Sabtu, 3 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Ketika Tambak Milenial Gaet Kaum Muda

Ketika Tambak Milenial Gaet Kaum Muda

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 31 Mar 2021
  • visibility 3.324
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TEKNOLOGI dalam pengaplikasian Millenial Shrimp Farming (MSF) atau tambak milenial dapat menjadi daya tarik bagi generasi muda untuk dapat ikut serta dalam pembangunan industri udang nasional serta menjamin keberlanjutan program hingga generasi mendatang. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto dalam keterangannya di Jakarta.

“MSF menjadi salah satu program unggulan KKP dalam rangka menggalakkan budidaya udang untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Sebagai percontohan, pembangunan instalasi MSF telah dibangun di dua lokasi Unit Pelaksana Teknis milik Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yakni di Jepara dan Situbondo,” ujar Slamet.

Slamet juga menyebutkan bahwa klaster percontohan MSF merupakan bagian dari peningkatan produksi udang nasional termasuk program lain seperti pengembangan klaster tambak udang, bantuan pemerintah berupa excavator, benih udang, sarana dan saluran irigasi tambak, pengembangan sistem perbenihan dan pakan, serta menarik investor dari dalam maupun luar negeri. “Kesinambungan program ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian target yang akan mendukung kesejahteraan masyarakat,” pungkas Slamet.

Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo, Nono Hartanto menyatakan bahwa konstruksi tambak yang berbentuk bundar menjadi satu keunggulan MSF karena kotoran udang, sisa pakan ataupun molting dapat terkumpul dengan mudah karena tidak ada titik mati sehingga tidak tertahan dalam satu titik. “Hal ini tentunya berimbas kepada peningkatan kelangsungan hidup dari udang karena sisa pakan dan kotoran apabila tidak segera diatasi dapat menurunkan kualitas air dan menjadi sumber penyakit,” kata Nono.

Nono menilai bahwa digitalisasi sistem tambak pada MSF membuat pengambilan keputusan terkait perbaikan yang perlu dilakukan dapat lebih cepat karena data tersajikan secara realtime sehingga dapat meminimalisir kerugian yang bisa terjadi seperti akibat serangan penyakit.

“Kemudahan lain yang didapatkan ialah dalam pemberian pakan yang dapat lebih terstruktur karena menggunakan mesin pemberi pakan otomatis yang dapat diatur melalui ruang kontrol maupun gadget,” lanjut Nono dalam rilisnya dilaman kkp, rabu [31/3/2021].

Terkait keterlibatan milenial dalam pengelolaan tambak, Nono menambahkan bahwa tenaga muda ini diterjunkan langsung untuk dapat terlibat dalam mengelola tambak selama tiga siklus sebagai wahana pembelajaran. “Diharapkan mereka akan memiliki kemahiran dan keterampilan  sebagai manajer tambak, sehingga di masa depan dapat menjadi teknisi maupun supervisor tambak yang andal,” imbuhnya.

Dalam skala yang lebih besar, Nono juga berharap MSF dapat menelurkan calon pengusaha tambak dan pencetus kegiatan-kegiatan pertambakan nasional. “Kita juga akan menyambungkan mereka dengan sumber pendanaan seperti perbankan, BLU atau Bumdes sebagai sumber pendanaan operasional tambak,” tutup Nono.

Wendy Tri Prabowo selaku koordinator tambak milenial BPBAP Jepara menguraikan bahwa teknologi dalam MSF menggunakan fitur Oxy-Mix Fine Bubble yang akan memproduksi oksigen dari dua sumber yakni udara bebas dan oksigen cair yang akan menghasilkan oksigen dalam bentuk nano bubbles dan micro bubbles untuk menjaga kadar oksigen di dalam air.

“Untuk menjaga stabilitas produksi dari MSF dan memperbanyak kontribusi kaum muda dalam produksi tambak milenial ini, kami juga bersinergi dengan startup perikanan dalam negeri untuk memodernisasi proses seperti otomatisasi manajemen pakan dan pemantau kualitas air yang dapat diakses melalui ruang kontrol maupun dipantau secara realtime melalui gadget,” terang Wendy.

Dengan kecanggihan teknologi yang diadopsi oleh MSF, Wendy meyakini bahwa operasional tambak dapat menjadi lebih mudah sehingga produksi udang dapat dioptimalkan melalui padat tebar tanpa harus khawatir dengan risiko penyakit karena kualitas air yang selalu terjaga.

“Melalui teknologi juga kita memiliki data yang lengkap untuk dapat dipaparkan ke masyarakat mengenai kualitas air yang masuk hingga keluar, sehingga akan terlihat bagaimana kegiatan budidaya udang yang kita lakukan ramah lingkungan,” ucapnya.

Wendy melanjutkan bahwa beberapa tantangan yang dihadapi dalam kegiatan MSF tidak jauh berbeda dengan budidaya udang secara umum, seperti penurunan kualitas sumber baku air serta ancaman penyakit dan derivasinya baik secara langsung maupun dampak dari infeksi primer. “Dengan menjaga kelestarian dan kualitas lingkungan, sumber daya akan terus melimpah untuk dapat kita gunakan sebagai sumber bahan baku terbaik dalam usaha budidaya udang yang berkelanjutan,” tandas Wendy.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tidak Sulit, Ini Syarat Membuat Kartu Indentitas Anak

    Tidak Sulit, Ini Syarat Membuat Kartu Indentitas Anak

    • calendar_month Selasa, 14 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 718
    • 0Komentar

    PEMBERIAN kartu identitas pada anak mulai diiniasi oleh Presiden Joko Widodo pada 2015 untuk menunjukkan negara hadir memuliakan dan mendorong kemandirian anak. Negara juga memberikan perlakuan non diskriminatif bahwa anak memiliki identitasnya sendiri sebagai seorang WNI. Sebelumnya, kata Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh, anak-anak hanya diberikan dokumen kependudukan berupa akta kelahiran dan dokumen bersama berupa […]

  • Masyarakat Tak Dapat KIS Jangan Khawatir, Ini Solusinya

    Masyarakat Tak Dapat KIS Jangan Khawatir, Ini Solusinya

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    WAKIL Walikota Fitrianti Agustinda secara langsung berkunjung ke Badan Penyelenggara Jaminan (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Palembang guna memastikan sistem pelayanan pasca lebaran kemarin. Dalam kunjungaannya Fitri  mengatakan bahwa Pemerintah Kota Palembang menginginkan kerjasama yang baik dengan BPJS dalam meningkatkan sistem pelayanan kesehatan. Sebagai Wakil Walikota tentunya  harus membantu masyarakat yang kurang mampu serta tidak mendapatkan pelayanan […]

  • Laporan Reses DPRD, Persoalan Banjir Jadi Sorotan Utama Masyarakat Palembang

    Laporan Reses DPRD, Persoalan Banjir Jadi Sorotan Utama Masyarakat Palembang

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 759
    • 0Komentar

    seperti jalan rusak, drainase, lampu jalan, juga banjir masih jadi persoalan utama yang dikeluhkan masyarakat Palembang karena ibukota Provinsi Sumsel itu rutin mengalami banjir terutama saat musim penghujan. Hal ini terungkap dalam laporan reses 6 Daerah Pemilihan (Dapil) DPRD Kota Palembang, yang menjadi agenda Sidang Paripurna ke-22 Masa Persidangan (MP) III, Senin (3/1/2022). Sidang dipimpin […]

  • Kita Memenangkan Gugatan Polusi Udara Jakarta!

    Kita Memenangkan Gugatan Polusi Udara Jakarta!

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.176
    • 0Komentar

    LEBIH dari dua tahun sejak Gugatan Warga atas Polusi Udara Jakarta dilayangkan oleh Koalisi Ibukota, akhirnya putusan gugatan dibacakan pada Kamis, 16 September 2021. Good news: Majelis Hakim berpihak pada usaha membuat udara Ibukota menjadi lebih bersih. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memenangkan sebagian tuntutan para penggugat. Tergugat yang dalam hal ini adalah Presiden […]

  • Laksanakan Peninjauan, Presiden Memastikan PPKM Mikro di Zona Merah Berjalan

    Laksanakan Peninjauan, Presiden Memastikan PPKM Mikro di Zona Merah Berjalan

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo meninjau pelaksanaan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro di RW 01, Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, DKI Jakarta, Jumat (25/6/2021). Peninjauan di atas, dilakukan oleh Presiden Joko Widodo untuk memastikan, kebijakan PPKM Mikro dilakukan oleh berbagai pemangku kepentingan terkait sesuai prosedur. Sehingga, penanganan wabah global COVID-19 dapat berjalan secara optimal dalam […]

  • Gubernur Minta NU Jaga Netralitas Dalam Segala Hal

    Gubernur Minta NU Jaga Netralitas Dalam Segala Hal

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 556
    • 0Komentar

    TAK hanya menghadiri peresmian nama jalan penghubung antar kabupaten, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Muara Enim Minggu (29/5) siang, Gubernur Sumsel H. Herman Deru juga menghadiri pelantikan PCNU Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim. Kepada seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik, Gubernur Herman Deru menitipkan beberapa pesan di antaranya berharap agar mereka dapat bekerja keras […]

expand_less
WordPress Archive Orio – A creative Portfolio & Agency Theme Oriobook – Book Store WooCommerce WordPress Theme Orison – Church and Charity WordPress Theme Orson – WordPress Theme for Online Stores Oscend – Creative Agency WordPress Theme Oshine – Multipurpose Creative Theme Osmond – Ecommerce Magazine WordPress Theme Osmosis – Responsive Multi-Purpose Theme Osnic – Adsense WordPress Theme OsTende – Theater WordPress Theme