Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Sumsel Jadi Provinsi Penyanggah Pangan Nasional, Mentan RI Resmikan Program Food Estate 

Sumsel Jadi Provinsi Penyanggah Pangan Nasional, Mentan RI Resmikan Program Food Estate 

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 28 Mei 2021
  • visibility 893
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo menetapkan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi provinsi penyanggah ketahanan pangan nasional.

“Program Food Estate ini upaya menjaga ketahanan pangan. Memiliki potensi SDA dan di dukung lima kabupaten penghasil pangan, menjadikan Sumsel sebagai provinsi penyanggah ketahanan pangan nasional,” kata Mentan dalam arahannya ketika  menghadiri kick off food estate “Petani Bela Negeri Agrosolution” di Desa Pegayut Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir  Provinsi Sumsel, Jumat (28/5/21).

Dijelaskannya, program food estate di Sumsel akan difokuskan pada lima daerah yakni Kabupaten Ogan Ilir (OI), Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) dan Banyuasin.

“Lima daerah di Sumsel ini akan memberikan kontribusi besar dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” tagasnya.

Tak hanya itu, dalam sambutannya, Mentan RI juga mendorong pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk bekerja dengan keras mensukseskan program food estate.

“Kita mendorong daerah melalui program food estate untuk melakukan ekspor pangan. Ini bisa kita wujudkan jika program food estate sukses,” tegasnya.

Mentan RI juga menjelaskan, sektor pangan menjadi komoditi yang tidak terdampak selama pandemi Covid-19. Komoditas aman tersebut seperti, beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi atau kerbau, daging ayam, telur ayam ras dan minyak goreng.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan, lima kabupaten yang termasuk dalam program food estate di Sumsel itu harus bekerja keras, kerja serius dalam berkontribusi mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Lima daerah di Sumsel ini berkontribusi dalam menjamin ketersediaan kebutuhan pangan pokok bagi 273 juta penduduk Indonesia,” ucap Herman Deru.

Herman Deru mengatakan, berbagai persoalan petani yang sering terjadi menyangkut masalah lahan dan pupuk.

Bermitra dengan Pupuk Sriwidjaja (Pusri) menjadi solusi yang dilakukan pemerintah dalam menjamin ketersediaan pupuk.

“Semua pihak bergotong-royong menyerap padi petani. Kita membeli dengan Bulog. Tujuannya untuk menjamin penyerapan hasil panen petani Sumsel,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pusri Palembang, Tri Wahyudi Saleh menjelaskan, Pusri memiliki dua pabrik yang telah berusai 47 tahun.

“Kami siap mensupport program pemerintah daerah dan pusat. Kami 100 persen support program food estate,” tegasnya.(***)

Ril

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Varian Mu di Tanah Air, Awasi Seluruh Area Pintu Masuk di RI, Pemerintah : Jangan Sampe Alami Gelombang III

    Antisipasi Varian Mu di Tanah Air, Awasi Seluruh Area Pintu Masuk di RI, Pemerintah : Jangan Sampe Alami Gelombang III

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.272
    • 0Komentar

    PEMERINTAH bergerak cepat mengantisipasi masuknya virus Covid-19 varian Mu ke tanah air dengan meningkatkan pengawasan di seluruh area pintu masuk ke Indonesia dari luar negeri. “Pemerintah bergerak cepat dan tepat untuk mengantisipasi masuknya Covid-19 Varian Mu atau B.1.621. Semua ini dilakukan agar Indonesia tidak mengalami gelombang ketiga Covid-19,” tutur Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G […]

  • Kurban

    Kurban

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.566
    • 0Komentar

              Komikus : Septian Mauludi Naskah   : One  

  • 1 Muharram di Sungai Angit, Masjid di Tengah Desa, Doa di Tengah Jiwa

    1 Muharram di Sungai Angit, Masjid di Tengah Desa, Doa di Tengah Jiwa

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 682
    • 0Komentar

    SABTU pagi di Desa Sungai Angit itu rasanya seperti semesta sedang menyusun ulang kalender dan perasaan warga sekaligus. Ada drum band menggema, anak-anak melenggangkan tarian daerah, bahkan semilir angin pun seolah ikut mengucap Allahu Akbar pelan-pelan sambil menyibak tenda. Hari itu bukan cuma soal peresmian bangunan, namun tentang perasaan, tentang masjid, tentang At-Tauhid, tentang babak […]

  • Menhub Sebut Kapasitas TAA Belum Maksimal

    Menhub Sebut Kapasitas TAA Belum Maksimal

    • calendar_month Sabtu, 24 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.149
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG   – Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi menilai kapasitas yang digunakan Pelabuhan Tanjung Api Api [TAA] belum maksimal. Menurutnya di sisi lain ada potensi angkutan barang yang bisa dilakukan dari Palembang ke Bangka maupun Belitung. Oleh sebab itu, ungkapnya akan diperdayakan kembali agar dapat bermanfaat.  “Kami koordinasikan, agar fungsi pelabuhan menjadi 2 […]

  • Kapan Waktu Terbaik Menerima Vaksin COVID-19 Dosis Kedua? Beda Vaksin, Beda Jarak Waktunya

    Kapan Waktu Terbaik Menerima Vaksin COVID-19 Dosis Kedua? Beda Vaksin, Beda Jarak Waktunya

    • calendar_month Minggu, 18 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    SUDAH menerima vaksin COVID-19 yang pertama dan bingung kapan menerima dosis keduanya? Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa jarak penyuntikan dosis satu dan kedua bergantung pada jenis vaksin yang diterima pertama kali. Untuk vaksin COVID-19 produksi Sinovac dan Bio Farma maka waktu terbaik menerima dosis kedua adalah 28 hari setelah penyuntikan pertama. Sedangkan untuk vaksin COVID-19 produksi AstraZeneca, […]

  • Terus Di Dalami, Polda Jabar Bongkar Sindikat Pemalsu Sertifikat Vaksin Covid-19, Tersangka Eks Relawan Vaksinasi

    Terus Di Dalami, Polda Jabar Bongkar Sindikat Pemalsu Sertifikat Vaksin Covid-19, Tersangka Eks Relawan Vaksinasi

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 590
    • 0Komentar

    SUBDIT I dan Subdit V Ditreskrimsus Polda Jabar mengungkap dua kasus penyalahgunaan wewenang untuk jual beli sertifikat vaksin Covid-19 ilegal. Ada empat tersangka yang ditangkap, di antara mereka merupakan mantan relawan yang memiliki akses ke dalam sistem pembuatan sertifikat. Tersangka ini diketahui berinisial JR. Kemudian ada tiga orang yang melakukan praktik serupa yakni IF beserta […]

expand_less
WordPress Archive Fundboxs – Charity & Donation WordPress Theme Fundbux – Charity & Fundraise WordPress Theme Fundly – Fundraising WordPress Theme Fundor – Charity Nonprofit WordPress Theme Fundra – Fundraising & Donation WordPress Theme Fundro – Charity Nonprofit WordPress Theme Funeral Service Responsive WordPress Theme Fungi – One Page Personal Portfolio WordPress Theme Funira – Custom Craft Furniture Elementor Template Kit Funnels Jetpack CRX Addon