Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » ISEF ke-9, Catat Transaksi Rp27,6 Triliun, Ini Paparannya

ISEF ke-9, Catat Transaksi Rp27,6 Triliun, Ini Paparannya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 10 Okt 2022
  • visibility 573
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,  Jakarta – Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-9 tahun 2022 mencatat transaksi senilai Rp27,6 triliun yang mencakup pembiayaan lembaga keuangan syariah, transaksi antar pelaku usaha (business to business), transaksi antara pelaku usaha dengan konsumen (business to customer), dan transaksi pameran ISEF 2022, termasuk seluruh transaksi dalam rangkaian kegiatan FESyar (Festival Ekonomi Syariah) 2022. Kegiatan FESyar 2022 merupakan rangkaian kegiatan jelang (road to) ISEF yang diselenggarakan sejak Juli s.d. September 2022 di 3 wilayah yaitu untuk wilayah Timur Indonesia dipusatkan di Makassar, wilayah Sumatera di Aceh, dan wilayah Jawa di Surabaya. Dengan capaian tersebut, nilai transaksi ISEF pada tahun ini meningkat sebesar 7% dibanding tahun 2021 (Rp25,8 triliun).

Pada seremoni penutupan ISEF ke-9 yang digelar secara hibrid pada 9 Oktober 2022 di Jakarta, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, menyampaikan capaian yang baik tersebut dapat terealisasi karena dukungan penuh dari berbagai pihak, baik nasional maupun internasional dalam mensukseskan perhelatan ISEF ke-9. Juda Agung menambahkan, sejalan dengan tema yang diangkat yaitu“Recover Together Recover Stronger: Optimizing Sharia Economy and Finance for Inclusive Recovery”, penyelenggaraan ISEF tahun ini diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional untuk mencapai pertumbuhan yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan melalui pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah. Hal ini dilakukan melalui berbagai program diantaranya menyelenggarakan Internasional Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2022 yang pertama kalinya sebagai bagian dari upaya untuk menjadikan Indonesia sebagai kiblat modest fashion dunia, serta mendorong kebangkitan UMKM halan dan ekosistem Global Halal Hub melalui pencanangan gerakan nasional akselerasi sertifikasi halal dan penguatan ekosistem Global Halal Hub. Setiap insan bangsa diharapkan menjadi Hamzah Washol sesuai dengan bidang masing-masing agar beragam inisiatif dan program yang telah ada dapat semakin berkembang, kuat, serta bermanfaat bagi kemaslahatan umat dan masyarakat Indonesia. Penyelenggaraan ISEF 2022 juga diharapkan dapat berperan dalam menggerakkan sektor-sektor potensial dalam ekonomi dan keuangan syariah untuk tumbuh dan berkembang, sehingga mampu mendorong sektor ekonomi dan keuangan syariah dapat tampil sebagai kontributor signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mampu diperhitungkan dalam tatanan global.

Seluruh rangkaian kegiatan ISEF ke-9 tahun 2022 difokuskan untuk mendorong pemulihan ekonomi dan melibatkan berbagai kalangan. ISEF ke-9 mencatat partisipasi 566.181 peserta mulai dari FESyar hingga ISEF 2022 dan 4.553 peserta dari 4 kompetisi yang diselenggarakan selama tahun ini (Hijrahpreneur 3.0, Kompetisi Ekonomi Syariah Nasional (KESN), Youth Sharia Sociopreneur Competetition (YSSC), dan Modest Young Designer Competition (MYDC)). Pada kegiatan ini juga terdapat 106.355 pengunjung dari 92 negara yang mengakses website ISEF 2022 yang dihitung mulai 1 September 2022 hingga 9 Oktober 2022. ISEF 2022 juga diikuti oleh 950 pelaku usaha (283 peserta offline dan 667 peserta online). Dalam mendukung akselerasi sertifikasi halal yang difasilitasi Bank Indonesia melibatkan mitra terkait, hingga Oktober 2022 telah diterbitkan 1.898 sertifikat melalui sertifikasi pendampingan PPH (1.690 sertifikat) dan self-declare (208 sertifikat).

ISEF ke-9 tahun 2022 merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), mitra penyelenggara yang meliputi Kementerian Luar Negeri, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Agama, MUI, BPKH, BPJPH, BAZNAS, BWI, DSN-MUI, LPPOM-MUI, IHLC, IFC, PPHI, MES, IAEI, HERBITREN (Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren), OJK, LPS termasuk mitra strategis internasional antara lain Islamic Development Bank (IsDB), UNDP, IILM, IFSB, dan World Zakat Waqf Forum.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alasan Pj Gub Sumsel terkait Explore South Sumatera Expo 2024 diadakan di Bali

    Alasan Pj Gub Sumsel terkait Explore South Sumatera Expo 2024 diadakan di Bali

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.504
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, –  Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengenalkan potensi wisata, kuliner, kerajinan dan seni budaya khas Sumsel kepada wisatawan lokal dan mancanegara. Hal ini disampaikannya saat membuka Explore South Sumatera Expo 2024 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel di Discovery Mall Bali, Badung, Bali, Kamis (25/4/2024). […]

  • Pemerintah Terus Mendorong, Presiden Minta MES Jadi Lokomotif Pengembangan Ekonomi Syariah

    Pemerintah Terus Mendorong, Presiden Minta MES Jadi Lokomotif Pengembangan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk menjadi lokomotif perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. Dilansir dari Setkab.go.id, Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021 dan Peluncuran Logo Baru MES, belum lama ini, di Istana Negara, Jakarta. “Sebagai organisasi keumatan, Masyarakat Ekonomi Syariah […]

  • Terpilih Jadi Salah Satu Pengembangan Kota Cerdas se- Indonesia, Ini Manfaatnya Untuk OKI

    Terpilih Jadi Salah Satu Pengembangan Kota Cerdas se- Indonesia, Ini Manfaatnya Untuk OKI

    • calendar_month Jumat, 7 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 895
    • 0Komentar

    KABUPATEN OKI salah satu dari 50  daerah yang lolos dalam Asessment pengembangan Kota Cerdas (Smart City) se- Indonesia oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika pada 2022. Atas capaian itu Kabupaten OKI akan mendapat pendampingan dalam penyusunan masterplan smart city Asesment Smart City merupakan program Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemen Kominfo) yang ditujukan untuk memaksimalkan pemanfaatan Teknologi […]

  • Hadir di Rumah Duka, Wabup OKI Semangati Keluarga Korban Kebakaran

    Hadir di Rumah Duka, Wabup OKI Semangati Keluarga Korban Kebakaran

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.061
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) hadir ditengah duka yang menyelimuti keluarga Jamudin (57) tahun korban kebakaran di Desa Lebung Batang Kecamatan Pangkalanlampam OKI beberapa hari lalu. .”Agar bersabar dengan setiap cobaan, semoga diganti dengan yang lebih baik,”ungkap Wakil Bupati OKI, H. M. Djakfar Shodiq saat mengunjungi langsung rumah korban, Selasa, (21/1/2019). Kehadiran Wabup Shodiq […]

  • GANN Siap Berantas Narkoba, Bupati Banyuasin : Zona Merah Narkoba Itu Menakutkan

    GANN Siap Berantas Narkoba, Bupati Banyuasin : Zona Merah Narkoba Itu Menakutkan

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.386
    • 0Komentar

    BUPATI Banyuasin H. Askolani. SH MH didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin Dr. Sri Fitriyanti, Ketua Umum Gerakan Anti Narkoba Nasional provinsi Sumatera Selatan Nur F Fanny, Sekda Kabupaten Banyuasin Senen Har, Kapolres Dan Dandim 0430 Banyuasin hari ini melantik dan mengukuhkan Generasi Anti Narkoba Nasional ( GANN) Kabupaten Banyuasin di Auditorium Kompleks perkantoran pemerintah […]

  • Bank Sumsel Babel Tak Rem Target Kredit 2026, Sektor Ini Jadi Bidikan di Tengah Likuiditas Ketat

    Bank Sumsel Babel Tak Rem Target Kredit 2026, Sektor Ini Jadi Bidikan di Tengah Likuiditas Ketat

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Bank Sumsel Babel memastikan target pertumbuhan kredit dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 tetap berjalan meski kondisi likuiditas perbankan nasional semakin ketat. Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Sumsel Babel Teddy Kurniawan mengatakan, perseroan tidak mengubah target pertumbuhan kredit yang telah ditetapkan dalam RBB. Namun, penyaluran kredit akan tetap dilakukan secara selektif dengan memperhatikan […]

expand_less
WordPress Archive DiveIt - Scuba Diving School, Sea Adventure & Travel WordPress Theme Divi BodyCommerce Divi Booster Plugin for WordPress Divi Builder WordPress Plugin Divi MadMenu - Advanced Divi Menu Module Divi Supreme Pro DiviLife – Divi Bars DiviLife – Divi Mega Pro Divinity – Church& Nonprofit wordpress theme Diwine – Winery & Wine Shop, Vineyard WordPress Theme