Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Pendidikan Pancasila Akan Dijadikan Kurikulum Merdeka

Pendidikan Pancasila Akan Dijadikan Kurikulum Merdeka

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
  • visibility 557
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, menyanpaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momen penting untuk kembali mengingat cita-cita para pendiri bangsa untuk mewujudkan masyarakat yang hidup berdampingan dengan semangat bergotong royong di tengah keberagaman sehingga akan dijadikan kurikulum merdeka.

Mendikbudristek dalam sambutannya yang ditayangkan pada Pencanangan Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Pendidikan Nasional yang digagas oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila di Ende, Nusa Tenggara Timur, Rabu (1/6) menyampaikan, demi mewujudkan cita-cita besar tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menetapkan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka.

“Implementasi Pendidikan Pancasila melalui Kurikulum Merdeka mengedepankan proses belajar yang menyenangkan dan relevan sehingga anak-anak kita memahami cara mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari,” papar Mendikbudristek, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbudristek di Jakaart, Jumat (3/6/2022).

Penerapan mata pelajaran Pendidikan Pancasila ini sebagai komitmen Pemerintah untuk mengimplementasikan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan. Mulai tahun ajaran 2022/2023, mata pelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka akan diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan jenjang PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, dan Pendidikan Tinggi di seluruh Indonesia.

“Selain itu, melalui unit kerja Pusat Penguatan Karakter, kami juga mengkampanyekan enam profil Pelajar Pancasila sebagai tujuan besar dari pendidikan karakter berbasis Pancasila. Enam profil tersebut diambil dari nilai-nilai Pancasila, yang meliputi beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia; berkebinekaan global; mandiri; bergotong royong; bernalar kritis; dan kreatif,” jelas Mendikbudristek.

Sejalan dengan konsep gotong royong sebagai salah satu nilai mendasar yang diusung oleh Pancasila, kolaborasi untuk membentuk karakter generasi penerus yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila menjadi hal yang penting. “Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada BPIP yang telah menyusun lima belas buku ajar Pendidikan Pancasila dari jenjang PAUD sampai Pendidikan Tinggi. Buku yang telah disusun BPIP menjadi kontribusi penting dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka,” ucap Nadiem.

Sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan, buku yang disusun oleh BPIP nantinya akan menjadi salah satu rujukan utama Pendidikan Pancasila, bersama dengan buku teks yang disusun oleh Kemendikbudristek.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, menyampaikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2022 mengamanatkan Pendidikan Pancasila menjadi muatan wajib di dalam kurikulum nasional. “BPIP sebagai lembaga yang membina ideologi Pancasila terus berkolaborasi erat dengan Kemendikbudristek dalam mengembangkan bahan ajar terkait Pendidikan Pancasila,” tambah Yudian.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Anindito Aditomo mengungkapkan bahwa melalui Asesmen Nasional, pemerintah dan satuan pendidikan dapat mengetahui iklim belajar di masing-masing daerah atau satuan pendidikan. “Data tersebut dapat juga menjadi bahan rujukan untuk penguatan ideologi Pancasila,” ujarnya.

Selain itu, Anindito juga menjelaskan bahwa Kemendikbudristek bekerja secara erat dengan BPIP dalam mengembangkan kurikulum, terutama pengembangan capaian pembelajaran Pendidikan Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. “Kurikulum tersebut sudah mencakup empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” tambah Kepala BSKAP.

Pada kesempatan ini BPIP menyerahkan 15 buku ajar Pendidikan Pancasila secara resmi kepada Kepala BSKAP yang mewakili Mendikbudristek. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua MPR RI, Wakil Ketua MPR RI (Ahmad Basarah), Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Ketua Perkumpulan Perguruan Tinggi Nasionalis Indonesia (PERTINASIA), dan Kepala Pusat Perbukuan, Supriyatno.
InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buaya Sinyulong Muncul di Mempawah, Tiga Anakan Baru Menetas Buka Petunjuk soal Habitatnya

    Buaya Sinyulong Muncul di Mempawah, Tiga Anakan Baru Menetas Buka Petunjuk soal Habitatnya

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Buaya sinyulong kembali ditemukan di Kalimantan Barat. Bukan satu, melainkan tiga anakan yang baru menetas muncul di kawasan permukiman nelayan Dusun Teredu, Desa Anjungan Dalam, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah. Temuan ini menjadi perhatian bukan hanya karena ketiga satwa tersebut merupakan jenis langka, tetapi juga karena keberadaan anakan yang baru menetas bisa menjadi petunjuk […]

  • Meski COVID-19 Mengancam, Legistator DPRD Sumsel Tetap Lakukan Ini

    Meski COVID-19 Mengancam, Legistator DPRD Sumsel Tetap Lakukan Ini

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.785
    • 0Komentar

    SEBANYAK 75 legistatorDPRD Prov. Sumsel tetapkan melakukan kegiatan reses ke sejumlah dapilnya masing-masing, mereka justru ingin turun kelapangan untuk menindaklanjuti sejumlah keluhan masyarakat. Sekretaris DPRD Provinsi Sumsel, Ramadhan S Basyeban membenarkan anggota DPRD Sumsel sudah memulai reses, hingga enam hari kedepan ke Dapil masing-masing, apalagi program reses sudah di rencanakan lama dan memang diatur dalam […]

  • Ratu Dewa Mulai Bangkitkan Laskar Segentar Alam

    Ratu Dewa Mulai Bangkitkan Laskar Segentar Alam

    • calendar_month Rabu, 6 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.118
    • 0Komentar

    Berjuang menepati janji atau disingkat Betaji menjadi tagline gerbong perubahan tim sepak bola PS Palembang. Tim yang berjuluk Laskar Segentar Alam ini berkomitmen membangkitkan pesepakbolaan di Kota Palembang. Dibawah tampuk kepemimpinan Ratu Dewa selalu Presiden Klub. Pria yang juga menjabat Sekda Kota Palembang itu bertekad kuat memaksimalkan upaya dalam mewujudkan visi misi sepakbola di kota […]

  • TAWA TAPI TAHU :“Mouse Tanpa Kabel, Kisah Si Tikus Sakti Penakluk Touchpad & Filosofi Hidup Bebas Tanpa Tali Pusar”

    TAWA TAPI TAHU :“Mouse Tanpa Kabel, Kisah Si Tikus Sakti Penakluk Touchpad & Filosofi Hidup Bebas Tanpa Tali Pusar”

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    MOUSE tanpa kabel laptop, alias wireless mouse, adalah penemuan teknologi yang kelihatan sepele, tapi diam-diam menyelamatkan banyak jari dari tragedi scroll tak berkesudahan. Di tengah dunia per-touchpad-an yang bikin jempol kayak habis nyangkul sawah digital, hadir si tikus sakti ini lincah, ringan, dan tanpa buntut kabel yang menjuntai kayak benang layangan putus. Tapi siapa sangka, […]

  • Pastikan Progres Jalan Penghubung, Gubernur Laksanakan Peninjauan

    Pastikan Progres Jalan Penghubung, Gubernur Laksanakan Peninjauan

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 811
    • 0Komentar

    DISELA kunjungan kerjanya di Kabupaten OKU Timur pada Jum’at (15/4), Gubernur Sumsel H Herman Deru secara spontanitas meninjau sejumlah infrastruktur  jalan  dan  jembatan. Salah satunya ruas jalan penghubung antara Kabupaten OKU Timur yang terletak di Desa Campang Tiga Kecamatan Cempaka dan Kabupaten Ogan Ilir di Desa Muara Kuang. Dimana jalan dengan panjang puluhan kilometer tersebut […]

  • Mereka Tidak Lari, Menpora Jelaskan Terkait 7 Peserta PON yang Kabur dari Tempat Karantina

    Mereka Tidak Lari, Menpora Jelaskan Terkait 7 Peserta PON yang Kabur dari Tempat Karantina

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 875
    • 0Komentar

    MENTERI Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali angkat bicara soal isu adanya 7 atlet, pelatih dan official PON XX 2021 yang kabur dari tempat karantina atau isolasi Covid-19. Zainudin memastikan bahwa 7 orang tersebut tidak kabur. Sebelumnya, dikabarkan bahwa ada tujuh atlet teridentifikasi positif Covid-19, kabur dari tempat isolasi. Satu orang pulang ke Tarakan, dua orang […]

expand_less
WordPress Archive Cool Timeline Pro – Horizontal & Vertical Timeline Plugin For WordPress Cooper Studio Elementor Template Kit Coppola – Movie and Film Production WordPress Theme Coprot – Factory & Industrial Elementor Template Kit CopyGen – AI Writer & Copywriting Landing Page WordPress Theme Corano – Jewellery Theme for WooCommerce WordPress Core Minimalist Photography Portfolio Coreconsult – Big Industry & Business Consulting WordPress Theme Corino – Liquor Online Store WooCommerce Theme Corn – Medical Prevention Elementor Template Kit