Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Ketika Tambak Milenial Gaet Kaum Muda

Ketika Tambak Milenial Gaet Kaum Muda

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
  • visibility 3.311
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEKNOLOGI dalam pengaplikasian Millenial Shrimp Farming (MSF) atau tambak milenial dapat menjadi daya tarik bagi generasi muda untuk dapat ikut serta dalam pembangunan industri udang nasional serta menjamin keberlanjutan program hingga generasi mendatang. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto dalam keterangannya di Jakarta.

“MSF menjadi salah satu program unggulan KKP dalam rangka menggalakkan budidaya udang untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Sebagai percontohan, pembangunan instalasi MSF telah dibangun di dua lokasi Unit Pelaksana Teknis milik Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yakni di Jepara dan Situbondo,” ujar Slamet.

Slamet juga menyebutkan bahwa klaster percontohan MSF merupakan bagian dari peningkatan produksi udang nasional termasuk program lain seperti pengembangan klaster tambak udang, bantuan pemerintah berupa excavator, benih udang, sarana dan saluran irigasi tambak, pengembangan sistem perbenihan dan pakan, serta menarik investor dari dalam maupun luar negeri. “Kesinambungan program ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target yang akan mendukung kesejahteraan masyarakat,” pungkas Slamet.

Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo, Nono Hartanto menyatakan bahwa konstruksi tambak yang berbentuk bundar menjadi satu keunggulan MSF karena kotoran udang, sisa pakan ataupun molting dapat terkumpul dengan mudah karena tidak ada titik mati sehingga tidak tertahan dalam satu titik. “Hal ini tentunya berimbas kepada peningkatan kelangsungan hidup dari udang karena sisa pakan dan kotoran apabila tidak segera diatasi dapat menurunkan kualitas air dan menjadi sumber penyakit,” kata Nono.

Nono menilai bahwa digitalisasi sistem tambak pada MSF membuat pengambilan keputusan terkait perbaikan yang perlu dilakukan dapat lebih cepat karena data tersajikan secara realtime sehingga dapat meminimalisir kerugian yang bisa terjadi seperti akibat serangan penyakit.

“Kemudahan lain yang didapatkan ialah dalam pemberian pakan yang dapat lebih terstruktur karena menggunakan mesin pemberi pakan otomatis yang dapat diatur melalui ruang kontrol maupun gadget,” lanjut Nono dalam rilisnya dilaman kkp, rabu [31/3/2021].

Terkait keterlibatan milenial dalam pengelolaan tambak, Nono menambahkan bahwa tenaga muda ini diterjunkan langsung untuk dapat terlibat dalam mengelola tambak selama tiga siklus sebagai wahana pembelajaran. “Diharapkan mereka akan memiliki kemahiran dan keterampilan  sebagai manajer tambak, sehingga di masa depan dapat menjadi teknisi maupun supervisor tambak yang andal,” imbuhnya.

Dalam skala yang lebih besar, Nono juga berharap MSF dapat menelurkan calon pengusaha tambak dan pencetus kegiatan-kegiatan pertambakan nasional. “Kita juga akan menyambungkan mereka dengan sumber pendanaan seperti perbankan, BLU atau Bumdes sebagai sumber pendanaan operasional tambak,” tutup Nono.

Wendy Tri Prabowo selaku koordinator tambak milenial BPBAP Jepara menguraikan bahwa teknologi dalam MSF menggunakan fitur Oxy-Mix Fine Bubble yang akan memproduksi oksigen dari dua sumber yakni udara bebas dan oksigen cair yang akan menghasilkan oksigen dalam bentuk nano bubbles dan micro bubbles untuk menjaga kadar oksigen di dalam air.

“Untuk menjaga stabilitas produksi dari MSF dan memperbanyak kontribusi kaum muda dalam produksi tambak milenial ini, kami juga bersinergi dengan startup perikanan dalam negeri untuk memodernisasi proses seperti otomatisasi manajemen pakan dan pemantau kualitas air yang dapat diakses melalui ruang kontrol maupun dipantau secara realtime melalui gadget,” terang Wendy.

Dengan kecanggihan teknologi yang diadopsi oleh MSF, Wendy meyakini bahwa operasional tambak dapat menjadi lebih mudah sehingga produksi udang dapat dioptimalkan melalui padat tebar tanpa harus khawatir dengan risiko penyakit karena kualitas air yang selalu terjaga.

“Melalui teknologi juga kita memiliki data yang lengkap untuk dapat dipaparkan ke masyarakat mengenai kualitas air yang masuk hingga keluar, sehingga akan terlihat bagaimana kegiatan budidaya udang yang kita lakukan ramah lingkungan,” ucapnya.

Wendy melanjutkan bahwa beberapa tantangan yang dihadapi dalam kegiatan MSF tidak jauh berbeda dengan budidaya udang secara umum, seperti penurunan kualitas sumber baku air serta ancaman penyakit dan derivasinya baik secara langsung maupun dampak dari infeksi primer. “Dengan menjaga kelestarian dan kualitas lingkungan, sumber daya akan terus melimpah untuk dapat kita gunakan sebagai sumber bahan baku terbaik dalam usaha budidaya udang yang berkelanjutan,” tandas Wendy.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Masyarakat OKUS Bicara Soal Infrastruktur di Sumsel Saat Ini, Ada 2 Kebijakan yang Dinilai Dirasakan Masyarakat OKUS

    Tokoh Masyarakat OKUS Bicara Soal Infrastruktur di Sumsel Saat Ini, Ada 2 Kebijakan yang Dinilai Dirasakan Masyarakat OKUS

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.084
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKUS – Konektivitas infrastruktur jalan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten OKUS, Provinsi Sumsel dinilai semakin baik saat ini. Berbagai pembangunan dan terobosan memajukan sektor ekonomi di berbagai kabupaten di Sumsel berhasil diwujudkannya secara nyata dan dapat dirasakan langsung masyarakat. Hal itu diungkap oleh Tokoh Masyarakat – mantan Wakil Bupati OKUS Wancik Rasyid. Setidaknya ada dua gebrakan […]

  • Jelang KTNA XIII, Masyarakat Muba Kompak Gotong Royong

    Jelang KTNA XIII, Masyarakat Muba Kompak Gotong Royong

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    TIDAK hanya rangkaian acara yang diprediksi bakal meriah saja yang bakal menyemarakkan Pelaksanaan Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada 24- 28 Juni nanti. Namun, persiapan yang matang juga terus digencarkan Pemkab dan warga Muba untuk menjamu peserta dari Kabupaten/Kota di Sumsel nantinya. […]

  • Kejari Serahkan Randis Tarikan Dari Mantan Pejabat & Dewan

    Kejari Serahkan Randis Tarikan Dari Mantan Pejabat & Dewan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 888
    • 0Komentar

    KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Musi Banyuasin kembali menyerahkan Kendaraan Dinas (Randis) yang merupakan hasil tarikan dari beberapa mantan pejabat maupun anggota DPRD Muba. Dimana, Kejari Muba telah menerima Surat Kuasa Khusus (SKK) sebanyak 32 Randis. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muba, Mirwan Susanto SE MM mengatakan, penyerahan ini merupakan lanjutan dari SKK sebanyak […]

  • Kunjungi Muba, DPD IMM Sumsel Bakal Latih Kader Tingkat Sekolah

    Kunjungi Muba, DPD IMM Sumsel Bakal Latih Kader Tingkat Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 16 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 899
    • 0Komentar

    BUPATI Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima audiensi Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Provinsi Sumatera Selatan, di Ruang Audiensi Bupati Muba, Jumat (15/1/2021). Ketua Umum Pengurus DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumsel Muhammad Iqbal mengatakan tujuannya beraudiensi dengan Bupati Muba adalah untuk silaturahmi sekaligus menyampaikan Program kegiatan yang akan dilaksanakan organisasinya, […]

  • 5 Tas Multifungsi dari Bodypack untuk Nobar Bola yang Bikin Nyaman dan Aman

    5 Tas Multifungsi dari Bodypack untuk Nobar Bola yang Bikin Nyaman dan Aman

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.712
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Nobar atau nonton bareng bola adalah momen yang dinanti-nantikan oleh para penggemar sepak bola. Menghadiri acara nobar membutuhkan persiapan yang tepat, termasuk membawa tas yang bisa menampung semua kebutuhan Anda. Bodypack menawarkan berbagai tas multifungsi yang cocok untuk dibawa saat nobar bola, memberikan kenyamanan dan keamanan yang Anda butuhkan. Berikut adalah rekomendasi 5 tas […]

  • Ini Bahaya Mangancam Anak-anak dari Tik Tok, Kata Kominfo

    Ini Bahaya Mangancam Anak-anak dari Tik Tok, Kata Kominfo

    • calendar_month Kamis, 5 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.082
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Pada Selasa (3/7/2018), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi memblokir aplikasi video musik asal China yang tengah populer di Indonesia, Tik Tok. Padahal, aplikasi yang di negara asalnya bernama Dou Yin tersebut masih terbilang baru di Indonesia. Meski baru, Tik Tok masuk daftar 10 besar aplikasi paling banyak di-download di Indonesia, Thailand, Malaysa, dan […]

expand_less
WordPress Archive Orio – A creative Portfolio & Agency Theme Oriobook – Book Store WooCommerce WordPress Theme Orison – Church and Charity WordPress Theme Orson – WordPress Theme for Online Stores Oscend – Creative Agency WordPress Theme Oshine – Multipurpose Creative Theme Osmond – Ecommerce Magazine WordPress Theme Osmosis – Responsive Multi-Purpose Theme Osnic – Adsense WordPress Theme OsTende – Theater WordPress Theme