Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Digital » Tak Perlu Hijrah ke Kota Besar, GSIH Buka Jalan Talenta Daerah ke Investor dan Pasar Global

Tak Perlu Hijrah ke Kota Besar, GSIH Buka Jalan Talenta Daerah ke Investor dan Pasar Global

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Talenta digital dari daerah selama ini tidak hanya membutuhkan koneksi internet untuk berkembang. Mereka juga membutuhkan akses ke investor, industri, pasar, hingga jejaring global. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencoba memangkas jarak tersebut melalui Garuda Spark Innovation Hub (GSIH).

GSIH diluncurkan dengan menghubungkan 10 kota dalam satu jaringan ekosistem inovasi. Konsep ini dirancang agar potensi startup dan talenta lokal tidak berhenti sebagai gagasan di daerah, tetapi memiliki jalur untuk berkembang ke tingkat nasional bahkan internasional.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, pembangunan ekosistem digital tidak cukup hanya dengan memperluas konektivitas fisik. Tantangan berikutnya adalah memastikan koneksi tersebut menghasilkan pertumbuhan.

“Kita tidak boleh berhenti hanya di konektivitas. Kita harus memastikan keterhubungan itu tertranslasikan menjadi pertumbuhan atau connectivity become growth,” ujar Meutya saat peluncuran 10 lokasi GSIH secara serentak di BSD City, Tangerang Selatan, Rabu (26/8/2026).

Menurut dia, pemerataan akses menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem inovasi Indonesia. Talenta di daerah harus memiliki kesempatan untuk bertemu dengan pihak-pihak yang dapat membantu membawa inovasinya lebih jauh.

Akses yang dimaksud mencakup inovasi, talenta, investor, industri, hingga pasar. Dengan begitu, konektivitas digital tidak berhenti pada kemampuan untuk terhubung ke internet, tetapi berkembang menjadi konektivitas terhadap ekosistem ekonomi digital.

10 kota jadi pintu masuk jaringan GSIH

GSIH memakai pola Hub and Spoke. Sepuluh hub ditempatkan di Jakarta, Batam, Medan, Bandung, Malang, Makassar, Papua, Yogyakarta, Aceh, dan Surabaya.

Dari titik tersebut, jaringan spoke akan menghubungkan ekosistem di daerah lain. Pola ini memungkinkan startup daerah, talenta digital, dan inovasi lokal masuk ke jaringan yang lebih luas tanpa harus selalu berpindah ke pusat-pusat ekonomi.

Bagi pengembangan startup daerah, model tersebut membuka peluang untuk mendapatkan pendampingan sekaligus mempertemukan inovator dengan investor dan mitra industri.

Kementerian Komdigi menargetkan jaringan Garuda Spark terus diperluas hingga mencapai 500 titik. Khusus pada 2026, pemerintah menargetkan tambahan 20 Garuda Spark.

Namun, Meutya menegaskan bahwa perluasan jaringan tidak semata-mata soal mengejar jumlah lokasi.

“Target kita tidak hanya angka tapi juga pemerataannya. Kita ingin memastikan anak-anak muda di daerah tidak harus selalu pergi ke pusat untuk mendapatkan akses terhadap ekosistem inovasi,” katanya.

Dari potensi lokal menuju pasar global

Penguatan ekosistem inovasi daerah juga berkaitan dengan ambisi Indonesia membangun kemandirian di bidang digital.

Meutya mengatakan, pemerintah ingin semakin banyak inovasi lahir dari talenta Indonesia sendiri. Pada saat yang sama, inovasi tersebut perlu memiliki kesempatan untuk bersaing di pasar internasional.

Karena itu, GSIH tidak hanya diarahkan sebagai ruang pengembangan startup atau tempat berkumpulnya talenta. Jaringan tersebut diposisikan sebagai global gateway dua arah.

Artinya, inovasi Indonesia diharapkan dapat menembus pasar luar negeri, sementara investasi, teknologi, dan jejaring global dapat masuk ke Indonesia melalui kemitraan yang lebih kuat.

“Daya saing kita menjadi setara di tingkat global, startup kita dihargai di tingkat global, talenta-talenta kita sejajar dan sama tinggi dengan talenta-talenta di mancanegara,” ujar Meutya.

Pendekatan GSIH dirangkum dalam prinsip Locally Adapted, Nationally Coordinated, Globally Connected. Potensi di setiap daerah dikembangkan berdasarkan karakter lokal, kemudian diperkuat melalui jaringan nasional sebelum diarahkan menuju ekosistem global.

Model tersebut menjadi penting karena Indonesia memiliki basis penduduk usia produktif yang besar. Meutya menyebut sekitar 68 persen penduduk Indonesia pada 2030 diproyeksikan berada dalam kelompok usia 15–64 tahun.

Kelompok tersebut dinilai menjadi modal besar bagi transformasi digital apabila tersedia ruang dan akses yang memadai untuk berkembang.

“Ujungnya adalah kedaulatan digital,” kata Meutya.

Peluncuran GSIH ditandai dengan kerja sama Kementerian Komdigi bersama Sinar Mas Land, Indosat Ooredoo Hutchison, Ericsson, dan Nongsa Digital Park.

Dengan jaringan tersebut, pemerintah ingin mengubah pola pengembangan inovasi: bukan lagi talenta daerah yang selalu harus mendatangi pusat untuk mencari peluang, tetapi ekosistem nasional dan global yang semakin mudah dijangkau dari daerah. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mau Tahu! Puasa Efektif Bantu Peremajaan Sistem Imun

    Mau Tahu! Puasa Efektif Bantu Peremajaan Sistem Imun

    • calendar_month Sabtu, 10 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.113
    • 0Komentar

    MASYARAKAT  diminta tidak khawatir terhadap sistem imunitas tubuh, meskipun harus menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan sudah banyak studi yang menyatakan bahwa puasa yang setidaknya dilakukan selama 3 hari akan efektif membantu proses peremajaan sistem imun melalui produksi sel darah putih baru. Imunitas juga dapat diperkuat […]

  • Harry Purwaka Promosi sebagai Kepala Auditorat II C BPK RI, Gub. Sumsel : Bimbingan BPK Sebagai Navigasi Pemda

    Harry Purwaka Promosi sebagai Kepala Auditorat II C BPK RI, Gub. Sumsel : Bimbingan BPK Sebagai Navigasi Pemda

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.716
    • 0Komentar

    Gubernur Sumsel H Herman Deru hadir langsung dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Sumsel. Dimana, sebelumnya  dijabat oleh  Harry Purwaka diserah terimakan  kepada Andri Yogama. Pada kesempatan itu, Gubernur Herman Deru menyampaikan apresiasinya kepada Harry Purwaka yang saat ini dipromosi sebagai Kepala Auditorat II C BPK RI. Menurutnya, selama […]

  • Meski Di Luar Negeri, Pekerja Migran Wajib Rasakan Manfaat Dana Desa

    Meski Di Luar Negeri, Pekerja Migran Wajib Rasakan Manfaat Dana Desa

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 851
    • 0Komentar

    MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengatakan, pembangunan dari dana desa harus dirasakan oleh seluruh warga desa tanpa terkecuali, termasuk bagi pekerja migran yang berada di luar negeri. Hal tersebut dikatakan pada Webinar Studi Kuantitatif dan Kualitatif tentang Peran dan Kapasitas Desa dalam Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia di ruang […]

  • Protokes Tetap Diutamakan Di Upacara HUT Pusri ke-61

    Protokes Tetap Diutamakan Di Upacara HUT Pusri ke-61

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.423
    • 0Komentar

    HUT Pusri ke-61 dilaksanakan cukup berbeda dan harus dilaksanakan secara terbatas, karena pandemi COVID-19 yang masih belum berakhir. Beberapa kegiatan diselenggarakan dengan membatasi jumlah orang (physical distancing) dan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Menurut Dirut PT Pusri Tri Wahyudi Saleh, Pusri merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) pada ini 24 Desember 2020 ini genap […]

  • Lantik Pj. Gubernur Sumsel &Kaltim, Mendagri Pesan 3 Program Ini

    Lantik Pj. Gubernur Sumsel &Kaltim, Mendagri Pesan 3 Program Ini

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.019
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Tiga program pemerintah, seperti Penurunan Angka Stunting, Penurunan Angka Kemiskinan Ekstrem, Dan Pengendalian Inflasi menjadi pesan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Hal ini disampaikan saat melantik Penjabat (Pj.) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni Dan Pj. Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik. “Tugas Utama Yang Paling Penting Bagi Saya Adalah Mereka Bisa […]

  • Menanti Wajah Baru Kesenian Palembang

    Menanti Wajah Baru Kesenian Palembang

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.006
    • 0Komentar

    “MAJU tidaknya sebuah kota  bisa dilihat dari maju tidaknya seni di kota tersebut.” Kutipan ini didapati meluncur dari  bibir sosok Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP) periode 2019-2024, MS Iqbal Rudianto, ST. Saat itu, pria kelahiran Palembang 22 November 1979 ini, dinayatakan sebagai ‘jawara’ dalam suksesi  DKP yang digelar di Hotel Swarnadwipa, Palembang, Selasa (5/11/2019) . […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Side Cart – Slide-In Cart with Ajax & Mini Cart Features WooCommerce Simple Auctions WooCommerce Simple Storewide Sale WooCommerce Single Product Page Builder WooCommerce Slack WooCommerce Smart Coupons Woocommerce SMS/WhatsApp Notifications WooCommerce SnapScan Gateway WooCommerce Social Login WooCommerce Social Login – WordPress Plugin