Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Bantu Pelaku Usaha Perikanan di Pesisir Selatan

Bantu Pelaku Usaha Perikanan di Pesisir Selatan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
  • visibility 2.600
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUSILAYANTI adalah satu dari 236 pendamping permodalan yang disalurkan Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Warga Kawasan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan,  Kabupaten Pesisir Selatan ini sadar betul akan kekayaan sumber daya daerahnya.

Masuk dalam daerah administratif Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Pesisir Selatan memiliki garis pantai sekitar 200 Km. Sebagian besar masyarakatnya adalah pelaku usaha kelautan dan perikanan. Belum lagi potensi perikanan darat yang menjadi primadona untuk dibudidayakan, seperti nila dan lele.

Meski menyandang gelar Sarjana Hukum dari Universitas Andalas, wanita 43 tahun ini lebih memilih terjun di dunia perikanan. Karier yang dititinya sejak 2004 di BPR Koto XI Tarusan, rela ia lepaskan. Tepatnya sejak 2016, ia bergabung dalam Manajemen Usaha Penyuluh Perikanan Bantu KKP.

Alih profesi ke dunia perikanan dan kelautan bukanlah hal sulit. Sebab suami Susilayanti yang berpendidikan S2 Perikanan, sudah sejak lama berprofesi sebagai penyuluh.

Sejak menjadi ujung tombak LPMUKP, hingga saat ini, ibu satu putra dan dua putri ini telah mendampingi 95 pemanfaat dengan miliaran dana pinjaman modal. Tidak ada catatan merah dari para pemanfaat yang didampinginya. Yang ada hanya cerita pelaku usaha merasa sangat  terbantu dengan sistem pendampingan yang ia lakoni.

“Para pelaku usaha tidak langsung dilepas seperti anak ayam yang kehilangan induk. Setelah pencairan masuk ke rekening, mereka akan dibina dan didampingi hingga dinyatakan lunas. Tentu dengan pendampingan ini juga memastikan penggunaan dana bisa tepat,  dengan begitu pengembalian pun lancar,” kisahnya.

Kepiawaiannya dalam menyampaikan keunggulan program pendanaan dari LPMUKP membuahkan hasil. Banyak pelaku usaha memilih LPMUKP karena bunganya yang rendah.

Banyak pengalaman yang didapatnya selama menjadi pendamping. Pernah ada anak muda yang sempat putus asa lantaran mengalami kesulitan modal untuk mengembangkan usaha budidaya lele sistem bioflok. Sampai akhirnya anak muda tersebut bertemu LPMUKP melalui tangan Susilayanti. Usahanya kini berkembang.

“Saya tidak hanya bekerja, melainkan sambil beribadah menolong masyarakat di sini. Banyak yang berterimakasih kepada LPMUKP melalui saya, karena mereka merasa sangat terbantu dan tidak memberatkan,” akunya.

Meski akrab dengan para pemanfaat, Susilayanti tegas menghindari kolusi. Menurutnya, kolusi dalam penyaluran pembiayaan merupakan pangkal kemacetan. Pendamping jadi susah menagih.

“Dalam istilah Minang itu tagigik lidah, dimana bila sudah menerima suatu imbalan dari orang yang kita bantu, maka kita akan sungkan untuk menagih mereka,” pesannya.[***]

KKP

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Kesaksian Anak Jalanan’   

    ‘Kesaksian Anak Jalanan’  

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.313
    • 0Komentar

     KEMATIAN tak lagi mengharukan             Kematian tak lagi misteri Kematian hanyalah komoditi  yg dinikmati pagi hari sambil menenggak wedang kopi.    Tak kulihat rembulan malam ini                                  Rembulan telah jatuh tersungkur di lumpur sawah  dan di lindas roda traktor.       Tak kudengar kicau burung  Tak ada bunyi kelepak sayap  Karena paruh dan sayapnya telah terjepit pita kaset dan […]

  • Alex Noerdin Tetap Pede, Meski Ada Perubahan Terkait Penyelenggaraan Asian Games

    Alex Noerdin Tetap Pede, Meski Ada Perubahan Terkait Penyelenggaraan Asian Games

    • calendar_month Minggu, 15 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.441
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menghadiri Penandatanganan Amandemen Host City Contract-Deed of Adherence antara Pemerintah Indonesia, INASGOC dan OCA di Ruang Bhin Bhin INASGOC Head Quarter, Wisma Serbaguna Senayan, Minggu (15/10).

  • Agenda Tahunan Anugerah Jurnalistik Adinegoro Segera Digelar

    Agenda Tahunan Anugerah Jurnalistik Adinegoro Segera Digelar

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 730
    • 0Komentar

    MESKI masih situasi pandemi COVID-19, tak menyurut langkah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik Adinegoro yang menjadi penghargaan tertinggi bagi karya jurnalistik di Indonesia. Konsep penghargaan secara hybrid, menggabungkan luring dan daring, kembali digelar jelang Hari Pers Nasional 9 Februari 2022 mendatang. Walau tentunya tetap mengikuti protokol kesehatan dan kemungkinan terjadinya pembatasan sosial kembali […]

  • Mengenal “Zombie”

    Mengenal “Zombie”

    • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.077
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Zombie adalah makhluk mitos yang sering dikaitkan dengan dunia maya dan fiksi horor. Istilah “zombie” berasal dari budaya voodoo di Haiti dan merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan spiritual di sana. Sejarah zombie memiliki akar yang panjang dan beragam, tetapi saya akan memberikan gambaran umum tentang bagaimana konsep zombie berkembang seiring waktu. Asal-usul […]

  • Kejar Kejaran di Sawah, Polri Lumpuhkan Dua Bandar Sabu

    Kejar Kejaran di Sawah, Polri Lumpuhkan Dua Bandar Sabu

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 973
    • 0Komentar

    DIREKTUR Reserse Narkoba Polda Sulsel kembali sukses menggulung sindikat peredaran Narkoba di wilayah hukum Polres Pinrang dan dua dugaan bandar terpaksa dilumpuhkan. Personil Unit III Subdit 1 DitRes Narkoba Polda Sulsel yang dipimpin langsung Kompol Andi Sofyan,SH,SIK, berhasil mengungkap dua bandar sabu dengan barang bukti lumayan besar. Kedua pelaku ditangkap saat digrebek dan mencoba melarikan […]

  • Dilatih Wawasan Kemimpinan & Kebangsaan, Perangkat Desa Muba Digembleng Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya, Ini Asanya Bupati

    Dilatih Wawasan Kemimpinan & Kebangsaan, Perangkat Desa Muba Digembleng Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya, Ini Asanya Bupati

    • calendar_month Kamis, 7 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 755
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Banyuasin kembali melakukan pelatihan kepemimpinan dan wawasan kebangsaan kepada perangkat desa. Pada tahap ke II ini pelatihan digelar di Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (6/10/2021). Bimbingan teknis peningkatan kapasitas SDM pemerintah desa ini dibuka secara langsung oleh Dodi Reza Alex. Selanjutnya Dodi menyerahkan peserta kepada Batalyon Infanteri Raider 300/Brajawijaya. Dodi […]

expand_less
WordPress Archive Themify Builder Counter Themify Builder FitText Themify Builder Image Pro Themify Builder Infinite Posts Themify Builder Mosaic Themify Builder Pointers Themify Builder Pricing Table Themify Builder Pro Themify Builder Progress Bar Themify Builder Slider Pro