Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Berbasis Kearifan Lokal, Pemerintah Dirikan Kampung Budidaya Ikan Nila Salin

Berbasis Kearifan Lokal, Pemerintah Dirikan Kampung Budidaya Ikan Nila Salin

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
  • visibility 1.422
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berakselerasi untuk mengimplementasikan program terobosan untuk membentuk kawasan perikanan budidaya yang berbasis pada kearifan lokal.

Kali ini, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) kembali meresmikan kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat guna mencapai pasar nasional.

Ikan nila salin dipilih menjadi salah satu komoditas kampung perikanan budidaya lantaran pertumbuhan ikan nila salin bisa lebih cepat, bahkan harganya lebih tinggi dari nila biasa. Selain itu, cita rasa dagingnya lebih disukai konsumen.

Secara ekonomi ikan nila salin juga cukup menjanjikan, sehingga ikan nila salin sangat cocok dikembangkan sebagai salah satu komoditas perikanan budidaya di Kabupaten Indramayu.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb Haeru Rahayu, menyampaikan akselerasi program terobosan yang telah dicanangkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, terus berjalan. Salah satunya program kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Dia juga menyampaikan penetapan kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat sesuai dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 16 Tahun 2022 tentang Kampung Perikanan Budidaya.

“Sebagai komitmen, DJPB melalui Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang akan terus melakukan pendampingan teknis, untuk pengembangan perikanan budidaya yang berbasis pada kearifan lokal, sehingga dapat meningkatkan produktivitas di kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Kabupaten Indramayu,” kata Tebe panggilan akrab Tb Haeru Rahayu dalam keterangannya, Sabtu (16/4/2022)..

Sementara itu, Menurut Kepala Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang, M. Tahang mengatakan potensi perikanan di Kabupaten Indramayu memang sangat besar, terlebih setelah diresmikannya Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sebagai kampung perikanan budidaya nila salin sehingga dapat memberikan semangat baru kepada pembudidaya ikan nila salin di Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, secara eksisting luas kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Kabupaten Indramayu seluas 120 hektare. Dia juga mengatakan Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat memiliki kisaran salinitas sangat cocok untuk membudidaya ikan nila salin, dengan salinitas antara 0-15 ppt.

“Saya harap setelah ditetapkannya Desa Wanantara sebagai kampung perikanan budidaya ikan nila salin, dapat menjadi salah satu lokasi kampung perikanan budidaya yang berbeda dengan kampung lainnya. Seperti diketahui, penggerak dari kampung nila salin ini merupakan generasi milenial yang mampu membuktikan bahwa menjadi pembudidaya ikan nila salin dapat meningkatkan taraf hidup,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu pembudidaya ikan nila salin di kampung perikanan budidaya Kabupaten Indramayu, yang tergabung dengan Pokdakan Jongor Lestari, Gusti Azis mengaku sangat antusias untuk membudidaya ikan nila salin, dirinya memilih membudidaya ikan nila salin lantaran lebih kuat jika dibandingkan dengan nila biasa.

Hasil budidaya ikan nila salin menurutnya juga sangat menguntungkan, dia menceritakan penghasilan kampung nila salin di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat bisa mencapai Rp25-35 miliar per tahun. “Tentunya hasil tersebut bisa semakin meningkat setelah diresmikannya kampung perikanan budidaya ikan nila salin, dan akan menerapkan pola penanaman intensif,” kata Azis.

Dia menceritakan mayoritas pembudidaya di kampung ikan nila salin ini masih menggunakan cara tradisional. Dalam satu siklus selama 2,5 bulan dalam kolam seluas satu hektare dengan kedalaman satu meter, Azis biasa menebar 40 ribu ekor benih/per hektare, dengan angka kelulusan hidup ikan nila salin sekitar 70 persen, dengan hasil panen rata-rata 3 ton per siklus per hektarr. Sementara untuk pemberian pakan, Azis biasa memberikan pakan satu banding satu, sehingga jika hasil panennya 3 ton, maka pakan yang diberikan juga 3 ton.

Biaya pakan, benih dan obat obatan dalam satu siklus sekitar Rp40 juta. Dengan harga jual ikan nila salin Rp20 ribu per kilogram, jika hasil panen 3 ton pembudidaya bisa menghasilkan Rp160 juta, sehingga pembudidaya bisa mengantongi pendapatan bersih Rp20 juta per siklus per hektar setelah dipotong biaya produksi.

“Dengan bimbingan dari Pemerintah, kami optimis produksi para pembudidaya akan semakin membaik, bahkan bisa bersaing di pasar nasional nantinya. Jika pemerintah maksimal membuka ruang untuk kami, maka hanya 2-3 tahun, kami akan bisa bersaing ke tingkat nasional,” tukas Azis.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan dengan adanya akselerasi pelaksanaan program terobosan, diharapkan sektor kelautan dan perikanan ke depannya mampu menjadi tulang punggung perekonomian nasional. “Kami mengharapkan pelaksanaan beberapa kegiatan prioritas KKP Tahun 2022 di daerah dapat memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan dan perekonomian nasional, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan ekologi,” ungkap Menteri KPP. InfoPublik

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konten Singapura Dirayakan di MIPCOM 2022 dengan Tampilan Pertama pada Produksi Bersama Regional Mendatang yang Sangat Dinanti

    Konten Singapura Dirayakan di MIPCOM 2022 dengan Tampilan Pertama pada Produksi Bersama Regional Mendatang yang Sangat Dinanti

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 617
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, CANNES, PRANCIS –  Para komisaris dan produser internasional disuguhi tampilan pertama dari serangkaian produksi bersama regional yang akan datang dari Singapura. Menanggapi permintaan global untuk konten Asia, acara sukses yang dipimpin oleh Infocomm Media Development Authority (IMDA) Singapura dan Association of Independent Producers (AIPRO) menandai ekspedisi ke-22 Singapura ke MIPCOM.   Delegasi […]

  • Jelang Pilkada, Pemkab Muba Siap Wujudkan Keamanan dan Kondusifitas 

    Jelang Pilkada, Pemkab Muba Siap Wujudkan Keamanan dan Kondusifitas 

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.596
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada bulan November mendatang. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin selalu memastikan dan akan berupaya pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Muba akan berlangsung dengan lancar dan aman. Seperti yang diketahui hal tersebut, menjadi konsen pertama Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi. Yang tidak hanya melibatkan stakeholder dan elemen di Muba saja […]

  • Bupati Pimpin Upacara HUT ke-74 RI di Bumi Serasan Sekate

    Bupati Pimpin Upacara HUT ke-74 RI di Bumi Serasan Sekate

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 836
    • 0Komentar

    Para ASN kompak berpakaian seragam Korpri. Selain PNS, juga dihadiri Personil TNI, Polri, Damkar, BPPD, Satuan Pol PP , Siswa SMA, SMP, SD, hingga Linmas dan tokoh masyarakat lainnya.

  • Sambut Asian Games, Ini  Kritikan Gubernur Terhadap Kota Palembang

    Sambut Asian Games, Ini  Kritikan Gubernur Terhadap Kota Palembang

    • calendar_month Sabtu, 10 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    Waktu terus berjalan, Agustus sudah tidak lama lagi.

  • Bikin Kaget, Provost Polres Lubuklinggau Periksa Urine Anggota

    Bikin Kaget, Provost Polres Lubuklinggau Periksa Urine Anggota

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.234
    • 0Komentar

    PROVOST Polres Kota Lubuklinggau  memeriksa urine seluruh anggotanya secara dadakan. Pemeriksaan tersebut membuat seluruh anggota Polres Lubuklinggau kaget. Hal itu dilakukan guna memberantas penyalahgunaan narkoba di intern, karena penyalahgunaan narkoba merupakan penyakit serius dan tidak boleh dianggap biasa saja. Oleh sebab itu penananganannya harus dilaksanakan secara komprehensif. Salah satunya integritas dari aparat penegak hukum sebagai […]

  • Rapat Paripurna DPRD Prov. Sumsel : Pj. Gub. Sumsel Jawab Pandangan Umum Fraksi-fraksi

    Rapat Paripurna DPRD Prov. Sumsel : Pj. Gub. Sumsel Jawab Pandangan Umum Fraksi-fraksi

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 865
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pj Gubernur  Sumatera Selatan (Sumsel) H Agus Fatoni menjawab terhadap pandangan umum Fraksi-Fraksi  di DPRD Sumsel  atas mengajukan enam rancangan peraturan daerah (Ranperda)  yang sebelumnya telah ditetapkan di DPRD Sumsel dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Provinsi Sumsel tahun 2024 dalam rapat paripurna DPRD Sumsel, Kamis (2/5/2024) . Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD […]

expand_less
WordPress Archive Kimberly – WordPress Blog & Shop Theme Kimchi – Asian Restaurant & Cafe Elementor Template Kit Kimono – Photography Portfolio WordPress Theme Kinco – Day Care & Kindergarten Elementor Template Kit Kindedo – Kindergarten & School WordPress Theme + RTL Kinerio – Video Production Agency Elementor Template Kit Kinesi – Physiotherapy WordPress Theme Kinetika | Photography Theme for WordPress King Size || Creative Portfolio WordPress Theme King - Viral Magazine WordPress Theme