Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Tendangan Bebas Indira, Tendangan Bebas dari Patriarki: Cerita Cewek Bandung Juara Piala Pertiwi & Asa di Tengah Lapangan”

Tendangan Bebas Indira, Tendangan Bebas dari Patriarki: Cerita Cewek Bandung Juara Piala Pertiwi & Asa di Tengah Lapangan”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
  • visibility 1.352
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEBUAH lapangan bola bernama Supersoccer Arena, Kudus, Minggu sore itu, sejarah diam-diam sedang digiring masuk ke gawang masa depan. Skor 1-0 memang terdengar biasa. Tapi coba cek nama pencetak golnya Indira Fatima. Nomor 11, umur masih remaja, tapi keberanian dan akurasi tendangannya bisa bikin jantung komentator sport berhenti sepersekian detik.

Bayangin ya, tendangan bebas satu menit sebelum waktu normal selesai, dari luar kotak penalti, langsung nyantol kayak kenangan mantan. Lurus, jleb, dan gol! Itu bukan cuma gol buat Bandung. Itu kayak pengumuman keras pakai speaker masjid: bahwa cewek juga bisa bawa trofi pulang!

Turnamen HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025 ini bukan cuma urusan siapa pulang bawa piala, tapi lebih dari itu. Ini adalah panggung buat para Srikandi remaja dari pelosok Indonesia unjuk gigi dan giginya bukan cuma gigi behel, tapi gigi mental juara!

Dari 16 tim All Stars, dari Papua sampai Sumut, dari Sabang sampai Stadion Supersoccer, semuanya punya cerita. Dan Bandung menutup cerita itu dengan gaya dramatis ala final Piala Dunia.

Kalau sepak bola cowok sering dibandingkan sama Brazil, maka sepak bola cewek Bandung ini bisa kita sandingkan sama Amerika Serikat, negara yang udah jadi mbahnya sepak bola perempuan dunia.

Di sana, Megan Rapinoe dan Alex Morgan disembah lebih dari sekadar selebgram. Di sini, semoga suatu hari nanti, Indira Fatima dan Elbian Defika Aryasatya juga bisa tampil di iklan sabun, promosi sepatu, atau minimal di undangan talk show, bukan cuma buat tanya skincare, tapi soal “Gimana rasanya bikin sejarah pas remaja?”

Mari kita ngaku selama ini sepak bola cewek sering dipinggirkan. Cuma rame pas SEA Games atau Asian Games, itu juga kalau menang. Sisanya? Sepi kayak grup WA alumni 2013. Nah, turnamen ini kayak nasi goreng level 10 buat semangat cewek main bola pedas, panas, dan penuh semangat!

Apalagi ini bukan cuma soal tim juara. Kita punya juga Top Scorer, Fadilla dari All Stars Sumut (10 gol, buset dah Mbak!). Best Player, Debby Alvani Zanaya dari All Stars Tangerang dan Best Goalkeeper, Elbian Defika Aryasatya dari All Stars Bandung.

Artinya, semua lini punya perempuan tangguh. Dari depan ke belakang, dari pencetak gol sampai penjaga gawang. Lengkap kayak mie ayam pakai ceker dan pangsit.

Kalau sepak bola cewek ini adalah tanaman, maka Piala Pertiwi adalah pupuknya. Dikasih air kompetisi, disinari matahari sportivitas, dan ditanam di tanah bernama kesempatan. Hasilnya? Tumbuh subur, berbuah prestasi, dan siap panen di level nasional bahkan internasional.

Jangan salah, pemain perempuan kita ini bukan daun salam di rendang kelihatan doang tapi nggak dimakan. Mereka ini bumbu utama. Tanpa mereka, rasa perjuangan tak lengkap!

Kepada seluruh perempuan muda yang punya mimpi, entah itu jadi atlet, penulis, pilot, atau peternak bebek Jangan takut nendang bola karena takut kotor. Jangan takut ngejar impian karena takut kalah. Cewek yang hebat bukan yang licin tanpa luka, tapi yang berdiri tegak meski lutut kotor lumpur perjuangan!

Kata Abby Wambach, legenda sepak bola Amerika “Jangan minta izin buat jadi hebat. Ambil ruangmu. Tunjukkan skillmu. Dunia harus terima kamu bukan karena kasihan, tapi karena kamu layak diakui!”

Kalau hari ini Indira Fatima bisa nendang bola dan menendang patriarki sekaligus, maka besok-besok bukan nggak mungkin dia jadi bintang di Liga Perempuan Asia atau bahkan Piala Dunia Wanita.

Turnamen ini bukan hanya soal skor dan piala. Ini soal api kecil yang menyala di dada para gadis remaja, yang suatu saat bisa jadi kobaran semangat nasional.

Dan buat kita yang baca ini sambil nyemil keripik di depan layar tugas kita satu jangan padamkan semangat mereka. Dukung, sebarkan, dan kasih panggung. Karena gawang masa depan, hanya bisa ditembus oleh mereka yang mau menendang harapan dengan kaki keberanian.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Petunjuk, Protokol Layanan Khusus Anak Korban COVID-19

    Ini Petunjuk, Protokol Layanan Khusus Anak Korban COVID-19

    • calendar_month Senin, 9 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 915
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah melakukan berbagai upaya dalam menangani anak-anak yang orangtuanya meninggal akibat COVID-19. “Kemen PPPA telah membuat Protokol Tata Kelola Data dan Protokol Pengasuhan Bagi Anak Tanpa Gejala, Anak Dalam Pemantauan, Pasien Anak Dalam Pengawasan, Kasus Konfirmasi, dan Anak dengan Orangtua/Pengasuh/Wali Berstatus Orang Dalam Pemantauan, Pasien Dalam Pengawasan, […]

  • 2.195 santri ponpes & mahasantri Ma’had Aly di Indonesia siap ikuti MQKN

    2.195 santri ponpes & mahasantri Ma’had Aly di Indonesia siap ikuti MQKN

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Lamongan – Musabaqah Qira`atil Kutub tingkat Nasional (MQKN) tahun 2023 yang digelar Kementerian Agama ini akan berlangsung 10-18 Juli 2023. Opening Ceremony Musabaqah Qira`atil Kutub tingkat Nasional (MQKN) tahun 2023 akan digelar malam ini di Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Sebanyak 2.195 santri pondok pesantren dan mahasantri Ma’had Aly dari 35 provinsi […]

  • Agar Gemar Menabung, Nasrun Umar : Edukasi Keuangan pada Anak Sejak Dini

    Agar Gemar Menabung, Nasrun Umar : Edukasi Keuangan pada Anak Sejak Dini

    • calendar_month Kamis, 26 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.203
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Nasrun Umar, didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel Eliza Alex beserta Ketua Dharma Wanita Sekretariat Provinsi Sumsel Renny Nasrun menghadiri sekaligus membuka dengan resmi Workshop edukasi keuangan anak usia dini. Acara yang digagas oleh Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia cabang Sumsel, berlangsung di Hotel Wyndham […]

  • Main lagi yuk tebak-tebakan, coba cek !

    Main lagi yuk tebak-tebakan, coba cek !

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.535
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Berikut ada beberapa tebak-tebakan tentang sakit gigi yang bisa membuatmu tertawa: Apa perbedaan antara sakit gigi dan sebuah sekolah? Jawaban: Sakit gigi membuatmu ingin pergi dari dalam, sedangkan sekolah membuatmu ingin pergi dari luar. Mengapa gigi tidak suka ke pesta? Jawaban: Karena mereka takut terjatuh dalam panci berisi es krim. Bagaimana gigi merayakan […]

  • Ikan Purba Coelacanth Ditemukan di Pulau Talise, 18 Ekor Ungkap Fakta Baru Habitatnya

    Ikan Purba Coelacanth Ditemukan di Pulau Talise, 18 Ekor Ungkap Fakta Baru Habitatnya

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Penemuan 18 ekor ikan purba Coelacanth (Latimeria menadoensis) di perairan Pulau Talise, Sulawesi Utara, membuka babak baru dalam penelitian spesies laut langka yang telah bertahan sejak sekitar 400 juta tahun lalu. Jumlah individu yang berhasil didokumentasikan tersebut menjadi salah satu temuan terbesar di Indonesia dan memperkuat dugaan bahwa Pulau Talise merupakan habitat penting […]

  • Tangani Kasus COVID, Polda Riau Dukung Pembangunan Rumah Oksigen Gotong Royong

    Tangani Kasus COVID, Polda Riau Dukung Pembangunan Rumah Oksigen Gotong Royong

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 683
    • 0Komentar

    KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyampaikan bahwa pihaknya mendukung atas pelaksanaan pembangunan rumah oksigen gotong royong di Provinsi Riau, karena hal tersebut sebagai upaya menangani kasus COVID-19 di Riau. “Mari kita wujudkan ini sesegera mungkin karena itu cara kita untuk menangani COVID-19 di Riau,” ujarnya saat menghadiri rapat […]

expand_less
WordPress Archive Ninja Forms PipelineDeals CRM Ninja Forms Recurly Ninja Forms SalesForce CRM Ninja Forms Save Progress Ninja Forms Secure Form Ninja Forms Slack Ninja Forms Stripe Ninja Forms Table Editor Ninja Forms Text Message Notifications Ninja Forms Trello