Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Berikan Efek Jera, Mensos Minta Aparat Menghukum Maksimal Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan

Berikan Efek Jera, Mensos Minta Aparat Menghukum Maksimal Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 6 Feb 2022
  • visibility 728
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENSOS Tri Rismaharini mengimbau aparat penegak hukum untuk memberikan hukuman maksimal kepada pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak, di Indonesia termasuk kejadian di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Mensos Risma melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (5/1/2022).

“Kasus ini sangat berat. Di dalamnya ada pencabulan, ada penganiayaan, dan ada penyiksaan terhadap anak. Saya berharap hukum ditegakkan seadil-adilnya. Berikan hukuman maksimal untuk pelaku sehingga memberikan efek jera kepada siapa pun,” kata Mensos Risma.

Mensos menegaskan telah menerjunkan petugas psikolog, dan Tim Layanan Dukungan Psikososial untuk melaksanakan “trauma healing” terhadap korban serta memberikan bantuan lain yang dibutuhkan.

Bersama instansi terkait lainnya, Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan korban berada di tempat aman.

”Korban sekarang sudah kami tempatkan di lokasi yang aman,” kata mensos.

Petugas, kata mensos, secara terukur dan berhati-hati melakukan “trauma healing” karena korban terlihat masih belum sepenuhnya lepas dari trauma.

“Korban masih selalu terdiam. Mungkin kondisi psikologis yang masih trauma,” kata mensos.

Kemensos juga memastikan negara hadir dengan membantu korban agar terjamin masa depannya.

“Kami sudah mempersiapkan masa depan dan rencana ke depan untuk korban dan ibunya”, katanya.

Selain itu, Mensos Risma meminta semua pihak untuk bersama-sama memastikan kasus-kasus semacam ini tidak berulang lagi.

Menurut mensos, derasnya arus informasi dan kemudahan akses terhadap semua jenis konten media digital menjadi salah satu kontributor terhadap maraknya kasus-kasus kekerasan seksual.

“Untuk itu, semua pihak memiliki tanggung jawab terhadap pentingnya penyaringan konten informasi dan edukasi, khususnya terhadap anak-anak agar mereka terlindungi dari kekerasan,” katanya.

Sementara itu, Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, menyampaikan data kasus perbuatan cabul dan kekerasan fisik terhadap anak di Kabupaten Sidoarjo pada 2020 sejumlah 38 kasus dan pada 2021 meningkat menjadi 45 kasus.

“Sementara untuk pencabulan dan kekerasan fisik, yakni anak sebagai korban pada 2020 sejumlah 44 kasus dan 2021 mencapai 83 kasus, sedangkan anak sebagai pelaku pada tahun 2020 sejumlah 22 kasus dan 2021 turun menjadi 13 kasus,” tukasnya.

Sedangkan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, mengatakan sebagai langkah preventif agar pencabulan, kekerasan anak, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tidak terulang, pihaknya bersama para pemangku kepentingan terkait akan membentuk satgas yang turun ke daerah-daerah, termasuk ke sekolah-sekolah dan para orang tua.

  1. “Agar saling mengawasi pengaruh lingkungan sekitar, harmonisasi keluarga, lebih memperhatikan perkembangan buah hatinya, dan edukasi bahaya pornografi,” ujar bupati.InfoPublik (***)
  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Supriono Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bangkitkan Semangat Gotong Royong Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

    Sekda Supriono Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bangkitkan Semangat Gotong Royong Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

    • calendar_month Jumat, 20 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 713
    • 0Komentar

    PERINGATI Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-114 Tahun 2022 tingkat Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (20/5) pagi langsung dipimpin oleh Sekda SA Suptiono selaku Inspektur Upacara (Irup) bertempat di halaman Kantor Gubernur dengan melibatkan peserta upacara para  Aparatul Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumsel. Dalam upacara Harkitnas ke-114 tahun 2022  yang mengambil tema : “Ayo Bangkit […]

  • Carousell Group rilis Laporan Dampak Ekonomi Sirkular pertama yang menunjukkan dampak positif terhadap iklim dari transaksi barang bekas di Asia Tenggara Raya

    Carousell Group rilis Laporan Dampak Ekonomi Sirkular pertama yang menunjukkan dampak positif terhadap iklim dari transaksi barang bekas di Asia Tenggara Raya

    • calendar_month Sabtu, 16 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 964
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, SINGAPURA – Media OutReach Newswire – Carousell Group, platform multi-kategori barang bekas terkemuka di Asia Tenggara, merilis Laporan Dampak Ekonomi Sirkular perdananya pada tanggal 8 Desember 2023, yang menunjukkan bahwa membeli dan menjual barang bekas adalah pilihan yang lebih baik bagi masyarakat. planet ini dibandingkan dengan ritel tradisional yang membeli barang baru. Laporan ini, […]

  • PT  SAP Dinilai Tak Indahkan Surat Keputusan Bupati

    PT  SAP Dinilai Tak Indahkan Surat Keputusan Bupati

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.683
    • 0Komentar

    SEJUMLAH masyarakat Dusun VII dan VIII Desa Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir mempertanyakan komitmen PT Sentosa Agri Prima (SAP) terkait plasma yang merupakan hak bagi 150 Kepala Keluarga (KK) dengan luas lahan 270 hektare. Perusahaan perkebunan sawit ini juga dinilai tak mengindahkan Surat Keputusan Bupati Nomor 1026/KEP/DE.PERKE/2015 Tentang Penetapan calon petani dan calon lokasi kelapa sawit […]

  • Apa Bisa Dirikan Museum Sendiri ?

    Apa Bisa Dirikan Museum Sendiri ?

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.073
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Kebanyakan masyarakat selama ini  melihat menjadi, hanya menjadi salah satu tempat untuk menyimpan barang – barang antik, padahal sebenarnya Museum itu lebih hebat dari yang dibayangkan, karena ada unsur histori, edukasi, sosial dan antropologi, lewat kesemuanya ini kita bisa mengenal jati diri bangsa kita dengan belajar dari benda – benda di Museum. […]

  • Cara  Ini OKI Cegah Konflik Pertanahan

    Cara Ini OKI Cegah Konflik Pertanahan

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 846
    • 0Komentar

    POTENSI konflik pertanahan mendapat perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Terdapat beberapa masyarakat yang mengklaim bahwa di desanya terdapat tanah hak ulayat. klaim ini berpotensi menimbulkan konflik apabila bersinggungan dengan perusahaan perkebunan, kehutanan dan galian tambang yang ada di OKI . “Guna mencegah konflik, Pemkab OKI melakukan identifikasi, sekaligus verifikasi atas klaim tanah ulayat, […]

  • FFPK 2018 Segara Tentukan Pemenang Film Pelajar

    FFPK 2018 Segara Tentukan Pemenang Film Pelajar

    • calendar_month Minggu, 29 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.136
    • 0Komentar

    FFPK diikuti 67 karya film berasal dari berbagai daerah. Terdiri 43 film dari Prov Lampung dan 24 film dari luar prov .

expand_less
WordPress Archive FacetWP – Time Since FacetWP – User Post Type Facit React | React Admin Template (Create React App, Vite or NextJs) [React TS] Facmaster – Factory & Industrial WordPress Theme Factory HUB – Industry and Construction WordPress Theme Factory – Industrial Business WordPress Theme Factory, Industry, Construction Building WordPress Theme – Unibuild Factrie – Manufacturing & Industrial Factory WordPress Theme Facultic – Online Education Courses WordPress Theme Falar – College University Elementor WordPress Theme