Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » Cegah Karhutla, ‘Turun Gunung’ Ramai-ramai, Apa Harapan OPD di OKI ?

Cegah Karhutla, ‘Turun Gunung’ Ramai-ramai, Apa Harapan OPD di OKI ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 16 Sep 2019
  • visibility 1.150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MUSIM Kemarau belum jelas kapan berakhir, banyak hutan dan areal perkebunan sudah terbakar, ntah disengaja atau tidak, tetapi yang jelas sudah banyak ditemukan titik api.

Titik api [hosport] sudah banyak membuat hutan dan kebun terbakar selama musim kemarau tahun ini, dampaknya pun sangat berbahaya karena dari hutan dan kebun terbakar tersebut membuat kondisi cuaca menjadi berkabut, akibat banyaknya asap akibat dari kebakaran tersebut, sehingga membahayakan juga kesehatan, terutama penyakit ISPA/Infeksi saluran pernapasan akut.

Oleh sebab, jajaran seluruh pimpinan daerah di Ogan Komering Ilir [OKI] berjibaku untuk ‘turun gunung’ dalam upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran di Ogan Komering Ilir (OKI).

Pantauan ST, Senin pagi, Sekretaris Daerah, Dandim 0402, Kapolres OKI, BPBD, Manggala Agni menelusuri kawasan gambut sepucuk, Kayuagung dengan menggunakan motor trail.

Bukan itu saja, mereka juga mengunjungi dan memberikan motivasi kepada Satgas, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang ikut terjun ke titik api bersama anggota tim untuk memadamkan api.

Seperti di Kelurahan Paku, Kecamatan Kayuagung, Satgasratgab TNI, Polri, BPBD, dan Manggala Agni dibantu masyarakat memadamkan api yang telah membakar lahan gambut,” kata Kepala BPBD Kabupaten OKI, Listiadi Martin.

Forkopimda juga memberikan edukasi kepada warga di sekitar lokasi kebakaran, dan mengimbau untuk waspada dan menjaga wilayahnya terutama yang paling dekat dengan hotspot.

Warga juga diminta untuk ringan tangan membantu personil pemadam, dan jika memungkinkan membantu logistik terutama air minum untuk satgas yang berada di lokasi kebakaran.

”Sangat membantu terutama air putih untuk minum, karena mereka bekerja memadamkan api bukan sebentar, bahkan bisa seharian penuh,” Ungkap Sekda OKI, Husin, S. Pd, MM.

Sekda menekankan para Camat dan Kepala Desa agar memberi pemahaman dan mengajak masyarakat untuk peduli dan berperan aktif dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan. “Tanggung jawab untuk menjaga lingkungan dari kebakaran lahan sejatinya kewajiban kita semua bukan hanya tugas Satgas Karhutla,” pungkasnya

 

Berkawan dengan Kobaran Api

Dalam dua bulan ini, Satgas Karhutla OKI ‘berkawan’ dengan kobaran api yang membawa asap bahaya bagi semua orang, termasuk anak dan istri mereka. Mereka tak menampik, kesehatan mereka sendiri juga terancam, bahkan berujung ajal.

Dengan peralatan dan tenaga tersisa, mereka terus bekerja, setia melawan api. Setiap hari, tidak hanya satu titik api yang harus dipadamkan. Ada banyak titik yang harus dipadamkan, hingga mereka membagi tim dan saling bekerja sama memadamkan api.

Dandim 0402 OKI, Letkol. Inf. Riyandi mengatakan untuk melakukan pemadaman ini, selain TNI/Polri, di lokasi dibantu tim pemadaman dari Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni, BPBD dan BNPB serta perusahaan swasta.

Riyandi menjelaskan, pemadaman sekaligus pendinginan masih terus dilakukan di lokasi kebakaran. Sejumlah alat berat juga diterjunkan ke lokasi kebakaran.

Bukan perkara mudah memadamkan api di lahan gambut. Sulitnya sumber air ditambah lagi, akses jalan menuju lokasi kebakaran kadang jauh dan susah dilalui medannya.

“Areal lahan yang terbakar berada di tengah hutan sehingga pemadaman darat sulit menjangkau seluruh area. Oleh karena itu, Satgas Udara dimaksimalkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan,” terang Riyandi.

Sementara itu, tim darat juga berjibaku melawan api, Tim Satgas Terpadu dibantu Babinsa dan Babinkamtibmas terus meningkatkan patroli dan Sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membakar hutan dan lahan.

“Kita ajak masyarakat untuk peduli, kita juga menggelar Do’a dilanjutkan Sholat Istisqo’ bersama para santri Pondok Pesantren dan masyarakat sekitar” kata Riyandi.

Satgas Karhutla menurut Riyandi sudah berjuang semampu mereka.“Harapan kita semua pasti sama, meminta semesta segera menurunkan hujan, meminta kepada tangan yang ringan menyulutkan api menjadi besar untuk tidak melakukannya terus-menerus,” harapnya.[**]

 

Penulis : dra

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berjalan Sukses, Sumsel Tuan Rumah Harlah NU Wilayah Barat

    Berjalan Sukses, Sumsel Tuan Rumah Harlah NU Wilayah Barat

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 693
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru (HD) menyampaikan rasa bangganya karena Sumsel dipilih sebagai tuan rumah perhelatan Harlah Nahdlatul Ulama (NU) Wilayah Barat ke-96 tahun dan berjalan sukses. Bahkan perayaan ini sangat luar biasa karena bersamaan dengan program peremajaan sawit rakyat. “Ini sangat istimewa bagi kami karena Sumsel dipilih sebagai tuan Harlah NU sekaligus melaksanakan program […]

  • Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

    Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Senin (28/12/2020) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus COVID-19. “Tidak ada penambahan kasus per 28 Desember 2020,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Diketahui, hingga 28 Desember ada 696 kasus diantaranya 607 kasus sembuh, 60 masih dirawat, dan 29 kasus meninggal dunia. Sementara itu, berdasarkan data update Gugus […]

  • Bantu Pasien Covid, Polda Riau Kawal Ketat Pengiriman 70 Ton Oksigen ke Jakarta

    Bantu Pasien Covid, Polda Riau Kawal Ketat Pengiriman 70 Ton Oksigen ke Jakarta

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 780
    • 0Komentar

    BANTU ketersediaan oksigen pada pasien Covid-19 di Jakarta, Polda Riau melaksanakan pengawalan ketat pada pegiriman 70 ton oksigen yang akan dikirim dari Riau. Kapolda Riau, Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan, pihaknya mengerahkan 2 unit kendaraan pengawal dan 4 personel Kepolisian. “70 ton oksigen diangkut 5 unit truk, dikawal menggunakan 2 […]

  • Sambut HPN,  Ribuan Peserta Ikut Lokakarya Jurnalistik

    Sambut HPN, Ribuan Peserta Ikut Lokakarya Jurnalistik

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 742
    • 0Komentar

    RIBUAN mahasiswa dari empat kota berbeda, yakni Kendari, Jakarta, Yogyakarta dan Kota Solo dijadwalkan akan mengikuti lokakarya (workshop) jurnalistik yang digelar secara hybrid, dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari Provinsi Sulawesi Utara (Sultra). Guna meningkatkan kualitas literasi digital. Kepala Monumen Pers Nasional, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Ditjen IKP […]

  • Gubernur Sumsel ikut Rapat Persiapan Cegah Karhutla, Aplikasi ASAP Digital Segera Dilaunching

    Gubernur Sumsel ikut Rapat Persiapan Cegah Karhutla, Aplikasi ASAP Digital Segera Dilaunching

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 735
    • 0Komentar

      GUBERNUR Sumatera Selatan H Herman Deru diwakili Kadis Kominfo Prov. Sumsel H. Achmad Rizwan, SSTP, MM mengikuti Rapat Persiapan Launching Sistem Analisa Pengendalian Karhutla Digital (ASAP Digital) yang dipimpin oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan SIak., SH., M.H. di Ruang Rapat Kapolda Sumsel, belum lama ini. Dalam kegiatan tersebut, dibahas berbagai persiapan launching […]

  • Bus Masuk Jurang, Korban Meninggal Jadi 26 Orang, Kemungkinan Bertambah

    Bus Masuk Jurang, Korban Meninggal Jadi 26 Orang, Kemungkinan Bertambah

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.441
    • 0Komentar

    PROSES evakuasi terhadap korban bus PO Sriwijaya jurusan Bengkulu-Palembang yang jatuh kedasar Sungai Lematang Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam semalam masih terus dilakukan tim evakuasi gabungan. Ben Telau, anggota Basarnas kota Pagaralam mengungkapkan pihaknya menduga masih ada sebagian korban yang masih terjebak didalam badan bus naas tersebut sehingga upaya SAR akan terus lanjutkan. “Data kami […]

expand_less
WordPress Archive Mefolio Ajax Resume WordPress Theme Mega Factory – Industrial WordPress Theme Mega Main Extensions – All-in-one Addons for WPBakery Mega Main Menu | WordPress Menu Plugin Mega Posts and Custom Posts Display WP Plugin Mega Posts Display for WPBakery Mega Products WooCommerce WordPress Plugin Mega Project – Construction WordPress Mega WooCommerce Addons for Elementor Mega WordPress ‘All-My-Items’ Bundle by CodeRevolution