Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » Meninggalkan Pinggir Rel, Memulai Hidup di Rumah Baru

Meninggalkan Pinggir Rel, Memulai Hidup di Rumah Baru

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Setelah belasan tahun tinggal di pinggir rel Stasiun Senen, warga relokasi mulai menata kehidupan di Hunian Senen, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Kunjungan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu penanda dimulainya kehidupan mereka di tempat baru.

Malam mulai turun di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026). Di Hunian Senen, warga berkumpul menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto.

Anak-anak berdiri di antara kerumunan orang dewasa. Sebagian berusaha mendekat, sementara yang lain sibuk mengabadikan momen melalui layar ponsel.

Suasana mendadak riuh ketika Presiden tiba setelah menyelesaikan sejumlah agenda kenegaraan di Istana Merdeka.

“Pak, Bapaaaak… Bapak Prabowo… Sehat Pak. Makasih banyak, Bapak,” seru sejumlah warga.

Kedatangan Presiden malam itu menjadi momen istimewa bagi warga yang baru menempati hunian tersebut. Namun, di balik sambutan dan ucapan terima kasih itu, ada cerita tentang kehidupan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun di pinggir rel Stasiun Senen.

Kini, mereka berada di tempat yang berbeda.

Belasan Tahun di Pinggir Rel

Bagi sebagian warga, pinggir rel bukan sekadar tempat tinggal sementara. Di sanalah kehidupan keluarga berlangsung selama belasan tahun.

Suara kereta yang datang dan pergi menjadi bagian dari keseharian. Anak-anak tumbuh di lingkungan yang sudah mereka kenal. Tetangga pun menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Karena itu, pindah dari pinggir rel bukan hanya perkara mengemas barang dan membawanya ke tempat lain.

Ada kebiasaan yang harus ditinggalkan. Ada lingkungan yang sudah akrab. Ada pula kenangan yang selama bertahun-tahun melekat di tempat tinggal lama.

Kini, warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel kawasan Pasar Gaplok mulai menjalani hari-hari di Hunian Senen.

Bangunan dan lingkungannya memang berbeda. Tetapi kehidupan tetap harus berjalan.

Mulai Menata dari Awal

Di Hunian Senen, deretan bangunan berdiri berjajar. Sepeda motor terparkir di depan rumah. Warga mulai berlalu-lalang di lorong-lorong yang menjadi bagian dari lingkungan baru mereka.

Bagi orang yang datang sekilas, pemandangan itu mungkin terlihat biasa.

Namun bagi warga yang baru berpindah, setiap pintu rumah membawa cerita sendiri.

Barang-barang harus ditata kembali. Ruang rumah mulai diisi. Tetangga mulai dikenal. Rutinitas yang selama ini berjalan di tempat lama perlahan menyesuaikan dengan lingkungan baru.

Proses itu tidak selesai hanya karena kunci rumah sudah diterima.

Tempat tinggal baru membutuhkan waktu untuk menjadi bagian dari keseharian. Dari sana, warga mulai membangun kembali rutinitas yang sederhana: bangun pagi, beraktivitas, bekerja, bersekolah, lalu kembali ke rumah.

Rasa Syukur Warga

Kunjungan Presiden malam itu juga menjadi kesempatan bagi sejumlah warga untuk menyampaikan rasa terima kasih secara langsung.

“Senang di sini, Pak. Bapak makasih banyak. Bapak sehat-sehat selalu,” ujar seorang warga.

Warga lainnya turut menyampaikan rasa syukur.

“Bapak, saya bisa tinggal di sini Pak, terima kasih, Pak. Sukses, panjang umur, sehat selalu.”

Ucapan itu terdengar di tengah suasana yang masih ramai. Warga berusaha mendekat, sementara anak-anak ikut menyaksikan pertemuan tersebut.

Bagi mereka, kepindahan ini bukan hanya berganti alamat. Ada kehidupan yang ikut berubah setelah meninggalkan pinggir rel.

Lingkungan tempat tinggal berganti. Kebiasaan sehari-hari ikut menyesuaikan. Perjalanan menuju tempat kerja maupun sekolah anak menjadi bagian dari rutinitas yang baru.

Namun, semua itu kini dijalani dari tempat yang lebih tertata.

Menjaga Rumah yang Baru Ditempati

Sebelum meninggalkan lokasi, Presiden Prabowo menyampaikan pesan singkat kepada warga.

“Tetap jaga kebersihan, ya,” ucapnya.

Pesan sederhana itu menjadi bagian dari kehidupan baru yang kini harus dijalani warga. Hunian yang baru ditempati bukan hanya tempat untuk tinggal, tetapi juga lingkungan yang perlu dirawat bersama.

Sebab, rumah pada akhirnya bukan hanya soal bangunan.

Rumah terbentuk dari kebiasaan yang dilakukan setiap hari, dari lingkungan yang mulai dikenal, dan dari orang-orang yang tinggal di sekitarnya.

Belasan tahun di pinggir rel Stasiun Senen akan tetap menjadi bagian dari perjalanan hidup warga. Tempat itu menyimpan cerita tentang kehidupan yang pernah mereka jalani.

Tetapi kini, cerita berikutnya berlangsung di Hunian Senen.

Malam kedatangan Presiden mungkin menjadi salah satu kenangan yang akan mereka ingat dari awal kepindahan. Setelah kerumunan bubar, kehidupan kembali berjalan seperti biasa.

Pagi akan datang.

Pintu rumah dibuka, sementara anak-anak berangkat sekolah,  sepeda motor mulai keluar-masuk lorong, dan warga kembali menjalankan pekerjaan dan kesibukan masing-masing.

Dari rutinitas sederhana itulah hunian baru perlahan menjadi rumah, bukan lagi hanya tempat relokasi, tetapi tempat untuk pulang. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Coba Yuk !, 3 Tips Simple Bikin Gaming dan Streaming di Galaxy A34 5G Auto Awesome

    Coba Yuk !, 3 Tips Simple Bikin Gaming dan Streaming di Galaxy A34 5G Auto Awesome

    • calendar_month Sabtu, 18 Mar 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.634
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, -Gaming dan streaming menjadi kegiatan yang makin digandrungi oleh orang Indonesia. Data Reportal bertajuk Digital 2023 : Indonesia menunjukkan bahwa 96% dari 212,9 juta pengguna Internet di Indonesia menonton streaming dan menghabiskan rata-rata 1 jam 9 menit setiap hari untuk menonton streaming. Sementara sebanyak 90 persen pengguna Internet main game di ponsel mereka.   Trend ini menimbulkan kebutuhan […]

  • Robot Kecil, Jasa Besar, Tumor Kandung Kemih Sekarang Bisa Diusir Tanpa Ribet!

    Robot Kecil, Jasa Besar, Tumor Kandung Kemih Sekarang Bisa Diusir Tanpa Ribet!

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 761
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kalau dulu dengar kata “robot”, yang kebayang mungkin Optimus Prime atau si Doraemon. Tapi sekarang, robot bukan cuma jago ngeluarin pintu ke mana saja robot udah bisa ngangkat tumor dari kandung kemih, dan nggak pakai drama! Nah, kabar segar dari Hong Kong bukan cuma soal dim sum dan Jackie Chan. Kali ini datang […]

  • Djarum Sirkuit Nasional 2019,  Ciptakan Bibit Pebulutangkis Handal

    Djarum Sirkuit Nasional 2019, Ciptakan Bibit Pebulutangkis Handal

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.008
    • 0Komentar

    Palembang– Seri kedua rangkaian Djarum Sirkuit Nasional 2019 masuk pada laga akhir, yang digelar di GOR Dempo, Jakabaring Sport City (JSC), Sabtu (27/4/2019). Bertajuk Djarum Sirkuit Nasional Li-ning Sumatera Selatan Open 2019, sebanyak 500 pebulutangkis dari penjuru tanah air saling berebut tahta juara di GOR Dempo, Jakabaring Sport City (JSC) yang memiliki fasilitas bertaraf internasional. “Hari […]

  • Ada Lomba Foto Berhadiah di STIE AMIK Lembah Dempo, Buruan Ikutan Yuk !!

    Ada Lomba Foto Berhadiah di STIE AMIK Lembah Dempo, Buruan Ikutan Yuk !!

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.300
    • 0Komentar

    STIE AMIK Lembah Dempo Kota Pagaralam mengadakan lombah foto seru dan menarik. Lomba ini diperuntukan bagi kalangan mahasiswa yang masih aktif mengenyam pendidikan di kampus. Lomba foto ini berlangsung selama 20 hari terhitung mulai 9 Januari – 29 Januari 2020. Pemenang juga akan mendapatkan hadiah menarik, berupa uang Rp 1.000.000, yang disiapkan oleh panitia. Adapun […]

  • Siap Gelar Gubernur dan Kapolda Cup 2019

    Siap Gelar Gubernur dan Kapolda Cup 2019

    • calendar_month Minggu, 24 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Usai melakukan lawatannya ke sejumla daerah,  pagi Gubernur Sumsel H Herman Deru meninjau langsung venue shooting range di Jakabaring Sport City (JSC). Selain untuk Latihan menembak bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Sumsel, agenda imi dimanfaatkannya untuk mengecek perawatan venue shooting range pasca Asian Games 2018. Herman Deru tak sendiri, ia ditemani Wakapolda Sumsel […]

  • Kendalikan Pandemi, Epidemolog: Tes PCR untuk Penerbangan Domestik Langkah Tepat

    Kendalikan Pandemi, Epidemolog: Tes PCR untuk Penerbangan Domestik Langkah Tepat

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 560
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Indonesia baru-baru ini mengeluarkan kebijakan mewajibkan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dalam perjalanan penerbangan domestik. Dilansir dari InfoPublik.id,-Epidemiolog dan Peneliti Senior, Kamaluddin Latief, Senin (25/10/2021) menilai kebijakan ini adalah langkah tepat dan dibutuhkan sebagai bagian dari proses screening dalam upaya pengendalian pandemi. “Kebijakan wajib tes PCR untuk penerbangan domestik di wilayah Jawa-Bali (PPKM Level […]

expand_less
WordPress Archive Optimize – SEO, Digital Marketing, Social Media Theme Optin Monster Jetpack CRX Addon Optivis - Consulting & Business Advisor Elementor Template Kit Optometry – Optician & Optics Theme Oracle – AI Prediction & Analytics Agency WordPress Theme OralHealth - Dental Clinic & Medical Elementor Template Kit Orange CV-Creative Portfolio Elementor Template Kits OrangeBee – Agency Template Kit Orbius – Creative Agency and Portfolio Theme Order Notifications for WooCommerce