Selasa, 25 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Features » PINGGIR JALAN : Cuaca Mendung, Penjual Dogan Manyun

PINGGIR JALAN : Cuaca Mendung, Penjual Dogan Manyun

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • visibility 788
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DI Jalan RE Marthadinata Palembang, ada satu pemandangan klasik yang selalu bikin warga tersenyum sambil mengerutkan dahi, seorang tukang dogan berdiri di bawah payung lusuhnya, dengan dagangan dogan menumpuk bak menara Pisa yang mau rubuh. Sudah bertahun-tahun ia setia berdagang di sini, dan cuaca mendung seperti hari ini bikin suasana tambah “manyun”.

Tukang dogan ini bukan penjual biasa. Ia punya jurus khusus, menumpuk dogan setinggi mungkin, berharap yang lewat pasti kepo. Benar juga, hari ini dagangannya menumpuk sampai nyaris menyentuh kepala penjual sebelah. Yang beli paling ntuk obat ada yang untuk batuk, ada yang “obat kangen mantan”. Tapi begitulah dagang, kadang untung, kadang cuma jadi tontonan warga.

Setiap langit mendung, tukang dogan ini seperti berubah menjadi filsuf pinggir jalan. “Dogan numpuk, orang sepi, tapi hati jangan sepi!” katanya sambil menata dagangan dengan rapi. Perumpamaannya kadang bikin ngakak. “Dagangan itu kayak cinta, kalau banyak tapi dibuang-buang ya mubazir. Kalau sedikit tapi dijaga, bisa bikin kenyang!”

Pedagang sekitar kadang manyun, tapi banyak juga yang tersenyum. “Dagangannya kayak gunung, tapi semangatnya lebih tinggi dari Bukit Siguntang,” kata seorang pembeli sambil membeli satu bungkus dogan. Meski sepi, semangat tukang dogan ini tetap membara. Ada pepatah baru yang cocok untuknya: “Cuaca mendung jangan bikin murung, dagangan numpuk jangan bikin lunglung.”

Trik dagang lain yang bikin penasaran setiap orang beli, ia selalu kasih bonus senyum kocak dan cerita mini ala “stand-up komedi pinggir jalan”. Kadang cerita soal kucing tetangga yang kebanyakan makan ikan asin, atau tetangga yang minum kopi sambil manyun lihat langit. Humor ala tukang dogan ini bikin orang yang awalnya malas beli, akhirnya balik lagi demi mendengar dagelan lucunya.

Jelas jualan itu bukan cuma soal untung rugi, tapi soal ketekunan, kreatifitas, dan kemampuan bikin orang tersenyum. Meski cuaca mendung dan penjualan sepi, semangat harus tetap dijaga. Dagangan menumpuk boleh, tapi jangan sampai hati menumpuk amarah.

Tukang dogan ini bukan hanya menjual makanan kecil, ia menjual hiburan, filosofi hidup, dan secuil kebahagiaan untuk warga Jalan RE Marthadinata.

Dari tumpukan dagannya yang tampak “manyun”, kita belajar satu hal hidup itu, seperti dogan kadang manis, kadang lengket, tapi kalau dijalani dengan senyum dan dagelan, pasti terasa lebih ringan.

Jadi, kalau kamu jalan di Palembang dan melihat payung lusuh penuh dogan menumpuk, jangan langsung manyun. Itu tukang dogan setia, yang tetap menebar dagelan, humor, dan pelajaran hidup di tengah hujan mendung yang kadang bikin perut sepi tapi hati kenyang.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • romi-herton-meninggal

    Almarhum, Walikota Palembang akan Dilepas dari Balai Kota Kantor Sekda Palembang Sebelum Dimakamkan

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    Sebelum dimakamkan, almarhum Romi Herton yang pernah menjabat sebagai Walikota Palembang, akan mendapat penghormatan terakhir, melalui upacara persemayaman yang dilaksanakan di Balai Kota kantor Sekretatiat Daerah (Setda) Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

  • Kapitalisme Harus Ada Etika ?

    Kapitalisme Harus Ada Etika ?

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.222
    • 0Komentar

    SEBAGAIMANA yang kita ketahui bahwasanya kapitalisme lahir dari rahim liberalisme, dimana pada awalnya masyarakat mengiginkan kebebasan dalam segala hal, menginginkan kebebasan berkehendak, dan kebebasan berfikir. Dan tidak bisa dihindari lagi liberalisme yang diharapkan menjadi sitem yang bisa mengeluarkan masyarakat dari “tidur panjang” ataupun “keterlenaan dari dogma khayalan” pun berimplikasi pada kebebasan dalam ranah ekonomi yaitu […]

  • Emak-emak Pelaku UMKM Harus Teladani Khadijah, Istri Nabi Muhammad SAW, Gub BI 3 Poin Ini  Yang Bikin Berhasil, Menko Perekonomian : Wirausaha & Gaya Hidup Halal Terus Berkembang Pesat di Era Digital

    Emak-emak Pelaku UMKM Harus Teladani Khadijah, Istri Nabi Muhammad SAW, Gub BI 3 Poin Ini Yang Bikin Berhasil, Menko Perekonomian : Wirausaha & Gaya Hidup Halal Terus Berkembang Pesat di Era Digital

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.977
    • 0Komentar

    SERTIFIKAT halal gratis memiliki peran penting dalam mendorong daya saing UMKM, termasuk kemajuan kaum perempuan di Indonesia. Hal itu sejalan dengan peran besar perempuan dalam kegiatan wirausaha dan gaya hidup halal yang terus  berkembang pesat, termasuk di era digital. Data menunjukkan 37 juta UMKM atau lebih dari 60% dikelola oleh perempuan dan 35% dari penjulaan […]

  • Prabowo : Orang Pendek tidak Berarti Tidak Pintar

    Prabowo : Orang Pendek tidak Berarti Tidak Pintar

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 811
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, JAKARTA – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku menyesal saat masih anak-anak tidak suka minum susu, melainkan lebih suka minum air es sehingga kalah tinggi dari adiknya, Hashim Djojohadikusumo. “Sejak saya masih anak-anak dan remaja saya termasuk orang Indonesia yang tidak suka minum susu. Saya tidak suka minum susu makanya saya lebih […]

  • OKI Perkuat Integritas Internal

    OKI Perkuat Integritas Internal

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 836
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI – Pemkab OKI membekali para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) dengan budaya integritas anti korupsi guna mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas. Untuk merealisasikannya Pemkab OKI menggandeng unsur Kejaksaan dan Kepolisian serta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Pemkab OKI. “Pemkab OKI terus meningkatkan kapasitas  dalam mempraktikkan cara kerja birokrasi yang bersih, profesional, […]

  • Rapat dengan APTISI, Prov.Sumsel Dorong PT Kasih Keringanan Biaya Pendidikan Mahasiswa

    Rapat dengan APTISI, Prov.Sumsel Dorong PT Kasih Keringanan Biaya Pendidikan Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    PROVINSI Sumsel mendorong Perguruan Tinggi untuk memberikan keringanan biaya pendidikan kepada orang tua mahasiswanya yang terdampak covid-19. Langkah tersebut diambil untuk menjaga keberlangsungan pendidikan para mahasiswa perguruan tinggi dan Universitas di Sumsel agar tetap berjalan. “Kita menginginkan pendidikan mahasiswa yang saat ini berlangsung tetap berjalan meskipun di tengah wabah ini. Ini sebagai rasa prihatin pemerintah. […]

expand_less
WordPress Archive Sensei Course Progress Sensei with WooCommerce Paid Courses SEO Engine – Digital Marketing Agency WordPress Theme SEO Friendly Images Pro for WordPress SEO Lounge – Digital Marketing Theme Seocify – SEO And Digital Marketing Agency WordPress Theme SEOCrawler – SEO & Marketing Agency WordPress Seoes – Marketing Agency WordPress Theme Seofy – SEO & Digital Marketing Agency WordPress Theme Seolla - SEO & Digital Marketing Agency Template Kit