Bintang Toedjoe – BNN Ajak Eks Pengguna Narkoba dan Petani Budidaya Jahe Merah, Apa Manfaatnya ?
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Kamis, 29 Agt 2019
- visibility 897
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PT Bintang Toedjoe Provinsi Areal Sumatera Selatan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional [BNN] mengajak eks pengguna narkoba dan petani di SP Padang, Kab. OKI untuk membudidayakan jahe merah dengan memanfaatkan perkarangan rumah.
Area Sales Manager PT Bintang Toedjoe Sumatera Selatan, Andre Johan menjelaskan permintaan jahe merah dipasar, terutama luar negeri sangat tinggi. “Pontensi sangat besar, apalagi di Indonesia sentra penghasil tanaman jahe merah belum ada,” tuturnya, Kamis [29/8/2019].
Dengan alasan tersebut, paparnya pelatihan budidaya ini sangat bagus sebagai bentuk menciptakan kegiatan positif di masyarakat, dan hasilnya dapat menambah pendapatan masyarakat.
Menurutnya Bintang Toedjoe sejak lama fokus menjalankan bisnis tanaman Herbal, diantaranya, yakni budidaya jahe merah.
“Dengan kerjasama lintas sektoral ini, kami berkeyakinan melalui program budidaya ini mampu memberikan kegiatan positif bagi para eks pengguna narkotika,” ucapnya.
Apalagi, pelatihan jahe merah mencari petani-petani baru yang kelak dijadikan supplier jahe merah. “Melalui pemberian bibit kami mencari petani yang berkomitmen dalam budidaya jahe merah,” ujarnya.
Camat SP Padang Herliansyah Hilaluddin mengungkapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan perusahaan beserta BNN.
Warga kita bisa manfaatkan pekarangan dengan penanaman jahe merah, dan yang menarik akan dibeli kembali oleh Bintang Toedjoe,” katanya.
Herliansyah berharap kegiatan ini akan terus berlanjut, tidak hanya semangat di awal saja. Ia juga mengimbau, para peserta mengikuti dan menerapkan pelatihan ini dengan serius agar dapat merasakan manfaatnya.
“Alhamdulillah sekitar setahun belakangan ini warga kami mendapatkan perhatian khusus untuk memberantas Narkoba dengan cara perberdayaan dalam meningkatkan taraf ekonomi. Tentunya, ilmu yang didapat akan diadopsi untuk ditularkan kepada warga lainnya,”[**]
Penulis : dra
- Penulis: Irwan Wahyudi

Saat ini belum ada komentar