Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Rahasia Asbak Terbongkar! Ternyata Selama Ini Aku Lebih Bijak daripada Motivator

Rahasia Asbak Terbongkar! Ternyata Selama Ini Aku Lebih Bijak daripada Motivator

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • visibility 1.058
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AKUasbak, benda kecil yang sering dianggap sepele, padahal tugasku mulia, kata orang, “besar pasak daripada tiang” itu bikin rumah bangkrut, tapi kalau “besar rokok daripada asbak” ya siap-siap rumah berantakan. Aku hadir bukan untuk gaya-gayaan, bukan pula buat pamer di meja tamu, tapi untuk menampung sisa rokok, abu, dan puntung biar hidupmu tetap rapi, aman, dan nggak kayak kebakaran hutan versi mini di ruang tamu.

Aku ini ibarat tempat curhat para perokok, puntung rokok yang sudah melewati perjalanan panjang dari korek api hingga hisapan terakhir, akhirnya rebah manis di pelukanku. Kadang aku merasa kayak “peristirahatan terakhir” bagi si rokok mirip TPU, cuma versi kecil dan nggak pake batu nisan.

Secara sederhana, fungsiku jelas menampung abu dan puntung rokok. Tapi jangan salah, aku juga punya fungsi sosial. Kalau ada aku di meja, tamu perokok jadi lega, tuan rumah pun aman. Bayangin kalau nggak ada aku, puntung rokok bisa dicemplungin ke gelas teh manis nah lho, langsung berubah jadi “es teh rasa Marlboro edition”.

Fungsi lainku adalah simbol kesopanan, orang yang merokok dan buang puntungnya sembarangan itu ibarat kucing makan di dapur terus kabur nggak cuci tangan. Kata pepatah, “di mana bumi dipijak, di situ asbak dijunjung.” Maksudnya, kalau merokok ya hargai tuan rumah dengan pake aku, bukan main jentik abu di lantai kayak mau bikin hujan abu versi mini.

Aku bukan cuma barang mati yang nunggu dipakai. Aku sering jadi bahan obrolan. Ada yang bentukku klasik bundar, ada yang artistik dari keramik, bahkan ada yang canggih pakai sensor. Aku ibarat fashion item untuk meja ruang tamu, nggak keren kalau asal pilih.

Selain itu, aku juga punya kegunaan filosofis, puntung yang terkumpul di perutku mengajarkan manusia soal “akhir dari perjalanan”. Rokok yang awalnya gagah berdiri, ujungnya cuma jadi abu. Nah, bukankah itu mengingatkan kita bahwa sehebat-hebatnya manusia, ujung-ujungnya ya kembali ke tanah? Ngopi dulu biar nggak tegang.

Kalau bicara manfaat, aku punya daftar panjang kayak skripsi yang belum kelar menjaga kebersihan, tanpa aku, meja bisa penuh abu, lantai jadi arena “salju buatan”. Mencegah kebakaran kecil maksudnya puntung sembarangan bisa nyulut bencana, aku jadi pahlawan yang nggak pernah masuk berita.

Meningkatkan sopan santun, orang yang pakai aku biasanya lebih dihargai ketimbang yang buang puntung sembarangan dan media kontemplasi, banyak orang menatapku sambil melamun, mencari inspirasi, bahkan nulis puisi.

Ada filosofi Jawa yang cocok buatku urip iku mung mampir ngombe, hidup itu cuma singgah sebentar. Nah, rokok pun begitu dari menyala sampai jadi abu, bedanya, aku yang jadi saksi bisu, bukan warung kopi.

Aku sering dipandang jijik karena isinya puntung, padahal, kalau mau mikir sedikit, aku adalah guru kehidupan. Puntung rokok itu mengingatkan “Semua yang indah pasti ada akhirnya” nikmat hisapan rokok akan pudar, meninggalkan jejak abu yang ditampung aku. Sama seperti cinta, awalnya manis, ujung-ujungnya kadang pahit… dan penuh asap.

Aku juga mengajarkan tentang tanggung jawab. Abu itu bukan salah siapa-siapa, tapi hasil pilihanmu sendiri. Jadi, jangan salahkan rokoknya, salahkan dirimu yang merokok tanpa siap buang sampah di tempatnya, asbak ada, dipakai dong.

Kata pepatah sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit, puntung yang sedikit lama-lama numpuk jadi bau. Itulah kenapa aku harus sering dibersihkan. Sama kayak masalah hidup, jangan dibiarkan menumpuk, nanti bikin sumpek.

Banyak orang menganggap aku remeh, padahal aku punya peran penting. Hidup ini kadang sama: yang kecil sering dianggap nggak penting, padahal justru menentukan. Ingat, semut bisa bikin gajah ribut kalau masuk kupingnya. Begitu pula aku, benda kecil yang bisa menjaga ketentraman rumah.

Jadi, kalau kamu perokok, gunakan aku dengan benar. Kalau kamu bukan perokok, tetap hargai keberadaanku aku cuma benda, nggak bisa milih siapa pemilikku. Tapi dari aku, kamu bisa belajar soal keteraturan, kebersihan, dan filosofi hidup.

Aku, si asbak kecil, mungkin terlihat sederhana. Tapi dari fungsiku yang menampung abu, kegunaan menjaga kebersihan, hingga manfaat filosofis soal kehidupan, aku sebenarnya punya pesan besar setiap akhir adalah permulaan untuk merenung.

Kalau puntung rokok bisa mengajarkan manusia tentang kefanaan, maka aku sebagai asbak cuma ingin bilang “Hargailah hal kecil, sebelum semuanya jadi abu”

Jadi lain kali lihat aku di meja, jangan cuma anggap aku wadah kotor. Anggaplah aku guru kehidupan berlapis keramik yang sabar menampung sisa-sisa duniawi. Ingat pepatah terakhir dari aku hidup tanpa tujuan ibarat rokok tanpa asbak, berantakan dan bikin orang lain sengsara.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menag ajak akademisi lebih proaktif jaga lingkungan & keseimbangan alam

    Menag ajak akademisi lebih proaktif jaga lingkungan & keseimbangan alam

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.230
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para akademisi untuk lebih proaktif dalam menjaga lingkungan dan keseimbangan alam Indonesia. Ajakan ini disampaikan Menag saat membuka International Conference on Religion and Environment di Semarang. Mengangkat tema ‘Interfaith Voices for the Environmet : The Role of Religion for Sustainable Planet’, giat ini diselenggarakan Universitas Islam Negeri (UIN) […]

  • Pemkab Muba Rapat Evaluasi TPP ASN, Apa yang Dibahas !

    Pemkab Muba Rapat Evaluasi TPP ASN, Apa yang Dibahas !

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) gelar Rapat evaluasi terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Muba tahun 2022, bersama organisasi perangkat daerah terkait yang berlangsung Ruang Rapat Serasan Sekate, Jumat (4/3/2022). Dikatakan Plt Bupati Beni, hari ini dimulai rapat mengenai evaluasi terhadap TPP ASN di Kabupaten Muba, berdasarkan dari kondisi […]

  • Pagi-pagi Gowes Sepeda, Apa Yang Dilakukan Bupati Muba ?

    Pagi-pagi Gowes Sepeda, Apa Yang Dilakukan Bupati Muba ?

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 925
    • 0Komentar

      AKTIVITAS  berbeda dari biasanya tampak dilakukan Bupati Muba Dodi Reza, Jumat (22/11/2019) pagi. Menaiki sepeda menggunakan kaos olahraga Sekayu Gowes Comunity (SGC), tampak mantan anggota DPR RI dua periode tersebut berkeliling Kota Sekayu untuk meninjau sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang berjalan. Diketahui, saat ini di Kota Sekayu ada beberapa pengerjaan proyek infrastruktur […]

  • IDC 2020 Sesi V Digitalisasi Nusantara, Akses Internet Desa, Operator Seluler Perlu Dukungan Pemda

    IDC 2020 Sesi V Digitalisasi Nusantara, Akses Internet Desa, Operator Seluler Perlu Dukungan Pemda

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.609
    • 0Komentar

    OPERATOR seluler memerlukan bantuan pemerintah daerah (Pemda) dalam mempercepat pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan akses internet di desa-desa di Indonesia. Bantuan yang diperlukan dengan menyediakan infrastruktur pendukung seperti tanah dan listrik. Dua hal di atas krusial dalam proses pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan akses internet untuk mendukung digitalisasi di Indonesia. Ia mengatakan tantangannya adalah membangun transmisi lokal, […]

  • Expo Dubai 2020, Paviliun Indonesia Didatangi 50 Ribu Pengunjung selama Dua Pekan

    Expo Dubai 2020, Paviliun Indonesia Didatangi 50 Ribu Pengunjung selama Dua Pekan

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 833
    • 0Komentar

    LEBIH dari 50 ribu orang telah mengunjungi Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai, di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) sejak dibuka oleh Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Jumat (1/10/2021). Membawa tema “Creating the Future, From Indonesia to The World”, Paviliun Indonesia hadir mempresentasikan potensi serta mempromosikan inovasi dan kemajuan Indonesia melalui beragam tema mingguan dan juga […]

  • Rembuk gizi buruk bukan sebatas seremonial asa Wabup OKI

    Rembuk gizi buruk bukan sebatas seremonial asa Wabup OKI

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 704
    • 0Komentar

    Rembuk Stunting ini tidak hanya sebatas seremonial saja, namun mampu menghasilkan solusi dan tekad yang kuat dalam Percepatan Penurunan Stunting. Harapan itu disampaikan Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, H.M.Dja’far Shodiq, menurutnya Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] terus memperkuat komitmen dan sinergitas dalam upaya pencegahan sekaligus percepatan penurunan angka gizi buruk Ia menyampaikan 1.000 Hari […]

expand_less
WordPress Archive Treina – Personal Trainer & Fitness Elementor Template Kit TrekOn – Extreme Sports and Adventure WordPress Theme Trena – Sport & Fitness Trainer Services Elementor Template Kit Trendy Travel | Tour, Travel & Travel Agency Theme Trendz – Fashion Store WooCommerce Theme Trevia – Travel Agency Elementor Template Kit Trevox – Fashion and Clothing Store Theme Treweler Marker Submission Addon Trical Bike & Scooter Rental Elementor Template Kit Trikon – Multipurpose Furniture WooCommerce Theme