Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » Hobi dengar Lagu Melayu, Hirmeyudi Sukses Jadi Kolektor Barang Antik

Hobi dengar Lagu Melayu, Hirmeyudi Sukses Jadi Kolektor Barang Antik

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 11 Nov 2018
  • visibility 1.807
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BERAWAL dari hobi mendengar lagu-lagu Orkes Melayu, ternyata membuat Hirmeyudi (41) sukses menjadi pebisnis [kolektor] barang antik, berupa piringan hitam [PH].  Jual beli barang antik dari industri musik ini sudah dilakoninya sejak 2007 lalu.

Yudi sapaan hari-harinya itu, sedikit membuka rahasianya kenapa ia tertarik untuk menjadi kolektor PH ?. Menurutnya, ibarat sudah menjadi  makanan pokok dirinya mendengar orkes melayu, sehari tanpa mendengarkan orkes melayu dipiringan hitam, sepertinya  ada yang kurang dalam berakitivitas sehari-hari.

Nah, beranjak dari situ, akhirnya ia pun terinspirasi untuk mencoba mengkoleksi PH, bahkan mencoba menawarkan kepada pembeli yang juga hobi dengan orkes melayu di PH.

“Saya menjadi kolektor PH, sudah seumur dengan usia pernikahan saya,”ungkap pria dua anak ini, saat di jumpai di Toko antik, Gang Danau di Kawasan Cinde, minggu(11/11/2018).

Yudi  mengaku, pernah merogoh koceknya jutaan rupiah demi mendapatkan 1 buah PH,karena PH itu dinilai sangat langka.

“Tergantung dari langkanya PH itu sendiri, sedangkan untuk yang biasa sekarang dibandrol dengan harga puluhan ribu rupiah saja, saya contohkan, PH yang langka, seperti Pidato Proklamasi, itu jika ada kolektor, pasti harganya tinggi,”ucapnya sembari tersenyum ketika ST mengorek harga PH Pidato Proklamotor itu.

Terkait sulit atau tidaknya diperoleh PH ini, Ia mengaku tidak begitu sulit mendapatkannya, karena selain dirinya yang datang langsung ke tempat orang yang menjual, kebanyakan sekarang orang-orang datang langsung ke toko Antik miliknya.

Yudi sedikit bercerita sejarah tentang PH, menurutnya, PH itu ditemukan pada 1926 oleh Alexander Graham Bell.  Pada awalnya piringan hitam dibuat dari bahan kaca, karet dan plastik, namun yang paling terkenal adalah piringan hitam yang terbuat dari shellac, yaitu bahan kapas digunakan untuk membuat kertas manila.

“Karena mudah rusak, akhirnya menggunakan bahan yang lebih awet, yaitu plastik vinyl, sejenis dengan plastik polymer. Piringan hitam memiliki tiga ukuran, yaitu 78 rpm, 45 rpm, 33 1/3 rpm.

Yudi mengaku semua koleksi PH dapat di Palembang. “Kita sikat dulu yang disini, kan Palembang kota tua,”jelasnya.

Alat pemutar piringan hitam yang dipajang, kata Yudi terbilang klasik, yakni gramofone yang menggunakani corong, model kotak,dan model tas yang belum menggunakan listrik dengan memakai mesin terus diengkol. PH- nya tebal berbahan arang dan di pres mudah pecah, populer pada1948.

Seterusnya di atas 50 an ke luar turn table dan pick up yang sudah menggunakan listrik dan batere ph tipis bahan plastik lentur tak mudah pecah populer  era 70 an. Setiap alat disesuaikan perkembangan musik di zamannya, juga penyanyi yang populer di zamannya.

Sedangkan untuk dijual kembali, diakuinya pada awal memang tidak ada pembeli dari Palembang, karena banyak yang tidak punya alat PH, selain itu memang kurang minat,

“Makanya rata – rata pembeli umum kebanyakan kolektor dari luar kota Palembang terutama daerah Jawa dan luar negara Indonesia, seperti Malaysia,”urainya.

Sebenarnya, bukan permasalahan dari jual beli nya, urai ia, namu ada pesan moral yang selalu disampaikan Yudi untuk generasi saat ini.

Dia menilai tidak semua barang – barang usang itu tidak bernilai, tapi keberadaannya punya nilai sejarah yang kadang orang tidak tahu menjadi tahu.

“Kalo sekarang kalangan menengah dan pedagang sudah banyak yang mengkonsumsi, Alhamdulilah, berhasil juga mengupayakan berkembangnya hobi dengan  PH di Palembang,”jelas Yudi.

Dia mengakui saat baru memulai mengenal PH, PH itu hanya dipajang dipinggir jalan Cinde setiap hari minggu pagi, karena diawal alat untuk memutar piringan hitam tidak dijual.

“Setiap aku pamerkan PH, ramai berkerumun dan lagu aku putar bergantian malah banyak yang request akhirnya, satu demi satu bermunculan penggemar dan membeli alat selanjutnya beli PH,” terangnya.[**]

 

Penulis : Faldy

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Idul Adha, Kementan Siapkan 15 Ton Bawang dan Cabai

    Jelang Idul Adha, Kementan Siapkan 15 Ton Bawang dan Cabai

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.528
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) menggelar pasar murah khusus bawang dan cabai di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Pasar Minggu, Jakarta Selatan untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat dalam menghadapi hari besar Iduladha mendatang. Dalam kegiatan itu, pemerintah menyiapkan 15 ton bawang dan cabai yang dijual dengan harga Rp32 ribu per kilogram dan aneka cabai dijual Rp59 ribu […]

  • Piring Pelepah Pinang Pemberdayaan Masyarakat Muba Ramah Lingkungan

    Piring Pelepah Pinang Pemberdayaan Masyarakat Muba Ramah Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.518
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Pemerintah Desa dan warganya tak henti-hentinya melakukan inovasi produk yang menjawab isu lingkungan dan peningkatan perekonomian masyarakat. Setelah sukses hingga go internasional dengan produk Gambo Muba-  produk kain jumputan berbahan getah gambir- kali ini Pemkab Muba, TP. PKK Muba dan Tim Comunity Bussines Development Specialist, Kelola Sendang ZSL Indonesia […]

  • Hari Otda 2022 di OKI, Kuatkan Peran ASN serta Sinergi Pusat-Daerah

    Hari Otda 2022 di OKI, Kuatkan Peran ASN serta Sinergi Pusat-Daerah

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 788
    • 0Komentar

    BUPATI OKI diwakili Sekretaris Daerah, H. Husin, S. Pd, MM, M.Pd mengikuti peringatan Hari Otonomi Daerah ke 26 Tahun 2022 secara virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri, Senin (25/4/22). Dalam sambutan Mendagri Tito Karnavian yang dibacakan oleh Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro, peringatan Hari Otda 2022 ini bertujuan untuk menguatkan Peran ASN serta Sinergi Pusat-Daerah […]

  • Modifikasi Cuaca Makin Canggih, BMKG Dorong AI dan UAV Hadapi Cuaca Ekstrem

    Modifikasi Cuaca Makin Canggih, BMKG Dorong AI dan UAV Hadapi Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Modifikasi cuaca diarahkan ke pemanfaatan teknologi lebih canggih guna menghadapi cuaca ekstrem. BMKG membahas penggunaan kecerdasan buatan (AI), pesawat tanpa awak (UAV), pemodelan numerik, dan teknologi fisika awan bersama negara-negara ASEAN. Pembahasan itu berlangsung dalam ASEAN Workshop on Weather Modification Science and Emerging Technologies 2026 di Auditorium BMKG, 10-12 September 2026. Forum tersebut […]

  • Begini Alasan Walikota Palembang Ngotot Percepat Restorasi Sungai Sekanak Lambidaro ?

    Begini Alasan Walikota Palembang Ngotot Percepat Restorasi Sungai Sekanak Lambidaro ?

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.380
    • 0Komentar

    Restorasi ini sudah lama direncanakan, sejak dirinya turun membersihkan sungai melalui program gotong-royong bersama masyarakat dengan harapan anak Sungai Musi seperti Sungai Sekanak Lambidaro berfungsi kembali dan tertata rapi.

  • Agar Imun Tubuh Kuat Hadapi Covid-19, Muba, DPR RI & KKP Ajak Masyarakat  Gemarikan

    Agar Imun Tubuh Kuat Hadapi Covid-19, Muba, DPR RI & KKP Ajak Masyarakat  Gemarikan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 910
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Wakil Bupati Muba Beni Hernedi bersama Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Riezky Aprilia SH MH dan Direktur Sistem Logistik Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Innes Rahmania API SSos MM melaksanakan Kunjungan kerja di Kecamatan Tungkal Jaya, dan Kecamatan Sungai Lilin, Kamis (04/06/2020) tepatnya di […]

expand_less
WordPress Archive Populi – Politician Elementor Template Kit Popup banner wordpress plugin – Float Banners Popup for AMP Popup Maker – Advanced Targeting Conditions Popup Maker – Advanced Theme Builder Popup Maker – Age Verification Modals Popup Maker – Aweber Integration Popup Maker – Exit Intent Popups Popup Maker – Forced Interaction Popup Maker – Leaving Notices