Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Berbasis Kearifan Lokal, Pemerintah Dirikan Kampung Budidaya Ikan Nila Salin

Berbasis Kearifan Lokal, Pemerintah Dirikan Kampung Budidaya Ikan Nila Salin

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
  • visibility 1.416
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berakselerasi untuk mengimplementasikan program terobosan untuk membentuk kawasan perikanan budidaya yang berbasis pada kearifan lokal.

Kali ini, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) kembali meresmikan kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat guna mencapai pasar nasional.

Ikan nila salin dipilih menjadi salah satu komoditas kampung perikanan budidaya lantaran pertumbuhan ikan nila salin bisa lebih cepat, bahkan harganya lebih tinggi dari nila biasa. Selain itu, cita rasa dagingnya lebih disukai konsumen.

Secara ekonomi ikan nila salin juga cukup menjanjikan, sehingga ikan nila salin sangat cocok dikembangkan sebagai salah satu komoditas perikanan budidaya di Kabupaten Indramayu.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb Haeru Rahayu, menyampaikan akselerasi program terobosan yang telah dicanangkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono, terus berjalan. Salah satunya program kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Dia juga menyampaikan penetapan kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat sesuai dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 16 Tahun 2022 tentang Kampung Perikanan Budidaya.

“Sebagai komitmen, DJPB melalui Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang akan terus melakukan pendampingan teknis, untuk pengembangan perikanan budidaya yang berbasis pada kearifan lokal, sehingga dapat meningkatkan produktivitas di kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Kabupaten Indramayu,” kata Tebe panggilan akrab Tb Haeru Rahayu dalam keterangannya, Sabtu (16/4/2022)..

Sementara itu, Menurut Kepala Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Karawang, M. Tahang mengatakan potensi perikanan di Kabupaten Indramayu memang sangat besar, terlebih setelah diresmikannya Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat sebagai kampung perikanan budidaya nila salin sehingga dapat memberikan semangat baru kepada pembudidaya ikan nila salin di Kabupaten Indramayu.

Menurutnya, secara eksisting luas kampung perikanan budidaya ikan nila salin di Kabupaten Indramayu seluas 120 hektare. Dia juga mengatakan Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat memiliki kisaran salinitas sangat cocok untuk membudidaya ikan nila salin, dengan salinitas antara 0-15 ppt.

“Saya harap setelah ditetapkannya Desa Wanantara sebagai kampung perikanan budidaya ikan nila salin, dapat menjadi salah satu lokasi kampung perikanan budidaya yang berbeda dengan kampung lainnya. Seperti diketahui, penggerak dari kampung nila salin ini merupakan generasi milenial yang mampu membuktikan bahwa menjadi pembudidaya ikan nila salin dapat meningkatkan taraf hidup,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu pembudidaya ikan nila salin di kampung perikanan budidaya Kabupaten Indramayu, yang tergabung dengan Pokdakan Jongor Lestari, Gusti Azis mengaku sangat antusias untuk membudidaya ikan nila salin, dirinya memilih membudidaya ikan nila salin lantaran lebih kuat jika dibandingkan dengan nila biasa.

Hasil budidaya ikan nila salin menurutnya juga sangat menguntungkan, dia menceritakan penghasilan kampung nila salin di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat bisa mencapai Rp25-35 miliar per tahun. “Tentunya hasil tersebut bisa semakin meningkat setelah diresmikannya kampung perikanan budidaya ikan nila salin, dan akan menerapkan pola penanaman intensif,” kata Azis.

Dia menceritakan mayoritas pembudidaya di kampung ikan nila salin ini masih menggunakan cara tradisional. Dalam satu siklus selama 2,5 bulan dalam kolam seluas satu hektare dengan kedalaman satu meter, Azis biasa menebar 40 ribu ekor benih/per hektare, dengan angka kelulusan hidup ikan nila salin sekitar 70 persen, dengan hasil panen rata-rata 3 ton per siklus per hektarr. Sementara untuk pemberian pakan, Azis biasa memberikan pakan satu banding satu, sehingga jika hasil panennya 3 ton, maka pakan yang diberikan juga 3 ton.

Biaya pakan, benih dan obat obatan dalam satu siklus sekitar Rp40 juta. Dengan harga jual ikan nila salin Rp20 ribu per kilogram, jika hasil panen 3 ton pembudidaya bisa menghasilkan Rp160 juta, sehingga pembudidaya bisa mengantongi pendapatan bersih Rp20 juta per siklus per hektar setelah dipotong biaya produksi.

“Dengan bimbingan dari Pemerintah, kami optimis produksi para pembudidaya akan semakin membaik, bahkan bisa bersaing di pasar nasional nantinya. Jika pemerintah maksimal membuka ruang untuk kami, maka hanya 2-3 tahun, kami akan bisa bersaing ke tingkat nasional,” tukas Azis.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan dengan adanya akselerasi pelaksanaan program terobosan, diharapkan sektor kelautan dan perikanan ke depannya mampu menjadi tulang punggung perekonomian nasional. “Kami mengharapkan pelaksanaan beberapa kegiatan prioritas KKP Tahun 2022 di daerah dapat memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan dan perekonomian nasional, dengan tetap memperhatikan keberlanjutan ekologi,” ungkap Menteri KPP. InfoPublik

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung PON XX Papua Agar Sukses, Korlantas Polri Kirim 51 Unit Kendaraan

    Dukung PON XX Papua Agar Sukses, Korlantas Polri Kirim 51 Unit Kendaraan

    • calendar_month Selasa, 24 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 686
    • 0Komentar

      KORPS Lalu Lintas (Korlantas) Polri mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 dengan cara memberikan 51 unit kendaraan mobil dan motor. Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Istiono menyatakan, puluhan kendaraan itu akan dikirim ke Papua pada hari ini. Dengan rincian, delapan unit motor Yamaha MT 25 250 cc, 30 unit Yamaha […]

  • Tuntut Upah Layak, Buruh Perempuan Jakarta-Bogor Ramai-ramai Ikut Demo

    Tuntut Upah Layak, Buruh Perempuan Jakarta-Bogor Ramai-ramai Ikut Demo

    • calendar_month Jumat, 10 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.158
    • 0Komentar

    Ribuan buruh berunjuk rasa mengusung isu cabut mandat Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur pembohong, menolak upah minimum berdasarkan PP 78/2015 dan menuntut revisi.

  • Tutup tahun, produk Indonesia tampil di pameren Hongkong

    Tutup tahun, produk Indonesia tampil di pameren Hongkong

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Hong Kong, Tiongkok – Hong Kong Brands and Products Exhibition yang diadakan di Victoria Park, 9 Desember 2022 s.d. 1 Januari 2023 dimanfaatkan Indonesia untuk tampilkan produk Indonesia. KJRI Hong Kong menggandeng perusahaan Fok Hing Trading Limited, distributor produk Indonesia terbesar di Hong Kong dan supplier toko Indo Market dan toko-toko Indonesia lainnya di Hong Kong dan […]

  • Bupati Muba Tekankan Sinergi Bangun Umat Berbasis Agama

    Bupati Muba Tekankan Sinergi Bangun Umat Berbasis Agama

    • calendar_month Sabtu, 9 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.467
    • 0Komentar

    Selain capaian pembangunan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sangat masif di Bumi Serasan Sekate, dibawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin juga kerukunan umat beragama, zero konflik, hingga sinergi antar umat beragama sangat terjaga dengan baik. “Kita selalu menekankan untuk sinergi membangun umat berbasis agama, termasuk dengan PKB ini sinergi Pemkab […]

  • Ketika Desain Tak Lagi Cuma Tampilan, DKV dan Masa Depan Ekonomi Kreatif Indonesia

    Ketika Desain Tak Lagi Cuma Tampilan, DKV dan Masa Depan Ekonomi Kreatif Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Selama bertahun-tahun, desain sering dipandang sebagai urusan mempercantik tampilan. Sebuah kemasan dibuat lebih menarik, sebuah poster dirancang lebih memikat, atau sebuah merek dibangun agar mudah dikenali. Namun, perkembangan industri kreatif menunjukkan desain memiliki peran yang jauh lebih besar  guna menciptakan nilai, membangun identitas, dan menggerakkan ekonomi. Desain Komunikasi Visual (DKV) kini berada di […]

  • JK : Semoga Pilkada Berjalan Damai

    JK : Semoga Pilkada Berjalan Damai

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 905
    • 0Komentar

    Bersama Polri, KPK siap membantu KPU menciptakan pilkada bersih dan berkualitas.

expand_less
WordPress Archive Kimberly – WordPress Blog & Shop Theme Kimchi – Asian Restaurant & Cafe Elementor Template Kit Kimono – Photography Portfolio WordPress Theme Kinco – Day Care & Kindergarten Elementor Template Kit Kindedo – Kindergarten & School WordPress Theme + RTL Kinerio – Video Production Agency Elementor Template Kit Kinesi – Physiotherapy WordPress Theme Kinetika | Photography Theme for WordPress King Size || Creative Portfolio WordPress Theme King - Viral Magazine WordPress Theme