Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Pupuk Lancar, Harga Naik, Petani Sudah Sejahtera?

Pupuk Lancar, Harga Naik, Petani Sudah Sejahtera?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERBAIKAN distribusi pupuk dan kenaikan harga gabah menjadi dua kabar yang menguat dalam sektor pertanian belakangan ini.

Pemerintah pusat menilai langkah tersebut sebagai bagian dari upaya serius memperkuat ketahanan pangan nasional.

Saat menghadiri Rembuk Tani di Palembang, di Sumatera Selatan (Sumsel) Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan kondisi pupuk kini jauh lebih baik. Menurutnya distribusi semakin lancar dan harga gabah juga mulai membaik.

Kebijakan ini, katanya merupakan bagian dari arahan langsung Presiden untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Sekarang sudah ada diskon pupuk dan harga gabah juga sudah bagus,” ujarnya di hadapan petani, jumat ini.

Pernyataan tersebut memberi gambaran adanya perbaikan yang nyata. Bahkan, pemerintah mencatat capaian yang cukup besar, yaitu Indonesia mampu mencetak surplus beras dan menghentikan impor pada tahun sebelumnya.

Namun, dibalik capaian itu, ada pertanyaan yang layak diajukan secara jernih, apakah perbaikan ini sudah cukup untuk memastikan petani benar-benar sejahtera?

Distribusi pupuk yang lebih lancar jelas mengurangi beban petani. Kelangkaan yang dulu menjadi keluhan utama kini mulai berkurang.

Bahkan petani tidak lagi terlalu bergantung pada pasar tidak resmi dengan harga yang lebih tinggi. Ini kemajuan yang tidak kecil.

Harga gabah yang membaik juga memberi sinyal positif. Dalam perhitungan sederhana, kenaikan harga jual seharusnya meningkatkan pendapatan. Tetapi dilapangan, perhitungan petani tidak berhenti di harga jual.

Apalagi biaya produksi tetap menjadi faktor penentu. Harga pupuk non-subsidi, ongkos tenaga kerja, serta biaya distribusi masih menjadi komponen yang memengaruhi hasil akhir. Kenaikan harga gabah tidak sepenuhnya meningkatkan margin keuntungan karena biaya ikut bergerak.

Di sinilah pentingnya melihat kesejahteraan petani secara lebih utuh. Keberhasilan kebijakan tidak cukup diukur dari ketersediaan pupuk dan kenaikan harga, tetapi dari pendapatan bersih yang diterima petani.

Dalam kesempatan yang sama, Zulkifli Hasan juga memberikan apresiasi kepada Sumsel sebagai salah satu daerah yang berkontribusi besar terhadap surplus pangan nasional.

Ia menilai peningkatan produktivitas di daerah ini berperan penting dalam capaian tersebut.

Pujian ini memperlihatkan Sumsel  memiliki posisi strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Namun, capaian produksi tetap perlu diimbangi dengan perhatian pada kondisi petani sebagai pelaku utama.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, juga menekankan hal serupa dalam berbagai kesempatan.

Peningkatan hasil pertanian, lanjutnya harus berjalan seiring dengan kesejahteraan petani.

“Produksi meningkat itu penting, tapi yang lebih penting petani merasakan manfaatnya,” menjadi penegasan yang sering disampaikan.

Pernyataan ini relevan dengan kondisi saat ini. Sebab, tidak semua petani merasakan dampak yang sama.

Petani dengan lahan luas memiliki peluang lebih besar menikmati kenaikan harga. Sementara petani kecil dengan lahan terbatas sering kali hanya mendapatkan manfaat terbatas.

Arah Perbaikan

Perbaikan yang sudah terjadi menjadi fondasi penting. Namun, agar dampaknya lebih merata, beberapa hal perlu diperkuat.

Distribusi pupuk yang sudah membaik perlu dijaga konsistensinya. Pengawasan harus tetap berjalan agar tidak kembali pada persoalan lama. Transparansi dalam distribusi menjadi kunci agar akses petani tetap terjamin.

Kebijakan harga juga perlu diiringi dengan perhatian pada biaya produksi. Tanpa itu, kenaikan harga gabah hanya memberi dampak terbatas. Upaya efisiensi dan dukungan sarana produksi dapat membantu memperkuat hasil yang diterima petani.

Perhatian khusus kepada petani kecil menjadi penting. Kelompok ini sering kali paling rentan terhadap perubahan harga dan biaya. Program yang lebih terarah dapat membantu memperkecil kesenjangan.

Penguatan kelembagaan petani juga menjadi langkah strategis. Kelompok tani dan koperasi dapat meningkatkan posisi tawar petani dalam memperoleh input dan menjual hasil panen.

Oleh sebab itu, ketahanan pangan setidaknya bukan cma diukur dari angka produksi atau surplus, tetapi ditentukan juga melalui keberlanjutan kesejahteraan petani. Capaian yang ada saat ini patut dihargai. Namun, pertanyaan tentang kesejahteraan tetap perlu dijawab dengan langkah yang berkelanjutan.

Pupuk yang lebih mudah didapat dan harga yang membaik adalah bagian dari proses. Yang menjadi tujuan akhir adalah memastikan petani benar-benar merasakan hasilnya.(***)

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusat Swa Photo, I Love Sekayu Paling Diburu

    Pusat Swa Photo, I Love Sekayu Paling Diburu

    • calendar_month Minggu, 8 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 681
    • 0Komentar

    SUASANA Jalan Kolonel Wahid Udin Sekayu tepatnya didepan rumah pintar lebih berwarna dan cantik. Pasalnya, kini kawasan tersebut di era Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) dibuatkan menjadi kawasan pedestrian sebagai salah satu pusat swa photo bagi warga Bumi Serasan Sekate. Dengan dihiasi beberapa […]

  • Era Industri 4.0, ASN Dituntut Kerja Inovatif

    Era Industri 4.0, ASN Dituntut Kerja Inovatif

    • calendar_month Jumat, 6 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 911
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus meningkatkan kualitas kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muba. Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Muba, Drs H Apriyadi MSi mengingatkan kepada ASN dan kepala OPD untuk kerja inovatif dan mengedepankan kepentingan publik. “Harus punya program kerja yang inovatif, terlebih saat ini kita mengikuti […]

  • HUT ke -100, Pemadam Kebakaran Harus Mandiri

    HUT ke -100, Pemadam Kebakaran Harus Mandiri

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 888
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Palembang-Pemadam kebakaran Kota Palembang harus mandiri dan menjadi dinas sendiri. Dengan demikian Pemadam Kebakaran dapat lebih konsentrasi melaksanakan tupoksinya tanpa terbebani tugas lainnya. Demikian diutarakan     pada pearingtan HUT ke-100 Pemadam Kebakaran, di Pelataran Benteng Kuto Besak Palembang,Rabu (28/3/2019). “Kita harus berkoordinasi dengan DPRD untuk perubahan nomenklatur agar mereka menjadi dinas tersendiri, sebab […]

  • Gara-gara Sering Gak Hadir Dipelantikan Kades, Bupati OKI Kena Sorot SPM, Ini Kritik-nya ?

    Gara-gara Sering Gak Hadir Dipelantikan Kades, Bupati OKI Kena Sorot SPM, Ini Kritik-nya ?

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.151
    • 0Komentar

    SERIKAT Pemuda Dan Masyarakat (SPM) Sumsel menyoroti kinerja Bupati Kab. Ogan Komering Ilir [OKI],Iskandar, SE terkait tak hadirnya dalam pelantikan Kades terpilih 2020-2026. Koordinator Aksi, Yovi Meitaha, Ketidakhadiran seorang Bupati ini menjadi catatan tersendiri. “Bagaimana pun Kepala Desa ini adalah salah satu perwakilan dalam menjalankan roda pemerintahan di Desa,” kata Yovi beberapa waktu lalu. Apalagi […]

  • Pertamina Lubricants Jamin Ketersediaan Pelumas

    Pertamina Lubricants Jamin Ketersediaan Pelumas

    • calendar_month Minggu, 9 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

      PT Pertamina Lubricants tetap menjamin ketersediaan produk pelumas Pertamina 2W dan 4W di 4.270 SPBU, 168 Olimart, dan 606 Enduro Express serta di dukung dengan terbukanya outlet-outlet mitra yang berjumlah puluhan ribu dan siap menyediakan produk pelumas Pertamina secara nasional.   Direktur Utama PT Pertamina Lubricants, Ageng Giriyono menambahkan meskipun larangan mudik diterapkan, PT Pertamina […]

  • Beri Bantuan Warga Terdampak Banjir

    Beri Bantuan Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 858
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Muba turun langsung ke Desa-desa dalam Kecamatan Sanga Desa, Selasa (23/1/2024). Kedatangan Dinkes bersama rombongan keluarga Pangeran H. Anang Mahidi untuk melihat kondisi warga dan menyampaikan bantuan bagi warga yang terdampak banjir sejak beberapa hari belakangan. Kepala Dinas Kesehatan Muba dr H Azmi Dariusmansyah […]

expand_less
WordPress Archive LotusGreen – Multipurpose WooCommerce Theme Louie – Modern Portfolio Theme for Agencies Lounge – Clean Elegant WordPress Theme Love Travel - Creative Travel Agency WordPress Lovegiver – Senior Care WordPress Theme + RTL Lovelee – Wedding & Planner WordPress Theme + RTL Lovelove – Wedding & Planner WordPress Theme Lovewish – Nonprofit & Charity WordPress Theme Lovims – Nonprofit WordPress Theme Lovus – Wedding Planner WordPress Theme