Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Rahasia Asbak Terbongkar! Ternyata Selama Ini Aku Lebih Bijak daripada Motivator

Rahasia Asbak Terbongkar! Ternyata Selama Ini Aku Lebih Bijak daripada Motivator

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • visibility 1.043
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AKUasbak, benda kecil yang sering dianggap sepele, padahal tugasku mulia, kata orang, “besar pasak daripada tiang” itu bikin rumah bangkrut, tapi kalau “besar rokok daripada asbak” ya siap-siap rumah berantakan. Aku hadir bukan untuk gaya-gayaan, bukan pula buat pamer di meja tamu, tapi untuk menampung sisa rokok, abu, dan puntung biar hidupmu tetap rapi, aman, dan nggak kayak kebakaran hutan versi mini di ruang tamu.

Aku ini ibarat tempat curhat para perokok, puntung rokok yang sudah melewati perjalanan panjang dari korek api hingga hisapan terakhir, akhirnya rebah manis di pelukanku. Kadang aku merasa kayak “peristirahatan terakhir” bagi si rokok mirip TPU, cuma versi kecil dan nggak pake batu nisan.

Secara sederhana, fungsiku jelas menampung abu dan puntung rokok. Tapi jangan salah, aku juga punya fungsi sosial. Kalau ada aku di meja, tamu perokok jadi lega, tuan rumah pun aman. Bayangin kalau nggak ada aku, puntung rokok bisa dicemplungin ke gelas teh manis nah lho, langsung berubah jadi “es teh rasa Marlboro edition”.

Fungsi lainku adalah simbol kesopanan, orang yang merokok dan buang puntungnya sembarangan itu ibarat kucing makan di dapur terus kabur nggak cuci tangan. Kata pepatah, “di mana bumi dipijak, di situ asbak dijunjung.” Maksudnya, kalau merokok ya hargai tuan rumah dengan pake aku, bukan main jentik abu di lantai kayak mau bikin hujan abu versi mini.

Aku bukan cuma barang mati yang nunggu dipakai. Aku sering jadi bahan obrolan. Ada yang bentukku klasik bundar, ada yang artistik dari keramik, bahkan ada yang canggih pakai sensor. Aku ibarat fashion item untuk meja ruang tamu, nggak keren kalau asal pilih.

Selain itu, aku juga punya kegunaan filosofis, puntung yang terkumpul di perutku mengajarkan manusia soal “akhir dari perjalanan”. Rokok yang awalnya gagah berdiri, ujungnya cuma jadi abu. Nah, bukankah itu mengingatkan kita bahwa sehebat-hebatnya manusia, ujung-ujungnya ya kembali ke tanah? Ngopi dulu biar nggak tegang.

Kalau bicara manfaat, aku punya daftar panjang kayak skripsi yang belum kelar menjaga kebersihan, tanpa aku, meja bisa penuh abu, lantai jadi arena “salju buatan”. Mencegah kebakaran kecil maksudnya puntung sembarangan bisa nyulut bencana, aku jadi pahlawan yang nggak pernah masuk berita.

Meningkatkan sopan santun, orang yang pakai aku biasanya lebih dihargai ketimbang yang buang puntung sembarangan dan media kontemplasi, banyak orang menatapku sambil melamun, mencari inspirasi, bahkan nulis puisi.

Ada filosofi Jawa yang cocok buatku urip iku mung mampir ngombe, hidup itu cuma singgah sebentar. Nah, rokok pun begitu dari menyala sampai jadi abu, bedanya, aku yang jadi saksi bisu, bukan warung kopi.

Aku sering dipandang jijik karena isinya puntung, padahal, kalau mau mikir sedikit, aku adalah guru kehidupan. Puntung rokok itu mengingatkan “Semua yang indah pasti ada akhirnya” nikmat hisapan rokok akan pudar, meninggalkan jejak abu yang ditampung aku. Sama seperti cinta, awalnya manis, ujung-ujungnya kadang pahit… dan penuh asap.

Aku juga mengajarkan tentang tanggung jawab. Abu itu bukan salah siapa-siapa, tapi hasil pilihanmu sendiri. Jadi, jangan salahkan rokoknya, salahkan dirimu yang merokok tanpa siap buang sampah di tempatnya, asbak ada, dipakai dong.

Kata pepatah sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit, puntung yang sedikit lama-lama numpuk jadi bau. Itulah kenapa aku harus sering dibersihkan. Sama kayak masalah hidup, jangan dibiarkan menumpuk, nanti bikin sumpek.

Banyak orang menganggap aku remeh, padahal aku punya peran penting. Hidup ini kadang sama: yang kecil sering dianggap nggak penting, padahal justru menentukan. Ingat, semut bisa bikin gajah ribut kalau masuk kupingnya. Begitu pula aku, benda kecil yang bisa menjaga ketentraman rumah.

Jadi, kalau kamu perokok, gunakan aku dengan benar. Kalau kamu bukan perokok, tetap hargai keberadaanku aku cuma benda, nggak bisa milih siapa pemilikku. Tapi dari aku, kamu bisa belajar soal keteraturan, kebersihan, dan filosofi hidup.

Aku, si asbak kecil, mungkin terlihat sederhana. Tapi dari fungsiku yang menampung abu, kegunaan menjaga kebersihan, hingga manfaat filosofis soal kehidupan, aku sebenarnya punya pesan besar setiap akhir adalah permulaan untuk merenung.

Kalau puntung rokok bisa mengajarkan manusia tentang kefanaan, maka aku sebagai asbak cuma ingin bilang “Hargailah hal kecil, sebelum semuanya jadi abu”

Jadi lain kali lihat aku di meja, jangan cuma anggap aku wadah kotor. Anggaplah aku guru kehidupan berlapis keramik yang sabar menampung sisa-sisa duniawi. Ingat pepatah terakhir dari aku hidup tanpa tujuan ibarat rokok tanpa asbak, berantakan dan bikin orang lain sengsara.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Erupsi, Dompet Dhuafa Buka Layanan Cuci Baju Gratis

    Dampak Erupsi, Dompet Dhuafa Buka Layanan Cuci Baju Gratis

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 750
    • 0Komentar

    DOMPET Dhuafa (DD) Jawa Timur dan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa buka layanan cuci baju gratis di pengungsian Pesantren Ulul Albab, Candipuro, Lumajang. Adapun layanan yang diberi nama Pojok Laundry diperuntukkan bagi penerima manfaat yang terdampak atau penyintas awan panas guguran Semeru. Namun hal ini juga diperuntukkan untuk relawan-relawan kemanusiaan yang hingga kini masih […]

  • Pastikan PTM Terapkan Prokes Ketat, Wapres Tinjau Pembelajaran di Pondok Pesantren

    Pastikan PTM Terapkan Prokes Ketat, Wapres Tinjau Pembelajaran di Pondok Pesantren

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 652
    • 0Komentar

    SESUAI dengan aturan pemerintah yang menyatakan bahwa wilayah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 – 3 dapat mulai melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), maka sekolah-sekolah yang berada pada daerah tersebut pun mulai melaksanakan PTM secara terbatas. Meski demikian, kegiatan ini harus tetap dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Wakil Presiden (Wapres) K.H. […]

  • Dua Saksi dari Kominfo Diperiksa terkait Kasus Satelit Kemenhan

    Dua Saksi dari Kominfo Diperiksa terkait Kasus Satelit Kemenhan

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 622
    • 0Komentar

    KEJAKSAAN Agung (Kejagung) memeriksa dua orang saksi terkait dugaan korupsi proyek pengadaan Satelit Slot Orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tahun 2015 – 2021. Dalam keterangan yang diterima InfoPublik, Senin (31/1/2022), Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, menyatakan dua saksi yang periksa yakni BS dan M selaku pihak dari […]

  • Vaksinasi ke-3 Program Pengurus Besar NU

    Vaksinasi ke-3 Program Pengurus Besar NU

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    BERSAMA Kapolresta Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib serta Jajaran Pengurus Cabang  Nahdlatul Ulama (PCNU) Palembang, Sekretaris Daerah (Sekda) kota Palembang, Ratu Dewa lakukan peninjauan langsung pelaksanaan Vaksinasi Booster atau Vaksinasi ke-3 Program Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (NU) Pusat. Dalam pantauan, kegiatan vaksinasi yang digelar di Kantor PCNU Palembang, Jalan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami tersebut […]

  • Waspada Cuaca Ekstrim, Enam Orang Meninggal Akibat Bencana Hidrometeorologi Basah di Kota Jayapura

    Waspada Cuaca Ekstrim, Enam Orang Meninggal Akibat Bencana Hidrometeorologi Basah di Kota Jayapura

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 768
    • 0Komentar

    KORBAN jiwa akibat bencana hidrometeorologi basah yang melanda sekarang ini termasuk terjadi di Kota Jayapura bertambah. Selain banjir, guyuran hujan lebat juga memicu terjadinya tanah longsor hingga mengakibatkan enam orang meninggal dunia hingga Jumat, (7/1/2022) pukul 9:30 WIB. “Enam korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Polda Papua,” kata Plt. Kepala Pusat […]

  • Perusahaan Perkebunan di Muba Wajib Daftarkan Buruh Lepas di BPJS

    Perusahaan Perkebunan di Muba Wajib Daftarkan Buruh Lepas di BPJS

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 841
    • 0Komentar

    RIBUAN Buruh Harian Lepas (BHL) di Kabupaten Musi Banyuasin, terutama pada sektor perkebunan hingga kini belum terdaftar menjadi peserta program BPJS Kesehatan. Menanggapi hal ini Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengeluarkan Surat Edaran untuk memperjelas pelaksaannya. Dengan adanya Instruksi melalui Surat Edaran tersebut diharapkan Perusahaan segera mendaftarkan BHL dan BPJS Kesehatan dapat […]

expand_less
WordPress Archive Treina – Personal Trainer & Fitness Elementor Template Kit TrekOn – Extreme Sports and Adventure WordPress Theme Trena – Sport & Fitness Trainer Services Elementor Template Kit Trendy Travel | Tour, Travel & Travel Agency Theme Trendz – Fashion Store WooCommerce Theme Trevia – Travel Agency Elementor Template Kit Trevox – Fashion and Clothing Store Theme Treweler Marker Submission Addon Trical Bike & Scooter Rental Elementor Template Kit Trikon – Multipurpose Furniture WooCommerce Theme