Kamis, 27 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Komoditas di Sumsel Ini Masuk Lima Besar Dunia, Tapi Masih Kalah Bersaing di Dalam Negeri, Apa Alasannya ?

Komoditas di Sumsel Ini Masuk Lima Besar Dunia, Tapi Masih Kalah Bersaing di Dalam Negeri, Apa Alasannya ?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
  • visibility 797
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOMODITAS kopi di Sumatera Selatan (Sumsel) masuk dalam lima besar, bahkan pernah duduki peringkat tiga besar di dunia dalam kuantitas kategori luas tanam dengan luas tanam kopi di Sumsel mencapai 300.000 hektare lahan.

Sumsel terdapat enam daerah  penghasil kopi terbesar diantaranya Kota Pagaralam, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lahat, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Kabupaten Empat Lawang, dan Kabupaten Musi Rawas.

Kendati demikian sebagai daerah penghasil kopi terbesar, kopi asli Sumsel sering kali diklaim oleh daerah lain, karena sebagian besar kopi Sumsel di ekspor melalui pelabuhan dari daerah lain. Alasan Sumsel tidak punya pelabuhan Samudera yang besar.

Untuk mengembankan komoditi kopi di Sumsel perlu didirikan akademi kopi dengan harapan dapat mengedukasi petani, agar punya jiwa entreprenuer, dimana tidak boleh hanya menjadi buruh ditanahnya, melainkan juga harus menjadi pelaku usaha.

Ada tahapan penanaman, produksi dan marketing. Petani masih banyak keterbatasan, karena mereka rata-rata hidup di desa-desa, maka pemerintah dan asosiasi-asosiasi yang harus menggagas ini mulai dari cara menanam,produksi hingga marketingnya.

Kopi dipelihara dengan cara konvensional, dijual dengan cara traditional sudah dapat memberikan kesejahteraan, apalagi  di olah secara modern dijual dengan memanfaatkan digital saat ini, sehingga bisa mendunia.

Terlebih, saat ini sudah ditemukan peremaajan lahan itu tidak harus dengan replanting ataupun menebang. Melainkan dengan membuat tunas baru yang produksi nya bisa bertambah berlipat-lipat.

Untuk diketahui pula Provinsi Sumsel punya kopi liberica yang masih sangat mungkin secara kuantiti ditambah, karena liberica bisa hidup di tanah yang dataran rendah, bahkan di lahan gambut.

Misalnya Kota Pagaralam punya permohonan untuk pemprov mentriger ini, dan sudah setujui Pemprov. Sumsel lebih kurang 1 juta bibit untuk tempelnya, artinya juga bersosialisasi cara pengolahan kopi menjadi bahan tanam.

Hal tersebut diakui juga Gubernur Porvinsi Sumsel Herman Deru saat membuka kegiatan Sriwijaya Coffee dan Coolenary 2019 di Museum Tekstil Kambang Ikan akhir pekan lalu.[**]

 

Penulis : ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Programkan Pengangkatan PPL Honorer Pertanian 2021 di Sumsel

    Programkan Pengangkatan PPL Honorer Pertanian 2021 di Sumsel

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.196
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumsel pada 2021 Gubernur Herman Deru memprogramkan pengangkatan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) honorer khusus bidang pertanian. “Tahun 2021 saya programkan pengangkatan PPL honorer pertanian se-provinsi yang akan ditempatkan di kabupaten/kota untuk kemajuan sektor pertanian. Tentu saja dengan syarat lulusan SPMA (Sekolah Pertanian Menengah Atas) akan lebih baik lagi jika sarjana pertanian karena mereka […]

  • Polres Amankan 158 Kg Ganja Kering

    Polres Amankan 158 Kg Ganja Kering

    • calendar_month Jumat, 12 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 600
    • 0Komentar

    SATUAN Reserse Narkoba Polres Gayo Lues kembali berhasil mengamankan tiga orang tersangka dengan 158 kilogram ganja kering saat hendak dibawa ke Medan melalui jalur Terangun-Abdya. Tiga orang tersangka turut diamankan dalam kasus tersebut. Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Narkoba Polres Gayo Lues, IPTU Darli, S.H., mengatakan, tiga orang yang […]

  • CSR  Bank Sumsel Babel, Rehap Lobi & Pagar Maporesta Palembang
    CSR

    CSR  Bank Sumsel Babel, Rehap Lobi & Pagar Maporesta Palembang

    • calendar_month Kamis, 19 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.599
    • 0Komentar

    BANK Sumsel Babel pembangunan rehap lobi dan Pagar Maporesta Palembang melalui dana Corporate Social Responsibility [CSR]. Bantuan CSR bank plat merah ini melihat semakin tingginya intensitas masyarakat yang datang ke Mapolresta Palembang guna pengurusan SIM, Laporan Pengaduan, Pembuatan SKCK, pelayan sidik jari dan lain lain. “Infrastruktur yang baik sebagai sarana dalam mendukung terciptanya pelayanan yang berkualitas […]

  • Dampak Pandemi, Menkominfo Targetkan 12,4 Juta Masyarakat Paham Digital

    Dampak Pandemi, Menkominfo Targetkan 12,4 Juta Masyarakat Paham Digital

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.222
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika menargetkan 12,4 juta warga Indonesia makin cakap digital pada tahun 2021. Menteri Kominfo Johnny G. Plate menegaskan hal itu sebagai upaya untuk mengimbangi pembangunan infrastruktur digital guna mempercepat transformasi digital di Indonesia. Menurut Menkominfo, pandemi Covid-19 telah membawa dampak besar terhadap kehidupan di berbagai lini, yang mendorong setiap orang beraktivitas, berinteraksi, […]

  • Di Hari Kesehatan Nasional, Bupati Banyuasin Kasih Pesan Ini Untuk Para Medis

    Di Hari Kesehatan Nasional, Bupati Banyuasin Kasih Pesan Ini Untuk Para Medis

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.060
    • 0Komentar

    PERINGATAN Hari Kesehatan Nasional yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin di Gedung Graha Sedulang Setudung, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Bupati Kabupaten Banyuasin H. Askolani SH.MH meminta kepada dokter, kepala Rumah Sakit, Puskesmas dan para pegawai PNS maupun non PNS agar melayani setiap pasien yang datang dengan hati. Menurut dia rumah Sakit- rumah sakit internasional […]

  • Sekda Muba : Kontraktor Nakal Pasti Masuk Daftar Hitam

    Sekda Muba : Kontraktor Nakal Pasti Masuk Daftar Hitam

    • calendar_month Senin, 22 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.210
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, SEKAYU – Kabupaten Muba mengingatkan setiap proyek pembangunan di evaluasi dan jika ada kontraktor yang bekerja asal-asalan akan dimasukan daftar hitam (blacklist) di Layanan Pengadaan  Secara Elektronik (LPSE). Hal itu salah satu bentuk komitmen Muba untuk menyelesaikan seluruh proyek pembangunan di Muba sesuai jadwal [tepat waktu,] Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi saat […]

expand_less
WordPress Archive Florentine – Responsive Magazine Theme Floret – Creative Multipurpose WordPress Theme Floria — Gardening & Landscaping WordPress Theme Florian – Responsive Personal WordPress Blog Theme Floristy – Florist & Flower Boutique Elementor Template Kit Floury Cake & Pastry Elementor Template Kit Flow – Creative Blog WordPress Theme Flow-Flow – WordPress Social Stream Plugin Flow Gallery – Multimedia Gallery WordPress Plugin Flowto – Startup & SaaS WordPress Theme