Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Inspirasi » TAWA TAPI TAHU :“Mouse Tanpa Kabel, Kisah Si Tikus Sakti Penakluk Touchpad & Filosofi Hidup Bebas Tanpa Tali Pusar”

TAWA TAPI TAHU :“Mouse Tanpa Kabel, Kisah Si Tikus Sakti Penakluk Touchpad & Filosofi Hidup Bebas Tanpa Tali Pusar”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 1.079
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MOUSE tanpa kabel laptop, alias wireless mouse, adalah penemuan teknologi yang kelihatan sepele, tapi diam-diam menyelamatkan banyak jari dari tragedi scroll tak berkesudahan.

Di tengah dunia per-touchpad-an yang bikin jempol kayak habis nyangkul sawah digital, hadir si tikus sakti ini lincah, ringan, dan tanpa buntut kabel yang menjuntai kayak benang layangan putus. Tapi siapa sangka, di balik bentuknya yang kecil dan cara kerjanya yang “klik-klik asik”, mouse wireless menyimpan filosofi hidup bebas, pesan moral, dan cerita yang bisa bikin kita mikir (sambil ketawa ngakak juga).

Pada zaman dahulu kala tepatnya sebelum USB-C jadi standar dan colokan laptop masih kayak puzzle rubik hidup seekor “tikus” mungil bernama Mouse. Ia bukan tikus got, bukan juga tikus berdasi. Tapi seekor makhluk elegan yang bertugas menggerakkan panah ke mana pun kehendak tangan manusia membawa.

Awalnya, Mouse hidup dengan buntut kabel panjang, nasibnya terikat dan kusut seperti hubungan mantan yang belum move on. Kadang ketarik, kadang kepelintir, kadang nyangkut di ujung meja. Hidupnya seperti pepatah lama “Bagai tikus jatuh ke dalam laci, bebas tapi tersangkut kabel sendiri.”

Namun, datanglah zaman revolusi digital dan Mouse pun diputuskan… buntutnya.

Bukan karena dosa, tapi demi kemerdekaan. Ia berevolusi jadi mouse tanpa kabel, hidup bebas menggelinding ke kanan-kiri tanpa takut nyantol di cangkir kopi. Kini ia bisa ikut meeting Zoom sambil tiduran di kasur. Ia bisa kerja remote dari meja dapur, lemari pakaian, bahkan pangkuan mertua (asal jangan diusap bolak-balik, nanti dikira minta uang belanja).

Dalam dunia teknologi, tugas mouse wireless sangatlah mulia menjadi juru arah panah digital, menyambungkan niat dengan aksi, mewujudkan klik yang pasti, bukan yang ngambang kayak niat diet.

Mouse wireless adalah manifestasi dari filosofi hidup modern bebas, praktis, dan siap sedia tanpa kabel kusut. Ibarat manusia yang udah selesai dengan masa lalu, dia gak lagi terikat, gak lagi ribet, dan yang penting, gak bikin meja jadi kayak ladang ranjau kabel.

Perumpamaan dan Pepatah “Mouse wireless itu ibarat pasangan idaman—hadir tanpa bikin ribet, peka terhadap sentuhan, dan gak nempel mulu kayak bayangan mantan”

“Seperti bijak bestari berkata: ‘Lebih baik mouse yang ringan di tangan daripada touchpad yang bikin jempol keram’”.

“Bebas seperti mouse tanpa kabel, itulah hidup yang patut dicita-citakan—bergerak leluasa, tapi tetap dalam jangkauan sinyal cinta.”

Jangan remehkan benda kecil yang diam-diam memudahkan hidup kita, sama seperti mouse wireless, kadang yang paling kita butuhkan bukan yang besar dan heboh, tapi yang simpel, fungsional, dan hadir tepat saat dibutuhkan.

Jadi, kalau hidup kamu lagi kusut kayak kabel charger yang dipelintir nasib, belajarlah dari mouse wireless. Bebaskan diri dari belitan masa lalu, klik-lah kesempatan baru, dan jangan takut mengarahkan panah hidupmu ke hal-hal yang bikin bahagia.

Dan ingatlah…
Di dunia yang penuh scroll dan double click ini, mouse tanpa kabel adalah simbol kebebasan dan kamu juga berhak untuk hidup lepas dari segala ‘kabel’ yang bikin ribet.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Muba Menikmati Semarak Festival Bongen Fest Merdeka

    Masyarakat Muba Menikmati Semarak Festival Bongen Fest Merdeka

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.109
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ribuan masyarakat Musi Banyuasin tumpah ruah memadati jalan Depan Rumah Dinas Bupati Musi Banyuasin menyaksikan penampilan Bian Bagindaz di Festival Bongen Fest Merdeka yang di gelar dalam rangka menyemarakkan HUT ke 78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Muba, Sabtu (19/08/2023) malam. D’Bagindas berhasil menghipnotis masyarakat Muba dengan tembang lagu andalannya yang berjudul Empat […]

  • Lima Pasifik Energi Bangun Pipa Transmisi Gas Bumi TAA- Mentok

    Lima Pasifik Energi Bangun Pipa Transmisi Gas Bumi TAA- Mentok

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.116
    • 0Komentar

    KEK TAA ini jauh lebih baik dari Special Economic Zone dimanapun berada.

  • Harapan dari Pembahasan Verifikasi Penguasaan Tanah Dalam Kawasan Hutan di Muba

    Harapan dari Pembahasan Verifikasi Penguasaan Tanah Dalam Kawasan Hutan di Muba

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.589
    • 0Komentar

    KEPALA Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah II Palembang Manifas Zubayr SHut MSi mengatakan pihaknya melakukan jemput bola dan masyarakat diminta permohonan pengajuan pelepasan kawasan hutan satu persatu. Ia menjelaskan dari hasil Inver PTKH Kabupaten Muba ada beberapa desa di kecamatan yang masuk dalam kawasan hutan, seperti di Kecamatan Bayung Lencir, Desa Mangsang, Pulai Gading, Mendis, Mendis […]

  • Wiranto Terluka Kena Tusuk, Media Asing Ramai Beritakan

    Wiranto Terluka Kena Tusuk, Media Asing Ramai Beritakan

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 932
    • 0Komentar

    MENKO Polhukam, Wiranto, terluka usai ditusuk seorang pria di Pandeglang, Banten hari ini. Media-media asing ramai memberitakan insiden ini. Kantor berita terkemuka asal Prancis, AFP mengangkat insiden tersebut dengan judul “Indonesia security minister injured in stabbing by suspected IS radical: police”. Media ini mengutip pernyataan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo yang menyebut pelaku penyerangan adalah […]

  • Ini Kata Fitri Terkait Anak Yatim

    Ini Kata Fitri Terkait Anak Yatim

    • calendar_month Selasa, 8 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.136
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda menilai dampaknya sangat luar biasa, jika setiap pejabat di Kota Palembang mampu mengasuh dan membina minimal dua anak yatim. Meski demikian, kata dia semuanya tergantung pada kesadaran masing-masing, sebab masih banyak anak-anak di Palembang, khususnya anak yatim yang membutuhkan perhatian “Pembinaan anak yatim dan anak jalanan adalah […]

  • MXGP Jadi Agenda Tahunan Sumsel 

    MXGP Jadi Agenda Tahunan Sumsel 

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 777
    • 0Komentar

    SEKRETARIS Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Nasrun Umar didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Prov. Sumsel H. Akhmad Yusuf, melaksanakan Study Kaji Banding ke Pemerintah Kota Semarang. Bertempat di Ruang Rapat Wakil Walikota Pemkot Semarang, kehadiran Sekda Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar diterima langsung oleh Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, kemarin. Study Kaji […]

expand_less
WordPress Archive Image Zoom Pan WordPress Plugin ImageLinks – Interactive Image Builder for WordPress Immigo – immigration and Visa Consulting WordPress Theme Immigway – Immigration and Visa Consulting WordPress Theme Imogen – Designer and Creative Business WordPress Theme Impacto Patronus | Nature Protection, Petitions & Social Activism WordPress Theme + RTL Impatto – Personal Blog WordPress Theme. Import Entries for Gravity Forms ImportWP Pro - WordPress XML & CSV Importer Impreza – Multi-Purpose WordPress Theme