Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi Digital » 80 Persen Pengguna Internet Indonesia Sudah Pakai AI, Pemerintah Kejar Talenta dan Data Center

80 Persen Pengguna Internet Indonesia Sudah Pakai AI, Pemerintah Kejar Talenta dan Data Center

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Pemakaian artificial intelligence (AI) di Indonesia mulai masuk ke aktivitas sehari-hari masyarakat. Pemerintah mencatat sekitar 80 persen pengguna internet di Tanah Air sudah memanfaatkan fitur AI, sebuah tren sehingga membuka peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi digital.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan perkembangan tersebut perlu diikuti dengan kesiapan infrastruktur, tenaga ahli, dan investasi agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI.

Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan secara daring dalam The 13th International Conference on ICT for Smart Society (ICT4S) yang diselenggarakan AISX Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu (26/8).

Menurut Airlangga, peluang ekonomi dari AI sangat besar. Secara global, teknologi diperkirakan berpotensi memberikan tambahan hingga USD15,7 triliun terhadap perekonomian dunia pada 2030.

Apalagi jelas dia, komersial AI juga terlihat dari pertumbuhan pendapatan fitur berbasis AI yang mencapai 127 persen secara tahunan pada semester I 2025.

Bahkan, pertumbuhan penggunaan AI berjalan beriringan dengan membesarnya ekonomi digital Indonesia.

Menurutnya Nilai Gross Merchandise Value (GMV) ekonomi digital nasional kini mendekati US$100 miliar dan menjadi yang terbesar di ASEAN.

Basis penggunanya juga terus berkembang, paparnya,  sebab Indonesia memiliki sekitar 235 juta pengguna internet dengan tingkat penetrasi sekitar 81 persen.

Namun, besarnya pasar digital itu, lanjutnya belum otomatis membuat Indonesia menjadi pemain utama dalam pengembangan teknologi.

Oleh sebab itu, pemerintah ingin menempatkan talenta digital, infrastruktur, dan investasi sebagai tiga kebutuhan utama guna memperkuat ekosistem AI nasional.

Pemerintah juga tambahnya, menargetkan penyiapan sekitar 600 ribu profesional digital setiap tahun. Program seperti Tech Indonesia Singapore Program dan Digital Talent Scholarship menjadi bagian dari upaya memperbesar pasokan talenta digital.

Pemerintah memberikan insentif super tax deduction hingga 200 persen bagi industri yang menyelenggarakan kegiatan vokasi.

Sementara dilihat dari infrastruktur, pengembangan data center Indonesia menjadi bagian penting karena teknologi AI membutuhkan kapasitas komputasi yang besar. Indonesia saat ini memiliki pipeline kapasitas pusat data sekitar 1,17 gigawatt dan disebut menjadi salah satu tujuan investasi data center di ASEAN.

Pengembangan AI juga mulai menyentuh berbagai sektor. Pemanfaatannya antara lain terlihat pada smart farming, penggunaan drone pertanian, layanan kesehatan, hingga pemantauan lini produksi baterai kendaraan listrik secara real-time berbasis cloud.

Teknologi digital twin turut dikembangkan untuk menghubungkan sistem digital dengan kondisi fisik. Penerapannya diarahkan antara lain untuk mendukung konsep smart city di Ibu Kota Nusantara (IKN) serta modernisasi infrastruktur ketenagalistrikan.

Di sisi investasi, katanya, pemerintah mulai memperkuat fondasi industri semikonduktor Indonesia. Kerja sama Danantara dengan Arm Limited diarahkan untuk melatih 15.000 insinyur Indonesia.

Selain itu, kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat melalui Joint Development Agreement pada Februari 2026 membuka investasi awal USD4,89 miliar untuk pengembangan kawasan Galang sebagai klaster semikonduktor terpadu.

Kesepakatan tersebut sebelumnya disebut sebagai bagian dari upaya Indonesia masuk lebih dalam ke rantai nilai industri teknologi global.

Rangkaian pengembangan juga diarahkan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Pemerintah ingin perkembangan ekonomi digital tidak berhenti pada tingginya jumlah pengguna, tetapi menghasilkan produktivitas, investasi, lapangan kerja, dan nilai tambah di dalam negeri.

Indonesia juga memperluas kerja sama di tingkat regional. ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) ditargetkan ditandatangani pada November 2026 dan diproyeksikan dapat mendorong nilai ekonomi digital ASEAN hingga sekitar USD2 triliun.

Menurutnya tantangannya kini bukan lagi hanya seberapa cepat masyarakat mengadopsi AI, tetapi seberapa besar teknologi yang mampu menciptakan kemampuan produksi dan tenaga kerja berdaya saing.

Airlangga menekankan AI, digital twin, dan teknologi digital harus diarahkan pada manfaat nyata, terutama untuk meningkatkan produktivitas, daya saing, pelayanan publik, serta kualitas hidup masyarakat. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Kereta Berjalan, IP Melenggang, Jumbo Jadi Penumpang Tetap Ekonomi Kreatif”

    “Kereta Berjalan, IP Melenggang, Jumbo Jadi Penumpang Tetap Ekonomi Kreatif”

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 784
    • 0Komentar

    BIASANYA  naik kereta identik dengan stasiun, nyari bangku, hingga ketiduran pas melewati hamparan sawah, karena menikmati pemandanganya. Kini beda urusannya, kereta jarak jauh sekarang bukan cuma mengangkut badan dan ransel, tapi juga ide, cerita, dan karakter animasi bernama Jumbo. Iya, Jumbo. Bukan gajah, bukan bakso urat level 10, tapi tokoh animasi lokal yang mendadak naik […]

  • Eliza Alex Noerdin Lantik Ketua PKK Ogan Ilir

    Eliza Alex Noerdin Lantik Ketua PKK Ogan Ilir

    • calendar_month Sabtu, 28 Okt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.057
    • 0Komentar

    Bunda PAUD merupakan jabatan kehormatan bagi Istri kepala daerah di Indonesia. Sehingga harus dijalankan dengan penuh amanah

  • Sukseskan Acara APKASI Otonomi Expo 2021, Muba Gelar Pameran Pontensi Unggulan, Awas !, Tetap Perhatikan Protokes, Ini Pula Asa dari Kegiatan Itu

    Sukseskan Acara APKASI Otonomi Expo 2021, Muba Gelar Pameran Pontensi Unggulan, Awas !, Tetap Perhatikan Protokes, Ini Pula Asa dari Kegiatan Itu

    • calendar_month Kamis, 17 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Pengindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muba menggelar Rapat Persiapan Pameran Apkasi Otonomi Expo 2021. Tentunya rapat ini menjadi point yang sangat penting untuk mensukseskan acara Apkasi Otonomi Expo 2021. Karenanya event ini merupakan kesempatan serta ajang untuk mempromosikan segala potensi yang ada di Muba kepada semua pihak. Event pameran ini […]

  • Percepat Geliat Pembangunan 70 Desa  Persiapan, Gubernur Kucurkan Dana Stimulan

    Percepat Geliat Pembangunan 70 Desa  Persiapan, Gubernur Kucurkan Dana Stimulan

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 708
    • 0Komentar

    SEBANYAK 70 desa persiapan  tersebar   di   7 kabupaten dalam   Provinsi Sumsel mendapatkan kucuran dana bantuan keuangan stimulan  dari Pemerintah Provinsi sebagai yang dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat desa. Adapun total dana yang dikucurkan Gubernur Herman Deru bagi ke 70 desa persiapan tersebut sebesar Rp 7 Milyar. Dengan rincian  desa yang menerima meliputi ; Kabupaten OKU  Timur […]

  • Meski Pandemi, Ratu Dewa Yakini Penamanam Modal Di Palembang Tetap Stabil

    Meski Pandemi, Ratu Dewa Yakini Penamanam Modal Di Palembang Tetap Stabil

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 724
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah [Sekda] Pemkot Palembang Ratu Dewa yakin pertumbuhan penanaman modal tetap stabil meski dimasa pandemo covid-19. Menurutnya ada empat sektor yang menjadi andalan di Palambang yang bisa menarik investor luar dan dalam negeri, antara lain, Perumahan, Perhubungan, Pendidikan dan Kesehatan. Namun saat ini memang kata dia mengalami penurunan dampak dari covid-19 tersebut, namun tidak […]

  • Dua Peneliti Samsung Terpilih Sebagai Ketua Kelompok Kerja 3GPP, Organisasi Pengembangan Standar Komunikasi Seluler Terbesar di Dunia

    Dua Peneliti Samsung Terpilih Sebagai Ketua Kelompok Kerja 3GPP, Organisasi Pengembangan Standar Komunikasi Seluler Terbesar di Dunia

    • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.578
    • 0Komentar

    Younsun Kim dari Samsung Research dan Andrew Bennett ditunjuk sebagai Ketua Samsung Electronics telah mengumumkan bahwa dua peneliti terpilih sebagai ketua dari dua Kelompok Kerja dalam Proyek Kemitraan Generasi Ketiga (3GPP), organisasi pengembangan standar telekomunikasi terbesar di dunia. Didirikan pada tahun 1998, 3GPP didedikasikan untuk mengembangkan standar terpadu global untuk komunikasi seluler. 3GPP terdiri dari […]

expand_less
WordPress Archive Themify Peak WordPress Theme Themify Phototouch WordPress Theme Themify Pinboard WordPress Theme Themify Pinshop WooCommerce Theme Themify Post Type Builder Themify Post Type Builder Extra Fields Themify Post Type Builder Relation Themify Post Type Builder Search Themify Post Type Builder Submissions Themify Postline WordPress Theme