Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Hal-hal Penting Terkait Penyitas COVID-19 Tetap Harus Divaksin

Hal-hal Penting Terkait Penyitas COVID-19 Tetap Harus Divaksin

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
  • visibility 740
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

WORD Health Organization (WHO) menganjurkan agar penyintas COVID-19 tetap melakukan vaksinasi. Hal ini penting dilakukan karena vaksin berfungsi sebagai peningkat sistem kekebalan tubuh.

Kepala Ilmuwan WHO, Dr. Soumya Swaminathan mengatakan berdasarkan banyak penelitian saat ini bahwa jika Anda pernah mengalami infeksi yang sangat ringan atau tanpa gejala, maka banyak orang mungkin memiliki tingkat antibodi yang sangat rendah yang mereka bentuk.

“Jadi, inilah mengapa kami tetap menyarankan bahwa meskipun Anda telah terinfeksi COVID, Anda harus melanjutkan dan mengambil vaksinasi saat tersedia untuk Anda, karena vaksin kemudian berfungsi sebagai peningkat sistem kekebalan tubuh,” kata Soumya dalam sesi wawancara dilaman resmi WHO.

Ada dua hal utama yang harus diperhatikan ketika seorang penyintas COVID-19 hendak melakukan vaksinasi, yaitu:

  1. Waktu

Soumnya mengungkapkan setelah Anda pulih dari COVID-19 disarankan menunggu beberapa minggu. Ada perbedaan antar negara. Beberapa negara merekomendasikan agar orang menunggu selama tiga bulan atau enam bulan sampai setelah infeksi.

“Ini karena Anda memiliki antibodi alami yang akan membuat Anda terlindungi setidaknya selama itu,” ungkap Soumya.

Hal lain lantaran di banyak negara ada kekurangan pasokan vaksin sehingga mereka meminta orang yang telah terinfeksi untuk menunggu selama tiga atau enam bulan.

Akan tetapi dari sudut pandang ilmiah dan biologis, Anda dapat mengambil vaksin segera setelah Anda sepenuhnya pulih dari COVID-19.

  1. Antibodi

Ada perbedaan kondisi antibodi seseorang yang belum melakukan vaksin dan seseorang yang telah melakukan vaksin dosis lengkap COVID-19.

Soumya memaparkan jenis kekebalan yang berkembang setelah infeksi alami bervariasi dari orang ke orang, dan sangat sulit untuk diprediksi.

“Vaksin telah distandarisasi dalam hal dosis antigen yang diberikan, dan ini didasarkan pada banyak uji klinis yang telah dilakukan. Jadi ketika seseorang menerima vaksin, kita bisa cukup percaya diri dan memprediksi jenis respons kekebalan yang akan mereka dapatkan,” paparnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan ada perbedaan utama antara kekebalan yang diinduksi infeksi alami dan kekebalan yang diinduksi vaksin.

“Ada penelitian yang sangat menarik yang sedang berlangsung sekarang untuk melihat respon imun ketika seseorang memiliki dosis vaksin setelah mengalami infeksi alami dan juga ketika dua jenis vaksin yang berbeda diberikan satu demi satu, sehingga disebut pendekatan mix and match,” kata Soumya.

Oleh sebab itu, para ilmuwan percaya bahwa jenis pendekatan hibrida ini sebenarnya dapat memberi respons kekebalan yang jauh lebih kuat daripada sekadar infeksi alami saja.

Soumya berujar saat ini semua vaksin yang telah menerima daftar penggunaan darurat dari WHO dapat mencegah penyakit parah dan rawat inap dari semua varian virus SARS-CoV-2 yang ada.

Meski demikian, ia mengingatkan agar protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, menjaga kebersihan tangan, menghindari tempat-tempat ramai dan tertutup, serta tindakan kesehatan masyarakat dan sosial lainnya yang telah dilakukan pemerintah tetap diperlukan.

“Jadi di mana pun Anda tinggal, adalah baik untuk mengambil tindakan pencegahan itu selain divaksinasi karena itulah yang akan menurunkan tingkat infeksi di masyarakat,” ujarnya.

[KPCPEN/RDJS/MRH]

Sumber:

https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/media-resources/science-in-5/episode-50—do-i-still-need-the-vaccine-if-i-have-covid-19

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SEAFDEC Hadir di Palembang

    SEAFDEC Hadir di Palembang

    • calendar_month Selasa, 7 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    Perikanan di Sumatera Selatan agar mampu bersaing di perdagangan ASEAN

  • sfc-sarimuda

    Tiga Kelompok Suporter SFC Antusias Sambut Sarimuda

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.557
    • 0Komentar

    Kelompok suporter yang memadati Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) saat laga Sriwijaya FC kontra Persib Bandung, Senin (4/9) malam, mendapat suntikan moral tambahan dengan kehadiran Ir. H. Sarimuda, MT yang berbaur dengan supporter Laskar Wong Kito.

  • ‘Saya Malu Jika Jalan Disini Masih Berlubang’

    ‘Saya Malu Jika Jalan Disini Masih Berlubang’

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 907
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru melaksanakan safari jumat, kali ini Jum’at (3/1/2020),  ia mendatangi Masjid Adil Makmur yang berada di Jalan Mayor Zen, Kelurahan Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni Palembang. “Alhamdulillah, setelah sekian lama akhirnya saya bisa datang untuk sholat berjama’ah dan bersilahturahmi dengan jama’ah di masjid ini,” kata HD mengawal sambutanya. HD mengatakan, dirinya sempat beberapa […]

  • Tingkatkan Kesejahteraan dan Perekonomian Nasional, Pemerintah Dorong UMKM Pasarkan Produk secara Online

    Tingkatkan Kesejahteraan dan Perekonomian Nasional, Pemerintah Dorong UMKM Pasarkan Produk secara Online

    • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    PEMERINTAH melalui kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), bertujuan untuk mendorong national branding produk lokal unggulan, sehingga menciptakan industri, kreasi dan inovasi baru serta pasar yang lebih besar. Untuk menjangkau pasar yang lebih besar, Gernas BBI pada tahun 2020, telah berhasil mengikutsertakan 3,7 juta unit UMKM bergabung dengan platform online untuk memasarkan produknya, […]

  • Agar aman & kondusif saat Nataru 2022, ini pesan-pesan disampaikan Wagub Sumsel

    Agar aman & kondusif saat Nataru 2022, ini pesan-pesan disampaikan Wagub Sumsel

    • calendar_month Rabu, 21 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.072
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral  dalam rangka Kesiapan Pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru (Nataru)  2023, di Gedung Presisi Lantai 7 Polda Sumsel, Senin (19/12). Dalam sambutannya Wagub Sumsel Mawardi Yahya (MY) mengatakan saat ini pemerintah telah memastikan bahwa tidak ada pelarangan dalam aktivitas perjalanan masyarakat […]

  • Rektor ITB :  Indonesia Terbantu Terobosan BBM Berbasis Sawit di Muba

    Rektor ITB :  Indonesia Terbantu Terobosan BBM Berbasis Sawit di Muba

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Bandung- Realisasi terobosan energi baru terbarukan yakni biofuel berbasis kelapa sawit yang diinisiasi Bupati Musi Banyuasin (Muba) mulai menemukan titik terang. Setelah menjajaki komunikasi awal dengan pihak Institut Teknologi Bandung (ITB) Februari lalu, Kamis (28/3/2019) Pemkab Muba dipimpin langsung  Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin telah resmi melakukan MoU dengan ITB.  Usai MoU, Rektor ITB […]

expand_less
WordPress Archive Petshop Storefront WooCommerce Theme Petto – Vetenary Pet Clinic Template Kit Petxon – Pet Care & Pet Shop WordPress Theme Petz – Pet Care & Veterinary Theme Petzen – Pet Care Shop WordPress Theme Petzy – Pet Care & Veterinary Elementor Template Kit Phami – Medical & Health WooCommerce WordPress Theme PharmaBee – Pharmacy & Drug Store Website Elementor Template Kit PharmaCare – Pharmacy and Medical Store WordPress Theme Pharmacy Storefront WooCommerce Theme