Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » DRA Berdayakan Petani Sawit Melalui Hilirisasi Energi Sawit

DRA Berdayakan Petani Sawit Melalui Hilirisasi Energi Sawit

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 15 Nov 2020
  • visibility 2.744
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DALAM hitungan bulan ke depan, Musi Banyuasin mampu melakukan uji coba produksi co prosesing bensin sawit. Berikutnya, Muba mendorong petani sawit  membangun pabrik sendiri dengan keluaran berupa  industrial Vegetable Oil ( IVO) dan  crude Palm Oil ( CPO).

Di awal tahun 2021, IVO asal Muba masih disuplay ke Pertamina. Sedangkan stand alone mini refinery yakni  pabrik sendiri yang memproduksi IVO hingga menghasilkan biohidrocarbon akan dilakukan ground breaking pada 2021 awal. Skema jangka panjangnya pada 2024 sudah bisa menghasilkan  biohidrocarbon atau langsung menjadi bahan bakar sendiri seperti bensin sawit,  Delta 100 (D100) hingga avtur dengan kualitas masing-masing lebih tinggi dari bahan bakar  biofosil. Biohidrocarbon berbasis kelapa sawit ini ramah lingkungan serta menjadi energi baru terbarukan.

Inilah  aksi nyata Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dalam membangun hilirisasi  kelapa sawit yang mampu menyerap produksi sawit petani dengan harga bersaing.

Menurut Dodi, meningkatkan kuantitas produksi dan kualitas produksi harus diimbangi dengan penyerapan hasil produksi.  Selain itu petani tidak hanya menjual tandan buah segar (TBS) saja namun dapat nilai tambah dari penjualan pengolahan pabrik IVO maupun CPO.

“Goalnya, pekebun sawit  dapat memproduksi sendiri bahan bakar berbasis kelapa sawit. Pekebun punya penghasilan tambahan. Akhirnya kita bersama-sama  menjadikan pekebun yang berdaulat, Pekebun yang mandiri dan berdaulat dapat berdiri di kaki sendiri. Satu lagi, yakni terwujudnya pekebun sawit Muba  yang berkelanjutan (sustainable). Stand alone mini refinery dari IVO jadi bensin akan didirikan di Muba. Jadi kilang dekat dengan bahan baku (IVO) ,”   tegas Dodi, Minggu (15/11/2020).

Saat ini tim yang terdiri dari Disbun Muba, ahli ITB dan BSS sedang  fokus agar  unit pengolah IVO ini berjalan dengan lancar.  IVO /Industrial Lauretic Oil(IVO/ILO) yang dikerjakan di Muba ini spesifikasinya memenuhi technical requirement katalis merah putih dengan biaya produksi lebih ekonomis. Menurut salah satu tim ITB yang saat ini bekerja di lapangan katalis di Sungai Lilin, mengatakan produk akhir nantinya akan disesuaikan dgn SNI untuk produk IVO/ILO sebagai bahan baku industri greenfuel dengan kode SNI 8875:2020 minyak nabati untuk produksi biohidrokarbon.

Dodi meyakini pendirian stand alone mini refinery harus berada  dalam satu entitas perkebunan sawit akan memastikan adanya kecukupan suplai baik dari kualitas maupun kuantitas.

Plt Kepala Dinas Perkebunan Muba, Akhmad Toyibir, menyebutkan saat ini lahan pekebun kelapa  sawit yang siap menyuplai  produksi IVO ada 12.388 ha dengan jumlah pekebun 5.311 orang. “Dan sampai tahun 2024 lahan pekebun akan bertambah mencapai 52.000 ha  dengan jumlah pekebun  mencapai 24.000 pekebun swadaya,” jelas Toyibir, Minggu , (15/11/2020).

Sesuai target Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, tambah Toyibir, Muba jadi yang pertama di Indonesia melaksanakan kemitraan hilirisasi pabrik sawit antara pekebun, BUMD dan koperasi.

Dijelaskan Toyibir, saat ini Ditjen Bun sangat antusias dengan model kemitraaan ini. Lembaga ini akan menerapkan konsep kemitraan pendirian pabrik seperti yang ada di Muba  dengan menggandeng seluruh petani swadaya hasil program Peremajaan Sawit Rakyat  (PSR).

Di Muba,kata dia, kelembagaan pekebun koperasi skunder yang terdiri dari gabungan petani primer telah melakukan kesepakatan dengan investor.

“Kemitraaan ini mendudukkan pekebun sawit rakyat sebagai pemilik saham. Intinyo petani tidak mengeluarkan modal dan dalam jangka waktu tertentu justru punya aset. Inilah langkah konkrit Bupati Dodi Reza Alex yakni menuju petani Muba yang berdaulat. Pekebun akan duduk sebagai bagian manajemen perusahaan gabungan tersebut,” beber dia.

Kepastian masa depan usaha ini menurut Toyibir juga diminati investor karena terjaminnya suply chain secara kualitas dan kuantitas.

Disebutkan KOIN sawit lestari memiliki jumlah kebun 4446 ha hasil PSR tahun 2017.  Dan kita fokus ke petani yang ikut PSR . Di tahun mendatang petani yang belum ikut PSR kita ajak. Saat ini 2020 sudah mencapai lima ribu lebih.

Terpisah, Kepala Bappeda Muba Iskandar Syahrianto menyebutkan pembahasan mengenai keberlangsungan suplay chain berbasis sawit rakyat saat ini terus dilakukan bersama pihak EBTKE termasuk DMO. ” Prosesnya terus

berjalan dan saat ini pola kemitraan secara kelembagaan/entitas yang disepakati sudah terbentuk (minggu lalu).  Sedangkan katalis akan dikembangkan antara ITB dan ESDM dan Pupuk Kujang (JV). Kita di Muba fokus pada  bahan baku yaitu IVO,” jelas Iskandar.[***]

ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan Kampoeng Wisata Ya Samman Cindo, Gubernur Dorong Jadi Wisata Edukasi Pertanian 

    Resmikan Kampoeng Wisata Ya Samman Cindo, Gubernur Dorong Jadi Wisata Edukasi Pertanian 

    • calendar_month Minggu, 1 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 785
    • 0Komentar

    GUBERNUR Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru didampingi Bupati Banyuasin Askolani, meresmikan Kampoeng Wisata Ya Samman Cindo di Desa Tanjung Merbau, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sabtu (31/7/21). Di sela peresmian, Herman Deru mengatakan keberadaan taman yang dipenuhi bunga Celosia tersebut bukan hanya menjadi asupan keindahan mata saja, namun telah menciptakan lapangan kerja yang baru bagi […]

  • Gaet Bulog, Begini Harapan Gubernur untuk Para Petani di Sumsel

    Gaet Bulog, Begini Harapan Gubernur untuk Para Petani di Sumsel

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.261
    • 0Komentar

    “Kemitraan dengan bulog bukan karena pejabat publik,  tapi sudah saya lakukan sejak usia 18 tahun berlanjut jadi Bupati OKU Timur dan menghasilkan beras dengan predikat terbesar,”

  • Mitigasi Karhutbunlah, Optimalkan Kemitraan Global

    Mitigasi Karhutbunlah, Optimalkan Kemitraan Global

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 950
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir memperkuat kemitraan global untuk memitigasi Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) secara optimal. . Melalui program  Strengthening Indonesian Capacity for Anticipatory Peat Fire Management (SIAP IFM) Pemkab bersama NGO KEMITRAAN Indonesia,  mereplikasi pola pencegahan Karhutbunlah dengan sistem klaster yang dinilai sukses di Afrika Selatan. . Hasbi Berliani, Program Director untuk […]

  • Bursa Pemain, SFC Lirik Pemain Semen Padang yang Terdegradasi

    Bursa Pemain, SFC Lirik Pemain Semen Padang yang Terdegradasi

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    Namun memang semua masih menunggu hasil evaluasi menyeluruh yang disebut baru akan diumumkan minggu depan

  • Tak Terima Keluarganya Dimakamkan Protokol Covid19, Gugat Gugas, Rumah Sakit dan Dokter

    Tak Terima Keluarganya Dimakamkan Protokol Covid19, Gugat Gugas, Rumah Sakit dan Dokter

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    ALMARHUMAH Hj Sukowati menderita diabetes menahun dan saat meninggal dinyatakan mengidap korona oleh pihak GugusTugas (Gugas) Covid 19 Pali, RS Talang Ubi, dan dokter yang merawatnya. Karenanya, pemakaman pun sesuai protokol Covid19. Hasil pemeriksaan swap kemudian, menyatakan almarhumah dinyatakan negatif. Karena merasa dirugikan materiil maupun imateriil, pihak keluarga kini menggugat perlakuan tertsebut sebagai perbuatan melawan […]

  • Tidak Mudik Demi Keluarga, Ini Alasanya

    Tidak Mudik Demi Keluarga, Ini Alasanya

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.060
    • 0Komentar

    PERAYAAN hari raya Lebaran atau Idul Fitri 1442 H tak lama lagi. Berkumpul dengan sanak saudara di kampung halaman menjadi tradisi bagi setiap individu yang merayakannya. Namun, di tengah pandemi Covid-19 yang masih merebak pemerintah mengimbau warga untuk bersabar dan merayakan hari raya bersama keluarga secara virtual. Hal tersebut sangat beralasan mengingat virus SARS-CoV-2 dapat […]

expand_less
WordPress Archive WPBookit – Razorpay Payment Gateway (Addon) WPBookit – Stripe Payment (Addon) WPBookit – Twilio SMS/WhatsApp Notification (Addon) WPBookit – WhatsApp Notification (Addon) WPC Events – pauloreg | CodeCanyon WPC Variations Table for WooCommerce Premium Wpcast – Audio Podcast WordPress Theme WpCasterPro – Podcast WordPress Theme WPCLOUD – Creative One-Page Theme WPCode Pro – WordPress Code Snippets Plugin