Kamis, 3 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Rahasia Asbak Terbongkar! Ternyata Selama Ini Aku Lebih Bijak daripada Motivator

Rahasia Asbak Terbongkar! Ternyata Selama Ini Aku Lebih Bijak daripada Motivator

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • visibility 1.039
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AKUasbak, benda kecil yang sering dianggap sepele, padahal tugasku mulia, kata orang, “besar pasak daripada tiang” itu bikin rumah bangkrut, tapi kalau “besar rokok daripada asbak” ya siap-siap rumah berantakan. Aku hadir bukan untuk gaya-gayaan, bukan pula buat pamer di meja tamu, tapi untuk menampung sisa rokok, abu, dan puntung biar hidupmu tetap rapi, aman, dan nggak kayak kebakaran hutan versi mini di ruang tamu.

Aku ini ibarat tempat curhat para perokok, puntung rokok yang sudah melewati perjalanan panjang dari korek api hingga hisapan terakhir, akhirnya rebah manis di pelukanku. Kadang aku merasa kayak “peristirahatan terakhir” bagi si rokok mirip TPU, cuma versi kecil dan nggak pake batu nisan.

Secara sederhana, fungsiku jelas menampung abu dan puntung rokok. Tapi jangan salah, aku juga punya fungsi sosial. Kalau ada aku di meja, tamu perokok jadi lega, tuan rumah pun aman. Bayangin kalau nggak ada aku, puntung rokok bisa dicemplungin ke gelas teh manis nah lho, langsung berubah jadi “es teh rasa Marlboro edition”.

Fungsi lainku adalah simbol kesopanan, orang yang merokok dan buang puntungnya sembarangan itu ibarat kucing makan di dapur terus kabur nggak cuci tangan. Kata pepatah, “di mana bumi dipijak, di situ asbak dijunjung.” Maksudnya, kalau merokok ya hargai tuan rumah dengan pake aku, bukan main jentik abu di lantai kayak mau bikin hujan abu versi mini.

Aku bukan cuma barang mati yang nunggu dipakai. Aku sering jadi bahan obrolan. Ada yang bentukku klasik bundar, ada yang artistik dari keramik, bahkan ada yang canggih pakai sensor. Aku ibarat fashion item untuk meja ruang tamu, nggak keren kalau asal pilih.

Selain itu, aku juga punya kegunaan filosofis, puntung yang terkumpul di perutku mengajarkan manusia soal “akhir dari perjalanan”. Rokok yang awalnya gagah berdiri, ujungnya cuma jadi abu. Nah, bukankah itu mengingatkan kita bahwa sehebat-hebatnya manusia, ujung-ujungnya ya kembali ke tanah? Ngopi dulu biar nggak tegang.

Kalau bicara manfaat, aku punya daftar panjang kayak skripsi yang belum kelar menjaga kebersihan, tanpa aku, meja bisa penuh abu, lantai jadi arena “salju buatan”. Mencegah kebakaran kecil maksudnya puntung sembarangan bisa nyulut bencana, aku jadi pahlawan yang nggak pernah masuk berita.

Meningkatkan sopan santun, orang yang pakai aku biasanya lebih dihargai ketimbang yang buang puntung sembarangan dan media kontemplasi, banyak orang menatapku sambil melamun, mencari inspirasi, bahkan nulis puisi.

Ada filosofi Jawa yang cocok buatku urip iku mung mampir ngombe, hidup itu cuma singgah sebentar. Nah, rokok pun begitu dari menyala sampai jadi abu, bedanya, aku yang jadi saksi bisu, bukan warung kopi.

Aku sering dipandang jijik karena isinya puntung, padahal, kalau mau mikir sedikit, aku adalah guru kehidupan. Puntung rokok itu mengingatkan “Semua yang indah pasti ada akhirnya” nikmat hisapan rokok akan pudar, meninggalkan jejak abu yang ditampung aku. Sama seperti cinta, awalnya manis, ujung-ujungnya kadang pahit… dan penuh asap.

Aku juga mengajarkan tentang tanggung jawab. Abu itu bukan salah siapa-siapa, tapi hasil pilihanmu sendiri. Jadi, jangan salahkan rokoknya, salahkan dirimu yang merokok tanpa siap buang sampah di tempatnya, asbak ada, dipakai dong.

Kata pepatah sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit, puntung yang sedikit lama-lama numpuk jadi bau. Itulah kenapa aku harus sering dibersihkan. Sama kayak masalah hidup, jangan dibiarkan menumpuk, nanti bikin sumpek.

Banyak orang menganggap aku remeh, padahal aku punya peran penting. Hidup ini kadang sama: yang kecil sering dianggap nggak penting, padahal justru menentukan. Ingat, semut bisa bikin gajah ribut kalau masuk kupingnya. Begitu pula aku, benda kecil yang bisa menjaga ketentraman rumah.

Jadi, kalau kamu perokok, gunakan aku dengan benar. Kalau kamu bukan perokok, tetap hargai keberadaanku aku cuma benda, nggak bisa milih siapa pemilikku. Tapi dari aku, kamu bisa belajar soal keteraturan, kebersihan, dan filosofi hidup.

Aku, si asbak kecil, mungkin terlihat sederhana. Tapi dari fungsiku yang menampung abu, kegunaan menjaga kebersihan, hingga manfaat filosofis soal kehidupan, aku sebenarnya punya pesan besar setiap akhir adalah permulaan untuk merenung.

Kalau puntung rokok bisa mengajarkan manusia tentang kefanaan, maka aku sebagai asbak cuma ingin bilang “Hargailah hal kecil, sebelum semuanya jadi abu”

Jadi lain kali lihat aku di meja, jangan cuma anggap aku wadah kotor. Anggaplah aku guru kehidupan berlapis keramik yang sabar menampung sisa-sisa duniawi. Ingat pepatah terakhir dari aku hidup tanpa tujuan ibarat rokok tanpa asbak, berantakan dan bikin orang lain sengsara.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Untuk Empat Pelabuhan, BSI Siapkan Mobil Mushola

    Untuk Empat Pelabuhan, BSI Siapkan Mobil Mushola

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 676
    • 0Komentar

    PT BANK Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan didukung Laznas BSMU menyediakan Mobil Mushola di empat pelabuhan yaitu di Pelabuhan Merak, Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi dan Pelabuhan Gilimanuk Bali untuk kelancaran mudik dan balik lebaran. Mobil Mushola BSI itu, disiagakan untuk memudahkan masyarakat malksanakan ibadah selama perjalanan mudik Idulfitri […]

  • Vaksin Tahap 73 Tiba, Utamakan Vaksinasi Lansia dan Remaja

    Vaksin Tahap 73 Tiba, Utamakan Vaksinasi Lansia dan Remaja

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 813
    • 0Komentar

    PEMERINTAH kembali menambah ketersediaan vaksin COVID-19 dengan menerima kedatangan vaksin tahap 73 sebanyak 684.900 dosis vaksin jadi AstraZeneca, pada Rabu (22/9/2021). Dengan tambahan ini, total vaksin jadi AstraZeneca, baik melalui pembelian langsung, multilateral, atau bilateral yang sudah hadir di Indonesia mencapai 24.520.300 dosis. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, […]

  • Cegah ISPA, Dinkes Prov.Sumsel Ajak Kades Lingkis Bagi-bagi Masker

    Cegah ISPA, Dinkes Prov.Sumsel Ajak Kades Lingkis Bagi-bagi Masker

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.137
    • 0Komentar

    DINAS Kesehatan Provinsi Sumsel mengajak Kepala Desa [Kades] Desa Lingkis membagikan masker untuk masyarakat dan pelajar di Kecamatan Jijawi, Kab.Ogan Komering Ilir [OKI] guna mengantisipasi Infeksi Saluran Pernapasan AKut [ISPA] dari dampak Karhutlabun yang melanda Sumsel. Pegawai Dinas Kesehatan Sumsel Bidang Penangulangan ISPA dan Kabut Asap Murni, SKM, Msi didampingi Kepala Desa Lingkis Iwan Setiawan menjelaskan […]

  • RI Produsen Kopi Terbesar ke-4 Dunia, Wajar Terima Pengakuan Internasional

    RI Produsen Kopi Terbesar ke-4 Dunia, Wajar Terima Pengakuan Internasional

    • calendar_month Jumat, 17 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.320
    • 0Komentar

    DEN HAAG, Belanda – Sebanyak 36 varietas kopi yang mewakili produk dari 22 petani dari berbagai sentra produksi kopi di Indonesia menerima sertifikat pengakuan dari Coffee Cupping International (13/12/2021). Acara awarding bertajuk “Coffee Cupping International Certificate Awarding 2021″ yang dilakukan secara virtual ini merupakan kelanjutan dari suksesnya kegiatan Indonesia Coffee Cupping pada 2 September 2021 lalu di Den Haag. Penyerahan […]

  • Kondisi Kumuh, Pemkot Palembang Akan Revitalisasi Rusun 26 Ilir

    Kondisi Kumuh, Pemkot Palembang Akan Revitalisasi Rusun 26 Ilir

    • calendar_month Minggu, 3 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 813
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kota Palembang, Sumatera Selatan, akan menata ulang rumah susun (rusun) di kawasan Kelurahan 26 Ilir. “Kondisinya kumuh dan tidak layak huni lagi. Perlu ditata ulang. Saat ini sedang dilakukan pendataan dan sosialisasi kepada warga yang menghuni rusun tersebut,” kata Wali Kota Palembang Harnojoyo, sebagai mana dilansir dari InfoPublik belum lama ini. Dia menyebutkan, rusun […]

  • Pembicara Bergengsi untuk Bahas Pembangunan Kembali Kepercayaan Digital & Dorong Akuntabilitas

    Pembicara Bergengsi untuk Bahas Pembangunan Kembali Kepercayaan Digital & Dorong Akuntabilitas

    • calendar_month Jumat, 20 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.243
    • 0Komentar

    SINGAPURA – Media OutReach  – Identity First 2022, yang dipersembahkan oleh Callsign, pelopor kepercayaan digital, telah mengumumkan jajaran terkemuka dunia untuk acara virtual tahun ini guna membahas erosi, pembangunan kembali, dan akuntabilitas kepercayaan digital. Mantan Direktur FBI James Comey, ilmuwan komputer terkenal Dr. Timnit Gebru, dan Dr. Zia Hayat, CEO dan salah satu pendiri Callsign […]

expand_less
WordPress Archive Treina – Personal Trainer & Fitness Elementor Template Kit TrekOn – Extreme Sports and Adventure WordPress Theme Trena – Sport & Fitness Trainer Services Elementor Template Kit Trendy Travel | Tour, Travel & Travel Agency Theme Trendz – Fashion Store WooCommerce Theme Trevia – Travel Agency Elementor Template Kit Trevox – Fashion and Clothing Store Theme Treweler Marker Submission Addon Trical Bike & Scooter Rental Elementor Template Kit Trikon – Multipurpose Furniture WooCommerce Theme