Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Berbasis Kearifan Lokal, Pemerintah Dirikan Kampung Budidaya Ikan Nila Salin

Berbasis Kearifan Lokal, Pemerintah Dirikan Kampung Budidaya Ikan Nila Salin

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
  • visibility 1.435
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berakselerasi untuk mengimplementasikan program terobosan untuk membentuk kawasan perikanan budidaya yang berbasis pada kearifan lokal.

Kali ini, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) kembali meresmikan kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat guna mencapai pasar nasional.

Ikan nila salin dipilih menjadi salah satu komoditas kampung perikanan budidaya lantaran pertumbuhan ikan nila salin bisa lebih cepat, bahkan harganya lebih tinggi dari nila biasa. Selain itu, cita rasa dagingnya lebih disukai konsumen.

Secara ekonomi ikan nila salin juga cukup menjanjikan, sehingga ikan nila salin sangat cocok dikembangkan sebagai salah satu komoditas perikanan budidaya di Kabupaten Indramayu.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb Haeru Rahayu, menyampaikan akselerasi program terobosan yang telah dicanangkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, terus berjalan. Salah satunya program kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Dia juga menyampaikan penetapan kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat sesuai dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 16 Tahun 2022 tentang Kampung Perikanan Budidaya.

“Sebagai komitmen, DJPB melalui Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang akan terus melakukan pendampingan teknis, untuk pengembangan perikanan budidaya yang berbasis pada kearifan lokal, sehingga dapat meningkatkan produktivitas di kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Kabupaten Indramayu,” kata Tebe panggilan akrab Tb Haeru Rahayu dalam keterangannya, Sabtu (16/4/2022)..

Sementara itu, Menurut Kepala Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang, M. Tahang mengatakan potensi perikanan di Kabupaten Indramayu memang sangat besar, terlebih setelah diresmikannya Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sebagai kampung perikanan budidaya nila salin sehingga dapat memberikan semangat baru kepada pembudidaya ikan nila salin di Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, secara eksisting luas kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Kabupaten Indramayu seluas 120 hektare. Dia juga mengatakan Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat memiliki kisaran salinitas sangat cocok untuk membudidaya ikan nila salin, dengan salinitas antara 0-15 ppt.

“Saya harap setelah ditetapkannya Desa Wanantara sebagai kampung perikanan budidaya ikan nila salin, dapat menjadi salah satu lokasi kampung perikanan budidaya yang berbeda dengan kampung lainnya. Seperti diketahui, penggerak dari kampung nila salin ini merupakan generasi milenial yang mampu membuktikan bahwa menjadi pembudidaya ikan nila salin dapat meningkatkan taraf hidup,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu pembudidaya ikan nila salin di kampung perikanan budidaya Kabupaten Indramayu, yang tergabung dengan Pokdakan Jongor Lestari, Gusti Azis mengaku sangat antusias untuk membudidaya ikan nila salin, dirinya memilih membudidaya ikan nila salin lantaran lebih kuat jika dibandingkan dengan nila biasa.

Hasil budidaya ikan nila salin menurutnya juga sangat menguntungkan, dia menceritakan penghasilan kampung nila salin di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat bisa mencapai Rp25-35 miliar per tahun. “Tentunya hasil tersebut bisa semakin meningkat setelah diresmikannya kampung perikanan budidaya ikan nila salin, dan akan menerapkan pola penanaman intensif,” kata Azis.

Dia menceritakan mayoritas pembudidaya di kampung ikan nila salin ini masih menggunakan cara tradisional. Dalam satu siklus selama 2,5 bulan dalam kolam seluas satu hektare dengan kedalaman satu meter, Azis biasa menebar 40 ribu ekor benih/per hektare, dengan angka kelulusan hidup ikan nila salin sekitar 70 persen, dengan hasil panen rata-rata 3 ton per siklus per hektarr. Sementara untuk pemberian pakan, Azis biasa memberikan pakan satu banding satu, sehingga jika hasil panennya 3 ton, maka pakan yang diberikan juga 3 ton.

Biaya pakan, benih dan obat obatan dalam satu siklus sekitar Rp40 juta. Dengan harga jual ikan nila salin Rp20 ribu per kilogram, jika hasil panen 3 ton pembudidaya bisa menghasilkan Rp160 juta, sehingga pembudidaya bisa mengantongi pendapatan bersih Rp20 juta per siklus per hektar setelah dipotong biaya produksi.

“Dengan bimbingan dari Pemerintah, kami optimis produksi para pembudidaya akan semakin membaik, bahkan bisa bersaing di pasar nasional nantinya. Jika pemerintah maksimal membuka ruang untuk kami, maka hanya 2-3 tahun, kami akan bisa bersaing ke tingkat nasional,” tukas Azis.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan dengan adanya akselerasi pelaksanaan program terobosan, diharapkan sektor kelautan dan perikanan ke depannya mampu menjadi tulang punggung perekonomian nasional. “Kami mengharapkan pelaksanaan beberapa kegiatan prioritas KKP Tahun 2022 di daerah dapat memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan dan perekonomian nasional, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan ekologi,” ungkap Menteri KPP. InfoPublik

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program PEN Bangkitkan UMKM di Masa Pandemi

    Program PEN Bangkitkan UMKM di Masa Pandemi

    • calendar_month Minggu, 8 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.575
    • 0Komentar

    USAHA Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)  merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Selain karena merupakan sumber dari dinamika ekonomi nasional, UMKM juga menyerap angkatan kerja nasional. Pada masa pandemi Covid-19, UMKM Indonesia telah mampu bertahan dan dengan cepat beradaptasi pada kondisi sulit.  Hal ini disampaikan dalam survei Mandiri Institute terhadap 319 UMKM, di Pulau Jawa, Sumatera, […]

  • He..,Dikira Warga Jerman Dihadiahi Timah Panas Tim Macan Komering, Ternyata Jermun,Kasus Apa ?

    He..,Dikira Warga Jerman Dihadiahi Timah Panas Tim Macan Komering, Ternyata Jermun,Kasus Apa ?

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.024
    • 0Komentar

    TIM Macan Komering Polres Ogan Komering Ilir [OKI] berhasil meringkus tiga pelaku begal yang terkesan sadis, pasalnya mereka tak segan-segan merampas barang hingga melukai korbannya. Bahkan satu dari 3 pelaku tersebut, AS (23) sempat melawan saat akan diamankan petugas, terpaksa dihadiahi timah panas di kakinya. Pelaku asal Dusun Pulau Kabung, Desa Jermun, Kecamatan Pampangan Kabupaten […]

  • PLN Kembangkan Potensi Wisata Air Terjun Curup Buluh Tujuh Tingkat

    PLN Kembangkan Potensi Wisata Air Terjun Curup Buluh Tujuh Tingkat

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.155
    • 0Komentar

    PT PLN Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (WS2JB) mengembangkan Obyek Wisata Air Terjun Curup Buluh Tujuh Tingkat di Desa Lubuk Selo, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat. Program pelestarian alam tersebut bertujuan guna meningkatkan pertumbuhan perekonomian desa melalui  Program Corporate Social Responsibility (CSR). General Manager PT PLN WS2JB, Daryono menjelaskan dengan pengembangan potensi obyek wisata tersebut sehingga dapat membangun kemandirian masyarakat desa. […]

  • Waduh, SFC Kalah Lagi, PSIS Tunjukan Tren Positif

    Waduh, SFC Kalah Lagi, PSIS Tunjukan Tren Positif

    • calendar_month Selasa, 23 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.352
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, MAGELANG – Perjalanan Sriwijaya FC semakin tak mulus, pada pekan ke -27 Liga 1 Indonesia, Wong kito tunduk di Magelang oleh PSIS Semarang 1-0. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, pada Selasa (23/10/2018) malam. PSIS Semarang tengah bukukan tren positif dalam empat laga terakhir. Mereka bukukan empat kemenangan dan satu kali imbang. […]

  • Ketua KPK RI Firli Bahuri Edukasi Kepda di Sumsel, Muba Komit dengan 7 Indikator Ini

    Ketua KPK RI Firli Bahuri Edukasi Kepda di Sumsel, Muba Komit dengan 7 Indikator Ini

    • calendar_month Kamis, 15 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    PEMKAB Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus berupaya semaksimal mungkin meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat di Bumi Serasan Sekate demi terwujudnya visi Muba Maju Berjaya.  Dalam upaya tersebut, Pemkab Muba juga mengacu tujuh indikator  peningkatan kesejahteraan. “Konsen Muba juga terus menekan angka kemiskinan dan angka pengangguran.  […]

  • Door.. ‘Ninja’ Kampung Keok Ditembak Jajaran Polsek Kalidoni

    Door.. ‘Ninja’ Kampung Keok Ditembak Jajaran Polsek Kalidoni

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    JAJARAN Polsek Kalidoni berhasil menangkap pencuri rumah ala ‘Ninja’ di  daerah Kelurahan Sei – Lais, Kecamatan Kalidoni, Palembang. Tersangka bernama Farouk Afero (27) salah satu buruh di pasar 16 Ilir warga Jalan Mayor Zen, Lorong Iwari, RT 33 RW 01 Kelurahan Sai Lais. Ia pun terpaksa dilumpuhkan dengan satu hadiah peluru karena berusaha kabur. Kapolsek Kalidoni AKP […]

expand_less
WordPress Archive Kimberly – WordPress Blog & Shop Theme Kimchi – Asian Restaurant & Cafe Elementor Template Kit Kimono – Photography Portfolio WordPress Theme Kinco – Day Care & Kindergarten Elementor Template Kit Kindedo – Kindergarten & School WordPress Theme + RTL Kinerio – Video Production Agency Elementor Template Kit Kinesi – Physiotherapy WordPress Theme Kinetika | Photography Theme for WordPress King Size || Creative Portfolio WordPress Theme King - Viral Magazine WordPress Theme