Jumat, 2 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sosial » Mensos Instruksikan Pekerja Sosial Berkontribusi Penanganan Sosial Dampak Covid-19

Mensos Instruksikan Pekerja Sosial Berkontribusi Penanganan Sosial Dampak Covid-19

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
  • visibility 1.132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANTANGAN dalam pembangunan kesejahteraan sosial kini semakin kuat dan dinamis. Berbagai isu muncul sebagai dampak pandemi Covid-19, di antaranya rasisme, kekerasan, kelaparan, perubahan iklim, ketidakadilan, dan ketidakmerataan.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menginstruksikan agar pekerja sosial berkontribusi nyata dalam penanganan berbagai tantangan kesejahteraan sosial sebagai dampak pandemi Covid-19. Mensos mengajak pekerja sosial b dan pihak terkait memperkuat kerja sama dan mempererat solidaritas.

“Krisis ini juga mengajarkan kepada kita bahwa secara global, kita semua terhubung dan saling mempengaruhi, menembus semua batas dan ‘kotak-kotak’ yang selama ini kita yakini sebagai suatu identitas. Mari tingkatkan kerja sama dan mempererat solidaritas,” kata Mensos saat memberikan sambutan dalam peringatan “Hari Pekerjaan Sosial Sedunia 2021” secara daring, di Jakarta (16/03).

Peringatan hari pekerjaan sosial sedunia setiap tahunnya jatuh pada minggu ketiga di bulan Maret. Tahun ini jatuh pada tanggal 16 Maret 2021. Peringatan ini merupakan mandat dari International Federation of Social Workers (IFSW) bagi negara-negara dan organisasi anggotanya terutama pada para peksoss di seluruh dunia untuk menyuarakan dan mempromosikan isu-isu penting tentang kemanusiaan setiap tahun.

Menurut dia, yang diusung oleh IFSW tahun ini, tertuang dalam global agenda of social work & social development 2020-2030, adalah Ubuntu: I Am because We Are: Strengthening Social Solidarity and Global Connectedness.

Terkait dengan tema kegiatan, Mensos menyatakan, Ubuntu bukanlah hal baru bagi masyarakat Indonesia. Ia yakin nun di seberang lautan sana di Afrika, sebagai makhluk sosial kita juga berbagi nilai-nilai yang sama.

“Kita mempunyai nilai-nilai filosofi dalam budaya kita, kita kenal istilah “Bhinneka Tunggal Ika”, “gotong royong”, “tepo seliro”, “musyawarah dalam mufakat”, “bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” ada lagi “Pela Gandong” dan lain-lainnya. Semua makananya merupakan ikatan persatuan yang saling mengangkat saudara”, “solidaritas sosial” dan masih banyak lagi filosofi-filosofi hidup orang Indonesia yang sangat beragam,” katanya.

Namun yang paling utama jangan lupa bagaimana dasar negara kita Pancasila jelas menggambarkan filosofi Bangsa Indonesia. Dan sudah seharusnya setiap silanya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Saya khawatir, lunturnya pemahaman nilai-nilai Pancasila akan mengancam keberlangsungan hidup kita sebagai Bangsa Indonesia,” katanya.Kemensos Foto : Ist

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cik Ujang Kasih Bensin, UMKM Langsung Ngebut!

    Cik Ujang Kasih Bensin, UMKM Langsung Ngebut!

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.451
    • 0Komentar

    KALAU urusan semangat, pelaku UMKM itu ibarat mesin diesel, suaranya berisik, tapi tenaganya gak ada matinya, dan Jumat (17/10/2025) kemarin, mereka kayak abis diisi pertalite motivasi langsung sama Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang, pas buka acara SMEXPO 2025 di Palembang Square Mall. Yang bikin seru, acaranya bukan acara pamer-pameran ala pejabat ngantuk. SMEXPO ini […]

  • Muba Luncurkan Program Sidang Isbat Nikah Terpadu

    Muba Luncurkan Program Sidang Isbat Nikah Terpadu

    • calendar_month Senin, 13 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 976
    • 0Komentar

    Sekayu – Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] meluncurkan program Sidang Isbat Nikah Terpadu untuk masyarakat kurang mampu yang masuk dalam basis data terpadu [BDT]secara gratis. Program ini akan mengalokasikan 800 pasangan suami istri [pasutri], sebagai salah  satu bentuk kepedulian Muba guna mempermudah administrasi dan kepastian status pernikahan masyarakatnya. Sejumlah Perwakilan OPD dan Camat serta Kepala Desa (Kades) […]

  • Jangan Lakukan 5 Hal ini  Saat Berwisata di Korea Selatan

    Jangan Lakukan 5 Hal ini Saat Berwisata di Korea Selatan

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.362
    • 0Komentar

    SEBELUM Teman Traveler pergi liburan di Negeri Ginseng perlu diperhatikan beberapa kebiasaan yang perlu dihindari. Berikut 5 hal jangan dilakukan saat berwisata di Korea Selatan, untuk menghormati dan menghargai adat istiadat yang berbeda dengan kita. Yuk simak daftar di bawah ini. 1. Jangan Bicara Informal Dengan Orang Baru Dikenal Dikutip dari Kompas.com, Teman Traveler jangan […]

  • “Songket di Runway, Gubernur di Catwalk, & Ekonomi Kreatif yang Tersenyum Miring”

    “Songket di Runway, Gubernur di Catwalk, & Ekonomi Kreatif yang Tersenyum Miring”

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 603
    • 0Komentar

    Artikel ini disajikan dalam dua bahasa: Indonesia dan Inggris. Scroll ke bawah untuk membaca versi bahasa Inggris.[This article is available in both Indonesian and English. Scroll down for the English version] HIDUP di dunia ini, ada dua hal yang bisa bikin orang terpukau tanpa banyak bicara kecantikan dan diskon, tapi ternyata, songket Palembang juga bisa, […]

  • 8 Mahasiswa Muba Di Sudan Dapat Kucuran Dana 24 Juta Rupiah

    8 Mahasiswa Muba Di Sudan Dapat Kucuran Dana 24 Juta Rupiah

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2020
    • account_circle Aan
    • visibility 868
    • 0Komentar

    PANDEMI COVID-19 yang terjadi hampir di seluruh negara dan dirasakan semua lapisan memaksakan semua aktifitas menjadi terbatas. Seperti yang dialami 8 mahasiswa asal Muba di Sudan Afrika Utara, ke delapan mahasiswa berprestasi ini terpaksa bertahan di Sudan karena sedang terjadi lockdown. Delapan mahasiswa ini pula mengalami kesulitan dan Senin (20/7/2020) Bupati Muba Dr Dodi Reza […]

  • Genangan Air di Jalan Kota Palembang Bikin Warga Resah, Usai Subuhan Harno Pantau Titik-titik yang Rawan, Salah Satunya di Simpang Polda, Begini Jawabnya…

    Genangan Air di Jalan Kota Palembang Bikin Warga Resah, Usai Subuhan Harno Pantau Titik-titik yang Rawan, Salah Satunya di Simpang Polda, Begini Jawabnya…

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 949
    • 0Komentar

    MOMENTUM subuh nampaknya tidak disia-siakan oleh Walikota Palembang H. Harnojoyo dalam menanggapi setiap keresahan masyarakat, khususnya permasalahan terkait genangan air. Pasalnya, usai melaksanakan kegiatan safari subuh yang rutin dilakukan, Harnojoyo terlihat masih menyempatkan diri meninjau beberapa titip rawan genangan air di Kota Palembang, salah satunya yakni kawasan simpang Polda Palembang.“Alhamdulillah tadi kita bersama PUPR sempat […]

expand_less
WordPress Archive Firoox – Industrial Business Elementor Template Kit FirstCut – Barbershop & Men’s Grooming Elementor Template Kit FirstData Payeezy Payment Gateway WooCommerce Plugin Firwl – Cyber Security WordPress Theme Fishco – Fishing & Hunting Club Elementor Template Kit FishingClub – Fishing & Hunting Theme Fit Coach – Health, Yoga and Lifestyle WordPress Theme Fit Factory – Fitness Gym Elementor Template Kit Fit Point – Gym & Fitness Elementor Template Kit Fitben – Gym Fitness WordPress Theme