Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Tidak Ada Alasan, Aplikasi PeduliLindungi Langgar HAM

Tidak Ada Alasan, Aplikasi PeduliLindungi Langgar HAM

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2022
  • visibility 707
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menegaskan, tuduhan bahwa aplikasi PeduliLindungi itu tidak berguna dan juga melanggar hak asasi manusia (HAM) adalah sesuatu yang tidak mendasar karena cukup bermanfaat.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, dalam keterangan resminya yang diterima InfoPublik Jumat (15/4/2022). Nadia bahkan mengajak masyarakat untuk secara seksama membaca laporan asli dari US State Department.

Nadia menjelaskan, penggunaan PeduliLindungi secara masif memberikan dampak positif untuk melakukan kebijakan surveilans selain fitur pencarian lokasi vaksin terdekat, fitur telemedisin dan pengiriman obat, fitur penerbitan dan dompet digital sertifikat Indonesia berstandar WHO untuk kemudahan perjalanan Warga Negara Indonesia lintas negara.

Kemudian fitur kartu kewaspadaan kesehatan untuk perjalanan domestik, dan data statistik untuk pengambilan keputusan strategis pemerintah. PeduliLindungi telah bertransformasi menjadi layanan terintegrasi sehingga memudahkan penelusuran, pelacakan, pemberian peringatan, dan dalam rangka memfasilitasi tatanan kehidupan yang baru (new normal).

Nadia menuturkan, PeduliLindungi telah memuat prinsip-prinsip tata kelola aplikasi yang jelas, termasuk kewajiban untuk tunduk dengan ketentuan perlindungan data pribadi.

Pengembangan PeduliLindungi juga mengacu pada kesepakatan global dalam Joint Statement WHO on Data Protection and Privacy in the COVID-19 Response pada 2020, yang menjadi referensi berbagai negara atas praktik pemanfaatan data dan teknologi protokol kesehatan COVID-19.

Aspek keamanan sistem dan perlindungan data pribadi pada PeduliLindungi menjadi prioritas Kemenkes RI. Seluruh fitur PeduliLindungi, beroperasi dalam suatu kerangka kerja perlindungan dan keamanan data yang disebut Data Ownership and Stewardship.

Persetujuan (consent) dari pengguna telah menjadi layer dalam setiap transaksi pertukaran data, selain metadata dan data itu sendiri, misalnya pada fitur check in di area publik, akses pada perangkat, perekaman geolokasi, dan penghapusan history penggunaan.

Fitur-fitur tersebut dihadirkan untuk merespon kebutuhan penanggulangan COVID-19 yang semakin dinamis. Kemenkes telah melakukan kerja sama strategis dengan berbagai pihak untuk memastikan sistem elektronik pada PeduliLindungi telah aman dan laik digunakan.

Menurut Nadia, bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kemenkes telah menerapkan sistem pengamanan berlapis yaitu pengamanan pada aplikasi, pengamanan pada infrastruktur (termasuk pusat data) dan pengamanan data terenkripsi.

PeduliLindungi telah melalui rangkaian penilaian aspek teknis dan legalitas dalam rangka pendaftaran sebagai penyelenggara sistem elektronik pada Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan penempatan data di Pusat Data Nasional Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Dengan demikian, PeduliLindungi merupakan sistem elektronik yang andal, aman, terpercaya, dan bertanggung jawab,” tutur Nadia.

Bermanfaat Cegah Jutaan Warga Terpapar COVID-19

Nadia mengungkapkan, aplikasi PeduliLindungi sangat bermanfaat, karena telah berhasil melakukan upaya pencegahan pasien COVID-19 dan warga yang berisiko berkeliaran di tempat umum sehingga dapat menulari warga lainnya.

Aplikasi itu sudah diunduh oleh lebih dari 90 juta orang dan telah membantu mencegah warga yang terinfeksi mengakses fasilitas dan tempat umum seperti pusat perbelanjaan, bandara, pelabuhan, hotel, dan gedung perkantoran.

Aplikasi PeduliLindungi yang telah diunduh pasien positif COVID-19 akan berwarna hitam ketika aplikasi tersebut dipindai di pintu masuk tempat umum sehingga petugas keamanan dapat mencegah masuk pasien tersebut.

Kemudian melaporkan yang bersangkutan ke Satuan Tugas COVID-19 untuk ditangani lebih lanjut. Sepanjang 2021-2022, PeduliLindungi telah mencegah 3.733.067 orang dengan status merah (vaksinasi belum lengkap) memasuki ruang publik.

Serta telah mencegah 538.659 upaya orang yang terinfeksi COVID-19 (status hitam) melakukan perjalanan domestik atau mengakses ruang publik tertutup.

“PeduliLindungi turut berkontribusi pada rendahnya penularan COVID-19 di Indonesia dibanding negara tetangga dan bahkan negara maju. Aplikasi itu memiliki peran yang besar dalam menekan laju penularan saat kita mengalami gelombang Delta dan Omicron” pungkas Nadia. Info publik (***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum MBKM Fisip UIN Raden Fatah, Wakil Rektor I Sebut Fakultas Fisip Paling Bungsu, Tapi Programnya Terukur & Terarah

    Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum MBKM Fisip UIN Raden Fatah, Wakil Rektor I Sebut Fakultas Fisip Paling Bungsu, Tapi Programnya Terukur & Terarah

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.696
    • 0Komentar

    WAKIL Rektor I Uinversitas Islam Negeri [UIN] Raden Fatah Palembang Dr. Muhammad Adil mengakui Program Program di Fakultas Ilmu Sosial Politik [Fisip] selalu terukur dan terarah. “Walaupun Fakultas paling bungsu di UIN Raden Fatah, Fisip seringkali menjadi vioner, salah satunya terkait penerapan MBKM, Program Program di Fisip selalu terukur dan terarah,” ujarnya dalam sambutan Workshop […]

  • Tendangan Bebas Indira, Tendangan Bebas dari Patriarki: Cerita Cewek Bandung Juara Piala Pertiwi & Asa di Tengah Lapangan”

    Tendangan Bebas Indira, Tendangan Bebas dari Patriarki: Cerita Cewek Bandung Juara Piala Pertiwi & Asa di Tengah Lapangan”

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.345
    • 0Komentar

    SEBUAH lapangan bola bernama Supersoccer Arena, Kudus, Minggu sore itu, sejarah diam-diam sedang digiring masuk ke gawang masa depan. Skor 1-0 memang terdengar biasa. Tapi coba cek nama pencetak golnya Indira Fatima. Nomor 11, umur masih remaja, tapi keberanian dan akurasi tendangannya bisa bikin jantung komentator sport berhenti sepersekian detik. Bayangin ya, tendangan bebas satu […]

  • HUT ke -65, Beragam Inovasi Ada di Muba, Gubernur Sumsel Serahkan Bantuan Alat Kesehatan, Saya Menaruh Bangga Terkait Program Ini, Alasannya ?

    HUT ke -65, Beragam Inovasi Ada di Muba, Gubernur Sumsel Serahkan Bantuan Alat Kesehatan, Saya Menaruh Bangga Terkait Program Ini, Alasannya ?

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 695
    • 0Komentar

    MUSI Banyuasin dengan  luasan wilayah ±14.265,96 km² sejak empat tahun dipimpin Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Beni Hernedi SIP tidak hanya menjadi Kabupaten terdepan di Sumsel namun juga di Indonesia. Capaian ini tentu tidak bisa dipisahkan dengan program-program kepala daerah sebelumnya. Sebagaimana diketahui, kejayaan Bumi Serasan Sekate ini […]

  • UMKM Pilar Penting Dalam Perekonomian

    UMKM Pilar Penting Dalam Perekonomian

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.351
    • 0Komentar

    USAHA Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan pilar terpenting dalam perekenomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi UKM, saat ini mencapai 64,2 juta dan pada tahun 2020 telah berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 60,51% atau senilai Rp9.580 Triliun dengan kemampuan menyerap 96,92% dari total tenaga kerja yang ada, serta dapat menghimpun sampai 60,42% dari total investasi. […]

  • Ngadem Dulu, Pak Haji! Tips Anti-Gosong di Tanah Suci ala BPOM

    Ngadem Dulu, Pak Haji! Tips Anti-Gosong di Tanah Suci ala BPOM

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pak Haji dan Bu Haji yang lagi khusyuk ibadah di Tanah Suci, hati-hati ya… jangan sampai semangat naik haji malah berujung jadi sate manusia! Bukan karena digaruk malaikat, tapi karena suhu di Mekkah bisa nyundul sampai 50 derajat Celcius! Itu suhu, Pak, bukan harga cabe rawit! Kata Pak Taruna Ikrar, yang bukan nama […]

  • Komit Dorong Start Up Tanah Air, Pertamina Gelar Pertamuda: Seed & Scale Up 2022

    Komit Dorong Start Up Tanah Air, Pertamina Gelar Pertamuda: Seed & Scale Up 2022

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.094
    • 0Komentar

    Pertamina kembali menggelar ajang Pertamuda: Seed & Scale Up 2022. Kick-Off program kompetisi ide bisnis wirausaha muda yang dilaksanakan untuk kedua kalinya ini, merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam mendukung perkembangan start up di Indonesia yang diharapkan juga berdampak pada perkembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.   Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Cost of Goods WooCommerce Countdown Timer – Flash Sales & Price Discount Plugin WooCommerce Coupon Campaigns WooCommerce Courier Center Voucher & Label WooCommerce Create A Drawer – Composite Product Builder Plugin WooCommerce Currency Converter Widget WooCommerce Custom Fields Woocommerce Custom Order Statuses and Order Page Manager WooCommerce Custom Payment Label WooCommerce Custom Product Addons, Custom Product Options