momentum untuk Bersatu

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah telah menetapkan 1 Ramadan 1445 H jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap Ramadan kali ini dapat menjadi momentum bersatu paska Pemilu. Hal ini disampaikan Menag usai menyampaikan hasil Sidang Isbat (Penetapan) 1 Ramadan 1445 H, di Jakarta. “Mari jadikan momentum Ramadan, bulan penuh rahmat ini untuk […]

  • Budidaya Ikan Lele Gunakan Sistem Bioflok

    Budidaya Ikan Lele Gunakan Sistem Bioflok

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.854
    • 0Komentar

    SUBSEKTOR perikanan budidaya menjadi salah satu fokus Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga ketahanan pangan di masyarakat. Paket bantuan budidaya ikan sistem bioflok menjadi salah satu inovasi teknologi yang diperkenalkan kepada masyarakat sebagai salah satu solusi menghadapi tantangan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan ke depan. Koperasi Serba Usaha […]

  • Agar Pulang Umrah Lancar, Kemenhaj Bagikan Tips Penting di Bandara Jeddah

    Agar Pulang Umrah Lancar, Kemenhaj Bagikan Tips Penting di Bandara Jeddah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KEPULANGAN jemaah umrah Indonesia dari Tanah Suci kini semakin terpantau dan terkoordinasi dengan baik. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), melalui Tim Fungsi Konsuler KJRI Jeddah, terus melakukan pendampingan di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Selain memastikan proses check-in dan boarding berjalan lancar, pemerintah juga memberikan tips penting agar kepulangan jemaah tetap aman, nyaman, dan tanpa […]

  • Kolaborasi Ekraf-LSF, Misi Selamatkan Film dari Nasib Jadi Pajangan Festival

    Kolaborasi Ekraf-LSF, Misi Selamatkan Film dari Nasib Jadi Pajangan Festival

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 795
    • 0Komentar

    INDUSTRI  perfilman Indonesia itu ibarat jodoh, maka nasib 177 film yang belum tayang bisa dibilang kayak naksir tapi ga di-acc orang tua, sudah lulus sensor, sudah siap tampil, eh… malah nganggur gara-gara layar bioskopnya terbatas. Total layar cuma 2.145, padahal film yang antre tayang lebih panjang dari utang warung yang belum dilunasi saat Lebaran. Audiensi […]

expand_less
WordPress Archive Boldnote – Portfolio WordPress Theme Boliin – Resort & Hotel Booking WordPress Theme Bolt – Electronics, Furniture, Gym & Fashion Store Multipurpose WooCommerce WordPress Theme Bonete – Feminine Blog Elementor Template Kit Bonfire Creative Multipurpose WordPress Theme Bonjour – Magazine and Blog WordPress Theme Bonko | Safari & Zoo WordPress Theme Bonne – Chiropractic & Physiotherapy Elementor Template Kit Bonus Product for WooCommerce Booco – Responsive Magazine & Blog WordPress Theme