Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ekonomi Syariah Miliki Peran Penting, Pemerintah Siap Wujudkan Pusat Halal Dunia

Ekonomi Syariah Miliki Peran Penting, Pemerintah Siap Wujudkan Pusat Halal Dunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
  • visibility 935
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DAMPAK pandemi COVID-19 mempengaruhi perkembangan ekonomi syariah Indonesia pada 2020. Meski begitu, namun ekonomi syariah tetap mampu menunjukkan kinerja yang baik.

Sektor pertanian dan makanan halal menjadi sumber pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.

Berdasarkan data pada State of the Global Islamic Economy Report 2020-2021, secara umum ekonomi syariah Indonesia berada pada posisi ke empat, yakni naik 1 peringkat dari laporan 2019/2020.

Dengan total aset keuangan syariah Indonesia mencapai US$99 miliar, Indonesia menjadi negara ke-7 dengan total aset keuangan syariah terbesar di dunia.

Sementara, data pada Islamic Finance Development Report 2020, secara umum nilai Islamic Finance Development Indicator Indonesia berada pada posisi kedua. Kemudian peringkat kategori halal food Indonesia berada pada posisi 4, fashion di posisi 3, media dan rekreasi di posisi 5, muslim friendly travel di posisi 6, kosmetik dan farmasi di posisi 6, serta Islamic Finance juga di posisi 6.

Namun, apabila melihat share perbankan syariah terhadap perbankan nasional, dapat dikatakan masih relatif rendah. Pada Juli 2021, share asset perbankan syariah terhadap total asset perbankan hanya 4,41 persen, share dana pihak ketiga sebesar 4,89 persen, dan pembiayaan sebesar 4,54 persen.

“Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran penting di mana kontraksi sektor di 2020 lebih rendah daripada ekonomi nasional, jadi kontraksinya hanya sebesar -1,75 persen dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar -2,07 persen,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam siaran pers yang diterima, Rabu (1/12/2021).

Dalam rangka mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat halal dunia sekaligus mendorong pemulihan ekonomi nasional, Pemerintah menyiapkan beberapa strategi penguatan ekonomi dan keuangan syariah, antara lain penguatan ekonomi dan keuangan syariah melalui inovasi produk, pendalaman pasar dan pembangunan infrastruktur, penguatan halal value chain, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah, penguatan fatwa, regulasi dan tata kelola, penguatan ekonomi digital, dan penguatan literasi sumber daya manusia, riset dan pengembangan.

Pemerintah juga mendorong beberapa kebijakan guna mempercepat pengembangan ekonomi syariah. Pertama, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dilakukan dengan menciptakan ekosistem ekonomi keuangan syariah yang baik melalui peningkatan sisi supply yang sejalan dengan sisi demand, yang didukung infrastruktur ekosistem.

Dari sisi supply terdapat 4 pelaku ekonomi, yaitu klaster industri halal, klaster keuangan komersil, klaster keuangan sosial, dan klaster komunitas. Sedangkan sisi demand berasal dari domestik maupun global. Infrastruktur ekosistem berfungsi untuk memfasilitasi dan mendukung aktivitas pada sisi supply dan demand.

Selanjutnya, pengembangan UMKM Syariah dengan program kemitraan dengan perusahaan besar (korporasi), seperti pendampingan korporasi terhadap UMKM atau UMKM sebagai pemasok/sub-kontraktor perusahaan besar serta peningkatan peranan UMKM Syariah dalam global value chain.

Kemudian, mengingat masih rendahnya Inklusi Keuangan Syariah maka diperlukan percepatan program, antara lain Kredit Usaha Rakyat Syariah, Bank Wakaf Mikro, pemanfaatan keuangan digital, dan inklusi keuangan bagi pemuda/pelajar/santri pondok pesantren.

Selain itu, Pemerintah juga akan mendorong pembangunan ekosistem dan kawasan industri halal. Industri halal merupakan bagian terpenting dalam ekosistem ekonomi syariah yang diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap neraca perdagangan dengan menghadirkan produk-produk halal yang berdaya saing secara nasional dan global.

Dalam pengembangan industri halal diperlukan infrastruktur pendukung seperti kawasan industri, laboratorium, pelabuhan, teknologi digital, dan sarana infrastruktur pendukung lainnya, untuk memberikan kemudahan bagi kegiatan industri dalam melakukan proses produksinya secara terintegrasi dalam satu kawasan yang memenuhi persyaratan halal.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan rantai nilai halal, pengembangan standar halal/Halal Assurance System (HAS) yang komprehensif sebagai infrastruktur non fisik, perlu dilakukan untuk mendukung percepatan industri produk halal nasional, terutama untuk sektor-sektor utama industri halal. InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pupuk Bersubsidi Langkah di Daerah Jalur Banyuasin, DPRD : Kami Tidak Dilibatkan

    Pupuk Bersubsidi Langkah di Daerah Jalur Banyuasin, DPRD : Kami Tidak Dilibatkan

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.276
    • 0Komentar

    SEJUMLAH daerah di Jalur, Kabupaten Banyuasin mengeluh menyusul pasokan pupuk bersubsidi mulai langkah. Haryono Aji salah satu petani di daerah Jalur menyebutkan beberapa petani mulai kesulitan pupuk bersubsidi, seperti petani di Kecamatan Muara Sugihan, Mura Telang Muara Sugihan, Muara Padang dan Air Saleh. Mereka khawatir terhadap tanaman padi, akibat pupuk bersubsidi sulit diperoleh tersebut. “Sulit […]

  • Pesan-pesan Pj Gub Sumsel kepada wisuda Bidar

    Pesan-pesan Pj Gub Sumsel kepada wisuda Bidar

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.359
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Wisudawan/wisudawati Universitas Bina Darma (Bidar) Palembang diminta jangan berpuas diri namun teruslah melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan yang ingin mencari pekerjaan maupun membuka lapangan pekerjaan persiapkan diri dengan matang, agar bisa berkontribusi bagi kemajuan daerah. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengapresiasi jajaran alumni Universitas Bina Darma (Bidar) Palembang yang berkontrubusi dalam mencetak Sumber […]

  • Buka Tonggak Baru ‘0 Juta’ untuk Mitra Merek, Shopee Umumkan Inisiatif Baru Untuk Dorong Pertumbuhan Ritel Digital

    Buka Tonggak Baru ‘$100 Juta’ untuk Mitra Merek, Shopee Umumkan Inisiatif Baru Untuk Dorong Pertumbuhan Ritel Digital

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 698
    • 0Komentar

    SINGAPURA – Pada Shopee Brands Summit 2022 yang diadakan hari ini di Grand Hyatt Singapura, Shopee, platform e-commerce terkemuka di Asia Tenggara dan Taiwan, mengumumkan inisiatif baru yang akan memberdayakan bisnis di Shopee Mall untuk membuka kunci baru tonggak pertumbuhan. Ini terjadi setelah satu tahun momentum pertumbuhan yang kuat di Shopee Mall, di mana mayoritas […]

  • Riset Edupreneurship Dorong PTKI Kembangkan Kurikulum Berbasis Kewirausahaan

    Riset Edupreneurship Dorong PTKI Kembangkan Kurikulum Berbasis Kewirausahaan

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 792
    • 0Komentar

    PERGURUAN Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) saat ini dihadapkan pada persaingan globarl yang lebih ketat. Karenanya, PTKI dituntut mamu menyiapkan sumber daya mahasiswa yang unggul dan kompetitif, baik dari segi hard skill maupun soft skill. Dosen Institut Pesantren Mathaliul Falah- IPMAFA Pati Jawa Tengah Inayatul Ulya merekomendasikan pentingnya pengembangan kurikulum berbasis kewirausahaan pada PTKI. Rekomendasi ini […]

  • Polda Sumsel Larang Rayakan Malam Penggantian Tahun Baru

    Polda Sumsel Larang Rayakan Malam Penggantian Tahun Baru

    • calendar_month Kamis, 30 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 792
    • 0Komentar

    POLDA Sumsel memastikan tidak ada pesta perayaan malam pergantian tahun di Provinsi Sumatera Selatan. Jika ada yang melanggar, akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. “Kegiatan masyarakat baik itu hiburan atau apa pun yang menyebabkan terjadinya kerumunan (pada malam pergantian tahun) akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Kabid Humas Polda Sumsel, […]

  • Di Go-Jek Paling Banyak Ditemukan Order Fiktif

    Di Go-Jek Paling Banyak Ditemukan Order Fiktif

    • calendar_month Sabtu, 9 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta- Berdasarkan hasil survei Institute for Development of Economics and Finance (Indef), dari fenomena order fiktif (opik) yang kerap dilakukan pengemudi ojek online, Go-Jek disebut sebagai platform yang paling sering ditemukan kasus tersebut, menyusul kemudian Grab. “Sebanyak 42% (Go-Jek) sebagai platform di mana order fiktif paling sering ditemukan sementara 28% dilakukan Grab,” ungkap Direktur Program […]

expand_less
WordPress Archive MemberPress MailChimp MemberPress Mailrelay MemberPress Mailster MemberPress PDF Invoice MemberPress Sendy MemberPress WooCommerce MemberPress Pro WordPress Plugin MemberPress WP Simple Pay Pro Membership Manager Pro MeMeMe – The Meme Generator | WP Plugin