Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Agribisnis » Rembuk Madya KTNA Provinsi Sumsel, Ini Harapannya

Rembuk Madya KTNA Provinsi Sumsel, Ini Harapannya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 30 Okt 2020
  • visibility 2.729
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Kekuatan negara ini adalah ketahanan pangan, negara akan rapuh jika ketahanan pangan rapuh. Sebab itu, kita harus komitmen untuk terus memajukan pertanian di Sumsel ini,” kata Gubernur Sumsel  Herman Der saat Silahturahmi dan Rembuk Madya Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sumsel Tahun 2020 di Sekretariat KTNA , Kamis (29/10).

Menurutnya Sumsel  saat ini menduduki posisi lima besar sebagai daerah  produksi pangan di Indonesia. Bahkan di pulau Sumatera, Bumi Sriwijaya menjadi daerah terbesar sebagai penghasil pangan.

Sumsel sangat berpotensi menjadi penghasil pangan terbesar di Indonesia. Jika petani di sejumlah sentra daerah pangan seperti Kabupaten Banyuasin, Kabupaten OKI, Kabupaten OKU Timur, Kabupaten Empat Lawang dan Kabupaten OKU Selatan memiliki komitmen yang sama.

“Untuk daerah sentra tanamaan pangan di Sumsel, seperti Banyuasin, OKI, OKU Timur, Empat Lawang dan OKU Selatan fokus saja dengan pertanian. Pemerintah Provinsi  juga telah membangun dan memperbaiki infrastruktur untuk mendukung agar sektor pertanian ini semakin maju,” bebernya.

Profesi sebagai petani bukan merupakan profesi yang tidak terhormat dan menjadi profesi pilihan terakhir.  Mengingat  urusan pertanian merupakan salah satu sektor yang menjadi tolak ukur sejahtera atau tidaknya suatu daerah.

Dimana pertanian dapat menjadi gambaran kesejahteraan daerah tersebut. Selain itu, pertanian juga merupakan salah satu sektor yang menjadi andalan dalam upaya pemulihan ekonomi nasional yang sempat menurun akibat wabah covid-19.

“Sampai saat ini, pangan tetap menjadi andalan. Termasuk juga dalam upaya pemulihan ekonomi. Kita bersyukur ekonomi kita tidak begitu terganggu akibat covid-19 ini. Parameternya, produksi pangan kita tidak menurun,” paparnya.

Gubernur mengharapkan peran KTNA terus memberikan pemahaman dan transfer pemikiran yang benar kepada patani bawah profesi petani adalah profesi yang terhormat.”Disinilah tugas kita, ubah pemikiran  petani yang beranggapan profesi sebagai petani sangat rendah. Pola fikir itu harus diperbaiki. Petani juga harus memiliki jiwa enterpreneur dan terus berinovasi,” paparnya.[***]

Ril

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • M. Badly Ayatullah, Gagal Start tapi Tak Pernah Berhenti Gas

    M. Badly Ayatullah, Gagal Start tapi Tak Pernah Berhenti Gas

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.732
    • 0Komentar

    SEPANJANG panas, bukan cuma aspalnya, tapi juga hati M. Badly Ayatullah, pebalap muda Astra Honda yang harus menonton dari pinggir lintasan Idemitsu Asia Talent Cup 2025.Bukan karena malas, bukan karena kalah. Tapi karena cedera, ironisnya, tulang boleh retak, tapi semangatnya malah tambah getar. “Badly, kau nggak turun?” tanya Davino Britani, sambil menepuk bahu temannya di […]

  • Gaet Pihak ke Tiga, Hidupkan Lagi Galiat Pasar Ikan Moderen

    Gaet Pihak ke Tiga, Hidupkan Lagi Galiat Pasar Ikan Moderen

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 825
    • 0Komentar

    BERSIH dan sejuk tidak membuat Pasar Ikan Modern  (PIM), di Jalan Mangku Negara Kecamatan Ilir Timu (IT) 3 di kota Palembang menjadi primadona baru  warga  kota empek  empek ini untuk berburu ikan segar. Sejak diresmikan Juli 2020 lalu, oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo PIM hingga saat ini tidak menunjukan geliatnya. Sekretaris Daerah […]

  • Tahun Depan Tingkatkan Bantuan Ponpes se-Muba Jadi Rp10 Miliar, Bupati : Ciptakan Kader Syiar Agama Islam

    Tahun Depan Tingkatkan Bantuan Ponpes se-Muba Jadi Rp10 Miliar, Bupati : Ciptakan Kader Syiar Agama Islam

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 857
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin terus memprioritaskan  program keagamaan salah satunya dukungan yang kuat bagi Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu juga dilakukannya, untuk penguatan Lembaga Pendidikan keagamaan di Kabupaten Muba. Bertempat di Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola Wali Songo Bentayan Kecamatan Sungai Lilin, Bupati Dodi Reza dengan lantang menyatakan bahwa di tahun 2021 mendatang akan meningkatkan bantuan […]

  • Ingat ! Gubernur Tolak Izin Penambangan Batubara di Batumarta

    Ingat ! Gubernur Tolak Izin Penambangan Batubara di Batumarta

    • calendar_month Jumat, 18 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.799
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Baturaja- Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru menegaskan, dirinya tidak akan pernah memberikan izin operasional penambangan batubara di Batumarta Kabupaten Ogan Komering Ulu [OKU]. “Penambangan batubara di Batumarta tolak saja tidak boleh. Karena izinnya dari pusat. Sementara salah satu syarat lainnya yang harus dipenuhi ada izin masyarakat sekitar,” tegas Gubernur H Herman Deru dihadapan […]

  • Pengamat: Eksistensi Megawati bisa bendung pengaruh Jokowi

    Pengamat: Eksistensi Megawati bisa bendung pengaruh Jokowi

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 888
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri kian intens menghadiri kegiatan-kegiatan politik terkait Pipres 2024. Mega, sapaan akrab Megawati, bahkan hampir tak pernah absen dalam rapat mingguan para petinggi koalisi parpol pendukung pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Gedung High End, Kompleks MNC Center, Jakarta Pusat. Analis politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah […]

  • GAME : “Main Game, Dapat Pahala, Petualangan Bocah SD Bernama Jabrik di Dunia Adabcraft”

    GAME : “Main Game, Dapat Pahala, Petualangan Bocah SD Bernama Jabrik di Dunia Adabcraft”

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Catatan Penulis:Tulisan ini adalah narasi fiksi tentang bocah bernama Jabrik dan game imajiner bernama “Adabcraft”, yang digambarkan sebagai game impian dengan misi literasi dan pendidikan karakter. Beberapa game edukatif nyata dengan misi serupa dijelaskan di bagian akhir tulisan. KALAU dulu anak-anak dibujukin belajar pakai biskuit bentuk alfabet, sekarang zaman udah beda. Yang bikin anak betah […]

expand_less
WordPress Archive Sweethome – Responsive Real Estate WordPress Theme Sweetness – One Page WordPress Theme Sweipe – Responsive WordPress Mobile Theme SWG Swatches Variation – WooCommerce WordPress Plugin Swift Performance AI SwimAcademy – Swimming School & Course Booking WordPress Theme Swimi – Swimwear WooCommerce WordPress Theme Swingster – Elementor Music WordPress Theme Swiper Slider Widget for Elementor Swipy – Creative Agency WordPress Theme