Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Detektif Kesehatan Anak – Program Gratis di SDIT Royal Islamic School Palembang

Detektif Kesehatan Anak – Program Gratis di SDIT Royal Islamic School Palembang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 860
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAGI kemarin hawa masih terasa adem,  halaman SDIT Royal Islamic School Palembang mendadak lebih ramai dari biasanya. Biasanya anak-anak hanya ribut soal siapa yang lupa bawa PR, tapi kali ini ributnya lebih heboh “Eh, nanti kalau gigi bolong ketahuan nggak, ya?” celetuk seorang bocah sambil nutup mulut.

Hari itu sekolah berubah jadi markas “detektif kesehatan”, bedanya, alat investigasi bukan kaca pembesar Sherlock Holmes, tapi stetoskop, tensimeter, dan timbangan badan, semua anak berbaris rapi, meski ada juga yang kabur ke kantin pura-pura beli ciki.

Adegan paling lucu adalah waktu dokter bilang, “Ayo buka mulut, dek.”
Seorang anak malah merem rapat-rapat, kayak lagi naik roller coaster. “Sakit nggak, Bu?” tanyanya dengan suara bergetar. Dokternya senyum, “Lho, ini cuma lihat gigi, bukan suntik.” Sontak semua temannya ketawa.

Ada juga bocah yang pedenya kebangetan. “Saya sikat gigi tiga kali sehari, Bu!” ujarnya bangga, tapi ketika dokter senter ke mulut, ternyata ada permen karet yang nyangkut di gigi geraham. Lah, ini namanya bukan gigi sehat, tapi gigi manis.

Yang bikin suasana tambah seru, Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang ikut hadir meninjau, bukannya langsung duduk di kursi VIP, beliau malah nimbrung ke barisan anak-anak “Siapa yang rajin olahraga?” tanya beliau.

Ada yang spontan jawab, “Saya, Pak! Tiap hari lari ke warung beli es teh.”
Wagub ngakak. “Itu namanya lari hemat, Dek. Bukan olahraga.”

Dari situ keliatan kalau acara ini bukan cuma protokol formalitas. Ada sentuhan humanis dan penuh humor yang bikin anak-anak betah.

Wagub lalu kasih wejangan singkat, “Kalau sehat, belajar lancar, kalau belajar lancar, masa depan terang”
Benar juga, percuma ranking satu kalau tiap hari batuk pilek. Pepatah Jawa bilang, “Waras luwih larang tinimbang mas”- sehat lebih mahal dari emas.

Coba tengok Jepang, mereka rajin cek kesehatan sejak SD, makanya, anak mudanya kuat, nggak gampang sakit atau Finlandia, yang sukses menekan obesitas anak dengan edukasi pola makan sehat. Bayangkan kalau di Sumsel juga begitu, siapa tahu kelak lahir atlet sepak bola handal dari Palembang, yang nendang bolanya nggak cuma ke gawang lawan, tapi juga ke hati calon mertua.

Yang menarik, pemeriksaan ini bukan hanya soal tensi dan berat badan. Anak-anak juga diajari pentingnya cuci tangan, makan sayur, dan olahraga rutin, jadi semacam kelas tambahan mata pelajaran “Ilmu Sehat Dasar”.

Guru bahkan bercanda, “Kalau sehat, otak encer, kalau sering sakit, PR aja bisa salah tulis nama”. Anak-anak ketawa, tapi jelas ada makna. Kesehatan itu pondasi belajar, kalau pagi-pagi sudah pusing karena sarapan cuma gorengan dingin, mana bisa konsentrasi hafalan Al-Qur’an?

Program ini sebenarnya bukan hal baru di dunia, di Korea Selatan, misalnya, punya aturan anak sekolah wajib main di luar minimal satu jam biar nggak rabun, begitu pula seperti Kanada lebih keren lagi, program cek kesehatan anak sekolah bisa menghemat miliaran dolar biaya pengobatan di masa depan.

Artinya, yang dilakukan di Palembang ini bukan sekadar acara, tapi langkah investasi jangka panjang untuk SDM Sumsel. Kalau kata pepatah bilang“Sedia payung sebelum hujan”. Lebih murah cek gigi gratis sekarang daripada pas tua harus pasang gigi palsu kredit 12 bulan.

Tentu ada banyolan lain yang bikin hari itu terasa istimewa, seorang anak ditanya dokter, “Makan apa tiap pagi?” Dia jawab polos, “Nasi uduk sama gorengan.” Ibunya yang ikut antri langsung panik, “Ish, kok bilangnya begitu? Kan tadi sarapan roti sama susu!”
Anaknya balas santai, “Itu kan kalau lagi ada tamu, Bu.”
Seketika semua ketawa, dan dokter pun cuma geleng-geleng.

Di situlah letak esensi acara ini, lucu, sederhana, tapi penuh makna, pemeriksaan gratis ternyata jadi panggung kejujuran bocah, sekaligus alarm bagi orang tua untuk lebih perhatian.

Acara pemeriksaan kesehatan anak di SDIT Royal Islamic School Palembang, bukan sekadar formalitas pemerintah. Ini adalah pengingat bahwa sehat itu harus ditanam sejak dini, kalau anak-anak sehat, Sumsel bisa lebih maju, kalau generasi kuat, ekonomi ikut naik.

Dan jangan lupa, sehat itu tanggung jawab bersama, pemerintah boleh bikin program, tapi orang tua tetap jadi garda depan. Ingat pepatah Palembang “Sekencang apapun dayung kalau bocor, perahu pasti karam”. Begitu juga kesehatan anak, kalau di rumah masih doyan junk food tiap malam, ya sama aja bohong.

Jadi, apa pelajaran dari “Detektif Kesehatan” hari itu? bahwa anak-anak bukan cuma belajar matematika, tapi juga belajar menjaga badan sama pentingnya dengan menghafal perkalian. Mereka pulang bukan hanya bawa buku, tapi juga bawa pengalaman sehat yang kelak jadi bekal hidup.

Kata pepatah Tiongkok “Orang sehat punya seribu mimpi, orang sakit cuma punya satu mimpi, yakni sehat kembali”
Maka mari jaga anak-anak kita tetap sehat, supaya Sumsel punya sejuta mimpi yang bisa diwujudkan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digitalisasi Pendidikan, Gadget ke Ekosistem & Konsumsi ke Produksi

    Digitalisasi Pendidikan, Gadget ke Ekosistem & Konsumsi ke Produksi

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 872
    • 0Komentar

    DI INDONESIA, urusan pendidikan ibarat memasak sayur asem di dapur rumah nenek, bahan-bahannya banyak, bumbunya harus lengkap, dan jangan salah takar, kalau tidak rasanya jadi aneh. Begitu juga dengan digitalisasi pendidikan, kalau cuma bagi-bagi alat canggih macam papan interaktif, laptop, atau yang disebut Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat sebagai “TV jumbo”, ya […]

  • “Helm Mirip Galon, Tapi Bangga!”

    “Helm Mirip Galon, Tapi Bangga!”

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.938
    • 0Komentar

    HARI masih muda, tapi semangat 36 anak muda Musi Banyuasin udah mendidih kayak minyak di kilang. Mereka datang jauh-jauh dari Muba, bukan buat jalan-jalan, apalagi cari jodoh. Mereka datang buat ngelas masa depan di PPSDM Migas Cepu. Sore itu halaman asrama rame. Ada yang sibuk nenteng koper, ada yang sibuk nyari colokan, ada juga yang […]

  • Samsung Bermitra Dengan Hyundai Motor Group Untuk Menghadirkan Gaya Hidup Masa Depan yang Menghubungkan Rumah Pintar Dengan Mobil yang Terhubung

    Samsung Bermitra Dengan Hyundai Motor Group Untuk Menghadirkan Gaya Hidup Masa Depan yang Menghubungkan Rumah Pintar Dengan Mobil yang Terhubung

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.744
    • 0Komentar

    Menghubungkan platform SmartThings Samsung dengan mobil terhubung Hyundai Motor Group akan mengarah pada pengembangan solusi gaya hidup masa depan   Samsung Electronics hari ini mengumumkan kolaborasi dengan Hyundai Motor Group untuk memperluas platform SmartThings guna mendukung mobil yang terhubung, termasuk kendaraan listrik (EV). Pengumuman ini muncul setelah kedua perusahaan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) pada […]

  • Cari Nahkoda Baru, Golkar Palembang Jaring Calon Ketua

    Cari Nahkoda Baru, Golkar Palembang Jaring Calon Ketua

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.971
    • 0Komentar

    DPD Partai Golkar Kota Palembang segera melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke 10. Rencananya musda digelar 27-28 Agustus untuk mencari nahkoda baru kepengurusan Golkar Palembang periode  2020-2025. Sekretaris DPD Golkar Kota Palembang, Rubi Indarta menjelaskan mulai besok panitia penyelenggara membuka pendaftaran calon ketua DPD Partai Golkar Palembang masa periode 2020-2025. Menurut Rubi, pendaftaran dibuka bagi siapapun […]

  • Klarifikasi Pemberitaan, Ketua DPRD Kota Pagar Alam Silahturahmi dengan Ketua PWI Sumsel

    Klarifikasi Pemberitaan, Ketua DPRD Kota Pagar Alam Silahturahmi dengan Ketua PWI Sumsel

    • calendar_month Selasa, 3 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.597
    • 0Komentar

    KETUA DPRD Pagaralam Jenni Shandiyah didampingi Wakil Ketua DPRD Pagaralam Epsi Komar, Senin (2/10/2020), silaturahmi ke kantor PWI Sumsel, di Jalan Supeno 11 Palembang. Ketua DPRD Pagaralam langsung diterima oleh Ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Anwar Rasuan serta Sekretaris Dwitri Kartini dan Bendahara Novas Riady dan pengurus lainnya di Aula […]

  • 250 Personil  Gabungan Siap Amankan Operasi Ketupat Musi di OKI

    250 Personil Gabungan Siap Amankan Operasi Ketupat Musi di OKI

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 807
    • 0Komentar

    DALAM pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2022 tahun ini, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menurunkan 250 personel gabungan Polri, TNI, Dishub, Satpol PP Damkar, Dinkes dan dinas terkait, menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik yang melintas. Kegiatan apel gelar pasukan Ops Ketupat Musi 2022 dipimpin Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, HM. Djakfar Shodiq yang berlangsung dihalaman […]

expand_less
WordPress Archive BeHealth – Multi-Purpose WordPress Theme for Yoga – Health – Beauty – Shop Behold – Personal Blog WordPress Theme Beige – Pet Shop Woocommerce Elementor Template Kit Bellaria – a Delicious Cakes and Bakery WordPress Theme Bellatrix | WordPress Portfolio Theme – Shutter One Page Belle – Clean, Modern, Versatile Shopify Theme 2.0 Belly – Multipurpose Theme WooCommerce WordPress BelMas – Online Cooking Class & Workshop Elementor Template Kit Belmont – Cocktail Bar WordPress Theme Bemeina – Plastic Surgery & Beauty Clinic WordPress Theme