Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » MUBA Terkini » 1 Muharram di Sungai Angit, Masjid di Tengah Desa, Doa di Tengah Jiwa

1 Muharram di Sungai Angit, Masjid di Tengah Desa, Doa di Tengah Jiwa

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
  • visibility 687
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SABTU pagi di Desa Sungai Angit itu rasanya seperti semesta sedang menyusun ulang kalender dan perasaan warga sekaligus. Ada drum band menggema, anak-anak melenggangkan tarian daerah, bahkan semilir angin pun seolah ikut mengucap Allahu Akbar pelan-pelan sambil menyibak tenda.

Hari itu bukan cuma soal peresmian bangunan, namun tentang perasaan, tentang masjid, tentang At-Tauhid, tentang babak baru yang dimulai dari lantai masjid yang licin dan mimbar yang masih wangi cat.

Kalau biasanya peresmian gedung identik dengan gunting pita dan pidato panjang yang bikin kantuk level nasional, kali ini beda. Yang diresmikan bukan cuma masjid, tapi juga harapan. Yang digunting bukan pita, tapi rasa malu untuk tidak ikut meramaikan rumah Allah. Yang hadir pun bukan cuma Bupati Muba H. M. Toha SH dan rombongannya, tapi juga para doa yang menumpuk di ubun-ubun warga sejak lama “Kapan masjid ini jadi, Ya Allah?”, Nah, sabtu kemarin doa itu keturutan!.

Acara itu ibarat nasi campur spiritual, ada peresmian masjid, peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, dan Milad ke-16 TPA Nurul Ilmi, plus Haflah Akhirussanah, semuanya dijadikan satu piring. Biar lebih komplit, ditambah pemotongan tumpeng, dan ceramah dari Ustadz KMS M Mukhtaruddin SAg yang suaranya lembut tapi menghujam seperti status mantan di malam Jumat.

Kalau ada yang bilang acara keagamaan itu serius, di Desa Sungai Angit ini justru cerah ceria, dari anak-anak TPA sampai ibu-ibu PKK yang bahunya masih pegal karena semalam begadang masak lontong, semua ikut hadir. Tak lupa, camat, anggota DPRD, hingga Kepala Desa Zubaidah yang gayanya lugas tapi penuh semangat, ikut larut dalam kemeriahan rohani ini.

Dalam sambutannya, Bupati Toha bilang masjid itu bukan sekadar bangunan, dan betul juga. Masjid itu seperti terminal hati. Tempat semua luka ditinggalkan, semua doa dititipkan, dan semua rasa ingin jadi lebih baik, dikumpulkan.

“Masjid bukan cuma tempat salat, tapi tempat menyatukan umat,” kata beliau, seperti seorang motivator yang mendadak sadar mikrofon-nya nyambung ke langit.

Yang menarik, masjid ini dibangun atas inisiatif Tohet ayahanda Bupati sendiri yang kemudian diteruskan oleh Bu Kades Zubaidah. Artinya, masjid ini bukan hanya hasil dana dan semen, tapi juga darah perjuangan dan keringat silaturahmi. Seperti kata pepatah lama yang entah siapa penciptanya, “Yang dibangun dengan cinta, akan berdiri lebih lama dari sekadar beton”

Satu lagi yang bikin hati hangat, TPA Nurul Ilmi sudah 16 tahun. Artinya, tahun depan bisa dirayakan dengan acara joget halal-haram mix dan lomba tilawah antar RT. Tapi serius, ini bukan perkara umur. TPA itu seperti akar. Makin tua, makin dalam menghujam ke bumi. Anak-anak di desa ini mungkin masih belum paham filosofi hijrah, tapi mereka sudah belajar mengeja Al-Qur’an sambil sesekali melirik es lilin di luar pagar.

Bupati Toha mengucapkan terima kasih kepada para guru TPA. Ya memang harus diucapkan, Pak! Guru TPA itu adalah manusia-manusia setengah malaikat.

Mereka sabar ngajarin huruf hijaiah ke bocah-bocah yang lebih sering kejar-kejaran daripada hafalan. Tapi lihatlah, dari tangan mereka lahir calon imam, calon ustazah, dan paling tidak: calon menantu yang tahu hukum tajwid!

Kalau hijrah Nabi Muhammad dari Mekah ke Madinah bisa mengubah arah sejarah dunia, maka peresmian Masjid At-Tauhid ini bisa jadi awal dari hijrah kecil-kecilan di Sungai Angit. Dari malas ke rajin salat, dari bengong ke ikut pengajian, dari rebahan ke rebahan di serambi masjid sambil dzikir.

Masjid ini bukan hanya lambang fisik, tapi arah baru spiritual. Tempat warga bisa bertemu bukan karena hutang, tapi karena pengajian. Tempat anak-anak bisa tertawa sambil belajar, dan orang tua bisa termenung sambil mengingat mati. Eh, maksudnya mengingat akhirat.

Seperti kata pepatah kocak tapi dalam “Siapa yang membangun masjid, bukan cuma dapat pahala… tapi juga dapat tempat berteduh di surga, dan kemungkinan besar, dapat titipan doa dari jamaah yang tertinggal sandal”.

Makmurkan masjid, kalau kata orang dulu “Biar langit tak selalu cerah, asal hati tetap terang,”.  Dan di masjid inilah, terang itu kita cari bareng-bareng, sambil bawa sajadah dan niat baik. Aamiin!

Kalau Bupati sudah datang, camat sudah berpantun, dan tumpeng sudah dipotong, maka tinggal kita yang harus terus hadir… di masjid, bukan cuma pas ada wartawan.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • komisi pemilihan umum

    Wahai Calon Walikota Palembang, Semangat Peluang Merebut Palembang 1 Tetap Terbuka

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.389
    • 0Komentar

    Peluang kandidat calon walikota dan wakil walikota Palembang masih sangat ketat, dan masing-masing kandidat masih terbuka untuk merebut kursi Palembang satu.

  • Janjikan Bonus Rp200 juta, Gubernur Targetkan Sumsel Masuk 10 Besar PON

    Janjikan Bonus Rp200 juta, Gubernur Targetkan Sumsel Masuk 10 Besar PON

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    Gubernur Sumsel H Herman Deru menargetkan Sumsel dapat masuk dalam 10 besar peraihan mendali pada ajang pon Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang direncakan akan digelar  bulan Oktober 2021  mendatang. “Saya menyambut baik Pelatda ini. Sebagai  proses pematangan  baik strategi maupun untuk memaksimalkan kemampuan para atlet kita. Selain itu juga, agar para atlet paham situasi […]

  • Keuangan Syariah 2025 Cetak Rekor, Aset Tembus Rp3.131 Triliun

    Keuangan Syariah 2025 Cetak Rekor, Aset Tembus Rp3.131 Triliun

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Keuangan syariah Indonesia mencatatkan capaian baru sepanjang 2025. Nilai aset industri keuangan syariah nasional menembus Rp3.131,02 triliun atau tumbuh 8,56 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak industri keuangan syariah mulai dikembangkan di Indonesia. Pertumbuhan itu ditopang hampir seluruh sektor keuangan syariah, mulai dari perbankan, pasar modal, hingga industri keuangan nonbank […]

  • Ada Kecurangan & Korupsi, Silahkan Masyarakat Laporkan VIA Aplikasi Ini

    Ada Kecurangan & Korupsi, Silahkan Masyarakat Laporkan VIA Aplikasi Ini

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 691
    • 0Komentar

    WALIKOTA Kota Palembang, H. Harnojoyo berpartisipasi pada Webminar Whistleblowing System (WBS) terkait Tindak Pidana Korupsi Terintegrasi Pembangunan Budaya Organisasi dan Peningkatan Pemahaman dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK-RI) melalui Video Conference (Vidcon) via Aplikasi Zoom. “Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan Rapat Webminar Whistleblowing System, terkait aplikasi yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk pelaporan kecurangan […]

  • Muba Luncurkan Gerakan Bhakti Sosial Polda Sumsel Peduli Covid-19

    Muba Luncurkan Gerakan Bhakti Sosial Polda Sumsel Peduli Covid-19

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.153
    • 0Komentar

    Di tengah mewabahnya Corona Virus atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Bersama dengan Jajaran Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19  yakni Polres Muba dan Dandim 0401 Muba terus bersinergi dan  tidak kenal lelah berupaya secara maksimal melakukan upaya pencegahan dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19 di wilayah Muba, Selasa (21/4/2020). Hari ini, […]

  • Gotong Royong Atasi Keterbatasan, Mensos Ajak Tanamkan Semangat Gotong Royong

    Gotong Royong Atasi Keterbatasan, Mensos Ajak Tanamkan Semangat Gotong Royong

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 729
    • 0Komentar

    MENTERI Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan, semangat kebersamaan, gotong royong dan kesetiakawanan menjadi modal yang luar biasa dan akan bisa mengatasi berbagai keterbatasan. Hal itu disampaikan Mensos Risma melalui keterangan tertulis, usai meresmikan sejumlah 25 unit rumah layak huni di wilayah pesisir Mentok, Kabupaten Bangka Barat dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) […]

expand_less
WordPress Archive Booked – Appointment Booking for WordPress Bookflare – Modern Education & Online Learning Elementor Template Kit Booking And Reservation Plugin for WooCommerce Booking System Booking365 – Responsive WordPress Appointment Plugin Bookingo – Course Booking System for WordPress Booklovers – Publishing House, Bookshop & BookStore WordPress Theme + RTL Bookly Advanced Google Calendar (Add-on) Bookly Authorize.Net (Add-on) Bookly Chain Appointments (Add-on)