Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Digital » Komoditas Palu Dibidik Pasar Ekspor, Karding Ungkap Cara Siapkan Eksportir Baru

Komoditas Palu Dibidik Pasar Ekspor, Karding Ungkap Cara Siapkan Eksportir Baru

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Potensi komoditas dari Kota Palu, Sulawesi Tengah, mulai diarahkan untuk memiliki akses yang lebih luas ke pasar luar negeri. Badan Karantina Indonesia (Barantin) menyiapkan sejumlah langkah agar pelaku usaha daerah tidak hanya mampu menghasilkan komoditas unggulan, tetapi juga memenuhi berbagai persyaratan ekspor.

Langkah tersebut menjadi bagian dari kerja sama Barantin dengan Pemerintah Kota Palu yang ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang sinergi pelaksanaan tugas dan fungsi karantina dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala Barantin Abdul Kadir Karding mengatakan, kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat komoditas pertanian dan perikanan sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha lokal untuk masuk ke pasar ekspor.

Menurut Karding, Kota Palu memiliki posisi yang cukup strategis dalam perdagangan dan distribusi komoditas di Sulawesi Tengah. Keberadaan pelabuhan, bandar udara, serta konektivitas logistik menjadi modal penting untuk mendukung pergerakan barang, termasuk komoditas yang berorientasi ekspor.

Namun, potensi itu perlu diikuti kesiapan produk dan pelaku usahanya.

Oleh karena itu, Barantin akan mendorong peningkatan kapasitas calon eksportir melalui bimbingan teknis ekspor, sosialisasi persyaratan sanitari dan fitosanitari, hingga pendampingan sertifikasi karantina.

Barantin dan Pemkot Palu juga akan mengembangkan klinik ekspor bersama. Fasilitas tersebut diharapkan membantu pelaku usaha memahami berbagai tahapan yang perlu dipenuhi sebelum produknya dikirim ke pasar internasional.

Kakao, Tuna dan Rumput Laut Jadi Bidikan

Sejumlah komoditas unggulan Palu dan wilayah sekitarnya memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk ekspor. Di antaranya rumput laut, tuna dan produk perikanan, kakao, kelapa beserta turunannya, sarang burung walet, hortikultura, serta produk UMKM yang memiliki orientasi pasar luar negeri.

Komoditas perikanan seperti tuna dan produk turunannya menjadi salah satu potensi yang dapat diperkuat, begitu pula kakao, kelapa, dan rumput laut yang selama ini menjadi bagian dari kekuatan komoditas Sulawesi Tengah.

Barantin tidak hanya melihat persoalan dari sisi pemeriksaan komoditas. Kesiapan pelaku usaha dan kemampuan memenuhi standar negara tujuan juga menjadi perhatian.

Penguatan sistem ketertelusuran atau traceability akan dilakukan melalui pencatatan rantai pasok dan integrasi dengan sistem digital pemerintah daerah.

Sistem itu penting untuk mengetahui asal-usul dan perjalanan komoditas sejak dari rantai pasok hingga siap diperdagangkan. Apalagi digitalisasi layanan diharapkan membuat proses pelayanan dan sertifikasi karantina menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan.

Karding mengatakan, diharapkan dapat membantu pelaku usaha lokal meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pasar.

“Melalui Nota Kesepahaman ini, kami berharap dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam mendukung para pelaku usaha lokal agar semakin siap melakukan ekspor, meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing komoditas unggulan Kota Palu,” kata Karding.

Barantin Perkuat Biosekuriti

Upaya mengejar pasar ekspor, aspek perlindungan komoditas juga menjadi bagian penting dari kerja sama tersebut.

Barantin dan Pemkot Palu akan memperkuat biosekuriti melalui edukasi masyarakat, pengawasan lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan, serta produk turunannya.

Pengawasan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi penyebaran Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK), dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

Ancaman biologis tidak hanya berkaitan dengan kesehatan hewan, ikan, dan tumbuhan. Jika tidak dikendalikan, gangguan tersebut dapat memengaruhi produksi, kualitas komoditas, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.

Peningkatan kualitas komoditas ekspor perlu berjalan beriringan dengan penguatan sistem karantina dan biosekuriti di daerah.

Targetnya Bukan Sekadar MoU

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menilai kerja sama dengan Barantin memberikan perspektif baru bagi pemerintah daerah. Menurutnya, fungsi karantina tidak berhenti pada pengawasan dan pemeriksaan, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas serta daya saing produk daerah.

Hadianto berharap kesepakatan tersebut segera masuk ke tahap pelaksanaan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Peluang terbuka karena daerah memiliki beragam komoditas yang dapat dikembangkan untuk pasar yang lebih luas. Tantangannya adalah memastikan produk lokal memiliki kualitas, keamanan, sertifikasi, dan sistem ketertelusuran yang sesuai dengan kebutuhan perdagangan internasional.

Karding menegaskan, penandatanganan nota kesepahaman bukan menjadi tujuan akhir. Setelah kesepakatan dibuat, program konkret untuk membantu pelaku usaha dan calon eksportir perlu segera dijalankan.

Jika pendampingan, sertifikasi, ketertelusuran, dan layanan karantina dapat berjalan secara terpadu, komoditas unggulan Palu memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan nilai tambah dan menjangkau pasar ekspor.

Kerja sama tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat posisi Kota Palu sebagai salah satu pintu perdagangan dan distribusi komoditas di Sulawesi Tengah, dengan pelaku usaha lokal sebagai salah satu pihak yang diharapkan memperoleh manfaat langsung. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepuluh Kali Berturut-Turut, Palembang Kembali Raih WTP Dari Kemenkeu

    Sepuluh Kali Berturut-Turut, Palembang Kembali Raih WTP Dari Kemenkeu

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 760
    • 0Komentar

      KOTA Palembang tahun ini kembali mendapat penghargaan. Kali ini, penghargaan dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan ini diraih karena Palembang berhasil mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 10 kali berturut-turut. “Alhamdulillah, Kota Palembang dapat penghargaan ini. Di Sumsel ada 4 kabupaten/kota yang dapat. Yakni, Palembang, Lubuk Linggau, Banyuasin dan OKI,” kata H Harnojoyo di […]

  • 39 Paslon Dipastikan Penuhi Syarat Hasil Tes Kesehatan, Siap Bertarung Dong..

    39 Paslon Dipastikan Penuhi Syarat Hasil Tes Kesehatan, Siap Bertarung Dong..

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 886
    • 0Komentar

    Kesempatan untuk memperbaiki hingga 20 Januari mendatang,”

  • Hal-hal Penting Terkait Penyitas COVID-19 Tetap Harus Divaksin

    Hal-hal Penting Terkait Penyitas COVID-19 Tetap Harus Divaksin

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 733
    • 0Komentar

    WORD Health Organization (WHO) menganjurkan agar penyintas COVID-19 tetap melakukan vaksinasi. Hal ini penting dilakukan karena vaksin berfungsi sebagai peningkat sistem kekebalan tubuh. Kepala Ilmuwan WHO, Dr. Soumya Swaminathan mengatakan berdasarkan banyak penelitian saat ini bahwa jika Anda pernah mengalami infeksi yang sangat ringan atau tanpa gejala, maka banyak orang mungkin memiliki tingkat antibodi yang […]

  • BPK : Laporan Keuangan Bukan Jaminan Mutlak Tidak Ada Kecurangan

    BPK : Laporan Keuangan Bukan Jaminan Mutlak Tidak Ada Kecurangan

    • calendar_month Senin, 28 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 927
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Pimpinan BPK RI melalui Anggota II BPK RI Dr. Agus Joko Pramono M.Acc., Ak., CA. menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada DPRD Sumsel dan Gubernur Sumsel atas kerjasama yang dijalin sehingga secara bersama berkomitmen mendukung pelaksanaan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. “Laporan kauangan ini terkait dengan opini atas kewajaran penyajian laporan keuangan. […]

  • Alex Noerdin : Kongres Ini Tak Boleh Rusuh

    Alex Noerdin : Kongres Ini Tak Boleh Rusuh

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin langsung mewanti-wanti para peserta kongres ke IV Badan Eksekutif Mahasiswa/Dewan Mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam (BEM/DEMA PTAI) se-Indonesia, agar tetap tertib dan tidak rusuh selama kongres digelar. Peringatan itu dikatakannya saat welcome dinner bersama peserta kongres Selasa (10/10) malam di Griya Agung.

  • Miliki Layanan Hemodialisa, RSUD Kayuagung Bisa Cuci Darah, Bupati OKI : Warga Kurang Mampu Bisa Gunakan BPJS

    Miliki Layanan Hemodialisa, RSUD Kayuagung Bisa Cuci Darah, Bupati OKI : Warga Kurang Mampu Bisa Gunakan BPJS

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Utamanya mereka yang menderita gagal ginjal atau harus cuci darah. Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE meresmikan pengembangan pelayanan Hemodialisis (Hd) untuk pengobatan penyakit gagal ginjal itu pada Selasa (20/4/2021). “Ini adalah upaya kita untuk memberikan layanan Kesehatan kepada masyarakat. Warga OKI […]

expand_less
WordPress Archive Coaching – Life And Business Coach WordPress Theme Coaching - Life And Business Coach WordPress Theme Coachkit – Life Coach Elementor Template Kit Coast - Luxury Hotel & Resort Elementor Template Kit Coastal Travel and Surf Grunge Template Kit Coatro – Digital Agency Elementor Template Kit Coax – Agency And Personal About Us Elementor Template Kit Cobalt – Responsive Architect & Creatives WP Theme CobaltApps Beaver Extender Cobble – Flooring & Construction WordPress Theme + AI