Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » TERASI 2026, 60 Ilustrator Lokal Unjuk Karya, Bisakah Seni Jadi Penghasilan?

TERASI 2026, 60 Ilustrator Lokal Unjuk Karya, Bisakah Seni Jadi Penghasilan?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pameran TERASI 2026 tidak hanya membawa karya 60 ilustrator lokal ke ruang publik. Di balik ramainya pameran yang digelar SOVLO bersama GEKRAFS di Agora Mall Jakarta, ada pertanyaan yang lebih besar, sejauh mana karya ilustrator Indonesia bisa berkembang dari sekadar pajangan menjadi produk yang menghasilkan nilai ekonomi bagi penciptanya?

Ketika karya ilustrasi mulai masuk ke berbagai bentuk produk dan kolaborasi komersial. TERASI 2026 pun mencoba mempertemukan ilustrator dengan publik, komunitas, industri, dan pasar dalam satu ruang, sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas tidak berhenti pada karya visual, tetapi dapat menjadi bagian dari rantai ekonomi kreatif.

Digelar pada 13- 17 Agustus 2026, TERASI mengusung tema “Rumahku Indonesia” dengan menghadirkan karya ilustrator dari berbagai daerah. Keragaman gaya dan cerita yang dibawa para kreator menjadi gambaran bahwa identitas Indonesia dapat diterjemahkan ke dalam bahasa visual yang berbeda-beda.

Yang menarik, ruang kolaborasi itu juga diperluas kepada seniman dengan Down syndrome dan anak penyintas kanker melalui kerja sama dengan Ikatan Sindroma Down Indonesia (ISDI) dan Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI). Karya mereka diolah menjadi koleksi wearable art, sehingga keterlibatan dalam ekonomi kreatif tidak berhenti pada apresiasi, tetapi diarahkan pula pada nilai ekonomi bagi para penciptanya.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai model kolaborasi semacam ini penting untuk memperluas jejaring sekaligus membuka kesempatan baru bagi kreator lokal. Menurutnya, keberadaan puluhan ilustrator dalam TERASI dapat menjadi momentum untuk mempertemukan talenta daerah dengan peluang kolaborasi yang lebih luas.

Bagi SOVLO, TERASI sejak awal diarahkan sebagai ruang temu dalam ekosistem ilustrasi Indonesia. Karena itu, ukuran keberhasilannya tidak semata-mata berapa banyak karya yang dipamerkan, tetapi juga apakah pertemuan antara ilustrator, brand, komunitas, dan konsumen mampu menciptakan peluang yang berkelanjutan.

Dengan kata lain, TERASI 2026 sedang menguji satu hal penting bagi industri ilustrasi Indonesia: bisakah karya kreator lokal mendapatkan tempat yang lebih besar di pasar tanpa kehilangan penghargaan terhadap penciptanya?.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPAL Sei- Selayur Ditargetkan Rampung 2022, Ini Harapan Walikota

    IPAL Sei- Selayur Ditargetkan Rampung 2022, Ini Harapan Walikota

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.346
    • 0Komentar

    PROYEK pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Selayur, di Jalan Dr Sutami, Kelurahan Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang, segera dimulai. Ini setelah secara resmi dilakukan ground breaking  pembangunan IPAL tersebut, Rabu (4/11/2020). Proyei IPAL Selayur ini mendapat dana hibah senilai 45 juta dolar atau 450 miliar dari pemerintah Australia. Total dana untuk pembangunan IPAL senilai […]

  • PDAM Sumbang Mobil Jenazah Untuk  PMI Palembang

    PDAM Sumbang Mobil Jenazah Untuk PMI Palembang

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 834
    • 0Komentar

    AGAR dapat lebih maksimal dalam melayani masyarakat Palembang, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi menyumbangkan 1 unit mobil yang akan digunakan sebagai mobil jenazah oleh Palang Merah Indonesia Palembang. Fitrianti Agustinda selaku Wakil Walikota Kota Palembang menerima dan melihat langsung penyerahan mobil jenazah tersebut. “Kita terima dari PDAM satu unit mobil jenazah, terimakasih PDAM […]

  • Peluru Pertama Bikin Geger, Anak Muba Bidik Emas, Kena Hati Pula!

    Peluru Pertama Bikin Geger, Anak Muba Bidik Emas, Kena Hati Pula!

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.812
    • 0Komentar

    SAAT dunia yang serba cepat kayak motor matic di jalan lurus, ternyata masih ada anak muda yang bisa sabar. Namanya Andre Apriansyah, atlet menembak asal Musi Banyuasin (Muba). Di saat itu,  banyak remaja sibuk ngincar headshot di game online, malah sebaliknya Andre fokus cari headshot di lapangan sungguhan dan bukan kaleng-kaleng, hasilnya emas pertama untuk Muba […]

  • Maret Vaksinasi Tahap II di Palembang, Lansia Jadi Prioritas, Ratu Dewa Pastikan Vaksin Suci & Halal

    Maret Vaksinasi Tahap II di Palembang, Lansia Jadi Prioritas, Ratu Dewa Pastikan Vaksin Suci & Halal

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 781
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang terus mensosialisasikan vaksinasi tahap II terhadap masyarakat,  vaksinasi tahap kedua ini diprioritaskan kepada masyarakat lanjut usia [lansia] di atas 60 tahun. Menurut Sekretaris Daerah [Sekda] Ratu Dewa, selain Lansia yang berusia di atas 60 tahun, vaksinasi tahap kedua juga rencana akan diprioritaskan kepada para pelayan-pelayan publik, termasuk anggotan TNI-Polri, aparat hukum, petugas […]

  • Salah Satu Cara Bupati Muba Tingkatkan SDM Guru dan Siswa

    Salah Satu Cara Bupati Muba Tingkatkan SDM Guru dan Siswa

    • calendar_month Jumat, 19 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.368
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PERTH, AUSTRALIA – Kualitas guru dan siswa sangat penting ke duanya dalam proses belajar mengajar saling berhubungan. Agar guru berkualitas dan siswa menjadi SDM unggul banyak cara dilakukan oleh pemerintahnya. Salah satunya, Kabupaten Muba yang memiliki keinginan luar biasa meningkatkan SDM guru dan Siswa di daerahnya. Muba berupaya memaksimalkan meningkatkan kualitas pendidikan di ‘Bumi […]

  • Kutuk Keras Aksi Pengeboman di Gereja Katedral Makassar, Menag Yaqut : Apa Pun Motifnya, Aksi Ini Tidak Dibenarkan Agama

    Kutuk Keras Aksi Pengeboman di Gereja Katedral Makassar, Menag Yaqut : Apa Pun Motifnya, Aksi Ini Tidak Dibenarkan Agama

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.000
    • 0Komentar

    MENTERI Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengutuk keras aksi pengeboman yang diduga dilakukan oleh seseorang di kompleks Gereja Katedral, Jalan Kartini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021) pagi. Menag menilai, aksi ini sebagai tindakan keji yang menodai ketenangan hidup bermasyarakat dan jauh dari ajaran agama. “Apa pun motifnya, aksi ini tidak dibenarkan agama karena dampaknya tidak […]

expand_less
WordPress Archive Vromon – Tour & Travel Agency WordPress Theme Vulcan – Minimalist Business HTML Template VUP – Fitness Center WordPress Theme W2S – Migrate WooCommerce to Shopify W8 Contact Form – WordPress Contact Form Plugin Wadon – Feminine Business Consultant Elementor Template Kit WakingIT Mailchimp Newsletter WordPress Plugin Walk – Responsive Business WordPress Theme Walk&Away – Travel Blog & Tours Elementor Template Kit Walker – WooCommerce WordPress Theme