Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Mereka Tidak Lari, Menpora Jelaskan Terkait 7 Peserta PON yang Kabur dari Tempat Karantina

Mereka Tidak Lari, Menpora Jelaskan Terkait 7 Peserta PON yang Kabur dari Tempat Karantina

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 13 Okt 2021
  • visibility 867
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENTERI Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali angkat bicara soal isu adanya 7 atlet, pelatih dan official PON XX 2021 yang kabur dari tempat karantina atau isolasi Covid-19. Zainudin memastikan bahwa 7 orang tersebut tidak kabur.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa ada tujuh atlet teridentifikasi positif Covid-19, kabur dari tempat isolasi. Satu orang pulang ke Tarakan, dua orang ke Jambi, tiga orang ke Sidoarjo, dan satu orang ke Yogyakarta.

“Ada informasi 7 orang yang seolah kabur, tapi tidak seperti itu, karena untuk naik ke pesawat, itu pasti ada suratnya minimal antigen, dan mereka yang bepergian itu sudah harus diantigen,” ungkap Menpora Zainudin Amali kepada awak media saat ditemui di Stadion Mandala Jayapura, Selasa (12/10).

Dilansir dari www.ponxx2020papua.com, Namun menurut Menteri Amali, ketujuh orang tersebut sudah melakukan test swab antigen dan dinyatakan negatif. Sayangnya, hasil PCR ketujuh orang tersebut baru keluar saat mereka sudah tiba di tempat tujuan. Sementara hasil PCR yang baru keluar beberapa hari justru positif terkonfirmasi Covid-19.

“Nah hasil dari PCR yang terlambat, setelah mereka di sana (tempat tujuan). Kenapa terlambat karena kita kekurangan fasilitas pendukung Lab PCR. Nah saya juga memperkirakan nanti terjadi lagi dan semoga tidak, karena akan banyak penumpukan mengular di akhir penyelenggaraan PON,” ujar Menpora Amali.

“Sekali lagi mereka bukan kabur, dan mereka sudah ada suratnya, kalau tidak ada tidak mungkin mereka naik pesawat. Tapi karena tes PCR yang terlambat dan baru bisa diketahui di sana, kenapa terlambat? Memang (demikian) karena kapasitasnya begitu,” sambung Menpora Amali.

Apalagi menurut Menpora, penerapan protokol kesehatan sangat dijaga ketat selama pelaksanaan PON. Termasuk soal administrasi keberangkatan atlet, pelatih, official dan kontingen.

“Semuanya diawasi, dan kalau terkonfirmasi pasti ada tempat karantina mandiri, ada di KM Tidar dan lain sebagainya. Saya disini terus memantau setiap perkembangan dan saya meluruskan itu tidak ada pelatih, atlet atau official yang kabur dari sini tanpa sepengetahuan panitia,” pungkas Menpora Amali.

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz di Sumsel, Begini Saran Ustadz Dr.H. Das’ad Latif, Ph.D.

    Terkait Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz di Sumsel, Begini Saran Ustadz Dr.H. Das’ad Latif, Ph.D.

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.326
    • 0Komentar

    USTADZ Dr.H. Das’ad Latif, Ph.D. mengatakan program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz yang digagas Gubernur Herman Deru sejak awal juga tak luput dari apresiasinya. Menurutnya langkah itu sangat baik karena dapat menjadi amal kebaikan baik di dunia maupun di akhirat kelak. “Sebagai pemimpin yang baik, program Rumah Tahfidz ini harus diteruskan karena ini besar sekali […]

  • Bupati OKI Muchendi tegaskan pentingnya pencatatan dan pengelolaan aset

    Bupati OKI Muchendi tegaskan pentingnya pencatatan dan pengelolaan aset

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.039
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Pengecekan kendaraan dinas yang dilakukan Pemkab OKI merupakan langkah positif dan patut diapresiasi. Pengelolaan aset daerah yang transparan dan akuntabel sangat penting untuk memastikan anggaran yang dikeluarkan pemerintah benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Tidak jarang ditemukan kasus kendaraan dinas yang disalahgunakan, baik untuk kepentingan pribadi maupun tidak terawat dengan baik sehingga menurunkan efisiensi […]

  • Inspektorat Kawal Ketat Dana Penanganan Covid-19

    Inspektorat Kawal Ketat Dana Penanganan Covid-19

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.129
    • 0Komentar

    APARATUR Pengawas Internal Pemerintah (APIP) atau Inspektorat Kabupaten OKI akan melakukan pendampingan dan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan dan penggunaan anggaran penanggulangan wabah virus corona (Covid-19). Inspektur Kabupaten OKI, Syarifudin, SP, M. Si mengatakan dalam pengawasan ini pihaknya Didukung penuh oleh Badan Pemeriksa Keuangan & Pembangunan  (BPKP) Perwakilan Sumsel dan koordinasi intensif dengan Kejari dan Polres OKI […]

  • Dinkes Ajak RSU Muhammad Hoesin Kebut Vaksinasi di Palembang

    Dinkes Ajak RSU Muhammad Hoesin Kebut Vaksinasi di Palembang

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    DINAS Kesehatan Kota Palembang bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Muhammad Hoesin untuk melaksanakan percepatan pergerakan vaksinasi di Kota Palembang. Hal itu terungkap dalam Rapat Dinkes Kota Palembang dengan RSMH, kemarin Direktur utama dr Bambang eko Sunaryanto Sp.kJ, MARS dan dr. Msy. Rita dewi, M.S. Sp.A(K), MARS, Direktur SDM pendidikan dan penelitian  beserta Staf melakukan audiensi […]

  • Kebutuhan Tempat Tinggal Terus Meningkat,  Pemerintah Terus Siapkan Rumah Layak Huni

    Kebutuhan Tempat Tinggal Terus Meningkat, Pemerintah Terus Siapkan Rumah Layak Huni

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memprediksi kebutuhan akan rumah layak huni itu mencapai 11 juta unit di Indonesia pada 2021. Hanya sedikit menyusut dari angka 2015, yang mencapai 11,4 juta. Apa boleh buat, jumlah penduduk terus tumbuh dan jumlah rumah tangga terus bertambah. Kementerian PUPR terus berupaya mengatasi kekurangan perumahan (backlog) itu, khususnya […]

  • Alhamdullilah, siang terasa panas menyengat, ternyata sorenya hujan bikin mata jadi ngantuk..

    Alhamdullilah, siang terasa panas menyengat, ternyata sorenya hujan bikin mata jadi ngantuk..

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.294
    • 0Komentar

    Hujan turun di sore hari Mengalun lembut, merdu berpadu Tetes-tetes jatuh di dedaunan Menari dengan irama yang syahdu Dingin sejuk menyelimuti langit Menghiasi cakrawala yang mendung Dalam senja yang perlahan tiba Hujan menyapa dengan suara lembut Embun di rerumputan bergemericik Menghiasi daun-daun dengan gemerlap Sore ini dunia terasa damai Hujan mengajak hati berlarian riang Rintik […]

expand_less
WordPress Archive NikanTicket – WordPress & WooCommerce Support Tickets Nikicivi – Elegant CV-Resume & Portfolio Elementor Template Kit Nillé – Elegant eCommerce WordPress Theme Nilo Slider | Creative Slider for Elementor Nimbo – Personal WordPress Blog Theme Ninedok - Laboratory & Research WordPress Theme Ninico – Minimal WooCommerce WordPress Theme Ninja Beaver Pro Ninja – Esports & Gaming Elementor Template Kit Ninja Forms ActiveCampaign