Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Ekonomi Syariah Miliki Peran Penting, Pemerintah Siap Wujudkan Pusat Halal Dunia

Ekonomi Syariah Miliki Peran Penting, Pemerintah Siap Wujudkan Pusat Halal Dunia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
  • visibility 954
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DAMPAK pandemi COVID-19 mempengaruhi perkembangan ekonomi syariah Indonesia pada 2020. Meski begitu, namun ekonomi syariah tetap mampu menunjukkan kinerja yang baik.

Sektor pertanian dan makanan halal menjadi sumber pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.

Berdasarkan data pada State of the Global Islamic Economy Report 2020-2021, secara umum ekonomi syariah Indonesia berada pada posisi ke empat, yakni naik 1 peringkat dari laporan 2019/2020.

Dengan total aset keuangan syariah Indonesia mencapai US$99 miliar, Indonesia menjadi negara ke-7 dengan total aset keuangan syariah terbesar di dunia.

Sementara, data pada Islamic Finance Development Report 2020, secara umum nilai Islamic Finance Development Indicator Indonesia berada pada posisi kedua. Kemudian peringkat kategori halal food Indonesia berada pada posisi 4, fashion di posisi 3, media dan rekreasi di posisi 5, muslim friendly travel di posisi 6, kosmetik dan farmasi di posisi 6, serta Islamic Finance juga di posisi 6.

Namun, apabila melihat share perbankan syariah terhadap perbankan nasional, dapat dikatakan masih relatif rendah. Pada Juli 2021, share asset perbankan syariah terhadap total asset perbankan hanya 4,41 persen, share dana pihak ketiga sebesar 4,89 persen, dan pembiayaan sebesar 4,54 persen.

“Ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran penting di mana kontraksi sektor di 2020 lebih rendah daripada ekonomi nasional, jadi kontraksinya hanya sebesar -1,75 persen dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar -2,07 persen,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam siaran pers yang diterima, Rabu (1/12/2021).

Dalam rangka mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat halal dunia sekaligus mendorong pemulihan ekonomi nasional, Pemerintah menyiapkan beberapa strategi penguatan ekonomi dan keuangan syariah, antara lain penguatan ekonomi dan keuangan syariah melalui inovasi produk, pendalaman pasar dan pembangunan infrastruktur, penguatan halal value chain, penguatan usaha mikro, kecil dan menengah, penguatan fatwa, regulasi dan tata kelola, penguatan ekonomi digital, dan penguatan literasi sumber daya manusia, riset dan pengembangan.

Pemerintah juga mendorong beberapa kebijakan guna mempercepat pengembangan ekonomi syariah. Pertama, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dilakukan dengan menciptakan ekosistem ekonomi keuangan syariah yang baik melalui peningkatan sisi supply yang sejalan dengan sisi demand, yang didukung infrastruktur ekosistem.

Dari sisi supply terdapat 4 pelaku ekonomi, yaitu klaster industri halal, klaster keuangan komersil, klaster keuangan sosial, dan klaster komunitas. Sedangkan sisi demand berasal dari domestik maupun global. Infrastruktur ekosistem berfungsi untuk memfasilitasi dan mendukung aktivitas pada sisi supply dan demand.

Selanjutnya, pengembangan UMKM Syariah dengan program kemitraan dengan perusahaan besar (korporasi), seperti pendampingan korporasi terhadap UMKM atau UMKM sebagai pemasok/sub-kontraktor perusahaan besar serta peningkatan peranan UMKM Syariah dalam global value chain.

Kemudian, mengingat masih rendahnya Inklusi Keuangan Syariah maka diperlukan percepatan program, antara lain Kredit Usaha Rakyat Syariah, Bank Wakaf Mikro, pemanfaatan keuangan digital, dan inklusi keuangan bagi pemuda/pelajar/santri pondok pesantren.

Selain itu, Pemerintah juga akan mendorong pembangunan ekosistem dan kawasan industri halal. Industri halal merupakan bagian terpenting dalam ekosistem ekonomi syariah yang diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap neraca perdagangan dengan menghadirkan produk-produk halal yang berdaya saing secara nasional dan global.

Dalam pengembangan industri halal diperlukan infrastruktur pendukung seperti kawasan industri, laboratorium, pelabuhan, teknologi digital, dan sarana infrastruktur pendukung lainnya, untuk memberikan kemudahan bagi kegiatan industri dalam melakukan proses produksinya secara terintegrasi dalam satu kawasan yang memenuhi persyaratan halal.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan rantai nilai halal, pengembangan standar halal/Halal Assurance System (HAS) yang komprehensif sebagai infrastruktur non fisik, perlu dilakukan untuk mendukung percepatan industri produk halal nasional, terutama untuk sektor-sektor utama industri halal. InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transformasi Pendidikan

    Transformasi Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 16 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.684
    • 0Komentar

    “Lain Lubuk Lain Ikannya” MASIH ingatkah kalian dengan pepatah di atas? Jika kita analogikan pada bidang kependudukan, pepatah itu bisa di satir mungkin seperti “Lain generasi lain inovasinya”. Tahun berapakah kalian tamat SMA? Pasti jawabannya berbeda-beda. Tapi jika ditanya seperti apakah sistem pendidikan di sekolah? Kemungkinan sebagian besar akan menjawab sama, dan bahkan ada sebagian […]

  • “Frontliner Perbankan, Saat Anak Muda Muba Dikasih Peluang, Tapi Berkas Kartu Kuning Masih Suka Ngilang”

    “Frontliner Perbankan, Saat Anak Muda Muba Dikasih Peluang, Tapi Berkas Kartu Kuning Masih Suka Ngilang”

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.651
    • 0Komentar

    DI Musi Banyuasin [MUBA] ada satu kebiasaan unik kerap terjadi saat Disnakertrans buka lowongan kerja. Bukan soal banyaknya pelamar, bukan juga soal persaingan ketat… tapi soal berkas tidak lengkap yang selalu jadi biang kerok kegagalan. Entah hilang, entah nyelip di laci lemari, atau bahkan cuma “lupa fotokopi dua lembar”. Makanya, ketika Disnakertrans Muba bareng PT […]

  • Pengamat: Ubah format debat, KPU lindungi calon tertentu

    Pengamat: Ubah format debat, KPU lindungi calon tertentu

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 677
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Direktur Eksekutif Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati mempertanyakan langkah Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menghapus sesi debat khusus calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024. Menurut Neni, KPU patut dicurigai sedang berupaya melindungi salah satu kandidat cawapres lewat keputusan itu. “Potret ini memperlihatkan pemilu kita benar benar dalam kondisi […]

  • Memupuk Solidaritas Antar Sesama

    Memupuk Solidaritas Antar Sesama

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    SEKDA Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi mengajak seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang untuk memupuk solidaritas antar sesama. Pegawai  diajak membangun kekompakan serta solidaritas di lingkungan Setda Kota Palembang. Demikian diutarakan Ratu Dewa saat acara Buka Puasa Bersama Sekretariat Daerah Kota Palembang, Kamis (23/5/2019). Buka bersama diikuti seluruh pegawai Sekretariat Daerah Kota […]

  • Pj Bupati Apriyadi Hadiri Pelantikan Anggota DPRD Muba PAW

    Pj Bupati Apriyadi Hadiri Pelantikan Anggota DPRD Muba PAW

    • calendar_month Selasa, 28 Nov 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.303
    • 0Komentar

    Rahman Halim Resmi Dilantik Sebagai PAW Sisa Masa Jabatan 2019-2024 Sumselterkini.co.id, – Penjabat (Pj) Bupati Musi Banyuasin H Apriyadi Mahmud menghadiri Rapat Paripurna Masa Persidangan I Rapat ke-32 Tahun 2023, dalam rangka pelantikan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin dari Partai Hanura Sisa Masa Jabatan 2019-2024. Prosesi pelantikan ini diawali dengan Pengucapan sumpah […]

  • “Jangan Jadi Jemaah Solo Karier, Haji Itu Rame-Rame Bukan Ngilang-ngilang Sendiri!”

    “Jangan Jadi Jemaah Solo Karier, Haji Itu Rame-Rame Bukan Ngilang-ngilang Sendiri!”

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 660
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Ada pepatah lama yang bilang “Berjalan sendirian di tanah suci, bisa bikin petugas kloter ikut sujud, tapi bukan karena khusyuk, karena panik cari kamu!”. Nah, begitulah kira-kira pesan halus tapi serius yang coba disampaikan Pak Dirjen PHU, Hilman Latief, kepada para jemaah haji Indonesia yang sedang mondar-mandir di Makkah. Beliau bukan sedang lebay, bukan […]

expand_less
WordPress Archive MemberPress MailChimp MemberPress Mailrelay MemberPress Mailster MemberPress PDF Invoice MemberPress Sendy MemberPress WooCommerce MemberPress Pro WordPress Plugin MemberPress WP Simple Pay Pro Membership Manager Pro MeMeMe – The Meme Generator | WP Plugin