Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » “TBC Bukan Takdir, Cuma Tebakan Bodoh Kalau Kita Diam-Diam Saja”

“TBC Bukan Takdir, Cuma Tebakan Bodoh Kalau Kita Diam-Diam Saja”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 630
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERNAH dengar istilah “batuk berdahak lima minggu tapi masih karaokean”? Nah, itu bukan gejala cinta yang tertahan, tapi bisa jadi tanda TBC Tuberkulosis.

Penyakit satu ini emang suka nempel diam-diam, kayak mantan yang masih follow IG tapi nggak pernah like. Padahal, kalau dibiarkan, TBC bisa jadi kayak cicilan online makin lama makin mencekik.

Tapi tenang…., kita bukan mau ngajak panik. Kita mau ngajak mikir dengan gaya warung kopi, tapi isi otaknya setajam seminar internasional. Yuk, kita ngulik TBC dari sisi yang beda penuh ketawa, tapi serius juga. Karena di balik humor, ada hikmah dan di balik batuk, ada… ya, TBC tadi itu.

Waktu Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Dante, nyampe ke Desa Sukadami, rasanya kayak Elon Musk nyasar ke bengkel las di situ banyak inovasi, tapi dari rakyat biasa.

Coba kita bayangin aja, desa ini bisa bikin program Masker TB, kader-kader tangguh yang semangatnya ngalahin atlet SEA Games, dan koordinasi lintas sektor yang rapihnya ngalahin jadwal arisan RT.

Penduduknya? Lebih dari 56 ribu jiwa. Tapi jangan bayangin semua ngumpul di balai desa kayak demo. Mereka ini aktif secara struktural dan spiritual. Yang batuk-batuk dicek, yang diam-diam dimotivasi, dan yang ketahuan kontak erat langsung ditangani. Ini bukan sekadar kampanye kesehatan, tapi udah kayak operasi militer: cepat, tepat, dan pakai masker.

Kadang, orang kita mikir TBC itu kayak karma. “Wah, udah takdir” Eh, bukan, Pakde, ini bukan urusan karma, tapi kerja sama.

Contohlah Vietnam, mereka bisa nurunin kasus TBC hampir 30% dalam sepuluh tahun karena konsisten, India, walau masih tinggi, udah gila-gilaan programnya dari pengobatan gratis sampai insentif buat pasien.

Filipina? mereka bikin aplikasi pelacak pasien TBC dan punya hotline buat konsultasi. Di kita? baru rame kalau artis kena atau ada kunjungan menteri.

Dan jangan salah, kita bukan kurang dana, Global Fund ngasih Rp6 triliun buat tiga tahun. Itu cukup buat beli masker satu desa plus wifi gratis kalau dipakai bener.

Tapi ya, kalau yang aktif cuma ibu-ibu kader, sementara kepala desanya sibuk nge-vlog pancing ikan, ya sama aja kayak nonton film horor tapi nutup mata. Nggak dapet ilmunya, cuma dapet jantungan.

Ibu-ibu kader itu kayak superhero tanpa jubah, tapi punya misi, mereka masuk ke rumah-rumah yang kadang lebih serem dari sinetron azab. Diusir, dicuekin, bahkan dianggap bawa kutukan. Tapi tetap maju. Kalau negara ini waras, harusnya mereka dapet Oscar kategori “Aktris Terbaik dalam Menyelamatkan Negeri”.

Sayangnya, peran mereka sering cuma dianggap figuran. Ini seperti nonton sepakbola tapi nyorot kamera ke wasit terus. Harusnya mereka diajak duduk bareng buat bikin kebijakan, karena yang tahu medan bukan yang duduk di ruang ber-AC, tapi yang masuk gang sempit bawa formulir sambil ngos-ngosan.

Ngomongin TBC tanpa ngomongin kemiskinan, ya kayak makan mie instan tanpa bumbunya. TBC itu nemplok paling seneng di tempat padat, gelap, dan minim gizi. Jadi jangan heran kalau kasusnya banyak di kampung-kampung atau perumahan yang ventilasinya lebih sempit dari peluang main film FTV buat orang jelek.

Oleh, sebab itu. maka penting banget, kayak kata Deputi Kantor Presiden, Isra Ramli kesehatan harus nyambung sama pendidikan, ekonomi, dan perlindungan sosial.

Jangan cuma bikin Kampung Siaga, tapi juga Sekolah Rakyat, layanan konsultasi online, dan ya… mungkin karaoke anti-TBC (yang liriknya diedit “Bukan Cinta Biasa” jadi “Bukan Batuk Biasa”).

Kalau cowok adalah kepala keluarga, perempuan itu jantungnya, dan kalau jantung berhenti, ya wassalam. Ibu-ibu kader itu bukan cuma penyuluh kesehatan, tapi juga psikolog, chef, dan guru privat anak-anak. Tapi sayang, di banyak forum, suara mereka kadang tenggelam kayak mic di acara dangdutan.

Maka wajar kalau Wamen PPA bilang perempuan dan anak harus dilibatkan total, karena TBC bukan cuma urusan paru-paru, tapi juga urusan dapur dan ruang tamu.

Anak-anak yang kena TBC nggak cuma butuh antibiotik, tapi juga butuh pelukan. Perempuan yang aktif bukan cuma buat senam pagi, tapi juga buat mendesain masa depan desa.

TBC Bisa Diakhiri

China, India, dan  Vietnam mereka sudah melangkah jauh. Kita? Masih debat soal anggaran dan siapa yang paling banyak selfie pas fogging.

Indonesia bisa kok, tapi butuh Kepala desa yang kayak leader boyband inspiratif dan nggak cuma tampil pas acara, kader yang dihargai, bukan cuma dimintai tolong gratisan. Dana desa yang dialokasikan dengan otak, bukan dengan undian arisan dan masyarakat yang sadar bahwa batuk lama itu bukan hal biasa, apalagi dibanggakan.

Oleh karena itu, jangan tunggu sampai paru-parumu bilang “bye”. TBC itu bisa disembuhkan, tapi nggak bisa diajak kompromi. Pemeriksaan gratis, obat gratis, yang dibutuhkan cuma niat dan sedikit keberanian buat menghadapi kenyataan.

Mari kita jadi bangsa yang batuknya karena tertawa, bukan karena TBC. Negeri ini nggak butuh lagi tambahan drama, cukup sinetron, mari kita akhiri TBC, sebelum TBC yang mengakhiri kita.

Jadi, yuk gerak bareng, jangan cuma jago repost infografis, tapi malas lapor kalau tetangga batuk terus. Jangan tunggu semua sempurna baru mau peduli, karena dunia ini nggak sempurna, tapi kita bisa jadi bagian dari perubahan.

Dan ingat! TBC bukan takdir, cuma tebakan bodoh kalau kita diam-diam saja.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Tak Perlu Bolak-balik, Satu Data Ubah Layanan Publik

    Warga Tak Perlu Bolak-balik, Satu Data Ubah Layanan Publik

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Warga tak perlu lagi berulang kali menyerahkan dokumen yang sama saat mengurus layanan di berbagai instansi pemerintah melalui kebijakan Satu Data Indonesia, pemerintah mendorong kementerian dan lembaga saling terhubung agar data yang sudah tersedia dan terverifikasi bisa digunakan kembali tanpa membebani masyarakat dengan urusan administrasi berulang. Perubahan ini menjadi salah satu sasaran penerapan […]

  • Tiga Pelaku Ditangkap, Polda Sumsel Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Pos Keamanan PT Bumi Persada Permai Kabupaten Muba

    Tiga Pelaku Ditangkap, Polda Sumsel Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Pos Keamanan PT Bumi Persada Permai Kabupaten Muba

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 802
    • 0Komentar

    DITRESKRIMUM Polda Sumsel bersama Satreskrim Polres Muba menangkap tiga pelaku pembakaran pos keamanan PT Bumi Persada Permai (BPP) di Distrik Selero, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba. Ketiganya adalah berinisial I, P dan J, ketiganya ditangkap tidak lama setelah aksi pembakaran terjadi dikediamannya masing – masing. Selasa (18/10/21). Dari penangkapan ini polisi mengamankan barang bukti satu […]

  • Kali ke -3 Kunjungi Perum Pesona Harapan Kalidoni, Fitri Jawab Aspirasi Warga & Ingatkan Protokes

    Kali ke -3 Kunjungi Perum Pesona Harapan Kalidoni, Fitri Jawab Aspirasi Warga & Ingatkan Protokes

    • calendar_month Minggu, 7 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.351
    • 0Komentar

    KALI ke -3 kunjungi Perumahan Pesona Harapan Jalan KH. Azhari, RT 50 Kelurahan Kalidoni, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Wakil Walikota Fitrianti Agustinda menegaskan masyarakat tetap menjaga prokol kesehatan. Selain itu, dia menjelaskan saat ini masyarakat Palembang tengah di suntik vaksin sinovac, dan masih berjalan. Untuk sementara semua OPD dan tenaga kesehatan di Palembang. “Alhamdullilah saya sudah […]

  • Capai Indonesia Emas 2045, PMII Cabang Sleman Akselerasikan Digital

    Capai Indonesia Emas 2045, PMII Cabang Sleman Akselerasikan Digital

    • calendar_month Senin, 27 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 666
    • 0Komentar

    PENGURUS Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sleman yang didukung oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Menyelenggarakan kegiatan Digital Literacy PMII Sleman di Hotel Dafam Fotuna Hotel, Seturan, Sleman, Sabtu (25/06/2022) Ketua Umum PMII Cabang Sleman, M. Agung Dimyati dalam sambutannya menuturkan Acara Digital Literacy PC PMII Sleman yang bekerja sama dengan Kominfo dan Siber […]

  • DPK Muba Raih Predikat Terbaik Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Tingkat Nasional

    DPK Muba Raih Predikat Terbaik Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Tingkat Nasional

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 721
    • 0Komentar

    DINAS Perpustakaan dan Kearsipan Muba menerima penghargaan sebagai Dinas Perpustakaan Kabupaten/Kota Terbaik dalam Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di tingkat Nasional dan Perpustakaan Desa Terbaik Nasional Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba. Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Drs Muhamad Syarif Bando MM mengucapkan selamat kepada DPK Muba sebagai Dinas Perpustakaan Kabupaten/Kota […]

  • Gubernur Teguhkan Komitmen Tetap Selaraskan Pembangunan dengan Potensi Daerah

    Gubernur Teguhkan Komitmen Tetap Selaraskan Pembangunan dengan Potensi Daerah

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 615
    • 0Komentar

    PEMERATAAN pembangunan di kabupaten dan kota  tetap menjadi komitmen Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Wakil Gubernur H Mawardi Yahya (HDMY). Melalui program Bantuan Gubernur Khusus (Bangubsus) ke  Kabupaten/kota diharapkan terjadi percepatan dan pemerataan pembangunan di Sumsel ini. Saat mendengarkan paparan Wali Kota Pagar Alam, Alfian Maskoni terkait dengan usulan pembangunan infrastruktur serta sarana dan […]

expand_less
WordPress Archive Mediphar – Pharmacy & Medical Elementor Template Kit MediPharma – Pharmacy & Medical Elementor Template Kit MediPoint – Doctor WordPress Theme mediPress – Health and Doctor Medical WordPress Theme Mediq – Health & Medical Elementor Template Kit Mediron – Dental Medical WordPress Theme Medirus – Medical Health WordPress Theme Medisa – Medical Elementor Template Kit Medisale – Medical Shop Elementor Template Kit MedisCare – Medical Service Elementor Template Kit