Jumat, 21 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » MDA Dukung Tingkatkan Pertumbuhan Usaha Kehutanan Berbasis Masyarakat

MDA Dukung Tingkatkan Pertumbuhan Usaha Kehutanan Berbasis Masyarakat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 28 Apr 2021
  • visibility 2.659
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KLHK bekerjasama dengan Multi-stakeholders Forestry Programme Tahap 4 (MFP4) tengah mendemonstrasikan sebuah pendekatan dari pasar (market driven approach) sebagai upaya mendukung peningkatan pertumbuhan usaha kehutanan berbasis masyarakat.

Dalam kerangka pendekatan itu, MFP4 melakukan inkubasi pada mitra kerjanya yang disebut sebagai Market Access Players. Mereka adalah mitra yang membantu para pelaku Usaha Hutan Berbasis Masyarakat (Community-Based Forest Enterprises) untuk berkembang lebih cepat, menjadi stabil secara finansial dan dapat menjual produk yang menjawab permintaan pasar dan konsumen.

Salah satu market access player yaitu Nares Essential Oil (Nares), dengan minyak atsiri sebagai produk unggulannya. Minyak atsiri atau essential oils, merupakan komoditi ekstrak alami dari jenis tumbuhan yang berasal dari daun, bunga, kayu, biji-bijian bahkan putik bunga.

“Disini Nares diantaranya mengolah daun cengkeh dan serai wangi, yang merupakan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), menjadi minyak atsiri atau essential oil. Dua tanaman ini, bisa dibudidayakan dengan memanfaatkan lahan hutan dan ditanam diantara tegakan tanaman hutan,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) Misran, saat meninjau proses produksi di pabrik pengolahan minyak atsiri yang berlokasi di Kendal Jawa Tengah, Minggu (25/4/2021).

Sebagai salah satu market access player, yang membedakan Nares dengan produk lain yaitu bisnis modelnya yang melibatkan petani lokal pula. Nares melakukan pendampingan ke petani dalam hal pembibitan, penanaman, pasca panen, hingga produksi.

“Nares memproduksi minyak atsiri dengan bahan baku yang ditanam oleh petani, baik secara mandiri atau kelompok untuk menyediakan bahan baku. Bahan baku yang berasal dari petani dikontrol oleh Nares yang selanjutnya diproduksi menjadi minyak atsiri yang berkualitas,” kata pendiri Nares, Khafidz Nasrullah.

Nares memastikan keberlanjutan bisnis dengan menjual minyak atsiri ke pasar nasional maupun internasional. Keahlian dan fokus Nares dalam memahami pasar membuat Nares dapat bermitra dengan masyarakat untuk menciptakan produk berkualitas tinggi yang sesuai dengan permintaan pasar.

Manager Stakeholder Engagement MFP4, Hening Parlan, menyamaikan Nares dan MFP4 berencana memperluas manfaat kepada masyarakat dengan membangun operasi di Musi Rawas Sumatra Selatan melalui kolaborasi dengan KPH Lakitan. Usaha yang dikembangkan dari KPH Lakitan adalah bungai kantil dan bunga kenanga.  Di kawasan tersebut berlimpah dengan kedua bunga tersebut dan pasar nasional maupun pasar internasional sangat tertarik dengan produk tersebut.

“Kita berharap kegiatan ini dapat memberikan peningkatan pendapatan bagi masyarakat serta menguatkan perlindungan terhadap hutan” ujarnya.

Selain Nares, MAP (Market Access Player) lain yang telah berjalan yaitu IBI, Timurasa, Javara dengan Sekolah Seniman Pangan, Indobamboo, dan SOBI, dengan masing-masing dengan produk unggulannya.[***]

ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades dan Sekcam Rantau Bayur Diminta Keterangan Inspektorat Banyuasin, Terkait Apa ?

    Kades dan Sekcam Rantau Bayur Diminta Keterangan Inspektorat Banyuasin, Terkait Apa ?

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.121
    • 0Komentar

    “Untuk hasil masih dalam proses pemeriksaan, jadi kami belum bisa membuat statement, secara teknis kita ada tahapan-tahapannya,”

  • Bentengi Pelestarian Warisan Leluhur Agar Tak Tergerus Budaya Modern, Begini Cara Sumsel Transfer Pengahuan Kepada Kaum Muda

    Bentengi Pelestarian Warisan Leluhur Agar Tak Tergerus Budaya Modern, Begini Cara Sumsel Transfer Pengahuan Kepada Kaum Muda

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.033
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Festival Budaya Melayu Sumsel 2022 resmi digelar guna membentengi pelestarian warisan leluhur di Sumsel sehingga tak tergerus dengan budaya modren. Bahkan Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia juga mendukung gelaran festival tersebut. “Jadi penyelenggaraan ini bukan semata-mata menunjukkan atribut-atribut kita saja. Tapi nilai yang terkandung dalam festival ini dan upaya  kita […]

  • Terima Bantuan Tabung Oksigen, Gubernur Minta KADIN Ambil Peran Atasi Kebutuhan Migor di Sumsel  

    Terima Bantuan Tabung Oksigen, Gubernur Minta KADIN Ambil Peran Atasi Kebutuhan Migor di Sumsel  

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 705
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru menerima penyerahan bantuan tabung oksigen dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumsel, Rabu (9/3) pagi di halaman kantor Gubernur. Selain membantu penanganan dampak Pandemi Covid 19, Herman Deru berharap Kadin Sumsel juga menunjukkan perannya mengatasi persoalan kebutuhan minyak goreng yang cukup mencuat belakangan ini. “Setelah ini kita berharap Kadin kasih […]

  • 2 Warga OKI  Jalani Isolasi di ODP Center Teluk Gelam

    2 Warga OKI  Jalani Isolasi di ODP Center Teluk Gelam

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.526
    • 0Komentar

    DUA orang warga Ogan Komering Ilir (OKI) menjalani isolasi di OKI ODP Center Teluk Gelam. Keduanya,   masing-masing NM (38) asal Kecamatan Teluk Gelam dan JN (27) warga Kecamatan Mesuji Makmur mereka merupakan pelaku perjalanan dari daerah transmisi lokal. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Iwan Setiawan mengungkap keduanya mulai masuk karantina terpusat pada pukul 14:00 WIB, […]

  • Pilkades Sungai Tepuk OKI Dinilai Banyak Masalah, Cakades Urut 3 Ajukan Somasi

    Pilkades Sungai Tepuk OKI Dinilai Banyak Masalah, Cakades Urut 3 Ajukan Somasi

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.464
    • 0Komentar

    PELAKSANAAN Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di sejumlah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada 19 November 2019 lalu menimbulkan sejumlah masalah. Salah satunya di Desa Sungai Tepuk Kecamatan Sungai Menang. Dimana, penghitungan perolehan suara yang dilaksanakan pada saat itu (19 November), terpaksa dilakukan penundaan ditengah jalan, meski sebagian surat suara telah dilakukan penghitungan. Calon Kades Sungai Tepuk […]

  • Pendidikan Bukan Hanya Sains Tapi Juga Mata Hati

    Pendidikan Bukan Hanya Sains Tapi Juga Mata Hati

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.363
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengajak seluruh pihak untuk tidak hanya memberikan pendidikan sains,  namun juga mengajarkan mata hati kepada anak. “Pendidikan bukan hanya sains namun juga agar bagaimana anak mempelajari mata hati atau mata kehidupan. Dengan demikian anak tak hanya cerdas dalam mata pelajaran namun juga cerdas dalam menanggapi kondisi sosial lingkungannya,” ujar Fitri […]

expand_less
WordPress Archive EventON Ticket Variations & Options EventOn – WordPress Event Calendar Plugin EventoZilla – Event Calendar WordPress Plugin Eventr – One Page Event WordPress Theme Events Importer from Facebook to The Events Calendar Addon – PRO Events Schedule WP Plugin Events Shortcodes & Block Pro For The Events Calendar Evenz – Conference and Event WordPress Theme Ever Fondly – Wedding WordPress Theme Ever Organize – Personal Assistant Elementor Template Kit