Jumat, 9 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2025: Si Mesin Rahasia Ekraf Jangan Dibiarkan Ngambek!

Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2025: Si Mesin Rahasia Ekraf Jangan Dibiarkan Ngambek!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
  • visibility 932
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau bicara soal kekayaan intelektual (KI), banyak yang masih mikirnya kaya mikir rencana diet penting, tapi sering ditunda-tunda dan ujung-ujungnya cuma jadi wacana sambil ngemil. Padahal, KI itu bukan cuma soal ngurusin hak cipta lagu dangdut atau desain batik, tapi ini adalah mesin emas ekonomi kreatif kita yang kadang dibiarkan mogok gara-gara kurang perhatian.

Nah, di Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2025 yang diadakan Kementerian Hukum bareng Kemenekraf, ternyata ada pameran keren kayak peluncuran POP Hak Cipta e-SEAL 2025 dan penghargaan UMKM yang bikin kita sadar, KI bukan barang mewah, tapi kebutuhan pokok!.

Bayangkan KI itu seperti ayam kampung kalau dirawat dan diberi makan dengan benar, bisa bertelur emas. Tapi kalau dibiarkan begitu saja, ayamnya kurus, telurnya sedikit, hasilnya juga cekak. Negara-negara seperti Korea Selatan dan Jepang sudah lama paham ini. Mereka bukan hanya melindungi KI, tapi juga memolesnya sampai bersinar di panggung global.

Steve Jobs pernah bilang, “Innovation distinguishes between a leader and a follower.” Artinya, inovasi dan perlindungan atas karya cipta adalah pembeda antara jadi pemain utama atau cuma penonton yang bengong.

Di Indonesia, Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kemenekraf, Cecep Rukendi, ngasih wejangan yang cukup ngena buat kita semua, KI bukan cuma untuk dibanggakan di acara seremonial, tapi harus diolah jadi senjata rahasia, agar produk kreatif lokal gak cuma jadi bahan jualan di pasar pagi, tapi bisa laris manis di pasar dunia. Jadi, kalau mau ekonomi kreatif kita meledak kayak kembang api malam tahun baru, harus ada sinergi antara pemerintah, pelaku kreatif, dan masyarakat luas. Gak bisa cuma nyadar pas ada acara doang, lalu abis itu melengos.

Dalam kehidupan sehari-hari, KI itu ibarat ‘benih unggul’ yang kalau ditanam di tanah subur ekosistem kreatif, hasilnya bisa panen raya lapangan kerja dan kesejahteraan. Seperti pepatah lama yang berkata, “Tak ada rotan, akar pun jadi,” kita harus mulai kreatif memanfaatkan KI untuk berbagai sektor, bukan cuma fokus pada yang sudah mainstream.

Contohnya, seperti negara-negara Skandinavia menggabungkan KI dengan teknologi hijau untuk menciptakan inovasi ramah lingkungan yang mendapat apresiasi global.

Namun sayangnya, masih ada yang mikir urus KI itu ribet dan mahal, padahal biaya itu ibarat investasi buat masa depan. Kalau kita malas melindungi karya kita sendiri, jangan heran kalau negara lain yang lebih ‘rajin servis’ bakal nyulik ide kita, terus kita cuma bisa bilang, “Ya sudah, yang penting kan kita sudah buat duluan.” Padahal, kata Albert Einstein, “Creativity is intelligence having fun.” Artinya, kreativitas harus dijaga dan dilindungi supaya bisa terus ‘bermain’ dan berkembang.

Lalu, Tiongkok, meski dikenal sebagai pabrik dunia, Tiongkok kini juga gencar melindungi kekayaan intelektualnya. Mereka mendirikan pengadilan khusus KI dan memperkuat regulasi agar inovasi lokal tidak mudah dijiplak, contohnya, Huawei dan Tencent yang terus bersaing secara global dengan perlindungan KI yang ketat.

Amerika Serikat [AS] punya sistem paten dan hak cipta yang sangat kuat, didukung oleh lembaga seperti USPTO (United States Patent and Trademark Office). Silicon Valley adalah contoh nyata bagaimana perlindungan KI mendorong lahirnya startup raksasa seperti Apple, Google, dan Tesla. Begitupula Jerman, sebagai negara industri maju, Jerman sangat serius soal paten dan perlindungan merek. Mereka punya sistem yang sangat terstruktur untuk melindungi produk teknologi dan manufaktur, sehingga perusahaan otomotif seperti BMW dan Volkswagen bisa mempertahankan keunggulan inovasinya.

Bahkan lebih dekat di Asean, meskipun kecil, Singapura sangat serius mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif dengan perlindungan KI yang ketat, serta kebijakan yang mendukung startup dan UMKM kreatif agar bisa bersaing di tingkat regional dan global.

Nah, Jadi KI itu sangat penting untuk dilindungi, karena KI adalah pilar utama yang menopang ekonomi kreatif kita agar bisa jadi raksasa yang gak cuma menggelegar di panggung lokal tapi juga dunia internasional.

Pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama menyambut dan merawat KI ini seperti merawat pohon beringin yang rindang berdiri kokoh dan memberi naungan bagi banyak generasi kreator. Jangan sampai KI cuma jadi pajangan di ruang rapat, tapi harus menjadi mesin penggerak ekonomi yang sesungguhnya.

Ingat, tanpa perlindungan dan pemanfaatan KI yang maksimal, kita ibarat tukang sulap yang merapal mantra tapi lupa bawa tongkat sihirnya. Yuk, kita jadi kreator cerdas yang pintar mengurus KI, biar karya kita gak cuma viral sehari, tapi abadi sepanjang masa!.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Penularan Covid, Indonesia Mampu Mengubah Pandemi Menjadi Endemi

    Tekan Penularan Covid, Indonesia Mampu Mengubah Pandemi Menjadi Endemi

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 739
    • 0Komentar

    SEBAGAI negara dengan jumlah penduduk ke-4 terbesar di dunia, Indonesia berperan penting dalam usaha mengubah pandemi COVID-19 menjadi endemi. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan penanganan ini juga akan menjadi kontribusi dalam usaha menurunkan status penularan COVID-19 di dunia. “Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, masyarakat global berharap pandemi ini dapat mengecil […]

  • Istri Gubernur Komandoi Gerakan Perempuan Peduli Mangrove

    Istri Gubernur Komandoi Gerakan Perempuan Peduli Mangrove

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 860
    • 0Komentar

    MENINGKATKAN kepedulian perempuan terhadap kelestarian hutan mangrove, Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel, Hj. Febrita Lustia Herman Deru yang akrab disapa Feby Deru ikut mengomandoi gerakan  Penanaman Serentak Mangrove di 12 Provinsi di Indonesia, di wilayah Sumsel di Pelabuhan Tanjung Api-Api, Desa Sungsang, Kecamatan Sungsang Kabupaten Banyuasin, Selasa (9/7/2019]. Gerakan yang berpusat di Kecamatan Bunaken, Kota Manado […]

  • Gubernur Sumsel Minta PSHT Dapat Berkontribusi Dalam Pembangunan

    Gubernur Sumsel Minta PSHT Dapat Berkontribusi Dalam Pembangunan

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 747
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru untuk meningkatkan kontribusinya dalam membangun Sumsel. “Saya ingin kedepan PSHT bisa menjadi lebih maju, dan kemajuannya juga harus dirasakan oleh semua kalangan. Saya juga mengajak seluruh anggota PSHT di Sumsel dapat terus berkontribusi dalam membangun daerah ini dengan keikhlasan,” kata Herman Deru ketika membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) […]

  • Kanwil DJBC Sumbagtim Catat Penerimaan Lampui Target

    Kanwil DJBC Sumbagtim Catat Penerimaan Lampui Target

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.120
    • 0Komentar

    DJBC sebagai instutusi memiliki tugas  revenue collector, community protector, trade facilitator and industrial assistance.

  • Waspada Akan Investasi, Polri Bakal Edukasi Masyarakat di 100 Pusat Perbelanjaan Agar Tak Terjebak Investasi Bodong

    Waspada Akan Investasi, Polri Bakal Edukasi Masyarakat di 100 Pusat Perbelanjaan Agar Tak Terjebak Investasi Bodong

    • calendar_month Sabtu, 5 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 637
    • 0Komentar

    KABAHARKAM Polri, Komjen. Pol. Drs. Arief Sulistyanto, M.Si., menjadi pembicara dalam dialog podcast di Polri TV dengan tema “Waspada Penipuan Bermodus Investasi”. Hal ini karena sekarang banyak yang terjebak dengan investasi bodong. Bersama dengan narasumber lain yakni Wakil Ketua Umum Koordinator Organisasi Hukum dan Komunikasi Kadin Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi, Kabaharkam sekaligus memberikan edukasi masyarakat […]

  • Jawab Kebutuhan Konsumen di Bulan Ramadhan, Reno8 5G Warna Baru dengan RAM 12GB Diluncurkan

    Jawab Kebutuhan Konsumen di Bulan Ramadhan, Reno8 5G Warna Baru dengan RAM 12GB Diluncurkan

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 653
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Jawab Kebutuhan Konsumen di Bulan Ramadhan, Reno8 5G Warna Baru dengan RAM 12GB produksi Oppo resmi diluncurkan. Perangkat favorit Reno8 5G dengan warna baru dan RAM lebih besar untuk menjawab kebutuhan konsumen di bulan Ramadan. Warna baru OPPO Reno8 5G dinamakan Sunkissed Beige terinspirasi dari keindahan kilauan sinar matahari yang menambah nuansa kemewahan, […]

expand_less
WordPress Archive Wpcast – Audio Podcast WordPress Theme WpCasterPro – Podcast WordPress Theme WPCLOUD – Creative One-Page Theme WPCode Pro – WordPress Code Snippets Plugin Wpcomomatic WordPress.com To WordPress Automatic Cross-Poster Plugin for WordPress WPCool – Notifications from CF7, WooCommerce to WhatsApp, Telegram, Discord WPCS – WordPress Currency Switcher Professional – Multi Currency wpDataTables – Tables and Charts Manager for WordPress wpDiscuz – Ads Manager wpDiscuz – Advanced Likers